
Di arena bintang saat ini kelima kekuatan utama benua langit telah berhasil mengalahkan dan menahan sekte langit darah dan kelompok yang mengikuti Zhong Kui.
" Cuih, Fu Yaosan, sayang sekali rencanamu untuk menguasai benua langit telah gagal dan sekarang sekte langit darah tidak perlu ada lagi di benua langit " ucap Ji Renyu yang meludah didepan Fu Yaosan.
" Jika kalian berani menyakitiku dan ayahku maka kalian akan menjadi musuh sekte tengkorak hitam dari benua emas " ucap Fu Shan dan perkataanya sukses membuat semua orang terdiam.
Di lima benua pastinya ada beberapa kekuatan seperti sekte dan kerajaan. Dan kekuatan sekte dan kerajaan di masing-masing benua pastilah berbeda.
Sekte sendiri di setiap benua dibagi menjadi 3 tingkat yaitu tingkat rendah, menengah, dan tinggi. Sementara khusus untuk benua naga sebagai kekuatan utama alam fana ada satu tingkatan baru yang berada di tingkat lebih tinggi dari sekte tingkat tinggi yaitu tingkat super.
Dan untuk kerajaan yang hanya terdapat di empat benua selain benua naga memiliki kekuatan yang setara dengan sekte tingkat tinggi. Dan khusus untuk benua naga bukan lagi kerajaan namun kekaisaran yang memiliki kekuatan setara dengan sekte tingkat super.
Dibenua emas sendiri kekuatan sekte tingkat rendah setara dengan kekuatan sekte tingkat tinggi benua langit. Begitu juga benua langit sekte tingkat rendah setara dengan sekte tingkat tinggi benua bumi.
Begitu juga dengan benua ajaib dan benua naga, namun untuk kekuatan sekte tingkat super dan kekaisaran tidak dapat menyamai kekuatan di benua manapun.
Jadi saat lima kekuatan utama benua langit mendengar kata sekte dari benua emas tentu membuat mereka terkejut. Dan belum lagi fakta sekte tengkorak hitam merupakan sekte tingkat menengah pastilah membuat mereka ketakutan.
" ha ha ha, apa sekarang kalian ketakutan ?, cepat lepaskan kami, jika tidak aku akan pastikan membawa orang-orang dari sekte tengkorak hitam untuk menghancurkan kalian " ucap Fu Shan yang tertawa saat melihat semua orang di arena bintang ketakutan saat mendengar nama sekte tengkorak hitam.
Saat semua orang terdiam ketakutan mendengar nama sekte tengkorak hitam. Yan Xing yang baru saja tiba di arena bintang secara tiba-tiba muncul didepan Fu Shan dan menamparnya.
plak
Suara tamparan yang begitu kuat menggema di arena bintang dan orang yang terkena tamparan tersebut merasakan kepalanya terasa seperti dihantam sebuah gedung besar.
" Memangnya sekte tengkorak hitam begitu kuat ? " tanya Yan Xing dengan menatap Fu Shan dengan tatapan menakutkan.
Saat dia menatap mata Yan Xing ada rasa ketakutan yang sangat luar biasa yang dia rasakan namun dengan cepat dihilangkannya.
__ADS_1
" Ya benar sekte tengkorak hitam sangatlah kuat, lihat saja saat aku kembali ke setke tengkorak hitam aku pasti akan mengadukan mu kepada guruku " teriaknya merasa kesal dan tidak terima saat diaditampar oleh Yan Xing.
Yan Xing hanya tersenyum tipis dan menatap sinis Fu Shan dan kemudian menarik rambut pria tersebut dan berbisik di telinganya.
" Jika sekte tengkorak hitam begitu kuat, aku tidak keberatan mengunjunginya dikemudian hari. Dan satu hal lagi apa kau berpikir dapat kembali ke sekte tengkorak hitammu " bisik Yan Xing.
Setelah dia selesai membisikkan sesuatu kepada Fu Shan. Dia kemudian menarik pedangnya dari sarungnya dan menebas kepala Fu Shan.
Kepala Fu Shan yang telah terpisah dari tubuhnya kemudian menggelinding ke tanah dan hal tersebut membuat orang-orang di arena bintang terdiam.
Setelah memenggal kepala Fu Shan dia kemudian kembali mengayunkan pedangnya dan menebas kepala orang-orang dari sekte langit darah dan juga ketua sekte mereka serta kelompok yang mengikuti Zhong Kui.
Puluhan lebih kepala menggelinding saat Yan Xing menebas kepala mereka semua dengan satu tebasan dan sekali lagi orang-orang dibuat terkejut dengan apa yang baru saja dia lakukan.
