
Medan Perang Kuno, alam rahasia itu terletak di suatu wilayah bagian selatan benua naga.
Wilayah tersebut merupakan tanah tandus yang tidak memiliki apapun selain Padang pasir yang ditengah-tengahnya terdapat sebuah altar.
Altar tersebut adalah pintu untuk memasuki kedalam medan perang kuno. Dan untuk membukanya tentu saja harus terlebih dahulu membuka segel yang tertanam dialtar tersebut.
Selain itu ada juga sebuah kota yang dibangun khusus guna sebagai tempat tinggal sementara orang-orang yang ingin memasuki medan perang kuno, nama kota tersebut adalah kota Kuno.
Kota kuno sangatlah luas dan memiliki bangunan-bangunan yang menjulang tinggi dan rata-rata bangunan merupakan sebuah penginapan dan restoran.
Meskipun hari masih terbilang cukup awal, namun kota Kuno sudah dipenuhi oleh banyak orang-orang yang ingin memasuki medan perang kuno.
Diatas langit tidak jauh dari kota Kuno sudah banyak profound ark yang tengah bergerak mendekati kota tersebut, dan salah satunya adalah rombongan profound ark milik kekaisaran Zhiliang.
Kekaisaran Zhiliang memiliki setidaknya hampir ratusan profound ark yang bergerak bersama menuju kota Kuno.
Susunannya terdiri dari profound ark besar berwarna emas milik keluarga kekaisaran berada didepan dan tepat dibelakangnya profound ark milik keluarga Xiao dan sisanya adalah milik keluarga bangsawan lainnya dan profound ark khusus pasukan kekaisaran.
Selain mereka rombongan profound ark milik tiga Kekaisaran lainnya juga tidak jauh berbeda dengan jumlah profound ark yang mereka miliki.
Selain profound ark milik empat kekaisaran ada juga profound ark milik tujuh sekte super yang juga bergerak menuju kota Kuno.
Selurih profound ark milik kekaisaran Zhiliang akhirnya telah mendarat di landasan terbang kota Kuno.
Selain mereka yang telah mendarat, ketiga kekaisaran lainnya dan tujuh sekte super juga telah mendarat di kota Kuno.
Saat Yan Zhong telah menapakkan kakinya di tanah. Dia dapat melihat tiga kaisar dari kekaisaran lainnya juga sudah menampakkan kaki mereka ketanah.
Keempat kaisar tersebut saling mendaratkan tatapan yang memiliki banyak arti yang dapat dijabarkan. Namun selepas itu mereka hanya melanjutkan langkah mereka masing-masing tanpa menyapa satu sama lain.
Begitupula dengan orang-orang dari keempat kekaisaran tidak ada banyak percakapan diantara mereka dan lebih memilih melangkahkan kakinya mengikuti kaisar mereka.
Yan Xing yang mendapati pemandangan tersebut sepenuhnya paham kenapa mereka seperti itu. Pada kenyataannya tidak hanya empat Kekaisaran bahkan tujuh sekte besar juga berperilaku sama.
Jika mereka bertemu di suatu tempat dan waktu yang berbeda dari medan perang kuno. Ketiganya mungkin masih akan saling sapa meskipun hanya sesaat.
Namun kali ini berbeda, dikarenakan mereka akan memasuki medan perang kuno. Jadi mereka sebisa mungkin menyembunyikan sebanyaknya informasi tentang kekuatan dan kelemahannya.
Karena didalam medan perang kuno, saat sudah memasuki tempat tersebut. Bukan menjadi hanya sebatas berburu harta, namun perang yang saling mencoba melemahkan atau bahkan menghancurkan yang lainnya.
__ADS_1
Dapat dikatakan medan perang kuno merupakan tempat berperang yang didesain sedemikian rupa oleh alam itu sendiri khusus untuk perang besar kekuatan-kekuatan besar di alam fana.
Yan Xing yang tidak terlalu mengambil peduli hal tersebut. Dengan menggandeng tangan Feng Xiaoyin melangkah pergi mengikuti pamanya.
Di kota kuno kelompok/kekuatan besar seperti empat kekaisaran dan tujuh sekte super, memiliki basis mereka sendiri di kota tersebut.
Kekaisaran Zhiliang sendiri memiliki sebuah tempat khusus untuk mereka di kota Kuno ini. Begitupula dengan tiga kekaisaran lainnya dan tujuh sekte super.
