
Sibuk memikirkan nya tiba-tiba lamunan Calvin terhenti ketika mendengar ketukan di balik pintu.
" Masuk !!"
Dan masuklah keempat sahabatnya dengan wajah yang sumringah.
Calvin yang melihat mereka tersenyum menjadi bingung.
" Ada apa? kenapa kalian terlihat senang sekali ?" tanya Calvin pada mereka.
Mereka berempat kemudian duduk di soffa. Dan Calvin juga ikut gabung dengan mereka.
" Kak, masakan kakak ipar sangat lezat sekali,aku saja sampai belum bisa move on dari rasanya" ujar Andreas ceplas ceplos.
Seketika ruangan dingin itu berubah menjadi ruangan yang sangat panas, karena tatapan pria kejam yang tak lain adalah Calvin sendiri.
Calvin memicingkan matanya menatap Andreas yang sedang tersenyum aneh.
Dan Andreas yang merasa hawa lain sudah di tampilkan oleh kakaknya, kemudian merubah ekspresi wajahnya.
" Mampus kau Andreas,hahaha" batin Bara.
" Memang cari mati kau Andreas, sudah tau benteng pencemburu sedang marah,malah memancing emosinya " batin Ariion.
" Lebih baik aku diam saja, daripada di jadikan santapan Fung " batin Milton.
__ADS_1
Sedangkan Andreas, menjadi kicep dengan tatapan maut oleh Calvin.
" Mampus, aku tidak tahu tempat sekali, kalau begini bisa berabe nantinya." batin Andreas sambil menelan salivanya kasar.
" Coba ulangi katamu Andreas? dan sepertinya dagingmu sangat nikmat juga untuk santapan piaraanku !" Ujar Calvin dingin.
Sedangkan Andreas. Pria itu hanya bisa duduk terdiam, dia seakan tidak sanggup bicara karena takut akan di jadikan santapan oleh Calvin.
" Hehe,,maaf kak,aku tidak ada maksud menggoda kakak ipar, walaupun aku seorang Casanova tapi aku tahu batasannya kak " ujar Andreas agar tidak memancing kemarahan Calvin.
" Kalau kamu berani, coba saja !! biar mereka bertiga bisa melihat tubuh mengenaskanmu nantinya "
Seketika Bara,Ariion dan Milton tertawa cekikan mendengar ucapan Calvin yang konyol itu.
" Karena kalian berempat telah membuat ku marah tadi, maka hukuman kalian adalah? mencari cara agar aku dan gadisku segera menikah dan aku menunda kepulangan kalian selama 3 hari, setelah rencana kalian berhasil. Apapun caranya yang penting tidak membuat Irene menjadi curiga dan marah nanti"
Ya benar saja, Calvin seakan tidak memikirkan nasib mereka semua. Sungguh sial bukan?π€
" Baik kak, kami akan melakukan yang terbaik nantinya " ucap Bara.
" Good job, kalau begitu bersiaplah Ariion,,! karena kita akan ke kantor hari ini !! dan kalian bertiga terserah mau ngapain ,,!!" kemudian dengan gampangnya Calvin berjalan keluar menuju kamarnya.
Dan Ariion juga berdiri menuju salah satu kamarnya untuk menggantikan bajunya. Sedangkan Bara,Milton dan Andreas kini terlihat Pasrah.
Kalau tadi mereka tidak mengganggu waktu kakak ipar mereka untuk menyediakan makanan mereka,pasti mereka tidak akan mendapat hukuman yang menurut mereka sangat mustahil ini.
__ADS_1
" Bagaimana kalau kita segera lakukan sesuatu agar kak Calvin dan kakak ipar segera menikah saja? ada benarnya juga sih, biar cinta mereka segera bersemi." Ujar Andreas semangat.
Dan mereka mengangguk," Aku sepemikiran dengan mu ndre, tapi bagaimana caranya agar kita bisa menyatukan mereka berdua? kau tahu sendiri kan kakak ipar itu orangnya seperti apa? jadi kita susah menebaknya."ucap Bara resah.
" Ya aku sependapat, tapi tidak ada salahnya kan? kalau kita coba mencomblangkan mereka? kalian sendiri dengar kan? kak Calvin tidak ingin jika kakak ipar merasa dia di manfaatkan nantinya, jadi kita harus melakukan sebaik mungkin " ujar Milton sambil meminum minumannya.
Tiba-tiba Andreas mengangkat satu jarinya dengan wajah berbinar.
" Ahaa!! aku punya ide. Gimana kalau kita menjebak mereka berdua saja? seolah dua-duanya merupakan korban. Dan kita suruh saja mereka menikah nanti, bagaimana menurut kalian berdua?"
" Ck, idemu benar, tapi pertanyaannya apa setelah itu kita tidak di bunuh oleh kak Calvin? tapi kalau memang itu salah satu caranya ya aku ikut saja, karena ada benarnya juga kan? aku setuju saja sih." ujar Milton.
" Tidak ada salahnya juga kita memakai ide Andreas, terus siapa di antara kita yang akan melakukan rencana itu?"
" Biar aku yang mengurusnya, kalian hanya perlu mengikuti mauku saja nantinya." ujar Andreas dengan smirk nya.
Mereka berdua menganggukkan kepala kompak.
" Ya sudah, Aku mau kembali untuk tidur " Ujar Milton segera pergi menuju kamarnya.
Andreas dan Bara saling menghadap dan mengeluarkan smirk, " Ayo saudaraku,aku paham maksud mu " Ujar Bara yang sangat tahu maksud pria tengil di depannya.
Mereka tertawa keras kemudian keluar dari ruangan Calvin.
ππππ
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan juga masukan ke list favorit kalian ya gengssππ€