
Di waktu bersamaan, Calvin yang dalam perjalanan ke Rumah sakit, dia mendapatkan sebuah telepon dari nomor tidak di kenal.
“Halo, siapa ini?”tanya Calvin.
“kau tidak perlu tahu siapa aku, tapi jika kau ingin tahu siapa pembunuh keluarga dari kekasihmu, kau bisa menemui ku di cafe Bulan merah besok malam”kata pria misterius itu. Dan panggilan mereka terputus.
“brengsek!!! Siapa yang berani mengancamku!”kata Calvin kesal sambil melanjutkan perjalanan.
Keesokan harinya, di rumah Ailene, dia juga mendapat telepon yang sama seperti Calvin tapi Ailene tidak menceritakannya pada Marcel.
“Ailene, aku akan kembali ke apartemenku, jika kau butuh bantuan kau bisa menghubungiku,,” kata Marcel sambil berjalan keluar dan akhirnya dia pulang.
Ailene hanya mengangguk.
Malam pun tiba, Calvin pun datang ke cafe tersebut.Tidak sulit baginya untuk menemukan cafe itu karena dia juga sering kesana,cafe itu adalah cafe yang sangat istimewa karena tempat itu khusus untuk berkumpulnya para vampir, cafe itu berada di sebuah pinggiran kota dan berada di sebuah bangunan tua yang jarang di kunjungi oleh manusia, ada sebuah ruangan dalam bangunan itu, hanya orang tertentu yang memiliki kartu anggota saja yang boleh masuk.Calvin memperlihatkan kartu anggotanya kepada penjaga tempat itu, setelah diperiksa akhirnya Calvin masuk, dia memilih duduk di pojokan.Dia menunggu orang misterius yang menelponnya, tapi sudah lama ia menunggu pria itu tidak kunjung tiba.
Tiba-tiba saja dia melihat sosok yang tidak asing baginya.
“Ailene, kenapa dia di sini” batinnya.Calvin ingin menghampirinya tapi tiba – tiba ada seorang perempuan menghampiri Ailene dan mengajaknya ke suatu tempat , Calvin pun menyusulnya.
“Tuan, nona Ailene ingin menemuimu” kata pelayan wanita dan muncullah Ailene, pelayan itupun pergi meninggalkan Ailene dengan tuannya.
“Akhirnya kau datang juga” kata pria itu.
“Apa maumu? Belum puas kah kau membunuh semua keluargaku?” tanya Ailene.
“Duduklah dulu, wahai adikku tersayang” pinta pria tersebut.
“Hem,,, adik??? Aku tak sudi jadi adikmu, Alex!!! “kata Ailene ketus.
Pria itu adalah kakak Ailene, dia seorang vampir, mereka berdua adalah saudara kembar, ayah mereka seorang vampir dan ibunya manusia, Ailene juga memiliki seorang kakak perempuan. Tiba-tiba saja ada suara ribut di luar.
Mereka berdua pun menuju ke arah suara itu.
__ADS_1
“Astaga itu kan Calvin , kenapa dia disini?” Batin Ailene penuh tanda tanya.Ailene ingin memanggil Calvin tapi Alex menutup mulut dan mendekap Ailene sehingga Ailene sulit bergerak.
“Mm” suara Ailene tidak jelas.
“Adikku, diamlah nanti kau akan melihat sesuatu yang menarik” kata Alex sambil tersenyum licik.
Ailene melihat Calvin menghajar penjaga cafe itu, Ailene tau bahwa anak buah Alex adalah vampir yang kuat tapi semuanya kalah dengan mudahnya oleh Calvin. Semua pengunjung pun kabur.
“Va vampir” batin Ailene kaget tanpa sadar di menitikkan airmata melihat orang yang dicintainya adalah seorang vampir, makhluk yang sangat ia benci.
Calvin pun sadar bahwa gadis pujaannya itu melihatnya, tapi semua terlambat Calvin tidak bisa mengatakan apapun.
Ailene meronta dan akhirnya alex melepaskannya, Ailene perlari keluar. Ketika Calvin ingin mengejarnya secepat kilat Alex berada di hadapan Calvin.
“mau pergi kemana tuan ?” tanya Alex
“minggir ,,,” kata Calvin, tapi tak di hiraukan oleh Alex dan Calvinpun marah lalu terjadilah perkelahian antara keduanya.
Di tempat lain, Ailene berlari sambil menangis, tiba- tiba ada seorang wanita cantik berpakaian serba hitam menghalangi jalannya.
