CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )

CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )
72.Feng Yuyi


__ADS_3

Saat malam hari tiba Yan Xing dan murid-muridnya mulai bergerak sesuai dengan apa yang mereka rencanakan.


Ditemani oleh cahaya langit malam, Yan Xing dan murid-muridnya mulai bergerak dengan mengendap-endap di antara atap bangunan kota hantu.


Setelah beberapa waktu berlalu dan Yan Xing beserta murid-muridnya juga telah tiba di sebuah atap bangunan yang menghadap langsung dengan restoran malam gelap.


Sesuai dengan rencana yang mereka buat yaitu menyusup kedalam restoran malam gelap saat langit mulai gelap . Yan Xing dan murid-muridnya mulai bergerak secara diam-diam menyusup kedalam restoran.


Sementara itu jauh didalam restoran malam gelap, didalam sebuah ruangan khusus. Tampak beberapa sosok tengah berkumpul didalam ruangan khusus teresebut.


Sosok-sosok tersebut diantaranya adalah wanita dan pria tua yang sebelumnya mengawasi Yan Xing dan murid-muridnya.


Serta ada juga Feng Guo yang sudah menyelesaikan tugas yang sebelumnya diberikan wanita tersebut.


Dan juga ada satu sosok baru, seorang pria tua yang memiliki usia sekitaran 60-an tahun yang sepertinya adalah orang yang dibawa Feng Guo sesuai dengan tugas yang diberikan kepadanya.


Dari kelihatannya tampak hanya keempat sosok tersebut yang ada didalam ruangan tersebut. Namun sebenarnya jika dilihat lebih dalam terdapat beberapa sosok lain yang sekiranya berjumlah puluhan tengah bersembunyi didalam kegelapan.


Yan Xing yang mengawasi restoran malam gelap dan tidak membiarkan satupun luput dari pandangannya. Setelah dirasa dia sudah cukup memperhatikan restoran tersebut Yan Xing memutuskan untuk segera bergerak bersama Murid-muridnya.


" Tampak dari luar restoran ini terlihat biasa saja. Namun jauh didalam aku merasakan kehadiran beberapa orang yang setidaknya berjumlah kurang dari 20 " ucap Yan Xing.


Sebenarnya Yan Xing hanya merasakan keberadaan empat sosok yang ada didalam ruangan khusus itu. Dan tidak merasakan keberadaan sosok-sosok yang bersembunyi didalam kegelapan.


Namun dengan bantuan sistemnya Yan Xing dapat mengetahui keberadaan sosok-sosok yang bersembunyi di dalam kegelapan.


" Ayo bergerak ! " Yan Xing bergerak melesat dari tempatnya dan diikuti oleh murid-muridnya.


...


Kini Yan Xing dan murid-muridnya sudah berada didalam restoran, karena waktu menunjukkan hampir tengah malam sehingga tidak ada lagi pelanggan.


Saat berada didalam Yan Xing merasa ada sesuatu yang aneh saat dia melihat suasana restoran yang tampak sunyi. Bahkan suarapun hampir tidak ada berbunyi.


Setelah Yan Xing melirik-lirik bagian dalam restoran itu. Tatapannya tidak bisa untuk tidak tertuju pada pintu sebuah yang sedari awal membuatnya sangat penasaran.


Pintu itu adalah pintu yang sama dengan pintu yang dia lihat saat makan di restoran malam gelap.

__ADS_1


" Sejak pertama kali aku mengunjungi restoran ini, aku merasakan suatu keanehan dibalik pintu yang ada di depanku ini " gumam Yan Xing dalam hatinya.


Tanpa menunggu lama dia membuka pintu tersebut dan kemudian masuk kedalamnya dan dia dapat melihat sebuah lorong yang sangat panjang.


Yan Xing melemparkan sebuah bola bercahaya dan bola tersebut melesat cepat hingga akhirnya sudah tidak terlihat lagi.


" Sepertinya lorong ini sangat panjang, dan juga akan sedikit merepotkan melewatinya karena pencahayaan yang kurang dan belum lagi adanya jebakan-jebakan yang mematikan " ucap Yan Xing.


Yan Xing melanjutkan langkah kakinya masuk kedalam lorong lebih dalam. Namun dengan sikap waspada akan segala kemungkinan yang akan terjadi didalam lorong gelap tersebut.


Yan Xing dan murid-muridnya terus melangkahkan kakinya memasuki lorong gelap. Dalam perjalanan mereka, tidak sengaja Xiu Shan menginjak sesuatu yang merupakan pemicu terjadinya jebakan.


