Continuous Love

Continuous Love
39


__ADS_3

Di tempat lain Alan merasa kesal karena Evelyn telah menikah dengan Doni, ayahnya dan keluarga besar nya telah menyembunyikan semuanya dari Alan, hingga Lusi datang memberitahu Alan, Lusi ingin Alan dapat mencegah pernikahan itu terjadi namun saat Alan berhasil menemukan tempat resepsi tersebut di gelar, Alan sudah terlambat , dia melihat Evelyn dan Doni pergi dengan mobil .


Dia merasa bersalah karena tak dapat menyelamatkan Evelyn dari Doni dia sebenarnya juga tak rela jika orang yang di cintai nya pergi dengan lelaki lain .


Sekarang Alan sudah tak memiliki kesempatan untuk bersama Evelyn , rencana yang ia susun pun gagal .


Dan dia sendiri terjebak dalam ikatan pertunangan dengan Lusi . Alan mengetahui semuanya tentang Lusi dan Doni dan Alan berniat membongkar hubungan mereka jadi Alan pun menerima perjodohan antara dia dengan Lusi .


Alan ingin Evelyn hidup dengan keinginannya sendiri, meski bukan bersama Alan, yang penting bagi Alan adalah orang yang mampu membuat Evelyn bahagia. Alan takut jika doni menyakiti Evelyn , karena Alan mengetahui bagaimana sifat asli seorang Doni yang sebenarnya, dia merupakan seorang psikopat yang pandai menyembunyikan sifatnya aslinya di balik wajah tampan dan kesuksesannya .


Alan menghubungi Nela .


“ Halo Nela di mana pamanmu?” tanya Alan .


“ halo Alan, aku tak dapat menghungi nomor paman dan sepertinya pamanku sedang dalam bahaya “ kata Nela cemas


“ Bagaimana ini,, jika Calvin tidak segera ketemu, Evelyn mungkin akan sangat benci padanya karena tak menyelamatkan nya dari Doni “ Alan kesal .


“ Lalu apa yang harus kita lakukan?” tanya Nela .


“ Kau,, tolong cari tahu lokasi terakhir Calvin berada aku akan mencarinya , mungkin saja kita menemukan petunjuk” suruh Alan .


“Baiklah, nanti aku hubungi lagi” Nela menutup teleponnya .


Beberapa menit kemudian Nela mengirim lokasi terakhir Calivn.


Alan pun segera mengendarai motornya menuju tempat tersebut.


Tempat itu adalah rumah Calvin sendiri.


Disana ada yang terlihat aneh , rumah itu seperti bekas terjadi perkelahian, dan saat Alan berjalan dia menemukan sebuah botol parfum yang aneh . Dan dia membawanya .


Nela dan Alan sepakat untuk bertemu di suatu tempat dan Alan pun memberikan botol itu pada Nela


“ lihatlah, aku menemukan ini di rumah Calvin “ kata Alan sambil menyodorkan barang tersebut kepada Nela


Nela mulai memeriksa botol tersebut, dia merasa familiar dan dia menyemprotkan isi dari botol tersebut dan itu membuat dirinya pusing dan pingsan .

__ADS_1


3 jam kemudian Nela tersadar dan dia sudah berbaring di sofa , kepalanya terasa pusing dan tubuhnya sangat lemas tak ada tenaga, tenggorokannya seperti kering dan penciuman nya seperit terganggu.


Alan segera menghampiri Nela.


“ kau tidak apa-apa?” tanya Alan


Nela menggelengkan kepala pelan karena dia masih merasa pusing .


“Kenapa kau tiba-tiba pingsan ? Apa jangan-jangan karena kau menghirup parfum ini,, tapi kenapa tak berefek padaku “ kata alan lagi


“ mungkin saja itu khusus untuk melumpuhkan kami” jawab Nela pelan .


“ ya itu mungkin saja, karena saat aku di sana bau parfum ini sangat menyengat sekali “ jawab Alan .


