
Setelah Evelyn mulai tenang , Calvin melepaskan pelukannya tidak dengan Evelyn yang masih memeluk erat tubuh kekarnya.
" em apa kau begitu suka memelukku sayang ? bagaimana jika kita segera menikah agar kau bisa memelukku setiap hari" goda Calvin
" kalau begitu lakukan " jawab Evelyn .
" kau serius " tanya Calvin
Evelyn mengangguk pelan .
" Hem,, kita temui dulu ayahmu itu bagaimana?" tanya Calvin lagi.
" kau serius " jawab Evelyn , Calvin hanya tersenyum
" bodoh,, kenapa malah tersenyum?"
" ayo aku antar kau pulang, aku tak mau Marcel berfikir macam-macam tentangku" tambah Calvin.
"bisakah kita tidak pulang, aku tidak mau bertemu dengannya" jawab Evelyn .
" kau tak mau bertemu dengan ayahmu,, tapi kau malah suka bertemu denganku, kau sungguh gadis nakal" goda Calvin
" memang kenapa , apa aku tak boleh menemui kekasihku sendiri?" kata Evelyn keceplosan.
" hahaha, akhirnya kau mengakuinya " goda Calvin lagi , muka Evelyn mulai memerah .
" dasar kau " mencoba menjauh dari Calvin namun calvin menariknya hingga dia sekarang menindih tubuh Calvin .
" kau ,, " Calvin mencium bibir Evelyn dan Evelyn membalasnya, ciuman Calvin berpindah ke leher Evelyn dan tak lupa dia meninggalkan bekas di sana lalu turun ke bagian yang lebih bawah Evelyn hanya bisa mendesah yang membuat Calvin semakin bersemangat lalu digendongnya tubuh Evelyn ke kamarnya, dia membaringkan tubuh Evelyn di ranjang .
dan mereka pun melanjutkan kegiatan tersebut.
Keesokan paginya, Evelyn terbangun dia ingin kekamar mandi tapi saat dia berusaha turun dari tempat tidur , bagian bawah tubuhnya terasa sakit dan nyeri . tapi dia berusaha untuk berjalan namun dia terjatuh, tubuhnya terasa lemas tak bertenaga.
" auw" teriak Evelyn yang membuat Calvin terbangun , dia segera menghampiri Evelyn dan menggendongnya ke ranjang.
" apa masih sakit ?" tanya Calvin penuh perhatian .
Evelyn hanya mengangguk pelan, dia tak berani menatap Calvin , dia merasa malu .
" Vely tatap aku " ucap Calvin sambil mengangkat dagu Evelyn.
__ADS_1
" apa kau membutuhkan sesuatu ? aku akan mengambilkannya untukmu" tanya Calvin lembut.
" aku ingin ke kamar mandi" jawab Evelyn pelan dan sedikit serak, tenggorokannya terasa kering .
" minumlah dulu" sambil menyodorkan gelas berisi air. Evelyn meminumnya.
" baiklah aku akan mengantarmu " Calvin mengendong tubuh Evelyn dan dibawanya ke kamar mandi, Evelyn hanya diam saja karena dia sudah tidak memiliki tenaga lagi .
" kau ingin mandi?" tanya Calvin .
Evelyn mengangguk, Calvin pun menurunkan Evelyn ke bathtub yang sudah berisi air hangat.
" apakah sudah lebih baik?" tanya Calvin lagi .
Evelyn kembali mengangguk .
"berendam lah dulu, jika sudah selesai panggil aku, oke " Calvin pergi keluar , dia merapikan tempat tidur, dia melihat noda di sprei miliknya berupa bercak darah milik Evelyn , Calvin tersenyum dan dia pun segera mengganti nya dengan sprei yang bersih.
Sekitar sepuluh menit Evelyn berendam , dia memanggil Calvin.
" Calvin, aku sudah selesai " teriak Evelyn
Calvin yang mendengar teriakan Evelyn segera pergi ke kamar mandi dia pun tak lupa membawa sekalian handuk untuk Evelyn .
" aku tak memiliki baju lain di sini, kau bisa memakai bajuku dulu , nanti aku akan membelikan mu baju " kata Calvin karena baju Evelyn sudah di robek nya tadi malam.
" iya " jawab Evelyn singkat.
Calvin pun mandi, setelah selesai mandi dia melihat Evelyn yang sudah memakai kemeja miliknya, dia terlihat menggoda di mata Calvin , tapi Calvin masih bisa mengendalikan dirinya. Akhirnya Calvin menghampiri Evelyn,
" apa kau lapar ? " tanya Calvin
" iya, aku lapar sekali" jawab Evelyn dengan nada suara pelan tapi manja.
" baiklah, aku akan memesan makanan" jawab Calvin, dia pun segera memesan makanan.
Calvin menghampiri Evelyn yang sedang berbaring di ranjang dan memeluknya.
" apa kau menyukainya?" tanya Calvin sambil mencium pipi Evelyn , wajah Evelyn seketika memerah.
" tenang saja aku tak akan meninggalkanmu, aku pasti akan menikahi dirimu" kata Calvin kemudian.
__ADS_1
" iya aku percaya padamu " jawab Evelyn .
Calvin memeluk tubuh Evelyn ,
" kenapa kau begitu menggoda, aku ingin sekali memakan mu" goda Calvin .
"bukankah kau sudah melakukannya" jawab Evelyn .
" em iya,, tapi aku ingin sekali sekarang " kata Calvin sambil memeluk lebih erat tubuh Evelyn.
" Calvin, sakit " ucap Evelyn lirih , Calvin pun mengendorkan pelukannya. dia tak mau Evelyn merasa kesakitan karena dirinya.
" ahh sepertinya makanan nya sudah datang " Calvin pun melepas pelukannya dan turun ke bawah .
setelah mengambil makanan pesanannya, Calvin kembali ke kamarnya, Evelyn sudah duduk di tepi ranjang.
" mana makanan ku" tanya Evelyn .
" ini, makanlah agar kau cepat pulih" sambil menyodorkan makanan itu pada Evelyn ,
Evelyn memakan makanan
" tersebut dengan lahap.
setelah selesai makan Evelyn kembali berbaring di kasur.
" kau ini, memang seperti babi yah, habis makan langsung tidur " kata Calvin membuat Evelyn kesal
" ini semua karena dirimu" jawab Evelyn ketus
Calvin hanya tertawa
" tapi kau juga menyukainya bukan?" goda Calvin lagi .
" sudahlah jangan ganggu aku ingin tidur " jawab Evelyn .
"hei ini masih pagi masa kau ingin tidur " kata Calvin
" aku sangat lelah, biarkan aku tidur sebentar oke " jawab Evelyn sambil memejamkan matanya .
" terserah dirimu saja lah" ucap Calvin dia pun ikut memejamkan matanya sambil memeluk pinggang Evelyn, Calvin juga sangat lelah karena aktivitas mereka semalam.
__ADS_1
.