CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )

CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )
73.Pembicaraan Dengan Feng Yuyi


__ADS_3

" Perkenalkan namaku Feng Yuyi, bibi dari Feng Xiaoyin " ucap wanita itu yang memiliki nama Feng Yuyi sembari mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Yan Xing.


Saat mendengar perkataan Feng Yuyi, Yan Xing sedikit membuka matanya karena terkejut. Namun sebisa mungkin dia menahan ekspresinya agar tidak terlihat terlalu bersemangat.


Tidak heran dia bersemangat ketika mendengar informasi mengenai Feng Xiaoyin. Wanita yang telah menjadi istrinya meskipun melalui sebuah kesalahpahaman, namun Yan Xing tetap mencintainya.


Setelah melamun sebentar Yan Xing melirik Feng Yuyi yang mengulurkan tangannya. Dan setelah itu dengan senang hati Yan Xing menyambut uluran tangan wanita itu.


" Salam kenal nyonya Feng, perkenalkan namaku Yan Xing. Namun sepertinya informasimu sedikit melenceng aku tidak hanya dekat dengan Feng Xiaoyin namun memiliki hubungan yang lebih dari itu " ucap Yan Xing sembari menampilkan senyuman tipisnya.


Feng Yuyi mengerutkan keningnya saat mendengar perkataan yang diucapkan oleh Yan Xing. Dia lantas menoleh kearah Feng Guo yang setia berdiri tidak jauh darinya.


Feng Guo yang mengetahui maksud dari tatapan Feng Yuyi yang meminta penjelasan darinya. Hanya bisa tersenyum miris sambil menggelengkan kepalanya menegaskan bahwa dia juga tidak mengetahuinya.


Benar Feng Guo tidak begitu mengetahui hubungan yang dimiliki oleh Yan Xing dan Feng Xiaoyin lebih jauh. Sebelumnya saat mereka bertemu di benua bumi hanya memakan waktu yang cukup singkat.


Sehingga Feng Guo tidak dapat menggalinya lebih dalam dan Feng Xiaoyin juga tidak memberitahukan hubungan yang dia miliki dengan Yan Xing lebih jauh lagi.


Namun yang dia ketahui setelah bersama bersama mereka berdua dalam waktu yang singkat itu. Yan Xing dan Feng Xiaoyin saling memiliki perasaan untuk satu sama lain, jadi sebenarnya dia juga penasaran dengan apa maksud dari perkataan Yan Xing.


" Aku dan Feng Xiaoyin meskipun hanya dari perkataan dan belum resmi, tapi kami sudah mengakui sebagai sepasang suami-isteri " melihat Feng Yuyi yang tampak bingung dan bahkan semua orang disekitarnya juga, Yan Xing mau tidak mau memutuskan menjelaskan maksud dari perkataannya.


Saat menjelaskannya Yan Xing secara tiba-tiba tersenyum dengan sangat lepas bahkan murid-muridnya juga terkejut melihat senyuman yang dibuat oleh guru mereka itu.


Yan Xing sendiri menampilkan senyum yang sangat lepas karena secara tiba-tiba dia teringat ingatannya saat masih bersama dengan Feng Xiaoyin. Bagaimana wanita itu selalu tersenyum kepadanya dan bagaimana wanita itu terus memanggil namanya.


Namun saat kata-katanya itu keluar dua orang tua yang datang bersama Feng Yuyi dan beberapa orang yang bersembunyi di dalam kegelapan berteriak dengan marah dan mengeluarkan niat membunuh mereka.

__ADS_1


" Berani sekali kau menghina nona Feng Xiaoyin dengan berkata dia adalah istrimu " teriak dua pria tua diruangan tersebut secara serentak.


Puluhan orang yang sedang bersembunyi di dalam kegelapan setelah mendengar perkataan kedua orang tua itu segera keluar dari persembunyian mereka dan membuat pose siap untuk bertarung.


Keenam murid Yan Xing setelah melihat puluhan orang itu keluar dan tampak menunjukkan tanda-tanda permusuhan. Tidak ingin tinggal diam mereka juga bersiap-siap untuk bertarung dengan mengeluarkan senjata mereka masing-masing.


( Kecuali Xiu Shan yang belum diberikan senjata oleh Yan Xing)


Sementara Feng Guo tampak gelisah saat mencoba memilih dipijlhak siapa dia akan berdiri. Dan Feng Yuyi tampak masih diam melamun karena masih shock mendengar perkataan yang diucapkan oleh Yan Xing.


