
Yan Xing dan keenam muridnya setelah keluar dari kuil tua, mereka segera pergi menuju salah satu restorang di kota hantu untuk mengisi perut mereka.
Sebenarnya dengan basisi kultivasi mereka yang sudah sangat tinggi, mereka tidak perlu untuk makan seperti layaknya manusia biasa.
Namun dikarenakan Xiu Shan yang dantiannya telah hancur, Yan Xing memutuskan untuk mengisi perut mereka terlebih dahulu.
Didalam sebuah restoran yang didepan restoran tersebut tertulis jelas plakat nama 'Restoran Malam Gelap'. Yan Xing beserta keenam muridnya tengah menikmati makanan mereka.
Di dalam restoran Yan Xing dapat merasakan suasana yang sedikit aneh dan terkesan misterius. Kelima muridnya juga merasakan hal yang sama sepertinya.
Berbeda dengan Xiu Shan yang dengan rakus menyantap semua makanan yang di atas meja mereka. Dapat dimaklumi karena memang dia belum makan selama dua hari.
Disaat Xiu Shan sibuk menikmati semua makanan yang ada di atas meja. Tidak demikian dengan Yan Xing dan lima muridnya.
Mereka tampak waspada memperhatikan semua sudut dan sisi restoran secara keseluruhan. Mereka mencoba mencari tahu apa yang sedang disembunyikan oleh restoran tersebut.
Setelah memeriksa keseluruhan restoran pandangan mereka mengarah kesebuah pintu yang menutupi sebuah ruangan yang mereka curigai sebagai sumber keanehan yang mereka rasakan.
" Guru, apa kau juga merasakan hal yang serupa dengan kami ? " ucap Mo Yuanli yang mengatakan kami untuk mewakili saudara seperguruannya yang lain. Karena dia tahu mereka juga merasakan hal yang sama dengannya.
" Sepertinya kalian merasakannya juga, lalu apa kalian tertarik untuk memeriksanya " ucap Yan Xing dengan ekspresi datarnya.
Saat mendengar perkataan Yan Xing sontak membuat kelima muridnya tersebut menganggukkan kepala mereka secara serentak.
" Uhmmmm uhmmm, guru apa yang kalian bicarakan ? " tanya Xiu Shan dengan mulut yang masih dipenuhi oleh makanan.
" Karena terlalu waspada, sepertinya kita melupakan saudara seperguruan kalian yang baru " ucap Yan Xing sembari menoleh ke arah Xiu Shan.
" Maksudnya? " Xiu Shan menatap mereka dengan ekspresi wajah yang kebingungan.
" Jangan terlalu dipikirkan adik Xiu " ucap Zhang Fei yang merangkul bahu Xiu Shan.
" Xiu Shan, aku akan memperbaiki dantianmu ketika kita berada di penginapan ! " ucap Yan Xing.
" Baik guru " ucap Xiu Shan dengan suara yang sedikit ditinggikan dan disertai juga dengan sebuah senyuman yang lebar.
Setelah berbicara dengan Xiu Shan, Yan Xing mengirimkan tranmisi suara kepada kelima muridnya.
Sebenarnya dia memberikan tranmisi suara kesemua muridnya, namun dikarenakan Xiu Shan yang saat ini dantiannya hancur sehingga membuatnya tidak ada bedanya dengan manusia biasa.
" Saat kita berada dipenginapan kita akan membahas strategi untuk menyelidiki restoran ini " ucap Yan Xing dalam bentuk tranmisi suara.
" Baik guru " kelima muridnya kecuali Xiu Shan Serenta mengirim tranmisi suara kepada Yan Xing.
Setelah selesai menikmati semua makanan yang ada diatas meja, atau lebih tepatnya Xiu Shan selesai mengkandaskan semua makanan. Mereka bertujuh berjalan keluar dari restoran.
Saat sosok mereka sudah menghilang dari pandangan restoran. Dari lantai atas restorang yang memang restorang merupakan bangunan dua tingkat.
Seorang pria yang sudah berumur yang usianya sekitaran usia 60-an tahun dengan seorang wanita berusia antara 34-37 tahunan tampak memperhatikan kepergian mereka.
" Siapa mereka, 5 orang diantaranya memiliki kultivasi ranah initial body diusia yang begitu muda "
" Satu dari mereka aku tidak dapat merasakan kultivasinya, sementara yang terakhir aku tidak dapat melihat kultivasinya seakan ada penghalang kuat yang menghalangiku " ujar wanita yang tengah berdiri menatap kepergian Yan Xing dan murid-muridnya dari lantai 2 restoran.
