
Di rumah Calvin , Evelyn merasa bosan karena dia sendiri di rumah, dia menunggu kepulangan Calvin sambil menonton acara di televisi tapi dia tak dapat menunggu lebih lama dia takut sendiri di rumah itu.
Evelyn mengambil Handphonenya yang tergeletak di meja dia menyalakannya dan mencoba menghubungi Calvin .
" halo sayang, apa kau sudah merindukanku, kau terlihat tidak sabar yah menungguku di rumah " kata Calvin menggoda
" hei, kau dimana ? cepatlah pulang, aku tak merindukanmu aku hanya takut sendiri di rumah " jawab Evelyn ketus lalu mematikan teleponnya.
" hahaha, muka nya pasti sangat merah " ledek Calvin .
" sial,, kenapa dia berbicara seperti itu, apa dia selalu bersikap seperti itu pada semua wanita " kata Evelyn kesal.
tak lama akhirnya Calvin datang, dia bergegas masuk ke dalam dia sangat ingin segera menemui Evelyn .
" aku pulang, " kata Calvin tapi tak di hiraukan Evelyn , dia sibuk melihat acara di televisi .
Calvin menghampirinya dan tiba-tiba memeluk tubuh gadisnya itu .
" hei lepaskan" kata Evelyn tapi Evelyn sendiri hanya diam tak meronta .
" kenapa aku tak boleh memelukmu, kau kekasihku " jawab Calvin manja
" kau,, " sebelum Evelyn menyelesaikan ucapanya bibir nya sudah di cium oleh Calvin, Evelyn hanya diam , dan itu membuat Calvin merasa kesal dan kemudian melepas ciumannya .
" kau sungguh pelit padaku " kata Calvin kesal
" hahaha,,, hei apa kau sudah bertemu Nela, apa Nela mencariku ?" tanya Evelyn mengalihkan pembicaraan.
" Hem iya,, bukan cuma Nela yang mencarimu tapi teman masa kecilmu juga mencarimu " jawab Calvin sedikit kesal.
"Alan ? apa kau memberitahunya kalau aku di sini" tanya Evelyn sambil menatap tajam ke arah wajah tampan milik Calvin.
" iya aku memberitahunya, kenapa?" tanya Calvin yang semakin mendekat kan wajahnya ke wajah Evelyn.
" bagaimana jika dia mencariku kesini, kenapa kau harus memberitahunya dia bisa saja mengatakan pada ayah dan Kak Doni , aku takut mereka kemari mencariku " kata Evelyn panjang lebar.
" tenanglah, mereka tak akan kesini okey, kau terlalu khawatir " jawab Calvin menenangkan.
__ADS_1
" kenapa kau begitu takut pada mereka, Hem" imbuh Calvin.
" aku bukannya takut,,, aku hanya tak suka dengan cara mereka yang mengatur hidupku, aku ingin mencari kebahagiaanku sendiri aku ingin menikah dengan orang yang ku cintai" sambil menatap wajah Calvin. Calvin hanya tersenyum dan berkata" kalau begitu mari kita menikah" belum sempat menjawab Evelyn sudah di cium oleh Calvin tapi sekarang Evelyn membalas ciumannya dan Calvin merasa senang, beberapa menit mereka berciuman ponsel Calvin berbunyi dan menghentikan kegiatan mereka .
" halo paman, sepertinya kau harus pergi dari rumah itu,, tadi Alan menghubungiku bahwa ayah Evelyn sudah mengetahui keberadaan kalian,, Alan juga mengatakan bahwa kau harus membawa pergi Evelyn ." jelas Nela
"baiklah, " kata Calvin sambil menutup telepon.
bukanya malah pergi Calvin malah ingin menyambut kedatangan ayah dari gadis yang di cintai nya itu . dia tak mau lari dari masalah, karena dia bukanlah seorang pengecut.
tak lama setelah itu bel rumah Calvin berbunyi.
" Vely ayo ikut aku" ajak Calvin sambil menggendong tubuh Evelyn .
