
" sampai kapan kau akan terus tidur , Vely sayang " kata Calvin sambil membelai wajah Evelyn yang tertidur pulas .
" huh kau tidur seperti orang mati saja , tapi aku suka melihat wajahmu , meski tertidur kau tetaplah cantik " gumam Calvin .
Evelyn merasa tidak nyaman, dia pun membuka mata , dia melihat Calvin sedang berbicara sendiri .
" kau , bicara dengan siapa?" tanya Evelyn .
" em aku, tidak berbicara dengan siapapun, kau mungkin salah dengar " jawab Calvin salah tingkah.
" Vely, apa kau ingin pulang sekarang?" tanya Calvin .
" em tidak,, aku tak ingin pulang, aku mau di sini saja " jawab Evelyn kesal.
" ayahmu pasti sedang mencarimu sekarang" tambah Calvin.
" aku tak peduli" kata Evelyn cuek
" tenanglah,, aku akan menemani mu oke, aku akan bicara pada ayahmu itu" jawab Calvin
"sudahlah, aku tidak ingin pulang aku ingin bersamamu di sini" kata Evelyn mulai manja
" Hem ,, benarkah kalau begitu aku dengan senang hati akan menemani mu di sini" kata Calvin dengan senyum mesumnya.
" dasar mesum " jawab Evelyn .
" biar saja,, kau juga suka bukan?" goda Calvin
Evelyn hanya diam
__ADS_1
" sayang kenapa kau diam saja ?" tanya Calvin
" sudah Vin,, jangan menggodaku terus " pinta Evelyn .
Calvin mencium pipi Evelyn.
" baiklah, aku akan pergi sebentar, kau istirahat saja di sini" kata Calvin sambil berganti pakaian.
" kau mau kemana? aku takut sendiri di sini" tanya Evelyn
" aku tidak akan lama sayang, kau tunggu di sini sebentar yah, " kata Calvin sambil mengecup bibir kekasihnya itu lalu kemudian pergi keluar.
akhirnya dia berangkat.
Evelyn kesal dia pun mengambil ponselnya dan bermain game sambil menunggu calvin pulang tapi tiba- tiba ada panggilan masuk, nomor tak dikenal, Evelyn mengabaikanya tapi kemudian nomor itu mengirim sebuah pesan.
pesan yang mengejutkan Evelyn , tiba- tiba saja air matanya menetes dia pun menangis . dan dia pun menghubungi nomor tersebut.
" hehehe tenanglah sayang, aku hanya ingin kan dirimu saja" jawab orang itu
" kau,, berhenti bersikap semacam itu kak Doni " lepaskan tanteku " jawab Evelyn sambil menangis
" oh tidak semudah itu, kau harus pulang sekarang jika tidak Tante mu ini akan mati " kemudian Doni menutup teleponnya.
" bagaimana ini? aku harus menyelamatkan Tante Merry " Evelyn pun mengganti bajunya dan dia meninggalkan sebuah pesan pada Calvin, dan Evelyn akhirnya pergi meninggalkan tempat tersebut .
sekitar satu jam akhirnya Evelyn tiba di tempat yang sudah di sebutkan Doni ,
dia berjalan memasuki rumah itu, tiba-tiba Evelyn di bekap dan akhirnya pingsan .
__ADS_1
Evelyn tersadar tapi dia merasa sedikit pusing dan lemas , dia melihat ke arah sekelilingnya, dia merasa asing dengan tempat tersebut dia berusaha bergerak tapi tangan dan kakinya terikat di ranjang, tiba-tiba ada seorang yang membuka pintu kamar tersebut .
" Vely sayang kau sudah bangun?" tanya Doni
" kak Doni, kenapa kau mengikatku , aku ingin bertemu Tante " kata Evelyn
" tenanglah tantemu baik-baik saja" jawab Doni sambil membelai wajah Evelyn .
Doni mencium bibir Evelyn tapi Evelyn malah berusaha menolak, Doni memegangi kepala Evelyn .
akhirnya Evelyn menggigit bibir Doni, Doni pun melepas ciumannya.
" kau berani menolakku ,, lihat saja apa yang bisa aku lakukan pada tantemu itu" ancam Doni
" jangan ,, jangan lakukan apapun pada tanteku aku mohon,, " pinta Evelyn sambil menangis.
" baiklah, tapi kau harus mau menikah denganku oke " kata Doni tegas
Evelyn hanya mengangguk ,
" baguslah, sekarang istirahatlah dulu, aku akan mengurus semuanya" kata Doni sambil berlalu meninggalkan evelyn.
Evelyn hanya bisa menangis pasrah .
Di tempat Calvin, dia melihat ke kamarnya tapi tak menemukan Evelyn dan diampun mencari ke segala penjuru rumah itu tapi tetap tidak ketemu, Calvin sangat khawatir dia mengambil ponsel nya dari saku dan dia melihat ada pesan dari Evelyn bahwa dia sudah pulang ke rumahnya, Calvin mencoba menelpon nomor Evelyn tapi tak ada jawaban.
" kenapa dia pergi tanpa menunggu ku pulang? atau jangan-jangan dia di bawa pulang paksa ,, sial ,, kenapa aku meninggalkannya sendiri di rumah " umpat Calvin pada dirinya sendiri .
Calvin sangat kesal dia tiba-tiba kaget melihat Aura di depannya .
__ADS_1
" kau kapan kau datang?" tanya Calvin .
Aura tersenyum dan Calvin mulai merasa pusing dan dia pun tak sadarkan diri.