
“ Akhirnya aku menemukan bukti, tapi ini saja masih tidak cukup, aku akan membuat mereka sendiri yang mengakui semua ini “
Dia mengembalikan semuanya ke tempat semula dan masuk ke kamarnya sendiri.
Dia pun membersihkan dirinya, dia pun merebahkan dirinya di kasur dan dia memejamkan matanya.
“emmph” Evelyn merasa ada sesuatu yang menyentuh dirinya dia pun membuka mata .
Doni tersenyum ke arahnya,
“ kau sudah pulang? tanya Evelyn basa-basi
“ Iya, Aku sudah di sini lama tapi kau malah tidur " jawab Doni manja
“ Hmm, oh iya kak Doni bagaimana kalau kita makan malam di luar ? " pinta Evelyn manja yang membuat Doni serasa ingin segera menerkam Evelyn .
“ boleh, kalau begitu aku siap -siap dulu iya " jawab Doni sambil tersenyum lembut dan membelai rambut Evelyn .
“ Tunggu kak, bisa kah kau mengajak Alan ? " kata Evelyn
“Kenapa kita harus mengajaknya ?" jawab Doni sedikit kesal
“ emh, aku tadi di kampus bertemu dengan seorang wanita katanya dia tunangan Alan, bisakah kita mengajak Alan dan tunangannya juga" jawab Evelyn dengan muka polosnya
“ Em, itu aku ,, kenapa kita tak makan berdua saja " kata Doni
“ Yah kak Doni, masa permintaan semacam itu saja kakak gak mau menuruti ku" rengek Evelyn yang membuat Doni merasa tak tega jika tak menuruti permintaan istrinya itu
“ tapi kenapa harus Alan huh" jawab Doni kesal
“Apa kakak cemburu? Kau sekarang adalah suamiku kau berhak sepenuh atas diriku, dan kau masih cemburu pada Alan ? goda Evelyn sambil memeluk tubuh Doni
“ emh baik lah, asal kan kau mau mandi bersama ku aku akan menuruti kemauanmu sayang " jawab Doni mesum
“ tidak mau, ya sudah lah kau tak mau, tak usah pergi" Evelyn segera melepas pelukannya dari Doni
“ Iya iya, kita ajak mereka , aku akan menghubungi mereka " kata Doni mengiyakan permintaan Evelyn
“ Makasih “ sambil mencium pipi Doni .
“ Dia mulai berani menciumku , mungkin saja dia sudah menerima diriku, aku harus membuatnya semakin dekat denganku, tapi aku harus memperingatkan Lusi agar dia tak membuat masalah nanti" batin Doni
Drrrt drrrrt
“ Halo “ jawab Alan
“ hei Alan, ayo kita makan malam di luar, sudah lama kita tidak makan keluar bersama” ajak Doni
“ huh untuk apa kau mengajakku ? Apa kau ingin pamer ?” jawab Alan kesal
“ ayolah Alan ini semua Evelyn yang menginginkannya “ pinta Doni
“ huh, baiklah aku akan kesana kirimkan alamatnya padaku " jawab Alan datar
“ oke, tapi Evelyn minta kau mengajak Lusi juga ikut" tambah Doni
__ADS_1
“Apa! Kenapa aku harus mengajaknya ?" gerutu Alan
“ Apa kau lebih suka kau sendirian dan melihat kami berdua , itu akan membosankan Alan “ sindir Doni
“Baiklah aku akan mengajaknya juga ini semua demi Evelyn " kata Alan lalu ia mematikan panggilan Doni
“Bagaimana? Apa Alan setuju ? “ Tanya Evelyn pada Doni
“ Ya dia sudah setuju, sekarang apa kau senang ? “ ucap Doni
“ Tentu saja, baiklah aku akan bersiap-siap “ sambil bersiap-siap . Evelyn dan Doni tak lama kemudian mereka sudah siap, Doni memakai kemeja berwarna gelap dan celana jeans berwarna hitam, Sedangkan Evelyn dia memakai rok span di atas lutut berwarna crem dan atasan berwarna maroon yang terbuka dan memperlihatkan bahunya yang mulus, di tambah lagi dengan rambutnya yang terurai,
“ emm, ada apa? Kenapa menatapku seperti itu ? tanya Evelyn
“tidak, kau terlihat begitu cantik “ puji Doni
“ iya aku sudah tau “ jawab Evelyn acuh
“ Tapi aku tak suka kau memakai pakaian yang terbuka seperti ini " jelas Doni tapi tak di anggap oleh Evelyn .