" Dia seorang kultivator ranah Nescent Soul tahap puncak nyonya. Jadi wajar jika anda tidak dapat melihatnya, namun yang lebih mengejutkan dia memiliki kekuatan setara dengan seorang kultivator ranah Ensoulment " ucap pria tua disampingnya yang tampaknya pembicaraan mereka mengacu kepada Yan Xing.
" Memiliki kultivasi ranah Ensoulment di usia semuda itu betapa menakutkannya orang itu " ucap pria tua tersebut.
__ADS_1
" Nona muda jika kita dapat membawanya kesini kita, kesempatan untuk kemenangkan
di medan perang kuno akan semakin besar " tambah pria tua itu.
" Membawanya kesisi kita ya... " gumam wanita tersebut yang tampak masih memikirkannya.
.........
...Seorang kultivator dapat melihat atau mengetahui ranah kultivator lain yang berada dibawah ranahnya sedangkan diatasnya tidak....
...Sementara jika seorang kultivator yang memiliki ranah sama dapat mengetahui tahapan ranah kultivator lainnya baik diatasnya maupun dibawahnya....
...Sebagai contoh seorang kultivator ranah Nescent Soul tahap 5 dapat mengetahui ranah seorang kultivator ranah Nescent Soul tahap 4 maupun Kultivator ranah Nescent Soul tahap 6....
.........
" Feng Guo memberi hormat kepada nyonya " ucap seorang pria muda yang penampilannya tidak asing lagi, pemuda itu tidak lain adalah Feng Guo.
" Bagaimana dengan pelatihan keponakanku ? " tanya wanita itu.
" Pelatihan nona Xiaoyin sangat baik, saat ini kultivasinya sudah menerobos ranah initial body tahap 4 " ucap Feng Guo.
" Aku mendengar keponakanku sempat dekat dengan seorang pria, apakah itu benar ? " Wanita itu berjalan membelakangi Feng Guo dengan kedua tangannya berada di belakang pinggangnya.
" Benar nyonya " Feng Guo berkata.
" Aku juga mendengar kau juga sempat bertarung melawannya, Feng Guo" ucap wanita itu lagi.
" Benar nyonya " ucap Feng Guo sembari mengangguk-anggukkan kepalanya.
" Lalu menurutmu apakah dia kuat ? " wanita itu bertanya sambil mengambil teh beraroma harum yang ada disebelahnya.
" Lalu menurutmu sudah 2 tahun lebih berlalu, sudah seberapa kuat dia sekarang ? " tanya wanita itu.
Mendengar pertanyaan yang diajukan kepadanya membuat Feng Guo bingung sesaat. Hingga akhirnya tampak dari wajahnya sebuah tatapan keyakinan dan menjawab pertanyaan wanita itu.
" Sangat kuat, bahkan nyonya kemungkinan tidak dapat melawannya " ucap Feng Guo dengan tatapan penuh keyakinan.
" Sepertinya kau sangat mengaguminya " wanita itu berjalan mendekati Feng Guo.
" Benar, aku sangat mengaguminya " ucap Feng Guo dengan senyum dibibirnya.
" Kalau begitu bisakah kau menggambarkan potret orang itu ! " pinta wanita itu.
Feng Guo hanya diam namun menganggukkan kepalanya dan setelah itu dia berjalan mengambil selembar kertas dan sebuah pernah dengan bulu diatasnya dan mulai menggambar.
Dengan sangat lihai dan cekatan Feng Guo menggambar semua sudut wajah dan tubuh hingga akhirnya dia selesai dan menyerahkannya kepada wanita yang dia panggil nyonya.
" Ini nyonya " ucap Feng Guo menyerahkan gambarnya.
" Apakah benar ini orangnya " ucap wanita itu dengan ekspresi terkejut namun dengan cepat dia mengendalikan dirinya.
Dia kemudian menoleh kearah pria tua disebelahnya dan menyerahkan gambar yang ada ditangannya kepada pria tua itu.
Saat melihat gambar pria tua itu juga sama terkejutnya dengan wanita itu. Namun dengan cepat dia dapat mengendalikan dirinya dan menyerahkan gambar tersebut kembali kepada wanita itu.
Setelah gambar kembali berada didalam pangkuan tangannya. Wanita itu dengan mengejutkan membakar gambar yang menunjukkan potret Yan Xing.
__ADS_1
" Nyonya ada apa, kenapa anda membakarnya ? " tanya Feng Guo.
" Tidak apa-apa, aku sudah mengingat wajahnya " ucap wanita itu dengan senyuman.
Feng Guo masih diam membisu dengan banyak pertanyaan dikepalanya khususnya kenapa wanita didepannya membakar potret yang dia gambar.
