CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )

CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )
60.Melindungi Desa Bambu Kuning


__ADS_3

Di sebuah lembah yang terdapat di bagian wilayah barat benua emas sebuah sekte berdiri kokoh dan sekte tersebut bernama sekte tengkorak hitam.


Jauh didalam sekte sebuah gedung yang didepannya dipasangi tanda segel yang menyiratkan, orang-orang dilarang untuk masuk ketempat tersebut.


Didalam gedung tersebut yang memiliki pencahayaan remang dari obor yang menempel di kedua sisi dinding ruangan. Terdapat sebuah kursi kebesaran yang diatasnya telah duduk sesosok yang tubuhnya ditutupi oleh jubah berwarna hitam sepenuhnya.


Sosok tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda pergerakan apapun. Dan bila dilihat lebih dekat tampak sosok tersebut sedang menutup matanya, hingga pintu ruangan terbuka dan akhirnya dia membuka matanya.


Pintu terbuka menampilkan sosok pria dewasa yang memiliki usia sepantaran 41-47 tahunan. Sedang berjalan mendekati sosok yang masih setia duduk di kursi kebesarannya.


" Pengorbanannya masih belum cukup, kau harus mendapatkan lebih banyak manusia tidak peduli yang muda maupun tua " ucap sosok hitam tersebut saat pria itu sudah berdiri didekatnya.


" Guru, tenang saja aku akan segera memerintahkan murid sekteku untuk melakukan sesuai perkataanmu " ucap pria tersebut.


" Dan satu lagi, kau harus segera menangkap orang sebelumnya kabur jangan sampai dia menyebarkan apa yang kita lakukan disini " ucap sosok hitam tersebut.


" Aku juga sudah menyuruh beberapa murid untuk pergi ke desa bambu kuning untuk menangkap orang yang kabur itu sekaligus menangkap semua penduduk desa " ucap pria tersebut.


" Hmm, baiklah kau bisa pergi sekarang " ucap sosok tersebut dan kemudian menutup kedua matanya.


Mendengar perintah dari sosok hitam tersebut untuk menyuruhnya pergi. Tanpa ingin berlama-lama lagi didalam ruangan tersebut pria itu pun berjalan keluar dari ruangan tersebut.


....


Di desa bambu kuning Yan Xing dan kelima muridnya tengah berada didalam rumah kepala desa bambu kuning.


" Tuan Yan terima kasih karena sudah mau menerima Ou Jilan dan Ou Yalin menjadi muridmu " ucap kepala desa yang diketahui bernama Han Yuan.


" Kepala desa Han terlalu berlebihan, Ou Jilan dan Ou Yalin memiliki bakat yang layak untuk menjadi muridku jadi aku juga merasa beruntung dapat mengangkat mereka menjadi muridku " ucap Yan Xing ramah membalas perkataan Han Yuan.


" Kepala desa Han, mengenai ruang besar yang menjadi tempat perlindungan kalian itu. Bisakah kau jelaskan sedikit ? " pinta Yan Xing.


" Ahh mengenai ruangan itu, aku juga tidak terlalu mengetahui apapun tentang ruangan itu namun aku tahu itu dibuat oleh kedua orang tua Ou Jilan dan Ou Yalin sebagai tempat berlindung penduduk desa jika ada bahaya " ucap Han Yuan.

__ADS_1


Yan Xing hanya menganggukkan kepalanya saat mendengar jawaban dari kepala desa Han Yu. Namun, didalam hatinya dia terkejut mengetahui bahwa yang membuat ruangan tersebut beserta dengan formasinya adalah kedua orang tua Ou bersaudara.


" Lalu, kenapa Ou Jilan mengatakan ruangan itu tidak sengaja ditemukan oleh kedua orang tuanya " Mo Yuanli mengangkat bicara secara tiba-tiba saat mendengar perkataan dari Han Yuan.


" Kalau itu aku memang sengaja membohongi mereka atas keinginan orang tua mereka sendiri " ucap kepala desa Han.


Yan Xing yang menyadari ada hal yang sedang disembunyikan oleh Han Yuan. Tidak bisa menahan dirinya untuk bertanya langsung kepadanya.


Namun, sebelum pertanyaan sampai ditelinga Han Yuan. Seorang penduduk desa dengan tergesa-gesa masuk kedalam rumah Han Yuan.


" Kepala desa gawat, orang-orang dari sekte tengkorak hitam datang kembali dan membuat keributan " ucap penduduk desa yang baru saja masuk dengan nafas yang masih terengah-engah.


" Apa! , mereka datang cepat sekali " Han Yuan tidak bisa untuk tidak panik saat mendengar nama sekte tengkorak hitam.


