CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )

CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )
94.Menemukan Token Naga


__ADS_3

Setelah ketiga orang itu keluar, Yan Xing kemudian melirik surat yang ada ditangannya. Dan tanpa menunggu lama dia kemudian membuka surat itu dan segera membacanya.


Dalam surat tersebut tertulis:


Untuk putraku Yan Xing.


Saat kau membaca surat ini kemungkinan ayah telah tiada didunia.


Aku tahu, selalu membuatmu dan ibumu menderita. Namun, kau harus tahu bahwa aku menyayangimu dan ibumu.


Karena masalalu yang selalu mengikatku, sehingga membuatku kesulitan menunjukkan rasa sayangku pada kalian dan justru selalu membuat kalian menderita.


Jauh sebelum mengenal dan menikah dengan ibumu. Ayah sudah pernah menikah, dan berpikir itu adlaah pernikahan sekali untuk seumur hidup.


Namun, keluarga dari istri pertama ayah yang ternyata berasal dari alam abadi datang dan merebutnya dari ayah.


Sejak saat itu hidup ayah menjadi kacau, dan satu-satunya yang bisa ayah lakukan hanya bertambah kuat secepatnya dan naik ke alam abadi untuk bertemu kembali dengannya.


Kakekmu yang melihat ambisi ayah, takut jika ayah akan mengambil jalan yang salah. Sehingga atas usulan nenekmu, mereka menikahkan ayah dengan ibumu.


Namun, meskipun kami telah menikah ayah tetap tidak dapat melupakan masa lalu ayah.


Ayah tetap berambisi untuk menjadi kuat secepatnya dan naik ke alam abadi. Meskipun ayah berambisi untuk naik kealam abadi.


Ibumu meskipun tahu untuk apa ayah berlatih keras untuk menjadi kuat. Dia tetap tersenyum dan mendukung ayah dengan seluruh hatinya.


Disaat ayah berpikir bahwa semuanya terlalu berat untuk ayah lakukan. Ibumu selalu menguatkan ayah dan selalu mendukung ayah, dengan senyumannya dia selalu mendukung ayah.


Dan tanpa ayah sadari jauh didalam lubuk hati ayah telah terisi oleh ibumu. Namun karena masalalu yang mengikatku membuatnya tidak pernah muncul dipermukaan.


Bahkan saat kami telah memilikimu pun ayah masih berjuang untuk segera naik kealam abadi secepatnya.


Yang ayah tidak sadari adalah jika ayah pergi kealam abadi maka ayah harus meninggalkan kalian. Apakah itu yang hayi kecil ayah inginkan ?


Apa hati kecil ayah memang menginginkan ayah naik kealam abadi dan meninggalkan kalian berdua ?


Hal itu membuat ayah menjadi dilema dan mulai meragukan semua keputusan ayah selama ini.


Namun, setelah mempertimbangkannya secara matang-matang ayah akhirnya dapat membuat keputusan yang hati kecil ayah inginkan yang sebenarnya.


Ayah memutuskan untuk meminta maaf kepada ibumu segera dan menerimanya. Namun, kabar kematian ibumu mengejutkan ayah.


Ayah telah mengetahui bahwa ibumu diolok-olok karena tidak dapat berkultivasi dan juga memiliki tubuh yang lemah dan rentan terkena penyakit.


Ayah seharusnya selalu berada disisinya dan melakukan yang terbaik untuk menyembuhkannya. Namun, ayah sibuk dengan keinginan ayah sendiri tanpa mempedulikannya.


Semuanya telah terlambat, itulah yang muncul dalam benak ayah. Penyesalan mulai menyerang ayah secara bertubi-tubi.


Bahkan ayah tidak berani datang untuk melihat ibumu saat upacara pemakamannya. Ayah tidak berani menatap wajahnya yang telah pergi, dan juga bertemu denganmu yang pasti telah dipenuhi oleh kebencian kepadaku.

__ADS_1


Ayah kemudian mengumpulkan keberanian dan mendatangi makam ibumu saat acara pemakaman selesai. Namun, ayah masih tidak berani untuk muncul dihadapanmu.


Saat ayah melihat wajah ibumu, ayah akhirnya menyadari bahwa hati kecil ayah telah dipenuhi oleh ibumu.


Tangis ayah kemudian pecah dan ayah tidak dapat menahannya. Namun agar tidak ada orang yang melihat ayah, aku segera menutup mulutku.


Ayah kemudian berjanji di makam ibumu akan segera menemuinya secepatnya. Namun, sebelum itu ayah berjanji padanya akan membukakan jalan untukmu terlebih dahulu.


Meskipun terlambat, tapi ayah ingin meminta maaf yang sedalam-dalamnya padamu putraku. Meskipun terdengar egois ayah meminta agar kau mengabulkan keinginan terkahir ayah.


Ayah tidak tahu keyakinan dari mana yang membuat ayah percaya bahwa kau pasti dapat naik ke alam abadi.