“Kau tidak perlu tahu siapa aku nona, tapi jika kau masih berhubungan dengan Calvin maka aku bisa saja membunuh sahabat dan kakak perempuanmu itu”ancam wanita itu.
“Kau,,,, bunuh saja ,, aku tak peduli “ jawab Ailene.
“hmm, baiklah aku akan membunuh kakak perempuanmu dan sahabatmu itu, yahh meski mereka punya kemampuan mereka tidak akan bisa melawan kami, karena kami terlalu banyak” kata wanita itu lagi. Ailene pun takut,
“Jangan !! Tolong jangan libatkan mereka dalam hal ini, aku janji akan meninggalkan Calvin” kata Ailene sambil menangis ,Wanita itupun menghilang.
Ailene pun pergi ke apertemen Marcel.
Bel berbunyi, Marcel membuka pintu, dia melihat Ailene yang sedang berdiri di depan pintu.
“Ailene, kenapa kau malam- malam ke sini?” tanya Marcel namun di abaikan oleh Ailene yang berjalan masuk ke tempat itu.
__ADS_1
Ailene duduk di sofa lalu ia pun menangis. Marcel kebingungan atas sikap Ailene sekarang, akhirnya dia bertanya
“Ailene apa kau ada masalah? Kau bisa menceritakannya padaku”
“hiks hiks, aku tadi ke tempat Alex ,,” kata Ailene.
“Apa!!! Kenapa kau tidak memberitahuku , apa yang telah dia perbuat padamu?” kata Marcel dengan cemas sambil memeluk Ailene .
“Aku di sana juga bertemu dengan Calvin”kata Ailene lagi.
“Kenapa Calvin juga di sana?” kata Marcel heran.
“Aku juga tidak tahu, tapi dia sempat berkelahi dengan para pegawai Alex” jelas Ailene.
Marcel yang penasaran bertanya”lalu,,, apa yang mereka lakukan pada Calvin, apa mereka membunuhnya?””tidak,,, bagaimana mereka bisa membunuh Calvin, jika mereka saja terkapar di lantai”kata Ailene.
“Haah, bagaimana itu bisa terjadi?”tanya Marcel serius sambil menatap wajah sahabatnya.
“Dia ,,,” Ailene berusaha menjelaskan tapi tak sanggup.
“Dia kenapa Ailene, “ tanya Marcel yang semakin penasaran.
“Dia seorang vampir” tangis Ailene pun pecah.
“Vampir? Itu tidak mungkin Ailene, kau pasti salah lihat” kata Marcel tidak percaya.
“Itu lah yang aku harapkan Cel, tapi kenyataannya Calvin benar – benar seorang vampir, dia memiliki taring dan juga mata merah menyala serta tubuhnya pucat, Calvin juga dengan mudah mengalahkan anak buah Alex ,dia bukan manusia, Marcel” cerita Ailene.
Marcel yang masih tidak percayapun kembali bertanya” benarkah? Mungkin kau salah orang, kalaupun dia seorang vampir pasti aku bisa mencium aromanya atau jangan- jangan dia adalah ,,,,” “ dia siapa Marcel?” tanya Ailene penasaran.
“Dulu saat aku masih kecil, ayah sering bercerita berbagai hal yang ia ketahui, salah satunya soal bangsa vampir, bertepatan dengan kelahiran ku ada kabar besar dalam bangsa vampir, yaitu tentang kelahiran keluarga inti bangsawan vampir, banyak orang menceritakan bahwa bayi itu punya kemampuan yang istimewa di bandingkan semua vampir, bayi itu adalah anak dari adik Pemimpin bangsa tersebut, mendengar berita itu banyak musuh bangsawan yang ingin menghabisinya tapi selalu gagal, kelompok paman ku juga pernah berusaha menculiknya tapi mereka tak dapat mencium bau anak itu dan akhirnya penculikan itu gagal, bisa jadi anak itu adalah Calvin” Kata Marcel menjelaskan.
“ Ailene, sebaiknya kau tidak berurusan dengan mereka, aku takut terjadi sesuatu kepadamu, dan menjauhlah dari Calvin,,,, aku tahu kau mencintainya dan setelah kau tau kebenaran tentang Calvinpun kau masih tetap mencintainya tapi dia bukanlah vampir biasa,,, dia merupakan penerus keluarga, dia pasti selalu di kelilingi bahaya,,,, bukan nya aku tidak menginginkan kau bahagia tapi percayalah padaku, aku melarangmu demi kebaikan dirimu”kata Marcel. Ailene hanya diam.
__ADS_1
“Sekarang tidurlah,”suruh Marcel.
Akhirnya Ailene tidur.