
Sudah beberapa jam Evelyn tertidur pulas di tempat tidur kekasihnya itu dia pun terbangun . perlahan dia membuka mata dan bangun dari tidurnya. Evelyn melihat ke arah luar kamar dia melihat matahari mulai tenggelam, dia tersenyum.
" pemandangan di sini indah sekali" kata Evelyn sambil berjalan ke arah balkon, di lihatnya mata hari tenggelam dan ternyata rumah Calvin terletak di pinggiran kota yang dekat dengan pantai.
" wahh, pantai,, aku harus mengajaknya ke sana" kata Evelyn .
di ruangan bawah, Calvin sibuk dengan laptopnya, sesekali dia memikirkan Evelyn yang saat ini telah berada di rumahnya.
" perempuan itu tak ada waspada sama sekali , bagaimana bisa dia begitu tenang berada di rumah seorang lelaki, apa dia tak ada rasa curiga sedikitpun" batin Calvin, semakin lama dia semakin tak konsentrasi dalam bekerja, akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke atas dia ingin melihat Evelyn karena hari sudah sore dia ingin mengantar Evelyn pulang .
" kau sudah bangun?" tanya Calvin sambil menghampiri Evelyn yang sekarang berdiri di balkon kamarnya
" kenapa kau tak turun, aku pikir kau masih tidur jadi aku datang kesini" kata Calvin.
"aku masih ingin melihat pemandangan di sini" jawab Evelyn sambil tersenyum.
"apa kau suka?" tanya Calvin yang sedang memandang Evelyn saat sedang tersenyum hatinya tergerak,
"iya aku suka, boleh kah aku sering bermain ke rumahmu" .
" tentu saja, kau boleh kesini kapanpun kau mau , jika kau mau kau juga bisa tinggal disini denganku" kata Calvin sambil tersenyum mesum.
" Hem,, bisakah kau mengajakku ke sana?" tanya Evelyn sambil menunjuk ke arah pantai.
"iya aku akan mengajakmu ke sana tapi tidak sekarang, sekarang ayo aku antar kau pulang" jawab Calvin sambil pergi .
" hei, jika aku tak mau pulang bagaimana?" kata Evelyn dengan sedikit berteriak.
Calvin menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya ke arah Evelyn .
" bagaimana jika keluargamu mencarimu" tanya Calvin.
"tolonglah izinkan aku menginap disini semalam, besok antar aku ke rumah nela oke" kata Evelyn mulai manja.
" sebenarnya ada apa dengan dirimu, kau pagi-pagi sekali menyuruhku menjemputmu dan sekarang kau tidak ingin pulang,, apa kau kabur dari rumah?" tanya Calvin penasaran
Evelyn mengangguk.
seketika Calvin menepuk kepala nya sendiri
" astaga ,, apa kau gila,, kenapa kau kabur?" kata Calvin setengah teriak.
" hei tak usah berteriak,,, jika kau tak ingin aku tinggal di sini ,, lebih baik aku cari tempat lain" jawab Evelyn sambil berlari keluar kamar,
__ADS_1
"sial,," umpat Calvin pun segera menyusul Evelyn dan menghentikan langkah Evelyn .
"biaklah kau boleh tinggal di sini,," kata Calvin lembut.
Evelyn tersenyum dan membalikkan tubuhnya dan segera memeluk Calvin.
" terima kasih " ucap Evelyn di telinga Calvin yang membuat sang pemilik merasa panas.
"ehm, apa kau akan tetap seperti ini, sayang" goda Calvin.
Evelyn segera melepaskan pelukannya.Evelyn merasa malu mukanya pun memerah . Calvin yang tau pun malah ingin semakin menggodanya .
" kenapa kau terlihat begitu senang, jangan-jangan kau memang sengaja kabur dari rumahmu untuk pergi bersamaku" goda Calvin lagi.
" jangan terlalu percaya diri ,, jika aku ada tempat lain aku tak akan ke sini" jawab Evelyn ketus.
" benarkah,, " kata Calvin sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Evelyn, dengan reflek memundurkan tubuhnya tapi malah di terpojok di tembok. Calvin tersenyum .