Jadi ayah memohon padamu untuk naik ke alam abadi dan mencari keberadaan istri pertama ayah yang saat meninggalkanku dia tengah dalam kondisi mengandung.


Ayah ingin kau selalu membantu kakakmu....


Yan Xing belum selesai membaca penggalan kalimat terakhir dari surat tersebut yang tinggal beberapa kata saja.


Namun dia sudah berhenti untuk membaca surat tersebut. Dan dia kemudian melangkahkan kakinya keluar dari ruangan tersebut.


Saat pintu terbuka, ketiga orang yang sudah menunggu diluar mulai menoleh kearahnya.


Namun dia berjalan melewati mereka dengan tanpa ekspresi dan menyerahkan sepucuk surat tersebut kepada pamannya Yan Zhong.


" Ini "


Yan Zhong bergumam bingung dengan perilaku Yan Xing seraya menerima surat dari keponakannya itu.


Mereka kemudian menoleh kearah Yan Xing yang terus berjalan. Tanpa banyak bertanya mereka kemudian mengikutinya.


Sementara Yan Xing terus berjalan dan diikuti oleh ketiganya hingga akhirnya mereka tiba didepan sebuah makam yang cukup megah.


Dan dimakan tersebut terpasang sebuah plakat 'Makam Lin Meiyin' yang megah dan mewah. Dan makam tersebut merupakan makam ibunya.


Yan Xing kemudian masuk kedalam dan diikuti oleh ketiga orang tersebut. Saat mereka sudah berada didalam makam.


Yan Xing yang masih diam tanpa ekspresi melangkah mendekati peti mati ibunya tersebut yang ada didepannya.


Saat sudah berada didekat peti mati ibunya Yan Xing kemudian menoleh kekiri dan kekanan seperti mencari sesuatu.


" Apa yang dicarinya ? "


Tanya Yan Zhong bingung.


" Aku tidak tahu kakak "


Jawab Yan Siyu yang juga bingung dengan tindakan Yan Xing.


" Hamba juga tidak mengetahuinya yang mulia "

__ADS_1


Ucap Sikong Jun saat Yan Zhong dan Yan Siyu memelototinya.


Sementara itu Yan Xing yang masih berada didekat peti mati ibunya masih menelisik sekitaran peti mati ibunya.


Setelah beberapa saat mencari akhirnya tatapannya tertuju pada sebuah peralatan teka-teki dengan mekanisme yang cukup sulit.


Dia kemudian mengambil alat tersebut dan mencoba memecahka teka-teki yang ada didalamnya.


Dengan usahanya dan sedikit bantuan sistemnya akhirnya Yan Xing berhasil membuka satu per satu bagian dari peralatan tersebut.


Hingga akhirnya saat peralatan tersebut berhasil dibuka semuanya dia dapat melihat sebuah token berwarna hitam kilat dengan sedikit keabu-abuan dan berbentuk naga.


Yan Xing kemudian menyimpulkan menurut ingatannya bahwa benda itu adalah token naga yang mereka cari.


Dia kemudian berbalik dan mendapati pamannya, bibinya, dan Sikong Jun. Tampak menelusuri semua tempat untuk mencari token naga juga.


" Aku menemukannya, aku menemukan token naga "


Ucap Yan Xing dengan suara khas baritonya yang dingin sembari memperlihatkan token naga.


Ketiganya kemudian menoleh kearah Yan Xing dan bergilir menoleh kearah token naga yang diperlihatkan oleh Yan Xing.


Mereka bertiga pun segera bergegas mendekati Yan Xing dan melihat token naga tersebut dari dekat.


" Ini benar-benar token naga "


Ucap Yan Zhong bahagia.


" Akhirnya kita menemukannya, dan langkah untuk membawa para jenderal naga menjadi lebih mudah "


Kini Yan Siyu yang angkat bicara.


" Hahaha, aku tidak menyangka dapat melihat token naga kembali "


Sikong Jun berkata sembari terharu.


" Hormat kepada panglima naga "


Yan Zhong menundukkan tubuhnya dengan hormat kepada Yan Xing.


" Berdirilah tidak perlu acara formalitas seperti ini "


Ucap Yan Xing memerintahkan Sikong Jun untuk segera berdiri.


" Tapi Xing'er, bagaimana kau mengetahui bahwa token naga berada dimakan ibumu ? "


Tanya Yan Zhong yang merasa heran karena Yan Xing mengetahui lokasi teken naga setelah membaca surat, namun dia menemukan apapun saat membacanya.


" Aku menemukannya saat membaca surat dan ayah membuat petunjuk dengan kata-kata

__ADS_1


'Ayah kemudian berjanji di makam ibumu akan segera menemuinya secepatnya. Namun, sebelum itu ayah berjanji padanya akan membukakan jalan untukmu terlebih dahulu.' "


Ujar Yan Xing dan membacakan kembali penggalan kalimat dari surat tersebut.


__ADS_2