CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )

CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )
68.Medan Perang Kuno


__ADS_3

Pelayan wanita yang sebelumnya mengikuti Yan Xing dan murid-muridnya hingga lantai teratas restoran, mengikuti perintah yang dikatakan oleh pria tersebut yang tidak lain adalah manajer dari restoran makanan surgawi.


Mereka kemudian dengan dituntun oleh wanita tersebut mulai melangkah pergi ketempat Yan Xing dan murid-muridnya berada.


Saat dalam perjalanan banyak tatap mata yang memperhatikan mereka karena penampilan mereka yang sedikit mencolok. 5 orang dengan jubah hitam yang menutupi mereka serta manajer restoran yang secara pribadi menyambut mereka.


Setelah beberapa waktu akhirnya mereka telah tiba dilantai lima dan sedang berada didepan tangga menuju lantai 6. Dan tampak sosok wanita dengan jubah hitam itu mengeluarkan sebuah benda dari sakunya.


" Untuk naik keatas kita tidak memenuhi syarat, karena tidak ada diantara kita yang sudah menerobos ranah Ensoulment. Namun dengan kunci formasi ini kita dapat naik keatas " ucap wanita tersebut sembari mengeluarkan benda berbentuk seperti lingkaran dan beberapa tulisan kuno diatasnya.


Wanita tersebut terlihat melakukan sesuatu dengan benda berbentuk lingkaran yang disebut sebagai kunci formasi. Saat wanita itu selesai dengan apa yang dia lakukan.


Cahaya berwarna emas muncul yang memenuhi tangga yang kemudian terlihat menghilang secara perlahan.


" Bagus, sekarang kita dapat naik keatas " ucap wanita tersebut yang kemudian melangkah menaiki tangga dan diikuti oleh yang lainnya.


Setelah beberapa saat berjalan mereka kini sudah berada dilantai teratas restoran makanan surgawi.


Dilantai teratas hanya terdapat satu meja bundar yang terdapat setidaknya puluhan kursi yang mengelilingi. Namun hanya ada enam kursi yang ditempati dan yang


menempatinya adalah Yan Xing dan murid-muridnya.


Wanita itu mengedarkan pandangannya menatap Mo Yuanli dan keempat saudara seperguruannya. Namun saat melihat Yan Xing dia membelalakkan matanya terkejut.


" Itu dia " gumamnya yang dapat didengar oleh orang yang ada disebelahnya.


" Apakah nona muda mengenal orang itu ? " tanya manajer restoran yang ada disebelahnya.


" Dapat dikatakan seperti itu " ucap wanita itu dan melangkahkan kakinya berjalan mendekati Yan Xing dan murid-muridnya.


" Saudara Yan, aku tidak menyangka kita dapat berjumpa disini. Sungguh suatu kebetulan " ucap wanita tersebut sembari membuka penutup kepala yang menutupi seluruh bagian wajahnya.


Wanita itu memilih duduk di kursi yang berada tepat didepan Yan Xing dan saat dia membuka penutup yang menutupi kepalanya dan menampilkan wajah yang dikenal Yan Xing yaitu Huang Yanshi.


" Sebuah kebetulan atau tidak, sepertinya saudari Huang yang paling tahu " ucap Yan Xing.


Yan Xing bukan tanpa alasan berbicara seperti itu, dirinya yang masih menikmati makanan tiba-tiba merasakan formasi yang ada ditangga secara tiba-tiba menghilang.


Bersamaan dengan itu, bertepatan dengan kedatangan Huang Yanshi dan orang-orangnya saat formasi tersebut mulai menghilang.


Jadi mau tidak mau Yan Xing memiliki pemikiran bahwa semua yang terjadi mulai dari formasi yang tiba-tiba menghilang dan perjumpaannya dengan Huang Yanshi, berhubungan dengan wanita yang saat ini sedang duduk didepannya.


" Jika kutebak saudari Huang merupakan pemilik restoran ini, bukan ? " tanya Yan Xing.


