CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )

CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )
100.Para Jenderal Naga Menerima Tantangan


__ADS_3

Yan Xing tersenyum dan berjalan mendekati Sikong Jun dan mendekatkan bibirnya ketelinga pria tersebut.


Dia kemudian membisikkan sesuatu yang membuat mata Sikong Jun membelalak karena terkejut.


" Apa anda yakin yang mulia ? "


Tanya Sikong Jun dengan tatapan terkejutnya saat mendengar perkataan yang dibisikkan oleh Yan Xing.


" Lakukan sesuai apa yang aku katakan, dan tambahkan juga dalam surat tersebut aku menunggu mereka di Markas Besar Pasukan Naga "


Perintahnya.


" Baik yang mulia hamba akan melakukan sesuai dengan perkataan anda "


Ucap Sikong Jun mematuhi perintah Yan Xing.


Sikong Jun kemudian berbalik dan meninggalkan istana Yan Xing meninggalkan mereka semua yang ada ditempat tersebut.


" Xing'er jujur kepada paman apa kau yakin dapat mengalahkan mereka ? "


Tanya Yan Zhong kepada keponakannya.


" Keyakinan hanya muncul saat ada persiapan, dan persiapan terbaik itu sendiri adalah kekuatan "


Ucap Yan Xing.


" Karaktermu sangat mirip dengan ayahmu namun sedikit lebih baik darinya "


Ucap Yan Zhong dan mengikuti jejak Sikong Jun dia juga pergi meninggalkan istana Yan Xing.


Yan Siyu ingin mengeluarkan sepatah kata namun dia urungkan niatnya dan memilih mengikuti Yan Zhong pergi meninggalkan istana Yan Xing.


Begitupula dengan beberapa anggota pasukan naga yang mengikuti mereka juga pergi dari istana tersebut dan kini menyisakan Yan Xing dan Feng Xiaoyin.


" Xing'ge kemana sekarang kamu akan pergi ? "


Tanya Feng Xiaoyin.


" Aku akan pergi menemui murid-muridku, apa kau ingin ikut denganku ? "


Ajak Yan Xing kepada Feng Xiaoyin.


" Sepertinya tidak, sebelumnya kau pergi menemui kakek dan nenekmu seorang diri. Jadi aku berniat ingin menemui mereka seorang diri "


Jawab Feng Xiaoyin.


" Kalau begitu kita akan pergi ketempat kakek dan nenekku bersama-sama kemudian pergi menemui murid-muridku, bagaimana ? "


Yan Xing mengusulkan agar mereka pergi bersama.


" Hmm "


Feng Xiaoyin menganggukkan kepalanya tanda setuju.


Keduanya pun pergi meninggalkan istana tersebut dan bergerak pergi menuju istana Yan Tian dan Hong Liya berada.


Tidak butuh waktu lama keduanya pun telah tiba di tempat tujuan mereka, istana Yan Tian dan Hong Liya.


Didepan pintu istana Yan Xing dapat melihat dua penjaga yang sebelumnya sempat ditakuti oleh Yan Xing.


Namun kali ini berbeda, jika sebelumnya kedua penjaga tersebut mencoba menyulitkan Yan Xing. Kali ini untuk menatap mata Yan Xing saja mereka tidak berani.


Tanpa mempedulikan kedua penjaga tersebut Yan Xing dan Feng Xiaoyin berlalu memasuki istana tersebut.

__ADS_1


Mereka berdua segera dapat menemukan Yan Tian dan Hong Liya di paviliun tempat terakhir kali Yan Xing bertemu dengan mereka.


" Xing'er kau datang berkunjung, dan siapa wanita cantik ini ? "


Hong Liya menyambut mereka dengan antusias.


" Nenek, perkenalkan ini adalah istriku Feng Xiaoyin "


Ucap Yan Xing memperkenalkan Feng Xiaoyin kepada kakek dan neneknya.


" Kalian berdua telah menikah ? "


Tanya Hong Liya sedikit penasaran.


" Sebenarnya dapat dikatakan belum, namun cepat atau lambat kami pasti akan segera mengadakan pernikahan kami secepatnya "


Jawab Yan Xing.


