CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )

CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )
116.Anggrek Giok Salju


__ADS_3

Danau abadi, Medan Perang Kuno.


Artefak berbentuk bunga plum masih melayang-layang diudara dan dikelilingi oleh orang-orang yang menatap dengan pandangan mata penuh rasa penasaran.


Diantara orang-orang tersebut ada beberapa yang berada dengan jangkauan jarak yang cukup dekat ke artefak berbentuk bunga plum tersebut.


Orang-orang tersebut diantaranya adalah Yan Xing yang masih dengan tatapan santainya menatap artefak bunga plum dengan tenang.


Ada juga kedua orang tua Feng Xiaoyin, Feng Jian dan Yun Yinying. Keduanya tampak begitu khawatir, dilihat dari pandangan matanya yang dipenuhi kekhwatiran.


Tidak lupa sang kakek juga yang menampilkan ekspresi yang dipaksakan untuk tetap tenang namun jauh dalam lubuk hatinya dia begitu khawatir.


Dan juga Feng Yuyi, bibinya Feng Xiaoyin. Yang menampilkan ekspresi wajah yang tidak jauh berbeda dengan Feng Jian dan Yun Yinying.


Disaat semua fokus mata tengah tertuju kepada artefak berbentuk bunga plum. Artefak tersebut secara mengejutkan kembali menunjukkan reaksi yang tidak jauh berbeda seperti sebelumnya.


Pusaran bunga yang sama, yang mengelilingi artefak berbentuk bunga plum. Dan menutupi pandangan orang-orang.


Setelah beberapa saat pusaran bunga-bunga yang menghalangi pandangan orang-orang mulai menghilang secara perlahan-lahan dan menampilkan sosok Feng Xiaoyin.


Lepas dari pandangan orang-orang, artefak bunga plum kini telah berubah menjadi sebuah gelang tangan yang telah terpasang ditangan kiri Feng Xiaoyin.


" Yin'er "


Teriak kedua orang tua Feng Xiaoyin yang berlari menghampirinya dan memberikan pelukan hangat kepadanya.


" Hiks hiks, kami pikir kau akan kenapa-kenapa didalam sana "


Tangisan Yun Yinying tidak dapat lagi dibendung karena begitu mengkhawatirkan sang putri.


Yun Yinying dengan tergesa-gesa berlari dan segera memeluk putri semata wayangnya tersebut.


Diikuti oleh sang suami yang hanya berdiri diam dibelakangnya, namun tetap tidak bisa menyembunyikan air matanya.


" Ibu tenanglah aku tidak apa-apa. Lihatlah tubuhku masih utuh "


Ucap Feng Xiaoyin yang melepaskan pelukan dari ibunya dan melakukan gerakan memutar dengan tangan telentang.


" Apa yang kalian pikirkan, bagaimana sesuatu akan terjadi kepada Yin'er kita. Lagipula bukankah nak Yan mengatakan jika Yin'er kedalam bermaksud untuk menerima warisan dari seorang kultivator kuat "


Feng Jian berjalan mendekat kearah mereka bertiga.


" Lalu Yin'er beritahu kepada kami, apa kau berhasil mendapatkan warisannya ? "


Tanya Feng Jiajin.


" Ya kakek, aku berhasil mendapatkannya "


Angguk Feng Xiaoyin sembari tersenyum cerah kearah sang kakek.


" Haha, memang layak untuk cucuku adalah yang terbaik "


Feng Jiajin menjadi begitu bersemangat saat mendengar Feng Xiaoyin berhasil mendapatkan warisan Dewi bulan.


" Selamat untukmu putriku, kami ikut berbahagia atas keberhasilanmu "


Ucap Feng Jian memuji Feng Xiaoyin yang berhasil mendapatkan warisan Dewi bulan.


" Kau selalu berhasil membuat kami bangga dengan dirimu putriku, selamat untukmu "


Yun Yinying semakin mengeratkan pelukannya kepada putrinya itu.


" Bibi tidak menyangka gadis kecil kami, kini tumbuh menjadi sosok yang menakjubkan "


Ucap Feng Yuyi yang juga ada disana dengan kedua matanya yang berkaca-kaca.


Feng Xiaoyin hanya memberikan seutas senyuman yang begitu indah kepada keempat orang tersebut yang sudah menjadi sosok-sosok yang begitu penting didalam hatinya.


Tidak jauh dari tempat mereka, Feng Xiaoyin menangkap sosok pemuda yang akhir-akhir ini telah menempati posisi tersendiri dihatinya.


Dapat dikatakan posisi yang tidak kalah penting dengan keempat anggota keluarganya, dan mungkin memiliki arti lebih.


" Selamat Yin'er, kau melakukannya dengan sangat baik "


Yan Xing yang sebelumnya hanya berdiri melihat dari belakang, kini berjalan mendekati mereka.