" mau kemana kita?" tanya Evelyn.
"kita akan menemui ayahmu" jawab Calvin
" apa ! aku tidak mau Calvin " Evelyn terus meronta dia tak mau melihat ayahnya tapi Calvin tak mau melepaskannya .
" aku takut Calvin,, aku tak mau bertemu dengannya" rengek Evelyn .
" kau " kata Calvin terkejut ,
" ayah " Evelyn turun dari gendongan Calvin.
"dia ayahmu?" tanya Calvin
Evelyn mengangguk
" jadi kau yang membawa putri ku pergi , dokter Calvin " tanya ayah Evelyn .
Evelyn terkejut karena dia melihat ayahnya dan Calvin sudah saling mengenal, tapi saat melihat manik mata Calvin Evelyn merasa takut,
" dia putrimu?" sambil melihat ke arah Evelyn .
" benar,, apa kau baru tahu,, " jawab ayah Evelyn.
__ADS_1
" bukankah mereka terlihat mirip,, iya tentu saja mereka berdua mirip karena Vely adalah putrinya" jelas Ayah Evelyn pada Calvin , mendengar hal itu dia merasa sakit hati.
" Calvin kau sudah mengenal ayahku " tanya Evelyn sambil memegang lengan Calvin tapi Calvin menepisnya.
" pergi kau dari sini" bentak Calvin pada Evelyn.
" hei, ada apa denganmu, Calvin " tanya Evelyn
" pergilah dari sini sebelum aku membunuhmu" jawab Calvin
" ayah,, apa yang sudah ayah lakukan padanya" tanya Evelyn padanya .
" aku tak melakukan apapun, ayo ikut aku pulang, kau tak seharusnya di sini " kata ayah Evelyn sambil menarik tubuh Evelyn, Evelyn terus berteriak tapi Calvin tak menghiraukannya dan akhirnya ayah Evelyn bisa berhasil membawa putrinya pergi dari rumah itu.
" berhentilah menangis, dia tak akan mengejarmu" ucap ayahnya
" ada apa sebenarnya, kenapa Calvin mengusirku" kata Evelyn sambil menangis
" berhenti memikirkannya Evelyn , dia tak mencintaimu dia hanya mencintai orang yang bermuka sama denganmu, dia hanya menganggapmu sebagai penggantinya saja" bentak ayah Evelyn pada putrinya sendiri, seketika itu Evelyn diam .
" apa maksud ayah?" tanya Evelyn .
"dengarlah sayang, yang dia cintai adalah orang yang bermuka mirip dengan dirimu, dan itu adalah ibumu sayang, mereka berdua adalah sepasang kekasih tapi ibumu menikah dengan ayah " kata ayah Evelyn sambil memeluk putrinya.
"jadi dia hanya menyukaiku karena aku mirip dengan ibu,, " kata Evelyn sambil kembali menangis .
" dengarkan ayah, mulai sekarang jauhi dia dia berbahaya dia mungkin saja menaruh dendam pada ayah, ayah takut kau akan menjadi korbannya , kau mengerti "
Evelyn mengangguk . mereka akhirnya tiba di rumah dan ayah Evelyn menggendong putri nya masuk ke dalam, dan membaringkan tubuh Evelyn di kasur.
" tidurlah,, ayah akan berbicara pada Doni untuk membatalkan pernikahan ini jika kau tak menginginkannya" kata ayah Evelyn sambil mencium kening putrinya.
dia akhirnya keluar dari kamar , Evelyn hanya bisa menangis .
Di rumah Calvin, Calvin berbaring di kursi dia tak percaya dengan semua yang terjadi. apa lagi dia telah membiarkan Evelyn pergi darinya, tapi dia kembali mengingat kejadian 20 tahun silam, itu membuat Calvin marah dan sedih semua bercampur jadi satu.
" kenapa kau harus menjadi putrinya" kata Calvin .
__ADS_1
" seperti dulu kau merebutnya dariku sekarang aku akan membalas semua itu lewat putrimu" batin Calvin matanya mulai terpejam.