Cinta Sang Mafia Kejam

Cinta Sang Mafia Kejam
BAB 6


__ADS_3

Hari ini Calvin berencana membeli restoran yang mana ada Irene bekerja disitu.


Ariion masuk ke dalam ruangan Calvin dan menyerahkan dokumen yang telah di buatnya.


" Siang ini kita tinggal pergi ke restoran itu,untuk melakukan serah terima tuan !". Ucap Ariion.


" Kerja yang bagus Ar." ujarnya dengan senyuman. Karena sebentar lagi dia akan mengikat seseorang yang sangat berarti untuk hidupnya.


" Jam 10 nanti kita akang melakukan meeting dengan Sn'group, Dan sepertinya beliau datang bersama putrinya" Ariion membacakan agenda.


" cihhh,,selalu saja bagitu,menggunakan putri mereka untuk menarikku kedalam bisnis mereka. Menjijikan sekali bukan!!!" ujar Calvin sinis.


" Tepat sekali tuan,,itu sudah menjadi rahasia umum untuk kita para pembisnis,jika tuan mau,biar saya saja yang melakukan pertemuan dengan mereka."


" Tidak apa-apa kali ini biar aku yang akan menemui mereka secara langsung,aku ingin melihat sejauh mana mereka melakukan trik murahan mereka itu " ucapnya santai.


" Baik tuan,kalau begitu saya permisi karena ada yang harus di kerjakan " ucap nya kemudian meninggalkan ruangan Calvin.

__ADS_1


Tepat pukul 10:00 wib. Calvin dan Ariion melakukan pertemuan dengan Tuan Dino dari perusahan Sn'group. Pertemuan berjalan lancar tanpa kendala,karena melihat kreatifitas dari perusahan mereka,Calvin pun menerima kerjasama itu. Karena akan membawa keuntungan besar nantinya.


" Ah tuan Calvin,karena kerjasama ini sudah terjalin,alangkah baiknya saya memperkenalkan putri saya pada tuan,karena nantinya putri saya Elena yang akan menggantikan saya nanti " ucap Dion dengan menggebu-gebu. Entah apa yang sedang ada di pikiran nya,hanya dia dan tuhanlah yang tahu akan hal itu.


" Kenalkan saya Elena Wijaya " ucap wanita seksi dan cantik itu pada Calvin dan mengulurkan tangannya.


Calvin hanya mengangguk,tanpa menyambut uluran tangan wanita itu.


Yang mana membuat Elena sangat kesal dan malu. Tapi tak menutup keinginannya untuk mendekati Calvin.


Ariion yang melihat gelagat tak suka tuanya pun. Mengakhiri pertemuan itu.


" Sepertinya pertemuan kita sampai disini tuan,karena tuan Calvin juga akan melakukan pertemuan di luar kantor. " ucap Ariion.


" Ah baiklah tuan,terimakasih atas kerjasama nya. Kalau begitu kami permisi dulu " Mereka kemudian meninggalkan kantor Calvin tak lupa Elena memberikan senyuman manisnya dengan gaya anggun bak Dewi ratu.


" Memuakkan sekali,jika tak berfikir mendapatkan keuntungan besar,sudah ku lenyapkan wanita ondel-ondel gila itu " ucap Calvin emosi. Karena dari tadi Elena sangat mencari perhatian darinya.

__ADS_1


" Yang sabar tuan,resiko jadi pria tampan dan kaya " ujar Ariion sambil meledek Calvin.


" ckk,kalau kamu mau,ambil saja ondel-ondel itu untukmu nanti " ujar Calvin dan berjalan keluar menuju ruangannya.


" Saya tidak berselera dengan wanita menor tuan "


Mereka berdua pun tertawa lepas. Jika ada karyawan wanita yang melihat dua pria kulkas ini tertawa. Mereka pasti akan sangat menjerit. Karena selama bekerja di perusahan ini. Dua pria inilah yang tidak menampilkan senyuman bahkan deretan gigi mereka saat tertawa.


" Bagaimana jika kita siang ini kita makan di restoran itu ?sekalian melakukan pertemuan dengan owner-nya ?" tanya Ariion.


" Ide yang bagus "


Kemudian Ariion menelfon pemilik resto itu kalau mereka akan melakukan makan siang di sana. Sudah menjadi kebiasaan,jika Calvin akan makan siang di luar kantor. Ariion akan memberitahukan pemilik nya agar menjaga privasi sang tuan.


❣️❣️❣️


jangan lupa like dan komen ya bestii,🤗

__ADS_1


__ADS_2