Setelah perkenalan singkat, Yan Xing dan Feng Xiaoyin menghabiskan waktu mereka bersama kakek dan neneknya.


Setelah matahari semakin terik, Yan Xing dan Feng Xiaoyin memutuskan untuk segera menemui kedelapan muridnya Yan Xing.


Namun Hong Liya menahan mereka dan meminta Feng Xiaoyin untuk tinggal bersama mereka lebih lama lagi.


Yan Xing tentu saja tidak menolak, dia kemudian pergi seorang diri menemui murid-muridnya.


Sementara kedelapan murid Yan Xing sejak awal kedatangan mereka di kekaisaran Zhiliang. Dia memang memerintahkan mereka untuk berlatih dan meningkatkan kekuatan mereka.


Dan saat ini kedelapan muridnya berada disalah satu tempat pelatihan dengan fasilitas terbaik milik keluarga Kekaisaran.


Tempat pelatihan tersebut merupakan sebuah mansion mewah. Dan ditengah-tengah mansion terdapat sebuah menara kultivasi dengan 7 lantai tempat keluarga kekaisaran berkultivasi.


Dan didalam menara kultivasi dengan 7 lantai tersebutlah saat ini kedelapan murid Yan Xing tengah berkultivasi.


Yan Xing pun melangkahkan kakinya memasuki menara kultivasi tersebut.


Namun Yan Xing juga merasakan semacam kekuatan yang menekannya. Namun kekuatan tersebut tidak terlalu berdampak untuk Yan Xing.


Yan Xing pun berhasil naik kelantai dua menara tanpa kesulitan sama sekali. Saat dilantai dua dia dapat merasakan aura spiritual dilantai dua lebih kaya dibandingkan yang ada dilantai satu.


Namun dia juga merasakan kekuatan yang sama yang mencoba menekannya dan bahkan jauh lebih kuat dari lantai pertama. Tapi tetap saja tidak terlalu berdampak bagi Yan Xing.


" Meskipun aku anggota keluarga kekaisaran, aku tidak pernah menginjakkan kakiku di menara kultivasi ini "


" Selain itu menara ini tidak terlalu buruk semakin tinggi lantainya semakin kaya aura spiritual dan tentunya semakin kuat juga tekanannya "


Ujar Yan Xing setelah sampai dilantai kedua menara kultivasi.


Dia kemudian melanjutkan melangkahkan kakinya menaiki satu persatu anak tangga menuju lantai berikutnya.


Tidak butuh waktu lama baginya untuk melewati setiap lantai di menara kultivasi tersebut.


Hanya menghabiskan waktu tidak kurang dari 1 jam Yan Xing telah berhasil tiba dilantai keenam menara.


Dia bukannya tidak sanggup lagi untuk naik kelantai berikutnya. Namun dilantai keenam dia berjumpa dengan ketiga sepupunya serta teman-temannya, dan ada juga dua muridnya yaitu Sikong Hua dan Sikong Yue yang tengah berkultivasi.


Karena sedang fokus berkultivasi mereka semua tidak dapat merasakan keberadaan Yan Xing.


" Sikong Hua dan Sikong Yue kemarilah dengan tenang jangan buat keributan"


Yan Xing dengan menggunakan telepati berbicara dengan Sikong Hua dan Sikong Yue.


Sikong Hua dan Sikong Yue yang mendengar panggilan dengan suara yang sangat familiar dengan mereka segera membuka matanya.

__ADS_1


Saat membuka mata keduanya mendapati Yan Xing yang tengah berdiri tidak jauh dari muka mereka dengan tangan dibelakang pinggangnya.


Mereka pun beranjak dari duduknya dan berjalan kearah Yan Xing dengan setenang mungkin tanpa mengganggu yang lainnya.


" Guru "


Ucap mereka berdua bersamaan dengan suara yang sangat pelan.


Tanpa banyak basa-basi Yan Xing kemudian membawa mereka menuju lantai teratas dari menara kultivasi.


Namun awalnya keduanya ragu karena sebelumnya mereka juga pernah mencoba untuk naik kelantai atas. Tapi naas mereka dihentikan oleh tekanan kuat yang membuat langkah mereka hanya dapat berakhir di lantai enam.


