CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )

CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )
61.Cerita Mengenai Orang Tua Ou Jilan dan Ou Yalin


__ADS_3

Setelah Mo Yuanli berhasil membunuh orang-orang dari sekte tengkorak hitam tanpa membiarkan satupun hidup.


Para penduduk desa yang menyaksikan bagaimana orang-orang dari sekte tengkorak hitam meregang nyawa. Begitu bahagia dan bersimpuh dihadapan Yan Xing dan kelima muridnya.


" Terima kasih untuk tuan-tuan karena telah menyelamatkan kami " ucap para penduduk desa serentak sembari menundukkan kepala mereka.


Setelah selesai berterima kasih para penduduk desa kembali ketempat mereka masing-masing dan kembi melakukan aktivitas yang sebelumnya mereka hentikan dan menyisakan Yan Xing dan kelima muridnya serta Han Yuan ditempat itu.


" Kepala desa Han, aku masih banyak hal yang ingin kutanyakan padamu bagaimana jika kita berjalan sambil berbincang sejenak " ucap Yan Xing yang menuntun Han Yuan untuk mengikutinya.


" Tentu tuan Yan " Han Yuan berjalan mendahului mengikuti tuntunan Yan Xing.


" Kalian berlima bisa menyari kesibukan sendiri " Yan Xing menoleh kearah lima muridnya dan kemudian memberikan mereka perintah.


" Baik guru " ucap kelima murid Yan Xing secara bersamaan dan berjalan menjauhi Yan Xing dan Han Yuan.


Yan Xing pun berjalan mengejar Han Yuan yang sudah terlebih dahulu berjalan darinya.


" Tuan Yan apa yang ingin kau tanyakan padaku? " tanya Han Yuan yang sudah berjalan beriringan dengan Yan Xing.


" Aku hanya ingin mengetahui lebih banyak tentang kedua orang tua Ou Jilan dan Ou Yalin " ucap Yan Xing.


Han Yuan menganggukkan kepalanya ketika mendengar apa yang baru saja diucapkan oleh Yan Xing.


" Aku juga sebenarnya tidak begitu mengenal kedua orang tua mereka " ucap Han Yuan dan mendapat tatapan kebingung dari Yan Xing.


Han Yuan tersenyum saat melihat reaksi Yan Xing yang bingung saat mendengar apa yang baru saja dia katakan. Dia kemudian menghela nafasnya dan lanjut berbicara.


" Kejadian ini kurang lebih sepuluh tahun lalu saat kedua orang tua Ou bersaudara datang kedesa kami.


Ou Zhengfeng adalah nama ayah Ou bersaudara dan Qin Sui adalah nama ibu mereka.


Mereka yang memiliki kepribadian hangat membuat semua penduduk desa menyambut mereka dengan baik.

__ADS_1


Hari-hari mereka pertama tinggal di desa begitu bahagia bahkan, mereka juga banyak membantu desa kami.


Namun suatu hari sekelompok bandit datang kedesa kami dan mencoba merampok kami, namun mereka berdua berdiri dan bertarung melawan para bandit tersebut dan bahkan mengalahkan mereka.


Sejak hari itu kami pun mengetahui bahwa mereka berdua adalah kultivator, meskipun sebenarnya saat pertama bertemu kami mencurigai mereka adalah kultivator.


Kami mencurigai mereka bermula karena perasaan saat berdekatan dengan mereka sedikit berbeda saat berdekatan dengan orang biasanya.


Setelah satu tahun berlalu Qin Sui pun hamil Ou Jilan. Dan setelah Ou Jilan lahir kondisi tubuh Qin Sui terlihat berkurang begitupula dengan Ou Zhengfeng.


Aku berkata bukan dari segi kesehatan mereka namun segi kekuatan mereka. Karena saat berdekatan dengan mereka aku merasa tekanannya semakin berkurang.


Setelah satu tahun kemudian Ou Yalin lahir dan saat dia lahirpun kondisi tubuh Qin Sui dan Ou Zhengfeng juga semakin berkurang.