“ jadi pamanku di bius dengan parfum ini? “ sahut nela


“ bisa jadi,, kalau melihat kemampuan pamanmu itu bakalan sulit mengalahkannya, makanya mereka sengaja memakai ini untuk melumpuhkan pamanmu,, tapi Calvin punya penciuman yang tajam tidak mungkin dia tak tau aroma yang di timbulkan dari parfum ini,,


“ Paman mungkin saja sudah tahu tapi dia lebih mengkhawatirkan Evelyn jadi dia tak memikirkan dirinya sendiri, orang itu pasti sudah merencanakan ini semua dengan baik, dia menyerang paman saat paman lengah. “ tambah Nela .


“ Kalaupun yang melakukan ini semua itu paman Marcel dan Doni ,, mereka hanya perlu menculik Evelyn saja, tapi kenapa Calvin juga hilang “ imbuh Alan .


“ benar juga,, apa kau tahu siapa saja yang bisa saja mendapat keuntungan dari Calvin “


“ yah tentunya banyak, karena paman merupakan penerus keluarga jadi banyak orang yang ingin mencelakainya tapi,, aku ragu Alan " jawab Nela.


“ ragu kenapa? “


“ Kalau memang mereka benar musuh paman mereka pasti sudah membunuh paman, atau jika tidak membunuhnya paling menyanderanya untuk mendapatkan posisi tapi sampai saat ini semua aman saja" jawab Nela.


“ Kalau begitu apa yang di inginkan orang itu” Alan mulai bingung.


“ Alan mungkin saja dia sakit hati pada paman karena suatu hal yang tidak kita ketahui" tambah Nela.


“ cinta? ,, apa pamanmu dekat dengan wanita lain sebelum Evelyn ?" tanya Alan pada Nela pun mulai berfikir


“ aku tidak tau, aku saja baru ketemu paman saat di vila dan kami pun tak tinggal bersama tapi aku pernah mendengar ayah berbicara dengan paman soal wanita, ayah bilang paman harus bisa membuka hati nya dan ayah juga menyebut sebuah nama wanita yang katanya sangat mencintai paman dan rela menunggu nya sampai dia bangun

__ADS_1


Alan menanyakan pada Nela "Siapa wanita itu?"


“ sebentar aku masih agak lupa,, kalau tidak salah namanya Naura ,, apa Maura iya,,,


Oh aku ingat namanya aura ya,, aura " Nela agak ragu.


"Hem mungkin saja dia yang menculik Calvin" kata Alan mengambil kesimpulan. Nela tak mengerti apa yang di maksud Alan akhirnya dia bertanya


“ kenapa kau berfikir separti itu?"


“ ya karena dia juga tak ingin Calvin meninggalkannya" jawab Alan spontan


“ benar juga,, lalu apa yang harus kita lakukan" kata Nela meminta pendapat


“ Hubungi ayahmu, tanyakan padanya siapa aura dan tempat tinggalnya,, jika sudah kita harus pergi menyelidiki kebenaranya sendiri" suruh Alan padanya.


“ Aku tak yakin ayah akan membantu kita" celetuk Nela.


“ Kenapa ?" Alan penasaran


“ karena ayah juga sangat menginginkan paman menikah dengan wanita itu, bisa saja ayahku juga terlibat di dalam nya "


“ Ahh sial,, bagaimana ini ,, aku tak bisa melihat vely denagn pria psikopat itu"


“ tenangkan dirimu Alan, kau tak bisa memaksakan semua ynag kau mau, mungkin saja itu yang terbaik untuk Evelyn dan paman,, mungkin mereka memang tak di takdirkan bersama" kata Nela sedih


“ Aku yang lemah, aku menyukainya tapi aku tak bisa berbuat apa-apa untuknya " Alan mulai putus asa.


“ Alan jangan menyalahkan dirimu sendiri,, kau sebagai orang terdekatnya kau harus menyemangatinya,," kata Nela menyemangati Alan sambil menepuk bahunya.


“ kau benar, aku harus tetap mendukung Evelyn " jawab Alan kemudian.


“ Lalu apa yang akan kita lakukan sekarang " sahut Nela


“ Aku akan menemui Evelyn " jawab alan tiba-tiba.


“ aku ikut , dia pasti butuh seorang teman curhat" sahut Nela.

__ADS_1


“ ya kalau begitu, ayo kita berangkat kesana “ ajak Alan pada Nela .


mereka berdua akhirnya berangkat ke tempat Evelyn tinggal yaitu rumah Doni .


__ADS_2