" Sepertinya malam ini akan ada hal yang menarik, bukankah begitu senior " ucap wanita itu dengan senyum penuh arti.
" Feng Guo ambil token pengenalku dan pergilah panggil seorang tetua dengan kultivasi ranah Ensoulment yang berada di pihak kita " ucapnya setelah menyerahkan sebuah token giok kepada Feng Guo.
Tanpa banyak bertanya Feng Guo menganggukkan kepalanya menyanggupi perintah wanita itu dan pergi dengan token giok berada ditangannya.
...
Sementara di sebuah penginapan di kota hantu yang tidak terlalu jauh dari lokasi tempat restoran malam gelap berada.
Yan Xing dan keenam muridnya tampak tengah berada didalam satu ruangan khusus yang mereka pesan.
Sebuah ruangan luas dan mewah yang khusus Yan Xing pesan sebagai tempat mereka menyusun rencana sekaligus sebagai tempat untuknya memulihkan dantian Xiu Shan.
" Sistem apakah toko sistem menjual pil yang dapat memulihkan dantian yang rusak ? " tanya Yan Xing kepada sistemnya.
[Ada sebuah pil bernama pil 'pengikat takdir' yang dapat memulihkan segala jenis penyakit yang ada didalam tubuh, bahkan dapat menarik orang kembali dari kematian dalam catatan orang tersebut harus masih memiliki jiwa]
" Wow, aku hanya bertanya tentang pil yang dapat memulihkan dantian yang hancur. Namun kau menunjukkanku item yang lebih baik, baiklah aku akan membelinya " ucap Yan Xing.
[Ding! Berhasil membeli pil 'pengikat takdir', menghabiskan 1.900.000 PP]
Hfttt
Yan Xing menyemburkan air dari mulutnya karena terkejut dengan pesan pemberitahuan di depannya yang saat itu juga dia bertepatan sedang meminum teh.
" Sistem, apa-apaan dengan harganya ini ? " tanya Yan Xing dengan nada kesal.
[Kualitas tinggi tentu saja memiliki harga yang juga tinggi Host]
" Ck, baiklah yang terpenting sekarang memulihkan dantian Xiu Shan " ucap Yan Xing pasrah dengan poin penukarannya yang mengalir deras seperti air terjun.
" Xiu Shan telanlah pil ini dan cobalah semaksimal mungkin untuk menyerap semua khasiatnya " perintah Yan Xing sembari menyerahkan pil 'pengikat takdir' kepada Xiu Shan.
" Pil apa ini, guru ? " tanya Xiu Shan namun tetap mengambil pil dari tangan Yan Xing tanpa ada ekspresi curiga sedikitpun diwajahnya.
" Pil ini dapat memulihkan dantianmu, bahkan jika kau berusaha mungkin kau juga dapat menerobos beberapa ranah dalam sekali langkah " jelas Yan Xing.
" Terima kas.. " Xiu Shan awalnya mencoba untuk berlutut dan mengucapkan terima kasih kepada Yan Xing, namun dengan cepat Yan Xing menghentikannya sehingga dia tidak jadi berlutut.
" Sudahlah, sekarang yang kau lakukan adalah menelan p itu dan segera berkultivasi. Setelah itu kita akan pergi kesuatu tempat ! " ucap Yan Xing.
Xiu Shan sebenarnya ingin bertanya kemana mereka akan pergi namun mendengar perkataan gurunya yang menyuruhnya untuk menelan pil yang ada ditangannya dan berkultivasi. Dia pun tanpa membantah segera duduk dalam posisi bersila.
Setelah dia duduk bersila dia kemudian menelan pil 'pengikat takdir' dan mulai berkultivasi.
Perlahan-lahan hembusan udara tampak mulai berkumpul kearahnya dan membentuk sebuah pusaran yang merembes masuk tepat kebagian bawah di perutnya.
Menit telah berlalu begitupula dengan jam hingga akhirnya setelah 5 jam berlalu Xiu Shan juga telah selesai menyerap semua khasiat yang ada didalam pil.
Setelah selesai menyerap semua khasiat pil dantian Xiu Shan sekarang telah pulih secara sempurna. Dan bahkan ranah kultivasinya telah meningkat dari yang sebelumnya tanpa pelatihan kini dia sudah berhasil menerobos ranah true foundation tahap 3.
__ADS_1
Bertepatan dengan selesainya Xiu Shan berkultivasi hari juga sudah menggelap dan seperti perjanjian. Waktunya Yan Xing dan murid-muridnya melakukan rencana yang sudah mereka susun, meskipun sebenarnya Xiu Shan tidak ikut andil dalam menyusun rencana tersebut.