Yun Yinying yang menyadari bahwa Yan Xing sudah berjalan mendekat kearah mereka, melepaskan pelukannya dari sang putri dan membiarkan mereka berdua saling bertemu.


Yan Xing dan Feng Xiaoyin sudah saling bertata-tatapan wajah satu sama lain dan berdiri dengan posisi yang sangat berdekatan.

__ADS_1


" Apapun yang akan kau hadapi dimasa depan, ingatlah aku akan selalu ada disisimu "


Yan Xing meletakkan tangannya diatas kepala Feng Xiaoyin dan mengacak-acak rambutnya, dengan senyum diwajahnya dia berucap.


" Uhmm "


Feng Xiaoyin menganggukkan kepalanya dengan antusias dan kedua sudut bibirnya yang naik membentuk sebuah senyuman yang sangat indah.


" Ketua Feng selamat, tampaknya aula abadi dapat memimpin alam fana lebih baik lagi di masa depan "


Ucap Meng Tianjin dengan nada hormat sembari mengatupkan kedua tangannya didepan dadanya.


Dan tindakan Meng Tianjin juga diikuti oleh pemimpin-pemimpin lainnya yang juga memberi hormat kepada Feng Jian dan aula abadi.


" Ketua Feng aku pamit diri terlebih dahulu, karena masih banyak yang harus dilakukan di Medan perang kuno ini. Sebelum ditutup 21 hari kemudian "


Lanjut Meng Tianjin lagi.


" Kami juga mohon undur diri ketua Feng "


Ucap pemimpin lainnya yang akhirnya pergi meninggalkan danau abadi mengikuti Meng Tianjin.


...


Setelah Feng Xiaoyin berhasil menerima warisan. Orang-orang yang ada di danau abadi pun perlahan-lahan juga mulai bubar dari tempat tersebut.


Begitu pula dengan Yan Xing dan yang lainnya yang juga memilih untuk pergi meninggalkan danau abadi.


Kini orang-orang yang ada di dalam medan perang kuno lebih memilih melanjutkan beberapa kegiatan mereka didalam Medan perang kuno.


Seperti mencari harta dan herbal berharga, serta ada yang lebih memilih menemukan tempat untuk berkultivasi yang baik.


Setelah pertempuran menghadapi aula kebangkitan dan beberapa aliansinya. Kini setiap kelompok yang ada didalam Medan perang kuno memilih untuk tidak saling berselisih dan lebih memfokuskan diri dalam pencarian.


Begitu juga dengan Yan Xing dan Feng Xiaoyin, keduanya lebih memilih untuk menemukan tempat kultivasi yang cocok dan kemudian berencana untuk berkultivasi ditempat tersebut.


Untuk delapan muridnya, Yan Xing membebaskan mereka untuk melakukan apapun di Medan perang kuno. Dia juga membekali mereka dengan banyak pil aura Lv.3 untuk mereka gunakan saat berkultivasi nanti.


Sementara itu, terbukanya Medan perang kuno sendiri hanya memiliki selang waktu selama satu bulan. Dan setelah satu bulan berlalu maka Medan perang kuno akan tertutup kembali, dan orang-orang yang ada didalamnya akan secara otomatis dikirim keluar.


Dan waktu tertutupnya sendiri kini hanya tersisa 21 hari lagi sebelum semua orang di dalam medan perang kuno di kirim keluar secara otomatis.


...


Tempat tersebut merupakan sebuah gua yang terletak di puncak sebuah gunung yang ditutupi oleh salju secara keseluruhan.


" Xing'ge puncak gunung ini memiliki energi abadi yang jauh lebih padat dari seluruh wilayah yang ada di Medan perang kuno "


" Selain itu, semua energi abadi tampaknya berkumpul dan terpusat di dalam gua ini "


Keduanya mendaratkan tubuh mereka tepat didepan gua yang terletak di puncak gunung yang ditutupi oleh salju tersebut.


" Ayo lihat kedalam "


Yan Xing mengajak Feng Xiaoyin untuk memasuki gua tersebut.


Keduanya mulai berjalan memasuki gua, dan saat telah berada didalam gua. Keduanya dapat merasakan energi abadi didalam gua jauh lebih berlimpah dibandingkan dengan saat ada diluar gua.


Mereka berdua bergerak masuk semakin dalam kedalam gua tersebut. Dan saat berada lebih kedalam, mereka merasakan sapuan energi abadi yang jauh lebih kuat dari sebelumnya.


" Semakin kedalam energi abadinya semakin kuat dan juga hawa disini semakin dingin , tampaknya ada sesuatu didalam gua ini. Yin'er ayo kita cari tahu ! "


Yan Xing berdiri didepan Feng Xiaoyin dan mulai memimpin jalan.