" Ya benar saudara Yan, memang benar dimata saudara Yan tidak ada yang bisa disembunyikan " ucap Huang Yanshi memuji Yan Xing.


" Kau terlalu membesar-besarkan keampuanku saudari Huang " ucap Yan Xing mencoba merendah.


" Bukan aku yang membesarkan-membesarkan kemampuanmu saudara Yan, namun kau saja yang terlalu merendah " ujar Huang Yanshi.


" Bahkan kau berkenalan dengan orang-orang berbakat seperti mereka. Di usia masih sangat muda dapat menerobos ranah initial body, tidakkah kau ingin memperkenalkan kami ! " lanjut Huang Yanshi dengan mengajukan beberapa perkataan.


" Oh maafkan aku, perkenalkan mereka adalah muridku. Dan dia adalah Mo Yuanli murid pertamaku " ucap Yan Xing sembari menunjuk kepada Mo Yuanli.

__ADS_1


" Untuk muridku yang lainnya, biarkan dia memperkenalkan saudara seperguruannya yang lain " ucap Yan Xing.


Dari perkataannya tampak seperti memiliki makna yang sederhana. Namun dalam pikiran Yan Xing dia ingin membuat nama untuk Mo Yuanli dan murid-muridnya agar dikenal bukan sebagai muridnya namun sebagai diri mereka sendiri di masa mendatang.


Setelah mendengar perkataan Yan Xing yang menyuruhnya untuk memperkenalkan dirinya dan saudara seperguruannya. Mo Yuanli segera memperkenalkan diri beserta saudar seperguruannya.


" Perkenalkan namaku Mo Yuanli murid pertama guru. Dia adalah Zhang Fei yang kedua, dan Ji Wuyi adalah yang ketiga, sementara mereka berdua Ou bersaudara. Si kakak bernama Ou Jilan dan adik bernama Ou Yalin merupakan murid keempat dan kelima guru " jelasnya sembari menunjuk kearah Zhang Fei, Ji Wuyi, dan Ou bersaudara secara bergantian.


" Setelah murid-muridku memperkenalkan diri mereka bukankah seharusnya kau memperkenalkan orang-orang yang datang bersamamu ! " pinta Yan Xing.


" Ah maafkan atas ketidaksopananku saudara Yan " ucap Huang Yanshi dan menoleh kearah kelima orang yang datang bersamanya.


Setelah Huang Yanshi memerintahkan mereka untuk memperkenalkan diri mereka. Satu persatu mereka mulai membuka penutup yang menutupi kepala mereka, kecuali manajer restorang yang sedari awal tidak memakainya.


Setelah keempat orang yang datang bersama Huang Yanshi menanggalkan jubah yang menutupi bagian wajah mereka. Tampak empat orang yang salah satu dari mereka dikenal oleh Yan Xing dan orang itu adalah Mo Chen yang pernah bertemu dengan Yan Xing saat dibenua langit.


" Tentunya kau mekenal paman Mo Chen, karena kalian pernah bertemu saat di benua langit " ucap Huang Yanshi dan dibalas dengan sebuah anggukan dari Yan Xing.


" Dan mereka bertiga adalah pengawalku. Luo Geng, Jiang Hai, dan Xu Xubei " ucap Huang Yanshi yang memperkenalkan tiga orang bawahan lainnya.


" Dan dia adalah Mu Lian manajer yang aku tunjuk untuk mengurus restorang ini " ucap Huang Yanshi.


Yan Xing membalasnya dengan mengangguk-anggukan kepalanya dengan ekspresi datar. Karena sejak awal Yan Xing sudah melihat jendela status milik mereka.


Mo Chen tentu saja Yan Xing sudah mengenalnya sejak dari benua langit dan sepertinya pria tua itu tidak mengalami kemajuan kultivasi dalam beberapa bulan belakangan.


