Continuous Love

Continuous Love
37


__ADS_3

Merry mondar-mandir kesana kemari dia terlihat khawatir . Marcel memeluk tubuh Merry dari belakang . Merry terkejut dengan sikap Marcel . dia menoleh kebelakang .


" Marcel " kata Merry


" biarkan aku memelukmu sebentar " jawab Marcel tenang .


" kau masih mengkhawatirkan Vely ?" tanya Marcel .


" iya ,, aku sangat mengkhawatirkan keadaannya sekarang, dia pasti sangat sedih " kata Merry dengan suara nya yang sedih .


" tenanglah, mungkin dia akan akan menolak dan sedih tapi seiring berjalannya waktu dia pasti bisa melupakan Calvin dan menjalani hidupnya dengan baik bersama Doni "


" tapi aku takut Vely. akan semakin benci padamu dan padaku jika dia tau bahwa kita telah membohongi dirinya Marcel" ucap Merry


" tenanglah, dia tak akan mengetahui semua ini, jika kau tak menceritakannya " pinta Marcel .


" sekarang tidurlah, kau harus mempersiapkan segalanya besok" . suruh Marcel sambil melepas pelukannya dari Merry .


" kau juga " jawab Merry .


Merry pergi menuju kamarnya


" sayang, maafkan tantemu ini nak, Tante tak mau kau bernasib sama seperti ibumu"


Merry pun menangis .

__ADS_1


di tempat lain, Evelyn masih mengalirkan air matanya, dia tak berhenti-henti menangis dia takut Doni melakukan sesuatu hal buruk pada tantenya, Tante yang sangat dia sayangi dan juga Tante yang bersekongkol dengan Doni dan juga ayahnya untuk membuatnya berpisah dengan Calvin .


" kenapa kau tak tidur sayang? " tanya Doni yang sudah berada di tepi ranjang .


Doni melihat ke arah tangan dan kaki Evelyn yang masih terikat .


diapun melepaskan ikatannya pada anggota tubuh Evelyn .


Evelyn pun duduk , dia memegangi tangannya yang memerah karena ikatan yang begitu kuat .


" apa sakit?" tanya Doni , Evelyn tak menghiraukannya.


" jika kau menurut aku pasti tak akan membuatmu terluka sayang" bisik Doni di telinga Evelyn .


dia membalik paksa tubuh Evelyn sehingga berhadapan dengannya, mata mereka bertatapan Doni melihat Evelyn yang menatap dirinya dengan penuh kebencian, dia sedikit terluka dia selalu mencintai Evelyn sejak mereka masih kecil tapi pandangan Evelyn hanya tertuju pada Alan sekarang Doni bisa menyingkirkan Alan dari Evelyn tapi malah Evelyn pergi dengan pria lain, Doni sangat kesal karena cintanya tak pernah di anggap oleh Evelyn .


Doni menarik tengkuk Evelyn dia mencium bibir Evelyn , sang pemilik berusaha menolak dia memukul dada Doni tapi Doni mendekap tubuh Evelyn erat, Evelyn seperti kehabisan nafas tapi Doni tak menghiraukannya, malah Doni menggigit bibir mungil milik Evelyn , Evelyn merasa sakit dia tak sadar malah membuka bibirnya sehingga lidah Doni berhasil masuk ke dalam mulutnya,


" mm" suara Evelyn berusaha menghentikan Doni .


Tangan Doni mengelus punggung Evelyn dengan lembut, ciumannya juga semakin lembut dan Doni beralih ke telinga dan leher Evelyn, tubuh Evelyn menegang dan terasa panas tapi dia tak ingin Doni menang atas perbuatannya. Evelyn menghabiskan tenaganya untuk mendorong tubuh Doni , akhirnya berhasil, Evelyn mengelap darah dari bibirnya.


" kau berani menolakku Vely, tunggu saja apa yang bisa aku perbuat padamu saat kau sudah menikah denganku" kata Doni dengan setengah teriak .


Doni kembali mengikat tubuh Evelyn, Evelyn sudah kehabisan tenaga dia hanya bisa pasrah, dan setelah Doni selesai mengikat Evelyn di tinggalkan begitu saja.

__ADS_1


Evelyn kembali menangisi nasibnya itu .


Doni berjalan ke arah kamarnya dia menghubungi seseorang, setengah jam kemudian orang itu datang, orang itu tak lain adalah Lusi, tunangan Alan .


Lusi berjalan ke arah Doni dengan manja dia kemudian duduk di pangkuan Doni.


" kau sudah merindukanku lagi, padahal tadi siang kita sudah bertemu" kata Lusi manja .


Doni hanya diam dan langsung mencium bibir Lusi pun membalasnya mereka bercumbu sangat lama, Doni menggendong tubuh Lusi ke ranjang dan mereka pun melanjutkan permainan mereka semalaman.


Lusi adalah wanita nakal, meski terlahir dari keluarga kaya dia sering sekali berganti-ganti pasangan tapi dia pandai menyembunyikan kenakalannya di balik wajahnya yang cantik meski tak secantik Evelyn . akhirnya dia bertemu dengan Doni dan mereka pun dekat , Lusi sangat mencintai Doni dia mau melakukan apa pun untuk Doni, termasuk mendukung rencana Doni. Doni menjanjikan dirinya bahwa setelah menikah dan mendapatkan aset dari pamannya Doni akan meninggalkan Evelyn dan menikahi Lusi.


Tapi berbeda dengan Doni , yang di inginkan Doni hanya Evelyn , dia hanya ingin memanfaatkan Lusi untuk kepentingan dirinya. Lusi terlalu bodoh dan percaya pada Doni .


pagi hari nya, Lusi terbangun dia melihat sekeliling tapi dia tak menemukan apapun , dia sudah tak melihat Doni di kamarnya .


di kamar lain, Evelyn juga mulai terbangun, matanya sedikit bengkak karena dia menangis semalaman, dia bangun dan kaget karena Doni sedang memeluk tubuhnya yang masih terikat . Evelyn berusaha lepas dari pelukan Doni dan membuat Doni terbangun .


" kau sudah bangun sayangku" sambil memberi kecupan di kening Evelyn .


" jangan sentuh aku" kata Evelyn ketus .


Doni bangun dan melepaskan ikatan pada tubuh Evelyn , dan dia menyuruh pelayan untuk memandikan dan mendandani Evelyn karena hari ini mereka akan menemui Marcel dan Merry .


setelah siap Doni menjemput Evelyn dari kamarnya, dia menarik Evelyn menuju mobil dan mereka pun berangkat .

__ADS_1


__ADS_2