Dengan bujukan Yan Xing keduanya setuju untuk naik ke lantai atas. Dan dengan kekuatannya Yan Xing melindungi mereka dari tekanan yang ada di lantai tujuh.


Tidak butuh waktu lama mereka pun tiba dilantai teratas. Saat tiba dilantai teratas dia melihat keenam muridnya juga tengah berkultivasi.


" Lantai ini sepertinya hanya bisa menahan orang-orang yang memiliki basis kultivasi di bawah ranah initial body "


" Jika orang dengan basis kultivasi dibawah ranah initial body mencoba memaksakan diri memasuki lantai ini maka dia akan merasakan rasa sakit yang luar biasa "


Ucap Yan Xing dalam hati yang sembari berjalan mendekati keenam muridnya.


Yan Xing kemudian menghabiskan cukup banyak poin penukarannya untuk membeli puluhan lebih pil aura Lv.3.


Ya, tujuan Yan Xing menemui kedelapan muridnya adalah untuk memberikan mereka sumber daya kultivasi. Dan terkhusus untuk Sikong Hua dan Sikong Yue dia juga ingin memberikan mereka beberapa keterampilan yang cocok untuknya.


Namun, dikarenakan saat dilantai enam tadi mereka berdua tidak sendirian dia pun memutuskan untuk membawa mereka kelantai atas dan memberikan pil dan keterampilan tersebut kepada mereka setelahnya.


Mungkin untuk ketiga sepupunya dia tidak keberatan, namun untuk teman-teman sepupunya dia masih ragu untuk memberikannya.


Meskipun mereka teman sepupunya, namun mereka tetaplah orang asing bagi Yan Xing. Dan untuk Fan Ling, Yan Xing sudah menganggap wanita itu hanya percikan masa lalunya bahkan bukan suatu hal besar.


" Bangunlah kalian berenam "


Ucap Yan Xing.


Yan Xing memang berbicara secara biasa, namun keenam muridnya mendengar seperti suara petir yang menyambar memekakkan telinga mereka.


Merekapun terbangun dari kultivasi mereka dan mendapati guru mereka tengah berdiri didepan mereka.


" Guru "


Secara serentak mereka memberikan penghormatan kepada Yan Xing sebagai guru mereka.


" Kalian berdelapan gunakan pil-pil ini untuk meningkatkan kultivasi kalian hingga ranah Nescent Soul sebelum Medan perang kuno dibuka "


Ucap Yan Xing sembari memberikan kepada murid-muridnya sekantong penuh pil aura Lv.3.


" Dan ini aku berikan khusus untuk kalian bertiga "


Ucapnya sembari menyerahkan kepada Sikong Hua, Sikong Yue, dan Xiu Shan masing-masing 1 keterampilan budidaya dan 1 keterampilan beladiri dan tentunya tingkatannya berada pada tingkatan yang sama dengan keenam muridnya yang lain.


...


Disaat Yan Xing mempersiapkan murid-muridnya untuk Medan perang kuno yang tidak lama lagi akan dibuka.


Pesannya pun sudah dikirimkan oleh Sikong Jun dengan menggunakan boneka burung kepada kesebelas jenderal naga yang tersebar dan mengasingkan diri di dua benua yaitu benua naga dan benua ajaib.


Saat pesan Yan Xing sampai dengan aman ditangan kesebelas jenderal naga tersebut. Tanpa banyak menunggu mereka semua segera menyetujui dan menerima tantangan Yan Xing.


Mereka semua berangkat dari tempat pengasingan mereka bersama pasukannya menuju Kekaisaran Zhiliang.


Selain itu mengejutkannya mereka tampaknya pergi dengan emosi yang meluap-luap dihati mereka.

__ADS_1


Entah apa yang disampaikan oleh Yan Xing dalam surat yang dikirimkan oleh Sikong Jun Sehingga membuat kesebelas jenderal naga menjadi marah.


Namun, entah apapun itu. Hal tersebut berhasil membuat para jenderal naga bersedia untuk menerima tantangan Yan Xing.


__ADS_2