" jika kau ingin tinggal di sini kau harus membayar dengan mahal" kata Calvin sambil menyeringai .
" em, berapa? aku akan berikan berapa pun coba sebutkan saja " jawab Evelyn
" aku tak mau kau membayar dengan uangmu,, aku mau dirimu.. " sambil berbicara di telinga Evelyn, Evelyn mendorong tubuh Calvin dan bergegas ke atas.
" dasar gadis kecil " gumam Calvin
di lantai atas Evelyn masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, tapj dia lupa bahwa dia tak memiliki baju selain yang dia pakaian. lima belas menit kemudian Evelyn keluar kamar mandi dengan hanya memakai handuk, dia terkejut melihat Calvin yang ada tepat di hadapannya.
Calvin hanya menatap tubuh Evelyn, dia tersenyum.
" kau sudah mandi?" tanya Calvin.
" iya,, tapi aku tak bawa baju ganti bisakah kau meminjamkan aku baju" kata Evelyn dengan muka merah dia malu juga takut karena Calvin masih memandangnya.
" kenapa kau tak membawa baju? aku tak punya baju perempuan dan jika kita memesan baju jaraknya juga terlalu jauh,, baiklah akan ku carikan baju ku untukmu " jawab Calvin sambil membuka lemarinya untuk mencari baju yang cocok untuk Evelyn . Evelyn kemudian duduk di ranjang sambil memperhatikan Calvin yang saat ini sibuk mencari baju untuknya.
" ini pakailah ,," kata Calvin sambil menyodorkan sebuah piyama berwarna navy
" kau keluarlah dulu, aku ingin berganti baju " kata Evelyn .
" aku ingin mandi " kata Calvin sambil masuk ke kamar mandi.
di kamar mandi.
__ADS_1
" hampir saja aku tak dapat mengendalikan diriku,," batin Calvin sambil membayangkan kembali apa yang sudah dia lihat barusan.
diapun melanjutkan mandinya.
Evelyn sekarang sudah memakai baju pemberian Calvin, dia menatap tubuhnya di cermin.
dia terlihat cocok dengan piyama yang di berikan Calvin, baju itu terlalu besar untuknya, dan lengannya terlalu panjang serta celananya juga terlalu besar dan panjang sehingga dia perlu melipat celana agar dia bisa berjalan, dia duduk di tempat tidur sambil menonton acara di tv.
Calvin pun selesai mandi, dia sudah mengganti pakaian nya di kamar mandi, dia sekarang memakai piyama , dia terlihat sangat tampan dengan rambut yang masih basah.
" sial, kenapa dia melihatku seperti itu" batin Evelyn yang melihat Calvin memandangnya lagi, Calvin tersenyum
" apa kau lapar " tanya Calvin.
Evelyn mengangguk.
" baiklah, ikuti aku" jambul berjalan ke bawah Evelyn pun mengekori Calvin.
hingga sampailah mereka di dapur, Calvin membuka kulkas dan mengeluarkan daging dari frezer.
" kau ,, daging apa ini" tanya Evelyn .
" kenapa ,, apa kau tidak mau" jawab Calvin sambil mulai memasak.
" apa kau juga makan makanan seperti ini?" tanya Evelyn
" kata Nela kau berbeda dari yang lainnya benarkah itu" imbuh Evelyn.
" iyaa, memang " kata Calvin datar
" vampir lain seperti Nela bisa memakai daging, dan buah , apa kau bisa?" tanya Evelyn lagi
Calvin mengangguk
" oh,, lalu apa yang membuatmu berbeda dari lainnya" tanya Evelyn penasaran.
" vampir lain bisa meminum darah dari hewan tapi aku tak bisa " kata Calvin
" jadi kau ,," kata Evelyn terhenti dan dia merasa merinding
" iyaa aku hanya meminum darah manusia saja" kata Calvin tenang,
" ini makanlah" suruh Calvin
__ADS_1
"kenapa hanya diam saja? tenanglah aku tak akan menggigitmu" kata Calvin menenangkan Evelyn, Evelyn pun melahap makanannya.