
Irene turun dari dalam mobil,setelah pintunya di buka oleh Max.
Dengan sedikit tergesa-gesa,dia masuk ke dalam dan.
brak
Tubuhnya terbentur dengan tubuh Calvin yang saat itu juga mau keluar untuk menjemput istrinya. Padahal Irene sudah terlanjur masuk ke dalam.
" Honey." ucap Calvin memeluk tubuh istrinya.
" Hubby"
Merasa jika istrinya ingin berdua dengannya. Akhirnya Calvin membawa Irene naik ke dalam kamar mereka. Dan meninggalkan Ariion,Andreas dan juga Max yang melihat mereka dengan tatapan bengong.
Tadi setelah menyelesaikan misinya. Andreas lebih dulu sampai di rumah,dan secara bersamaan Calvin dan Ariion juga datang.
ceklek
Pintu kamar terbuka. Dan Calvin membawa istrinya masuk ke dalam.
" Honey, Are you Okey?" tanya Calvin dengan memandang wajah cantik istrinya.
" Yes,i'm Okey hubby. Aku merasa sangat lega karena sudah melampiaskan rasa sakit ku hubby. Apa aku kejam? hm!" ucap Irene dengan memandang wajah sang suaminya itu.
Calvin mengulas senyumannya.
" Kamu tidak kejam sayang,apa yang kamu lakukan sudah sangatlah benar. Jika kematian harus di balas dengan kematian. Apalagi mereka melakukan kejahatan hanya berdasarkan rasa iri saja. So jangan pernah merasa jika kamu kejam sayang. Aku dan saudariku yang lainnya tidak akan membiarkan orang lain menyentuhmu,walaupun seunjung kuku pun. Jadi jangan sedih lagi ya honey" ucap Calvin menghibur sang istri.
Irene memeluk tubuh Calvin dengan eratnya.
" Jangan pernah tinggalkan aku hubby. And thanks for your kindness"
" You're welcome dear, don't be sad anymore. Okey!" ujar Calvin dengan sayangnya.
" Oke hubby," ucap Irene tersenyum.
" Kau sangat cantik jika selalu tersenyum seperti itu sayang,jadi tolong jangan hilangkan senyum ini dari wajahmu cantikmu lagi, sudahi kesedihanmu sayang,mari buat hidupmu lebih berwarna lagi. Dan kamu tenang saja,aku telah menyiapkan hadiah spesial untuk mu nanti. Dan saat ulang tahunmu, hadiah itu aku serahkan kepada kamu sayang."
" Aku tidak perlu hadiah mewah atau apapun itu. Yang aku inginkan adalah,kamu bisa menemaniku hingga akhir tua kita bersama hubby. Karena saat ini,hanya kau dan orangtuamu yang menjadi pilar untuk hidupku. Jangan pernah tinggalkan aku dan kecewakan aku sedikitpun sayang."
" Apapun perintah tuan putri,akan di laksanakan. Dan juga persiapkan dirimu besok karena aku akan membawamu ke kantor,tidak ada bantahan ataupun pertanyaan semacamnya oke"
Irene menganggukkan dan mereka berdua akhirnya bisa tertawa lepas,setelah dengan sayangnya Calvin menghibur istrinya itu.
" Apa kamu sudah makan sayang? Jika belum,ayok kita makan di luar. Kebetulan Andreas dan Ariion juga ada di sini. Sekalian biar kamu gak jenuh saja di dalam rumah." ucap Calvin.
__ADS_1
Dan secepat kilat,Irene menyetujui kemauan suaminya.
Mereka akhirnya mengganti pakaian kemudian menuju ruang dimana Ariion dan Andreas berada.
" Ayo kita pergi. " Ajak Calvin.
Kemudian mereka menuju restoran mewah milik Calvin. Dan kebetulan juga Ariion sudah memberitahukan pada manager di sana,jika Calvin dan istrinya akan makan siang bersama mereka juga.
Jadi maneger sangat excited karena kedatangan tuan Calvin apalagi dengan membawa istrinya pastinya.
Setelah sampai,mereka di sambut dengan hormatnya oleh pelayan di sana.
Ariion juga memesan berbagai macam masakan Korea Selatan. Yang tentunya makanan kesukaan Calvin.
Mata Andreas seketika terbuka lebar memperhatikan berbagai macam makanan lezat yang di hidangkan di atas meja.
Dia yang memang sudah sangat kelaparan karena selesai menuntaskan misinya itu. Kini ingin melebarkan lambungnya,dengan menghabiskan semua makanan ini.
" Wow,kau yang terbaik saudaraku,akhirnya aku bisa menikmati makanan lezat ini lagi. Sudah lama aku tidak mencicipi makanan Korea." ujarnya dengan berbinar.