" Apa kalian ada yang keberatan dengan apa yang baru saja kulakukan ? " tanya Yan Xing dengan mengeluarkan aura Nescent Soul tahap puncaknya yang sebelumnya kekuatan tempurnya meningkat hingga Nescent Soul tahap puncak saat dia berhasil meningkatkan ketiga teknik beladirinya ketahap Kesatuan.
Melihat keanehan yang terjadi kepa orang-orang yang ada di arena bintang. Mo Yuanli yang memang tidak terkena efek aura Nescent Soul milik Yan Xing berjalan mendekati gurunya tersebut.
" Salam guru, terima kasih karena sudah menyelamatkan ayah ku " ucap Mo Yuanli dan karena perkataanya membuat Yan Xing akhirnya menarik kembali aurannya.
" Ayahmu aku tidak terlalu memperdulikannya. Namun ada orang yang berniat melukai muridku tentu saja aku harus memberinya pelajaran " ucap Yan Xing.
Mo Jian yang mendengarnya hanya dapat tersenyum miris. Namun saat melihat kekuatan Yan Xing yang dapat mengalahkan Zhong Kui bahkan tanpa terluka sedikitpun menyimpan rasa kagum kepada Yan Xing.
" Ah iya, aku hampir saja lupa memperkenalkan kalian berdua " ucap Mo Yuanli yang kemudian menuntun ayahnya berjalan mendekat kearah Yan Xing.
" Guru perkenalkan ini ayahku Mo Jian, ayah perkenalkan guruku Yan Xing yang membantuku untuk dapat berkultivasi dan membuat kultivasiku meningkat pesat seperti sekarang " ucapnya memperkenalkan mereka berdua.
" Salam saudara Yan, terima kasih karena telah membatu putraku selama ini " ucap Mo Jian dengan penuh keramahan.
__ADS_1
Yan Xing hanya membalasnya dengan sebuah anggukan saja. Dan sekali lagi Mo Jian harus tersenyum miris melihat bahwa Yan Xing sedikitpun tidak terlalu tertarik dengannya.
Mo Yuanli yang melihat kecanggungan yang terjadi diantara ayah dan gurunya mencoba mencairkan suasana mereka.
" Guru, apakah guru berminat untuk mengunjungi sekte cermin langit kami ? " tanya Mo Yuanli mencoba mencairkan suasana antara ayahnya dan Yan Xing.
" Aku akan sangat tersanjung jika saudara Yan berminat mengunjungi sekte kecil ku " ucap Mo Jian sembari menundukkan kepalanya.
Sebenarnya Mo Jian sangat berberat hati jika harus menundukkan kepalanya kepada Yan Xing yang merupakan seorang junior dan memiliki usia yang jauh lebih muda darinya.
Namun sekali lagi dia tahu bahwa dia saat ini hidup di dunia kultivator. Dimana yang kuatlah yang berkuasa jadi dengan terpaksa dia harus berlutut dihadapan pria yang jauh lebih muda darinya.
Yan Xing yang melihat Mo Jian tetap menundukkan kepalanya meskipun dengan hati yang sangat berat. Dia dapat melihat bahwa Mo Jia memiliki ketulusan yang sama seperti muridnya.
" Sepertinya tidak ada salahnya aku pergi mengunjungi sekte cermin langit, lagi pula sepertinya Mo Jian ini memiliki hati yang tulus seperti putranya " ucap Yan Xing dalam batinnya.
Yan Xing hanya membalas perkataan Mo Jia. dengan sebuah anggukan. Namun hal tersebut membuat Mo Jian begitu senang mendengarnya.
" Terima kasih saudara Yan, aku dan sekte cermin langit pasti tidak akan membuatmu kecewa " ucap Mo Jian.
" Tidak perlu terlalu sungkan padaku senior Mo, bagaimanapun aku seorang junior perlakukan saja aku dengan formal " ucap Yan Xing yang akhirnya membuka suara untuk membalas perkataan Mo Jian.
Mendapatkan balasan dari Yan Xing membuat laki-laki itu sangat bersemangat. Dan tanpa berlama-lama lagi mereka bergegas pergi dari arena bintang menuju sekte cermin langit.
Melihat sekte cermin langit telah terlebih dahulu pergi meninggalkan arena bintang membuat yang lainnya juga meninggalkan arena bintang.
Saat semua orang telah pergi meninggalkan arena bintang, Situ Jun yang sebelumnya tidak pernah menunjukkan batang hidungnya terlihat muncul disalah satu sudut arena bintang dan melihat kepergian Yan Xing dan sekte cermin langit.
" Apa orang ini yang tetua Li perintahkan untuk kuawasi, tampaknya kali ini nona sepertinya memiliki kesempatan melepaskan rantai yang mengekang dirinya " ucapnya yang kemudian menghilang.
__ADS_1