" Nyonya Feng, nyonya Feng, kumohon sadarlah jika tidak akan ada pertumpahan darah disini " ucap Feng Guo menguncang-guncang tubuh Feng Yuyi mencoba untuk menyadarkannya.


Feng Guo menjadi semakin gelisah karena berapa kalipun dia mencoba untuk menyadarkan Feng Yuyi namun belum dapat juga menyadarkan wanita itu dari lamunannya.


Barulah saat Yan Xing melakukan sesuatu membuat Feng Yuyi akhirnya tersadar dari lamunannya.


" Aku masih bersikap lunak karena kalian sepertinya orang-orang yang dikenal Xiaoyin ku, namun cukup dengan ini memberiku sebuah alasan untuk menghabisi kalian semua " ucap Yan Xing dingin sembari membuat tatapan mata yang menyeramkan.


Semua orang yang berada dialam ruangan tersebut kecuali Yan Xing dan murid-muridnya dipaksa berlutut oleh aura tekanan yang dikeluarkan oleh Yan Xing.


" Tekanan yang sangat kuat, bahkan diriku yang merupakan kultivator ranah Ensoulment tahap 3 juga dipaksa untuk berlutut " batin pria tua yang sebelumnya menyerang Yan Xing.


" Tu -, tuan Yan maafkan kami, orang-orangku melakukannya karena dorongan kesetian yang mereka miliki kepada kami " ucap Feng Yuyi dengan susah payah mencoba menahan tekanan yang dibuat oleh Yan Xing.


" Sa-, saudara Yan yang dikatakan nonyaku benar mereka melakukannya karena bentuk kesetian mereka dengan nona muda dan juga mencoba menjaga martabatnya " ucap Feng Guo yang kali ini menyinggung nama Feng Xiaoyin.


Setelah mendengar perkataan Feng Yuyi dan Feng Guo, terutama perkataan Feng Guo yang didalamnya mengandung kata Feng Xiaoyin. Akhirnya Yan Xing menarik kembali auranya.

__ADS_1


" Kau benar juga, aku minta maaf untuk senior dan saudara sekalian atas tindakan impulsifku sebelumnya " ucap Yan Xing sembari menunduk kepalanya meminta maaf kepada mereka.


" Itu tidak apa-apa "


Ucap mereka semua serentak.


" Terima kasih tuan Yan karena memberi kami belas kasihan " Feng Yuyi yang kali ini menundukkan kepalanya kepada Yan Xing.


" Tidak perlu seperti ini nyonya Feng " ucap Yan Xing sembari dengan cepat kearah Feng Yuyi dan menghentikannya untuk menundukkan kepalanya.


" Jika begitu, sekarang bisakah kita berbicara dengan tenang " ucap Feng Yuyi setelah dengan cepat mendapatkan ketenangannya kembali.


Feng Yuyi membang layak menjadi nyonya dari aula abadi, dilihat dari bagaimana dia dengan cepat bersikap tenang. Meskipun dia baru saja mengalami kejadian yang mungkin mempertaruhkan nyawanya.


...


Setelah kejadian yang sempat bersitegang, kini Feng Yuyi dan Yan Xing tengah duduk saling berhadapan. Sementara orang-orang yang bersama mereka berdiri di belakang mereka dengan patuh.


" Bibi Feng, maaf bisakah aku memanggilmu seperti itu ? " tanya Yan Xing.


" Tidak apa-apa, lakukan sesukamu " balas Feng Yuyi.


" Dari sini dapatkah aku beranggapan kau merestui hubunganku dengan Feng Xiaoyin " Yan Xing berkata dengan menampilkan senyum dibibirnya.


" Ha-ha-ha, tuan Yan ternyata kau pembicara yang cukup humoris. Pantas saja keponakanku dapat jatuh kedalam pelukanmu " kekeh Feng Yuyi.


" Oh maaf haruskah aku memanggilmu keponakan Yan ? " Feng Yuyi bertanya sembari menyunggingkan senyum tipis.

__ADS_1


" Kalau begitu aku berterima kasih atas restu yang diberikan oleh bibi Yan " Yan Xing berkata sembari memberikan segelas teh yang baru saja diisinya kepada Feng Yuyi dengan santun.


Mendengar perkataan Yan Xing membuat Feng Yuyi tertawa dan akhirnya pembicaraan mereka dilanjutkan dengan beberapa urusan mengenai medan perang kuno yang sekitar enam bulan lagi akan terbuka.


__ADS_2