
Yan Xing dan Mo Yuanli beserta rombongannya berjalan meninggalkan kuil bloodline.
Awalnya tidak ada yang aneh mereka berjalan seperti biasa tanpa ada gangguan, hingga selang beberapa menit didepan mereka sekelompok orang menghadang mereka.
Dari balik kerumunan orang yang menghadang mereka seorang pria paruh baya berjalan kedepan orang-orang tersebut dan kemudian mengeluarkan perkataan.
" anak muda kau memiliki bakat yang bagus, bagaimana jika kau masuk kedalam sekteku, aku menjamin masa depanmu akan cerah kedepannya " ucap pria tua tersebut mencoba merayu Mo Yuanli.
" maaf senior aku tidak berniat untuk masuk sekte manapun, karena aku telah memiliki seorang guru " ucap Mo Yuanli ramah menolak ajakan pria tua tersebut.
" kali begitu segeralah tinggalkan gurumu dan ikutlah bersamaki menuju sekte " pria tua tersebut masih mencoba merayu Mo Yuanli.
" maaf senior, aku tidak akan meninggalkan guruku " tolak Mo Yuanli tegas.
" jangan menganggap dirimu tinggi bocah, kau hanya membangkitkan bloodline kelas perak sedangkan basis kultivasiku masih sangat rendah jangan menganggap dirimu jenius tak terkalahkan " teriak pria tua itu.
" lagipula siapa gurumu, apakah dia lebih kuat dari sekteku ' sekte langit darah ' " lanjut pria tua itu lagi dengan berteriak.
Saat mendengar nama sekte langit darah Mo Yuanli dan Shu Yao serta orang-orang yang mengikuti mereka tampak terdiam dan terlihat sedikit rasa ketakutan dari mata mereka.
" kenapa ?, apa kalian sekarang takut saat mendengar nama sekteku, hahahaha " pria tua tersebut tertawa merendahkan.
Yan Xing yang hanya diam saja dari tadi mulai melihat layar hologram yang muncul didepannya yang menampilkan informasi dari pria tua tersebut.
...****************...
# Nama: Rong Khun
# Usia: 61 tahun
# Ranah: Initial Body tahap 8
# Kekuatan Tempur: Initial Body tahap 8
# Status: Tetua sekte langit darah
__ADS_1
...****************...
" tetua Rong sekte langit darah, bukan ? " Yan Xing melangkahkan kakinya maju kedepan dan bertanya.
" oh, sepertinya kau mengenalku anak muda, kali begitu tidak perlu repot-repot aku akan segera membawanya ke sekte kami kalian bisa kembali " ucap pria tua itu dengan nada angkuh.
Mendengar keangkuhan pria tua yang sudah bau tanah tersebut membuat Yan Xing merasa jengkel.
" apakah sekte langit darah itu sangat kuat ? " tanya Yan Xing dengan angkuh membalas keangkuhan pria tua tersebut.
Pria tua yang memiliki nama Rong Khun tersebut merasa tersinggung dengan perkataan Yan Xing dan berteriak kepadanya.
" sombong sekali kau, apa kau ingin menjadi musuh sekte langit darah? " teriak Rong Khun dengan amarah yang memuncak.
" jangan berteriak padaku aku membencinya " ucap Yan Xing dingin.
Setelah mengatakan perkataan tersebut Yan Xing memunculkan beberapa pedang priritual dengan kekuatannya dan melesatkan pedang tersebut kearah murid sekte Rong Khun.
Pedang-pedang spiritual tersebut melesat dan mengenai satu persatu murid sekte Rong Khun dan menyisakan dirinya seorang diri.
Melihat semua murid-muridnya telah dibunuh oleh Yan Xing dan menyisakan dirinya seorang diri membuat Rong Khun murka.
" aku terkejut melihat keberanianmu bahkan saat aku telah membunuh semua orang yang bersmamu kau tetap berani ingin bertarung denganku " ucap Yan Xing dengan nada meremehkan.
" hah, jangan samakan aku dengan mereka, mereka hanya sampah yang tidak begitu berarti bahkan jika mereka mati tidak begitu berpengaruh untuk sekte langit darahku " ucap Rong Khun.
Mendengar perkataan dari pria tua itu Yan Xing merasa kesal sebenarnya, namun dia menahannya dan mengeluarkan perkataan untuk memprovokasi Rong Khun.
