
Sekitaran ratusan meter dari lokasi Yan Xing dan yang lainnya berada. Terdapat tepatnya sepuluh profound ark yang sedang bergerak kearah mereka.
Diantara masing-masing kesepuluh profound ark, terdapat sebuah bendera yang ditengah-tengah nya terdapat sebuah simbol.
Terkecuali Mo Yuanli dan kelima saudara seperguruannya. Yan Xing dan yang lainnya saat melihat simbol pada bendera yang terdapat pada profound ark pasti akan mengenalinya, yaitu profound ark milik keluarga Xiao.
Sementara itu di markas pasukan unit naga merah, dimana Yan Xing dan yang lainnya berada.
" Basis kultivasimu sekarang adalah ranah Ensoulment ? "
Tanya Yan Zhen yang terkejut dengan pernyataan dari bibinya.
Saat mendengar perkataan Yan Zhen, membuat keenam yang datang bersamanya sangat terkejut. Terutama sosok wanita cantik yang sedari awal hanya diam saja, dan wanita itu adalah Fan Ling.
" Tidak heran, sangat sulit bagiku untuk hanya sekedar menyentuh pakaianmu saja "
Ucap Yan Zhen yang sudah menstabilkan sedikit kondisi tubuhnya.
Yan Zhen kemudian berdiri, karena masih merasa sedikit letih. Yan Zhen sempat hampir terjatuh, namun untungnya Yan Xing dapat dengan sigap menangkapnya.
" Terima kasih, kak "
Ucap Yan Zhen dengan senyuman tulus merekah diwajahnya, saat Yan Xing mengulurkan tangannya untuk menopang tubuh Yan Zhen yang hampir terjatuh.
" Kakak, biar aku perkenalkan kepadamu. Bakat-bakat muda terbaik dari kekaisaran Zhiliang "
Ucap Yan Zhen sembari melirik kearah dimana keenam temannya berada.
Dengan ditopang oleh Yan Xing, Yan Zhen mengajak Yan Xing ketempat keenam temannya berada.
" Kakak, kau mungkin tidak mengenal mereka. Karena sudah sepuluh tahun lamanya kau pergi dari kekaisaran "
Ucap Yan Zhen yang sembari berjalan dengan bantuan Yan Xing.
" Namun, salah satu dari mereka kakak mengenalnya, dia adalah Fan Ling. Kakak masih mengingatnya, bukan ? "
Tambah Yan Zhen.
Saat mendengar perkataan yang keluar dari mulut Yan Zhen. Yan Xing sejenak melihat jauh kedalam ingatannya, guna mencari ingatan tentang Fan Ling yang baru saja dikatakan oleh sepupunya tersebut.
Setelah mengorek kedalam ingatannya Yan Xing akhirnya mendapati, bahwa Fan Ling yang disebutkan oleh sepupunya merupakan tunangannya jauh bertahun-tahun lalu.
Namun, saat ayahnya meninggal. Wanita tersebut, Fan Ling mengumumkan untuk memutuskan pertunangan mereka.
Hal tersebut sempat dikecam oleh patriak keluarga Fan, kakek kandung dari Fan Ling dan beberapa tetua. Mengingat bagaimana baiknya hubungan keluarga kekaisaran dengan keluarga Fan.
Dan juga bagaimana ayah Yan Xing, yaitu Yan Long juga selalu melatih Fan Ling secara pribadi saat dia tidak bertugas.
Karena banyaknya kebaikan yang dibuat keluarga kekaisaran, membuat keluarga Fan enggan untuk membatalkan pertunangan.
Namun, wanita tersebut sangatlah bertekad hingga akhirnya mau tidak mau Yan Xing sendiri yang memutuskan pertunangan tersebut.
__ADS_1
Tentu saja itu dia lakukan agar keluarga kekaisaran tidak kehilangan muka. Namun, Fan Ling tentu saja tidak semudah itu berhasil membatalkan pertunangan tanpa menerima hukuman apapun.
Bahkan wanita itu, dihukum oleh kakeknya sendiri. Patriak keluarga Fan itu sendiri, dengan mengurangi jatah sumber daya untuk kultivasinya.
Ingatan mengenai Fan Ling telah selesai dilihat oleh Yan Xing. Dan setidaknya dia mengetahui banyak seluk beluk dari wanita tersebut.
Kini Yan Xing dan Yan Zhen sudah tiba didepan keenam temannya Yan Zhen. Tanpa berlama-lama lagi, Yan Zhen segera memperkenalkan mereka semua kepada Yan Xing.
" Kakak mereka adalah kakak-beradik dari keluarga Hong, si kakak bernama Hong Yu dan si adik Hong Bei "
Ucap Yan Zhen memperkenalkan kakak-beradik dari keluarga Hong tersebut.