Feng Xiaoyin tidak banyak bertanya dan mengikuti Yan Xing berjalan dari belakang.


Setelah berjalan cukup lama mereka menemukan seberkas cahaya yang cukup besar. Dan tampaknya cahaya tersebut adalah ujung dari gua.


Semakin keduanya berjalan mendekati cahaya tersebut mereka merasakan energi abadi semakin kuat dan juga hawa dinginnya juga semakin kuat menusuk kedalam pori-pori kulit.


Yan Xing mungkin tidak merasakannya karena kultivasinya yang sudah mencapai ranah half saint. Namun berbeda dengan Feng Xiaoyin yang ternyata dapat merasa kedinginan.


" Xing'ge didalam sini sangat dingin, bahkan tubuhku seorang kultivator ranah Ensoulment tidak dapat menahannya "


Ucap Feng Xiaoyin yang mengusap-usap kedua telapak tangannya untuk mengurangi rasa dinginnya.


" Apa sudah merasa lebih baik ? "


Yan Xing mengarahkan tangan kanannya kearah Feng Xiaoyin dan menyelimutinya dengan qi miliknya.

__ADS_1


" Jauh lebih baik "


Ucap Feng Xiaoyin sembari tersenyum kearahnya.


Mereka berdua melanjutkan perjalanan mereka mencapai cahaya tanpa adanya lagi gangguan dari rasa dingin yang mampu menusuk hingga ke kulit.


Perlahan-lahan keduanya semakin mendekat kearah cahaya tersebut. Dan setelah berhasil mencapai cahaya tersebut.


Yan Xing dan Feng Xiaoyin tampak membuka kedua bola matanya lebar-lebar. Terkejut dengan apa yang saat ini ada didepan pandangan mereka.


Itu adalah sebuah ruang rahasia yang tampak setelah berjalan menyusuri gua.


Ruang rahasia tersebut cukup luas dan dipenuhi dengan tanaman herbal langka dan tentunya berharga.


Rata-rata tumbuhan herbal ruang rahasia tersebut adalah tanaman herbal tingkat 2 hingga 4.


Selain tanaman herbal ada juga beberapa mineral yang sangat berguna untuk memurnikan senjata yang juga tidak kalah berharga dengan tumbuhan herbal yang ada di dalam ruang rahasia tersebut.


Dalam sekali pandang dapat diyakini mineral-mineral tersebut juga rata-rata adalah tingkat 2 hingga 4.


Dan daya tarik utama ruang rahasia tersebut adalah, sebuah tanaman herbal yang berada ditengah-tengah ruang rahasia.


Sebuah tanaman herbal tingkat 5, yang sangat berguna untuk memurnikan pil tingkat ilahi hingga tingkat dewa.


Tanaman herbal tersebut adalah bunga anggrek yang didominasi dengan warna biru Aqua.


Saat Yan Xing menatap bunga tersebut, segera sistemnya menunjukkan layar hologram yang memperlihatkan informasi mengenai bunga tersebut.


...****************...


[Anggrek giok salju.]


[Tanaman herbal tingkat 5.]


[Sangat berguna untuk memurnikan pil tingkat ilahi dan kuno.]


...****************...


Melihat detail informasi didepannya, Yan Xing tampak menjadi sedikit bersemangat.


" Kebetulan sekali, herbal ini bisa aku gunakan untuk menguji fitur akun curang yang baru "


" Namun, sebelum itu. Tampaknya aku harus menyingkirkan penjaganya terlebih dahulu "


Selain anggrek giok salju, ada juga seekor ular python raksasa berwarna perak yang berjaga disekitar anggrek giok salju.


Dan lebih mengejutkannya, kekuatan python tersebut secara mengejutkan adalah ranah saint tahap awal.


...****************...


[Nama :Python langit]


[Ranah :Saint tahap awal]


[Kekuatan tempur :Saint Tahap awal]


...****************...


" Melihat dari ranah kultivasi python ini, tampaknya herbal tingkat 9 sesuai dengan namanya "


" Haiizz, kelihatannya pertarungan ini juga akan sedikit merepotkan "


Ucap Yan Xing sembari melihat kearah python langit yang saat ini masih tertidur.


......................


Untuk tingkatan tanaman herbal dan mineral, pembagiannya sebagai berikut :


*1 \= Pil/Senjata tingkat rendah


*2 \= Pil/Senjata tingkat menengah


*3 \= Pil/Senjata tingkat tinggi


*4 \= Pil/Senjata tingkat bumi dan langit


*5 \= Pil/Senjata tingkat ilahi dan kuno


*6 \= Pil/Senjata tingkat abadi dan dewa

__ADS_1


*7 \= Pil/Senjata tingkat ilahi hingga surgawi


__ADS_2