" kalau begitu aku ingin tahu jika aku membunuhmu apakah sekte langit darah akan membalaskan dendammu " ucap Yan Xing dengan sedikit tertawa.
" hahah, hanya mengandalkan dirimu, jangan begitu percaya diri anak muda hanya karena kau dapat membunuh beberapa sampah " ucapnya dengan nada mengejek Yan Xing.
" biar kuperlihatkan padamu anak muda kekuatan yang sebenarnya " ucapnya yang kemudian melesat kearah Yan Xing dengan pedangnya.
Rong Khun melesat cepat dengan pedangnya kearah Yan Xing dan dengan pedang ditangannya dia mencoba menebas Yan Xing.
__ADS_1
Namun detik berikutnya Rong Khun terkejut saat melihat Yan Xing dengan begitu mudahnya menangkis tebasan pedangnya dan bahkan hanya menggunakan 2 jari saja.
" ck ck ck, aku tidak tersanjung kau begitu lemah " ucap Yan Xing dengan nada santainya.
Dan detik kemudian dia menambah sedikit kekuatannya ke 2 jari yang menahan pedang milik Rong Khun sehingga membuat pedang tersebut hancur berkeping-keping.
Melihat pedang miliknya yang dengan begitu mudahnya dihancurkan oleh Yan Xing dan bahkan hanya menggunakan kedua jarinya saja membuat Rong Khun ketakutan.
Karena begitu ketakutannya Rong Khun bahkan sampai membuat kakinya gemetaran dan kehilangan kekuatan untuk menopang tubuhnya sehingga membuatnya terjatuh.
Saat Yan Xing berjalan mendekatinya, Rong Khun dengan ketakutan bergerak mundur menjauh dari Yan Xing.
" kau, berani sekali kau membunuh murid sekte langit darah, sekte langit darah akan mengingat ini dan akan mengejarmu kemanapun kau berada jadi jangan berharap bisa lepas dari murka sekte langit darahku " Rong Khun berkata sambil mencoba diam-diam untuk melarikan diri.
Namun upayanya untuk melarikan diri dapat dilihat oleh Yan Xing, dan dengan cepat Yan Xing melesat kearahnya dan memunculkan satu buah pedang spiritual dan menusuk Rong Khun.
" aku tidak akan lari kemanapun, tenang saja aku pasti akan mengunjungi sekte langit darah mu " ucap Yan Xing saat menikam Rong Khun dengan pedang spritual.
Mo Yuanli beserta orang-orangnya terkejut melihat Yan Xing yang begitu mudahnya membunuh orang-orang dari sekte langit darah.
Setelah membunuh semua orang-orang dari sekte langit darah beserta Rong Khun sebuah pesan hologram muncul didepan Yan Xing seperti biasa.
[Ding! berhasil membunuh Rong Khun 'ranah Initial Body tahap 8', mendapatkan hadiah 89.700 poin aura, 8.900 PP, 120 CP]
[Ding! berhasil membunuh 8 kultivator ' ranah Foundation ', mendapatkan hadiah 820.000 Poin Aura, 8.200 PP, 140 CP]
[Ding! berhasil membunuh 4 kultivator 'ranah true foundation', mendapatkan hadiah 860.000 poin aura, 8.600 PP, 80 CP]
" ayo kita pergi " ucap Yan Xing.
Perkataan Yan Xing menyadarkan mereka yang sempat terdiam karena terkejut dan kemudian berjalan mengikuti Yan Xing.
Saat mereka telah meninggalkan tempat tersebut, tampak dari kejauhan seorang pria yang memiliki baju yang sama dengan orang-orang yang dibunuh Yan Xing bersembunyi ketakutan.
" mereka semua mati, orang begitu menakutkan aku harus kembali dan mengabarkan ini semua ke sekte " ucap pria yang sedang bersembunyi dan kemudian menghilang dari tempatnya.
__ADS_1
Saat pria yang sebelumnya sembunyi dan mengawasi Yan Xing secara diam-diam telah sepenuh pergi,Yan Xing yang sudah terlebih dahulu berjalan tersenyum yang ternyata Yan Xing telah menyadari bahwa pria tersebut sedang mengawasi mereka.
" sekte langit darah, sampai ketemu lagi " ucap Yan Xing dalam hati sembari tersenyum jahat.