Dan benar saja setelah Xiu Shan menginjak pemicu tersebut dari dinding lorong gelap itu beberapa anak panah melesat kearah mereka.


Karena pencahyaan yang minim membuat Yan Xing dan murid-muridnya sedikit kewalahan menghindari semua anak panah yang melesat kearah mereka.


Selain jebakan anak panah Yan Xing juga mendapatkan beragam jenis jebakan. Dimulai dari semburan api dan es, lalu dua dinding yang mencoba menindih mereka.


Hingga akhirnya mereka berhasil sampai diujung lorong dalam waktu 3 jam. Dan diujung lorong juga terdapat sebuah pintu yang menyembunyikan sebuah ruangan dibaliknya.


Yan Xing menggerakkan tangan kanannya untuk meraih gagang pintu tersebut dan mencoba membukanya.


...


Sosok pria tua yang harus saja dibawa oleh Feng Guo setelah mengetahui semua pemicu jebakan telah aktif. Dia kemudian berjalan mendekati pintu ruangan tersebut.


" Aku harap apa yang kau katakan benar nyonya " ucap pria tua itu.


" Tetua tenang saja, aku sangat yakin " wanita tersebut berjalan mendekati pria tua itu kemudian berkata dengan seulas senyuman cerah diwajahnya.


Setelah perbincangan singkat mereka, pria tua itu berdiri dengan sabar didepan pintu menunggu Yan Xing dan murid-muridnya segera muncul dari pintu tersebut.


Ceklek


Suara gagang pintu yang diputar membuat semua orang menatap kearah pintu dengan tatapan serius.


Kreeek

__ADS_1


Tampak pintu mulai terbuka dan mereka dapat melihat setengah penampilan orang yang membuka pintu.


Saat melihat pintu mulai terbuka dan menampilkan sosok pria muda dengan paras tampan yang tidak lain adalah Yan Xing.


Pria tua itu dengan sangat cepat bergerak dan memberikan Yan Xing sebuah serangan sembari meneriakkan beberapa kata.


" Maafkan ketidaksopananku namun aku ingin memastikan sebuah kebenaran " ucap pria tua itu dengan tangan yang mengepal dan melesat kearah Yan Xing.


Yan Xing yang baru saja mulai membuka pintu, dan disaat pintu mulai terbuka dengan instingnya dia merasakan sebuah bahaya menghampirinya.


Tanpa banyak berpikir Yan Xing mengangkat tangan kirinya dan dengan telapak tangannya berhasil menahan serangan yang diberikan oleh pak tua tersebut.


Melihat penampakan seperti itu membuat semua orang terkejut. Termasuk pria tua yang menyerang Yan Xing.


Namun pria tua itu belum menyerah dengan tangannya yang berada didalam genggaman Yan Xing. Pria tua itu mengeluarkan aura tekanan ranah Ensoulment miliknya untuk menekan Yan Xing.


Namun apa yang terjadi berikutnya membuat semua orang sekali lagi tercengang.


Yan Xing yang merasakan bahwa pria tua yang ada didepannya sedang berusaha untuk menekannya menggunakan aura tekanan.


Diapun membalasnya dengan mengeluarkan aura tekanannya juga yang bahkan lebih kuat dari aura tekanan milik pria tua itu.


Dan dengan mudahnya aura tekanan pria tua itu dipatahkan oleh Yan Xing dan bahkan memukul mundur pria tua itu hingga mundur beberapa langkah kebelakang.


" Ternyata benar orang ini memiliki kekuatan yang menyamai orang-orang kuat dengan ranah Ensoulment " ucap pria tua itu dengan tatapan terkejut.


Yan Xing dan murid-muridnya pun masuk kedalam ruangan dan melihat empat sosok berada didalam ruangan tersebut.


Saat pandangan Yan Xing menelaah empat sosok yang saat ini berdiri didepannya. Pandangannya berhenti dan tampak terkejut dengan satu sosok yang sangat dikenalnya.


" Feng Guo " ucap Yan Xing yang masih dengan ekspresi terkejutnya.


" Saudara Yan apa kabar? kota bertemu kembali " ujar Feng Guo disertai dengan sebuah senyuman.


Disaat dia teman lama itu mulai bereuni wanita yang sedari tadi diam hanya melihat mulai membuka suaranya.


" Jadi kau Yan Xing, pria yang sempat dekat dengan keponakanku Feng Xiaoyin " ucap Wanita itu dan berjalan mendekati Yan Xing.

__ADS_1


" Perkenalkan namaku Feng Yuyi, bibi dari Feng Xiaoyin " ucap wanita itu yang memiliki nama Feng Yuyi sembari mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Yan Xing.


__ADS_2