Sementara manajer restorang Yan Xing baru saja bertemu dengannya sekarang. Dan dia mengetahui jika pria itu memiliki usia 38 tahun dan memiliki basisi kultivasi ranah initial body tahap 9.


Sementara tiga lainnya Yan Xing juga baru mengenalnya sekarang. dan mendapati mereka memiliki usia 26-27 tahun dan basis kultivasi mereka mengejutkan telah menerobos ranah Golden Core tahap 1.


" Kita bertemu kembali adik Yan " ucap Mo Chen menyapa Yan Xing dengan hormat.


" Senang bertemu lagi denganmu senior Mo " balas Yan Xing yang juga tidak kala hormat.


" Salam tuan Yan " Mu Lian dan ketiga pengawal Huang Yanshi secara serentak memberi salam kepada Yan Xing.


Yan Xing membalasnya dengan sebuah anggukan yang disertai dengan sebuah senyuman tipis untuk memperlihatkan ketulusannya dalam menyapa mereka.


Setelah selesai acara sapa-menyapa dengan persetujuan Yan Xing Huang Yanshi dan orang-orangnya kini sudah duduk dan menikmati makanan bersama dengan Yan Xing dan murid-muridnya.


Disela-sela waktu menikmati hidangan yang sudah dihidangkan di atas meja. Huang Yanshi menuturkan beberapa perkataan kepada Yan Xing.


" Saudara Yan sebenarnya, aku memiliki suatu permintaan padamu. Bisakah aku mengatakannya ? " Huang Yanshi yang membuka perbincangan.


" Silahkan saudari Huang " ucap Yan Xing dengan gerakan tangan mempersilahkan.


" Aku sedang melakukan sesuatu yang memerlukan dirimu untuk menolongku. Apakah saudara Yan bersedia untuk membantuku ? " tanya Huang Yanshi namun tampak dari wajahnya terlihat sebuah keraguan.


" Silahkan saja saudari Huang, katakan saja padakau jangan ragu " ucap Yan Xing.


" Sebelum aku mengatakannya, apakah kau tidak ingin tahu dari mana aku mendapatkan formasi yang terpasang direstoran ini ? " Huang Yanshi bertanya.


" Sebenarnya aku sedikit penasaran, jika saudari Huang berkenan memberitahukannya aku akan sangat berterimakasih " ucap Yan Xing dengan wajah yang memperlihatkan sebuah senyuman.

__ADS_1


" Apa saudara Yan mengetahui sesuatu mengenai medan perang kuno ? " Huang Yanshi bertanya dengan nada sedikit direndahkan.


Yan Xing mengerutkan keningnya disaat Huang Yanshi berbicara dengan nada yang kecil seperti berbisik. Seakan dia tidak ingin perkataannya didengarkan oleh orang lain.


Yan Xing tampak mengorek kedalam ingatannya mencari sebuah ingatan tentang medan perang kuno seperti yang dikatakan oleh Huang Yanshi.


Namun sayang berap kalipun dia mencoba mengorek ingatannya dia tidak dapat menemukan ingatan yang menceritakan tentang medan perang kuno.


Meskipun begitu Yan Xing bisa saja meminta sistemnya untuk mencari tahu tentang medan perang kuno tersebut. Namun karena Huang Yanshi tampak antusias dia mengurungkan niatnya untuk bertanya pada sistemnya.


Jadi untuk menanggapi pertanyaan Huang Yanshi, Yan Xing hanya menggelengkan kepalanya. Memberitahukan kepada Huang Yanshi bahwa dia tidak mengetahui apapun mengenai medan perang kuno.


" Medan perang kuno merupakan alam rahasia yang yang terbentuk di benua naga sejak jutaan tahun lalu "


" Namun sebelum dinamai medan perang kuno, namanya adalah alam rahasia tanah abadi. Namun karena banyaknya peperangan dari berbagai kelompok/kekuatan untuk memperbutkan harta alam yang ada didalamnya membuat orang-orang akhirnya menamainya dengan Medan Perang Kuno " ujar Huang Yanshi menjelaskan kepada Yan Xing.