" Tuan Yan, aku mohon tolong lindungi para penduduk desa kami " Han Yuan sudah berlutut di depan Yan Xing.


" Kepala desa Han, berdirilah aku sudah berjanji akan melindungi kalian jadi aku pasti akan melindungi kalian " ucap Yan Xing sembari mengangkat tubuh Han Yuan untuk berdiri.


" Terima kasih, terima kasih tuan Yan " ucap Han Yuan sambil terus menunduk berterima kasih.


" Hei penduduk desa bambu kuning dengarkan kalian harus bersyukur telah terpilih menjadi anggota dari sekte tengkorak hitam dan selamanya setia kepada sekte dan sebagai kontribusi pertama kalian, kalian akan dijadikan saksi berdirinya dewa kita " ucap pria yang ada didepan yang lainnya yang memiliki kultivasi ranah Foundation.


" Kau pikir kami bodoh dasar pembohong, kalian hanya Ingin menjadikan kami menjadi tumbal untuk kebangkitan yang kalian panggil dewa kalian " ucap salah satu penduduk dengan ketakutan.


" Karena kalian tidak ingin cara lembut maka jangan salahkan saya bertindak kasar pada kalian " ucap pria yang sepertinya pemimpin kelompok tersebut.


Yan Xing yang setelah berjalan dan memakan waktu 10 menit untuk sampai didepan desa bambu kuning tempat dimana orang-orang dari sekte tengkorak hitam berada.


Saat melihat orang-orang yang dikirim oleh sekte tengkorak hitam yang merupakan rata-rata memiliki kultivasi ranah qi transformation dan yang tertinggi adalah ranah foundation.


" Yuanli pergi kesana dan habisi mereka semua " ucap Yan Xing datar memerintahkan Mo Yuanli untuk membunuh orang-orang dari sekte tengkorak hitam.


" Baik guru " Mo Yuanli menunduk hormat kemudian berdiri didepan para penduduk.

__ADS_1


Melihat Mo Yuanli yang berdiri didepannya dan tampak tidak ingi menyingkir pemimpin kelompok tersebut merasa marah dan kesal dihatinya.


" Siapa kau cepat minggir, jangan sampai aku menghajarmu " teriak pemimpin kelompok tersebut.


" Guruku memerintahkanku untuk membunuh kalian, jadi kalian bisa mati dengan tenang " ucap Mo Yuanli kemudian berlari melesat dengan kepalan tinjunya.


Bugh bugh bugh.


Suara tinju Mo Yuanli yang mengenai setiap orang-orang dari sekte tengkorak darah terdengar jelas.


Perbedaan ranah yang cukup jauh membuat Mo Yuanli dapat melawan murid sekte tengkorak hitam yang memiliki kultivasi ranah qi transformation dengan mudah dan hanya mengandalkan satu pukulan saja.


Mo Yuanli melakukan serangan-serangan yang membuat semua lawannya langsung terbunuh setelah menerima satu pukulan saja.


Hingga beberapa menit akhirnya semua orang-orang dari sekte tengkorak hitam yang datang ingin menangkap semua penduduk desa telah kehilangan nyawa mereka akibat dari Mo Yuanli.


Dan kini tertinggal pemimpin kelompok tersebut yang memiliki kultivasi ranah foundation. Namun saat Mo Yuanli akan berjalan mendekatinya, orang itu terlebih dahulu berlutut dan memohon ampun pada Mo Yuanli.


" Aku salah, maafkan aku tolong lepaska aku. Aku masih ingin hidup " ucap pemimpin kelompok tersebut.


" Kau dasar menjijikkan, saat kau pertam datang bersikap begitu arogan namun saat tuan Mo menunjukkan seberapa kuat dia kau langsung bersimpuh memohon ampun "


" Ck ck ck, sungguh memalukan bagaimana mungkin kami bisa takut dengan orang seperti ini, sungguh orang yang memalukan "


Para penduduk desa berteriak memaki pemimpin kelompok tersebut yang dengan tidak tahu malunya memohon ampun setelah sebelumnya bersifat begitu arogan.


" Bagaimanpun kau memohon, perintah guruku mutlak jadi kau matilah dengan tenang " ucap Mo Yuanli yang kemudian mengayunkan tinjunya untuk menghancurkan kepala pemimpin kelompok tersebut.


*Tidak tolong ampuni aku


Arghhh*


Sebelum tinju milik Mo Yuanli menghantam kepalanya. Pemimpin kelompok tersebut meraung memohon untuk diampuni.

__ADS_1


Namun berapa kali pun dia berkoar-koar memohon ampun tinju Mo Yuanli tetap melesat dan menghancurkan kepalanya.


__ADS_2