
Kini mereka telah berada di salah satu club' malam milik Calvin. Dan para bodyguard pun memarkirkan mobil-mobil mewah itu di tempat khusus milik tuan mereka.
" Akhirnyaaaaaa" dengan sedikit berteriak Andreas berjalan masuk duluan dari 4 sahabatnya itu.
Brukk
" Hati-hati kalau jalan,kamu masih punya mata kan?" bentak pria yang punggungnya di tabrak oleh Andreas yang memang tidak sengaja dilakukannya.
" Santai bro,,aku tidak sengaja " ujar Andreas santai,sedangkan 4 sahabatnya hanya memandangi pria itu dengan wajah datar. Yang jelas Ariion dan Calvin mengenali pria itu. Tapi pria itu tidak sadar jika pria berkuasa di negara ini sedang menatapnya dengan tajam.
" Alasan,lain kali jalan pakai mata,,bukan dengan dengkul mu " kemudian pria itu pergi dari hadapan Andreas.
Sedangkan Andreas,pria itu tersenyum meremehkan. Memang di antara mereka berlima,hanya dia, Bara dan Milton yang banyak tidak mengenali mereka, karena mereka yang memang ditugaskan bukan di negara ini,tapi ada juga orang-orang penting yang sudah mengenali mereka.
Kemudian Calvin cs berjalan mendekati Andreas,dan menepuk pundak Andreas dengan santainya.
" Dia adalah targetmu nanti " ujar Calvin dengan senyum devilnya. Kemudian berjalan duluan kemudian di susul oleh mereka.
__ADS_1
" Wow,,ternyata umpan sudah datang dengan sendirinya pada ku ,,sangat menyenangkan sekali bukan?" tanyanya pada Ariion yang memang bersebelahan dengannya.
" Kerjakan dengan baik,biar Calvin memberimu libur panjang " kemudian Ariion mendahului Andreas. Sedangkan Andreas menjadi kesenangan karena dia sudah sangat ingin menguliti orang hidup-hidup.
Kemudian mereka berlima masuk ke salah satu ruang VIP khusus,, malam ini Calvin tak mengizinkan Andreas memakai wanita,karena tujuan mereka untuk melakukan misi,bukan mencari kesenangan batin.
" Rencana kita untuk merebut Pabrik senjata,sudah berjalan setengahnya Vin,karena aku sudah mengatur anak buah pilihan kita untuk tugas yang itu,,sedangkan untuk perusahaan Baskoro,Milton juga sudah mendapatkan data-data penting milik perusahan nya,tinggal besok kita mainkan perusahannya hingga anjlok." ujar Ariion melaporkan pada Calvin.
" Kerja yang bagus, dan kamu Andreas dan Bara,malam ini kerjakan tugas kalian dengan sebaik mungkin. Bawa dia ke markas nanti,biar aku sedikit bermain dengan nya." ujar Calvin.
Milton,pria itu hanya menikmati minuman nya,karena dari mereka berlima,hanya dia yang tidak banyak bicara,dia hanya akan melakukan dengan hasil. Jadi mereka sangat hafal dengan sifatnya.
Sedangkan di salah satu ruangan sedang ada seorang pria yang tadi sempat bertabrakan dengan Andreas tadi,sedang menikmati minumannya dengan para wanita-wanita malam .
" Ah menyenangkan sekali ,,,,kalau seperti ini terus aku sangat bahagia ,ahahahahaha" ujarnya sambil menikmati minuman nya dan tertawa bebas.
Padahal dia sangat tidak tahu,bahwa malam ini dia akan mendapatkan masalah yang sangat besar,, Jika dia bisa mengetahui masa depan,mungkin dia tidak akan pergi ke club' malam seperti ini. iyakan manteman π€
__ADS_1
" Lalu tentang penyerangan di pabrik senjata itu,akan kita lakukan kapan? karena aku sangat tidak sabar untuk menembak para bedebah-bedebah menjijikan itu.' ujar Bara.
" Kita lakukan setelah tugas ini selesai" ucap Calvin dingin.
" Ya itu lebih baik,biar aku bisa sedikit menikmati waktu luang ku ,heheh" ujar Andreas dengan jawaban cengengesan diberikannya.
" Sudah menjadi kebiasaan mu ,bung " ujar Ariion menimpali kata-kata Andreas.
" Kau yang terbaik kak ,hahahaha"
Mereka kemudian membicarakan hal-hal penting nya ,yang akan membuat para readers penasaran nanti π π
ππππ
Jangan lupa like dan komen ya bestiπ€
Dan juga masukan novel ini ke list favorit kalian biar author nya semangat nulis. ππ
__ADS_1