Setelah perjalanan yang hanya memakai waktu dua jam. Yan Xing dan yang lainnya tiba di satu mansion mewah yang di depan gerbangnya tertulis plakat besar bertuliskan 'Kekaisaran Zhiliang'.
Selain itu saat memasuki mansion yang ternyata lebih cocok dibilang sebagai perumahan. Dengan banyaknya bangunan dengan plakat-plakat berbeda tertera di atasnya.
Selain itu banyak keluarga bangsawan yang memasuki bangunan-bangunan yang memiliki plakat yang sama dengan nama keluarga mereka.
Sementara Yan Xing dan seluruh anggota keluarga kekaisaran tiba didepan bangunan megah yang diatasnya tertulis plakat 'Keluarga Yan'.
...
Sementara di landasan terbang kota Kuno dua kelompok yang baru saja mendarat dan menjadi pusat perhatian banyak orang.
Mereka adalah aula abadi yang misterius dan aula kebangkitan yang menjadi rival mereka.
" Salam empat ketua aula "
Sapa pria yang memiliki nama lengkap Sun Ningshou yang merupakan ketua dari aula kebangkitan.
" Saudara Sun "
Sapa seorang pria bernama Feng Jian yang merupakan ketua dari keluarga Feng dan sekaligus satu dari empat ketua aula abadi. Selain itu Feng Jian juga merupakan ayah dari Feng Xiaoyin.
" Saudara Sun "
Sapa seorang pria bernama Yun Huajing yang merupaka ketua dari keluarga Yun dan ketua dari aula abadi.
" Saudara Sun "
Sapa Gu Renshiou, ketua dari keluarga Gu dan ketua dari aula abadi.
" Saudara Sun "
__ADS_1
Sapa Liu Buji, ketua dari keluarga Liu dan ketua dari aula abadi.
Aula abadi memang membagi kepemimpinannya dengan sangat unik. Aula abadi memiliki empat pemimpin yang tidak memiliki kedudukan yang lebih tinggi satu dengan yang lainnya.
Biasa mereka dipanggil dengan ketua dan menempatkan nama marga mereka diakhir panggilan ketua tersebut. Sebut saja seperti Feng Jian yang dipanggil dengan panggilan ketua Feng oleh anggota-anggota aula abadi.
" Aku harap aula abadi dapat berbaik hati menyisakan kami beberapa harta nantinya "
Ucap Sun Ningshou dengan senyuman penuh arti.
" Kau terlalu meninggikan kemampuan aula abadi kami saudara Sun "
Feng Jian berkata dengan rendah hati.
" Haha, aku harap perkataan saudara Feng sebagai jawaban ya "
Ucap Sun Ningshou yang kemudian berjalan meninggalkan Feng Jian dan aula abadi.
Namun tapa disadari oleh Feng Jian, sejak tadi Sun Ningshou sudah beberapa kk melakukan kontak mata dengan salah satu petinggi aula abadi yang juga berasal dari keluarga yang sama dengannya dan lagi dia adalah adiknya Feng Buyi.
Selain Feng Yuyi, Feng Jian memiliki dua saudara laki-laki. Mereka adalah Feng Buyi yang memang sejak lama tidak terlalu akur dengannya dan Feng Jinwu yang sangat dekat dengannya, selain itu laki-laki itu juga sangat menyayangi keponakannya Feng Xiaoyin.
Setelah aula abadi danaula kebangkitan semakin banyak kultivator-kultivator yang tiba di kota Kuno. Baik yang tergabung dengan kelompok/faksi maupun sebagai kultivator bebas.
...
Sementara itu altar tempat pintu masuk kedalam medan perang kuno.
Altar itu yang juga dikelilingi oleh lima pilar batu yang mengelilingi altar tersebut.
Sing.
Tiba-tiba lima pilar batu tersebut mulai bersinar terang dan cahayanya saling terhubung satu sama lain dan membentuk sebuah garis yang membentuk bintang.
Setelah itu altar yang berada ditengah-tengah altar tersebut juga mulai mengeluarkan sinar terang dan perlahan dari dalam altar keluar sebuah pintu batu.
Dan pintu batu itu jugalah pintu masuk satu-satunya kedalam medan perang kuno. Namun dalam pintu tersebut tertanam sebuah segel kuat didalamnya.
Untuk masuk kedalam medan perang kuno para kultivator-kultivator tersebut harus terlebih dahulu membuka segel yang tertanam didalam pintu batu tersebut.
__ADS_1