" Dia adalah Lin Susu masih satu keluarga dengan bibi Lin, ibumu. Dapat dikatakan dia adalah sepupumu juga, dan satu hal lagi dia adalah pasangan yang dipilih ayah untuk menjadi putri mahkotaku "
Ucapnya seraya memperkenalkan Lin Susu dengan dihiasi senyuman yang merekah sempurna diwajahnya.
" Kakak pasti mengenalnya, Fan Ling "
Ucap Yan Zhen.
Fan Ling mencoba menatap Yan Xing, namun saat mengingat semua yang dia lakukan dia mengurungkan niatnya dan lebih memilih untuk menundukkan kepalanya.
" Hai, Fan Ling lama tidak bertemu. Aku senang kita dapat bertemu kembali "
Ucap Yan Xing dengan senyuman hangat yang menghiasi wajahnya.
" Ah, hai kak Yan Xing. senang bertemu denganmu juga "
Ucap Fan Ling dengan sedikit malu-malu.
Tahun ini usia mereka berempat adalah 19 tahun.
Yan Xing dan Fan Ling sebelumnya ditunangkan saat Yan Xing berumur 9 tahun sementara Fan Ling berumur 7 tahun.
Saat mereka asik berbincang-bincang, tiba-tiba Sikong Yue berjalan mendekati mereka, atau lebih tepatnya mendekati gurunya.
" Guru, aku ingin meminta izin kepadamu "
Sikong Yue berkata dengan tidak sabaran.
Saat Sikong Jun melihat putrinya tersebut, dia hanya bisa menggelengkan kepalanya dan memegang dahinya sambil bergumam.
" Haiz, anak ini tidak bisakah dia sedikit lebih tenang "
Yan Xing memitingkan matanya saat melihat gadis tersebut berbicara padanya dengan nada yang terkesan terkesan sedikit tidak sopan.
" Ho, apa yang kau inginkan sehingga mengharuskanku memberikan izin ? "
Yan Xing masih memitingkan matanya dan bertanya kepada Sikong Yue.
Namun, saat Sikong Jun ingin berbicara. Yan Zhen yang berada disebelah Yan Xing menyelanya.
__ADS_1
" Kakak, apakah sekarang mengangkat orang menjadi murid ? "
Tanya Yan Zhen dengan rasa penasaran. Begitupula dengan keenam lainnya yang juga penasaran.
" Ya benar aku memiliki delapan murid sejauh ini. Mereka bernama Mo Yuanli, Zhang Fei, Ji Wuyi, Ou Jilan, Ou Yalin, Xiu Shan, Sikong Hua, dan Sikong Yue "
Ucap Yan Xing sembari menunjuk kearah kedelapan muridnya.
" Baiklah, katakan padaku sekali lagi. Apa yang ingin kau pinta ? "
Tanya Yan Xing kepada Sikong Yue.
" Aku ingin bertarung dengan bajingan ini "
Ucap Sikong Jun sembari menunjuk ke suatu arah dengan perasaan kesal. Dan arah tersebut tepat sama dengan Zhang Fei berdiri.
" Dengan, Zhang Fei ! "
Ucap Yan Xing masih dengan alis matanya yang mengerut.
" Ya benar, guru. Aku ingin bertarung dengan bajingan sombong ini "
Teriak Sikong Yue sembari masih menunjuk kearah Zhang Fei dengan kesal.
Namun, saat itu juga seorang prajurit datang mendekati mereka dan berkata dengan nada suara yang dapat didengar oleh siapapun.
" Yang mulia, diluar ada sepuluh profound ark yang sedang mengarah kemari "
Sementara tepat diluar tempat markas pasukan unit naga merah berada. Sepuluh profound ark dari keluarga Xiao telah tiba dan berhenti membuat satu barisan secara melebar.
Bertepatan juga dengan Yan Xing dan yang lainnya yang sudah berada tepat didepan profound ark tersebut.
" Profound ark keluarga Xiao "
Gumam bibinya, namun dapat didengar yang lainnya saat melihat bendera yang ada profound ark tersebut.
" Saudara Yan, mereka adalah orang-orang dari aula kebangkitan "
Kali ini Feng Guo yang berbicara sembari menunjuk kearah beberapa orang dengan pakaian yang sama.
" Apa kau yakin ? "
Tanya Yan Xing yang mencoba lebih memastikan.
" Sangat yakin, hanya melihat dari pakaian dan simbol yang terdapat di dada mereka. Mereka pasti dari aula kebangkitan "
Jawab Feng Guo dengan kepala yang dianggukan.
Aula kebangkitan memiliki pakaian berwarna putih dengan campuran garis berwarna hitam. Serta didada mereka terdapat sebuah simbol kebesaran dari aula kebangkitan.
Simbol tersebut memiliki lambang seekor elang berwarna hitam yang tampak seperti sedang menerjang sebuah bola cahaya berwarna putih.
__ADS_1
" Baguslah mereka datang secara bersamaan. Jadi kita tidak perlu repot untuk mendatangi mereka satu persatu "
Ucap Yan Xing dengan sorotan matanya yang tajam dan juga terkesan dingin.