...***...


" Alam rahasia dapat tercipta dengan sendirinya. Dan Harta alam merupakan harta yang juga terbentuk sendiri dan secara umum tingkatannya dimulai dari tingkat tinggi."


...***...


" Dan apa yang aku butuhkan dari pertolonganmu adalah menjadi pelindung kami " ucap Huang Yanshi.


" Jadi itu alasanmu membuat restoran ini, untuk mencari kultivator kuat yang bisa kau mintai pertolongan. Dan terkhusus kultivator bebas yang tidak terikat dengan kekuatan manapun " ujar Yan Xing.


" Benar saudara Yan, apakah kau bersedia menjadi pelindung kami saat berada di medan perang kuno ? " tanya Huang Yanshi dengan harapan Yan Xing menyetujuinya.


" Aku sebenarnya tidak terlalu memerlukannya, karena dari toko sistem aku memiliki segalanya. Namun ini dapat menjadi kesempatan untuk Mo Yuanli dan yang lainnya untuk menambah pengalaman, dan lagi aku masih memiliki sesuatu yang perlu dia lakukan untukku " Yan Xing bergumam dalam hatinya dan tatapannya menoleh kearah Huang Yanshi.


Melihat Yan Xing yang masih membisu, membuat Huang Yanshi khawatir dia akan menolak permintaanya. Jadi sebelum Yan Xing menolak Huang Yanshi terlebih dahulu mengatakan sesuatu yang membuat Yan Xing tidak dapat menolak.


" Dan aula abadi yang selalu tertutup, namun mereka selalu aktif mengirim orang-orang. Setiap medan perang kuno terbuka, dan pastinya kali ini mereka juga akan melakukannya " ucap Huang Yanshi.


Huang Yanshi melihat perubahan ekspresi dari wajah Yan Xing. Hatinya sangat bahagia sepertinya dia yakin jika Yan Xing akan menyetujui permintaannya, dan untuk menambah bumbu agar keyakinannya memang benar dia berkata.


" Dan tidak menutup kemungkina wanita yang ada dalam gambar yang sebelumnya kau tunjukkan pada kami akan berada disana " ucap Huang Yanshi sembari menyunggingkan senyum tipis.


" Jika benar begitu aku sangat menantikan medan perang kuno ini " ucap Yan Xing yang menyetujui permintaan Huang Yanshi.


" Namun, sebelum itu bisakah saudari Huang menceritakan kepadaku tentang medan perang kuno ini secara mendetail ! " pinta Yan Xing.


Mendengar permintaan Yan Xing, Huang Yanshi menganggukkan kepalanya dan mulai menceritakan mengenai medan perang kuno secara mendetail.


Dari cerita Huang Yanshi, Yan Xing mendapatkan. Bahwa medan perang kuno akan dibuka setiap 10 tahun dan bertepatan dalam 6 bulan mendatang medan perang kuno akan dibuka.


Dalam medan perang kuno tidak ada batasan kultivasi yang memasukinya semua ranah kultivasi dapat memasuki medan perang kuno.


Namun, biarpun begitu untuk dapat selamat dari medan perang kuno tentunya hal yang paling dibutuhkan adalah kekuatan.


Karena didalam medan perang kuno yang kuat akan mendapatkan segalanya. Dan yang lemah hanya akan mengantarkan nyawanya yang tidak penting untuk orang-orang kuat itu.


Jadi dengan kata lain, sesuai namanya medan perang kuno merupakan medan perang bagi orang-orang yang akan memasukinya.

__ADS_1


...


Medan perang kuno sejak zaman kuno dikatakan menjadi tempat banyak kultivator kuat untuk berkumpul. Terkhusus para kultivator ranah Ensoulment, karena didalam medan perang kuno mengandung energi abadi yang dapat membuat kultivasi mereka menerobos melampaui ranah Ensoulment.


__ADS_2