" Makanlah. Ini spesial juga untuk kalian." ujar Calvin dengan tersenyum senang.
Mereka kemudian menikmati makanan itu hingga tandas. Andreas yang memang sudah sangat Kekenyangan,tidak bisa lagi menyelesaikan makanannya. Saat perutnya sudah seperti ingin meledak.
Hal serupa juga di rasakan oleh Ariion. Seketika otak cerdasnya menjadi blank karena sudah sangat kekenyangan.
Irene dan Calvin yan melihat tingkah berdua itu,hanya menahan tawa mereka saja.
**
Keesokan paginya. Irene dan Calvin telah bersiap-siap.
Hari ini Calvin ingin mengajak istrinya ke perusahan. Karena akan memperkenalkan pada publik jika Irene adalah istrinya.
Karena selama ini,hanya sebagian orang saja yang tahu jika Irene adalah istri sahnya. Dan lainnya belum mengenal pasti siapa istri dari pria nomor satu ini.
" Sudah siap sayang?" tanya Calvin memastikan.
" Sudah sayang." ucap Irene dengan tersenyum.
__ADS_1
Calvin kemudian menggandeng tangan Irene menuju lantai bawah. Dan Ariion sudah menunggu mereka di bawah.
" Ayok kita berangkat sekarang."
Mereka kemudian menuju perusahan Calvin.
Dan sampai di sana, Irene lagi-lagi terpesona dengan gedung pencakar langit milik suaminya itu.
Calvin memegang tangannya," Ayo kita masuk sayang."
Banyak pasang mata yang menatap takjub ke arah mereka.
Banyak pula yang merasa iri dengan wanita yang bisa bersanding dengan pria nomor satu ini. Walaupun banyak wanita yang rela tidur di ranjang Calvin tanpa dibayar pun. Dia tak akan Sudi,jadi mereka sangat tahu jika Calvin merupakan pria setia dan tanggung jawab.
Sehingga banyak wanita cantik ingin menjadi kekasihnya.
Para wartawan sudah di perintahkan mengambil bagian di ruang aula. Mereka kini sibuk dengan kamera-kamera mereka,untuk menyoroti bintang utama yang akan datang membawa kabar gembira untuk mereka.
Sedangkan di ruangan Calvin.
" Apa kau nervous honey?" tanya Calvin. saat melihat istrinya sedikit grogi.
" Iya sayang, tapi aku bisa kok menetralkan nya nanti." ujarnya tersenyum.
" Ya sudah,jangan lepaskan tautan tanganmu dari ku ya..! Biar kamu gak gugup sayang."
Dan Irene menganggukkan kepalanya.
Tak lama Ariion dan dan menyampaikan jika mereka segera masuk ke tempat acaranya.
Calvin kemudian menyuruh Irene menggandeng tangannya dan masuk ke dalam.
Saat masuk. Banyak pasang mata yang mengarah pada mereka. Blist-blist kamera menyoroti dan mengabadikan foto-foto mereka. Kapan lagi mereka bisa melihat pasangan ini pikir mereka.
Calvin dan Irene naik ke atas podium,dengan saling bergandengan. Memakai baju setelah hitam yang sama. Menambahkan chemistry mereka.
" Selamat pagi hadirin semua. Perkenalkan saya Calvin Rodriguez. CEO dari perusahan ternama yaitu CR'Group. Prusahaan raksasa yang menaungi beberapa perusahan besar lainnya. Hari ini saya ingin memperkenalkan kepada publik. Tentang rumor-rumor yang menyatakan jika saya sudah menikah. Dan itu benar, saya sudah menikah dan memiliki istri yang cantik dan juga baik tentunya. Yaitu Irene Deswita. Gadis cantik yang sudah berhasil merebut hati saya hingga saat ini dan saat-saat akan mendatang.
Itu saja yang ingin saya sampaikan. Dan maaf sebelumnya saya tidak mengizinkan ada yang memberikan pertanyaan pada saya. Jika memang ada hal penting yang ingin di tanyakan. Bisa lewat asisten kepercayaan saya." Ujar Calvin. Kemudian turun dari podium bersama Irene.
Hati Irene antara senang dan juga terharu. Dia tidak menayangkan jika Calvin akan memberitahukan pada dunia jika dia merupakan istrinya. Rasanya dia ingin menangis,jika tidak berfikir jika di sini sedang ada banyak orang.
Kini Ariion kemudian yang menghandle sisanya dari acara yang di lakukan oleh Calvin. Ya karena Calvin hanya tahu,kalau datang untuk memperkenalkan istrinya saja.
__ADS_1
....
Jangan lupa like dan komen gengs 🙏💪😘