“ sudahlah ayo kita pergi “ ajak Evelyn
Mereka berdua pun berangkat ke sebuah restoran tempat mereka janjian dengan Alan .Mereka pun duduk di meja yang sudah di siapkan sambil menunggu Alan datang
“ Kenapa mereka lama sekali sih" kata Evelyn kesal
“ tenanglah mereka pasti masih di perjalanan” jelas Doni
Selang beberapa menit Alan dan Lusi datang menghampiri mereka berdua.
Doni hanya tersenyum
“ Alan “ sapa Evelyn sambil menawarkan Alan untuk duduk di sebelahnya.
“ kau terlihat cantik “ bisik Alan pada Evelyn Evelyn pun mencubit lengan Alan yang membuat Alan sedikit meringis kesakitan
“ oh iya Vely maafkan atas sikap Lusi tadi di kampus, dia memang suka marah “ kata Alan di sengaja
“ memang apa yang di lakukan Lusi pada Vely ? Tanya Doni
“ Kau bisa tanyakan sendiri padanya “ jawab Alan
“ Em itu ,, aku tidak sengaja aku hanya sedikit kesal saja karena Alan lebih memperdulikan dia dari pada aku “ jawab Lusi sambil memegang tangan Doni pun segera menepisnya.
Evelyn pun memperhatikan mereka, dia semakin curiga kepada suaminya.
“ tidak sengaja ? Kau tadi menamparnya dan memakinya di depan banyak orang, kau anggap itu tidak sengaja? “ kata Alan
“ apa! Kau menampar istriku! “ imbuh Doni dengan marah Evelyn segera menenangkannya.
“ Em sudahlah aku sudah memaafkannya, lebih baik kita menikmati makan malam hari ini daripada saling berdebat “ sambil memeluk lengan Doni .
“ baiklah “ Doni pun segera memanggil pelayan dan memesan makanan untuk mereka.Setelah hidangan tiba.
Mereka berempat menyantap makanannya, sesekali Doni menyuapi Evelyn yang membuat Alan dan Lusi cemburu.
__ADS_1
“ Alan kau mau ini? “ sambil menyodorkan makanan ke mulut Alan
Alan hanya diam,
“ Ayolah kau tau kan aku tak suka ini? Dan dari dulu kau selalu yang menghabiskannya” tambah Evelyn sambil tersenyum, Alan pun memakan tomat itu .
Doni merasa sedikit kesal, tapi dia menahannya karena dia juga tau kebiasaan mereka berdua sejak kecil .
“ dasar perempuan jalang dia sengaja memamerkan nya kepadaku “ batin Lusi kesal.
“ Doni kau mau ini ? “ sambil memberikan sepotong dagingnya ke Doni, tapi Doni menepisnya.
“ tidak, aku punya sendiri” jawab Doni sinis
Evelyn dan alan pun saling menatap dan tersenyum . Melihat Lusi di abaikan Doni .
“ kak Doni maukah kau mencoba punya ku? Ini enak?” pinta Evelyn manja
“ tentu saja” jawab Doni sambil tersenyum
“ Emh tapi aku ingin kau menyuapiku” imbuh Doni
Evelyn pun menyuapi Doni .
“kau tahu aku hanya ingin merasakan semua seperti dulu, kau dan Alan selalu menjaga dan menemaniku aku harap mulai sekarang kita bisa akur lagi seperti dulu, dan aku suka saat kak Doni dan Alan memperhatikan aku seperti sekarang ini “ jelas Evelyn membuat Doni dan Alan terdiam sejenak .
“ kau ini” kata Doni sambil mencubit hidung Evelyn .
“ Aku sudah selesai ! Alan aku ingin pulang “ kata Lusi tiba-tiba
“ kenapa buru-buru ?” tanya Evelyn
“ Alan ayo antar aku pulang” pinta Lusi
“ tidak mau, aku masih ingin di sini, jika kau ingin pulang kau bisa pulang sendiri” jawab Alan tegas
“ Alan aku ini tunanganmu! Kenapa sikapmu seperti ini padaku” jawab Evelyn
“ Sudahlah antar dia pulang” jawab Evelyn
“ baiklah, terima kasih atas makan malam kali ini, kau jaga Evelyn baik-baik “ ancam Alan pada Doni
“ Iya iya aku tahu” jawab Doni .
Alan dan Lusi pun pergi .
“ emh sebaiknya kita juga pulang kak” ajak Evelyn
“ kau tak ingin jalan-jalan dulu?” tanya Doni
“ tidak, lain kali saja aku ingin segera tidur di rumah, aku terlalu kenyang “ jawab Evelyn .
“ Hahaha baiklah jika itu mau mu” jawab Doni .
Mereka berdua pun pulang, di perjalanan Evelyn sibuk bermain ponsel.
__ADS_1