Setelah Ou Yalin lahir mereka berdua kemudian memutuskan membuat tempat berlindung untuk penduduk desa dengan sebuah pelindung yang kultivator sebut sebuah formasi.


Saat itu aku tidak mengetahui alasan sebenarnya kenapa mereka membuatnya.


Namun saat bertahun-tahun berlalu dan Ou bersaudara juga sudah menginjak umur 3 tahun akhirnya aku menyadari bahwa mereka kemungkinan tidak lama lagi didunia ini.


Dan saat itu juga beberapa bandit datang kedesa kami dan untuk melawan mereka dalam kondisi seperti itu mereka hanya bisa mengorbankan nyawa mereka.


Hanya itu semua yang kuketahui tentang kedua orang tua Ou Jilan dan Ou Yalin. " Han Yuan pun mengakhiri perkataannya.


" Apa kepala desa Han tidak tahu dari mana mereka berasal ? " Yan Xing merasa belum mendapatkan apa yang ingin dia ketahui dan bertanya pada Han Yuan.


" Sayangnya aku tidak mengetahuinya " ucap Han Yuan menyesal sembari menggelengkan kepalanya.


Yan Xing menganggukkan kepalanya menanggapi jawaban yang diberikan oleh Han Yuan.


" Ah, aku memiliki sebuah benda yang mereka ingin agar aku memberikannya pada Ou bersaudara saat mereka dirasa dapat menjaga diri " ucap Han Yuan teringat dan dengan suara sedikit ditinggikan.


Pernyataan dari Han Yuan membuat Yan Xing sedikit menarik minatnya. Dan langsung saja bertanya padanya.

__ADS_1


" Bisa kau berikan benda itu padaku, kepala desa Han ? " pinta Yan Xing.


Han Yuan sejenak terlihat sedikit ragu namun setelah beberapa menit dia berpikir akhirnya dia menyetujui permintaan Yan Xing.


" Dengan adanya dirimu dan teman seperguruan mereka, aku yakin sekaranglah waktu yang tepat untuk menyerahkan benda itu " ucap Han Yuan.


Mereka berdua kemudian berjalan menuju rumah Han Yuan dan tidak lupa mereka juga memanggil Ou bersaudara dan yang lainnya.


Setelah beberapa menit perjalan menuju rumah Han Yuan. Kini Yan Xing dan kelima muridnya serta Han Yuan sendiri sudah berada dirumahnya.


Han Yuan pun terlihat berjalan menuju sebuah ruangan dan diikuti oleh Yan Xing dan kelima muridnya. Kemudian Han Yuan mengambil sesuatu dari dalam sebuah kotak.


Dia kemudian berjalan mendekati Yan Xing dengan benda ditangannya yang merupakan sebuah kalung mata kalung terbuat dari giok dengan bentuk sayap dan terukir kata-kata Ou.


" Kalung ini dan satu pucuk surat ini adalah peninggalan terakhir kedua orang tua Ou Jilan dan Ou Yalin " ucap Han Yuan dan memberikan kalung dan sepucuk surat.


Yan Xing pun mengambil kedua barang tersebut dan menyerahkannya kepada pemilik sahnya yaitu Ou Jilan dan Ou Yalin.


Ou Jilan pun dengan terburu-buru segera membuka surat tersebut dan mencoba membacanya. Namun apa yang dia lihat dalam surat tersebut hanyalah sebuah kertas kosong.


" Kakek benar surat ini ditinggalkan oleh kedua orang tuaku pada kami ? " tanya Ou Jilan dengan tatapan bingung saat menatap kertas kosong ditangannya.


" Iya tentu saja, memangnya ada apa dengan suratnya ? " Han Yuan justru balik bertanya kepada Ou Jilan.


" Surat ini kosong, tidak memiliki satupun tulisan didalamnya kakek " jawab Ou Jilan sesuai dengan apa yang diisyaratkan oleh Ou Yalin.


" Ini bagaimana mungkin, kakek tidak tahu apa-apa mengenai ini. Bahkan kakek tidak pernah membukanya " jawab Han Yuan dan mengambil surat dari tangan Ou Jilan.


" Bagaimana ini bisa terjadi, tidak ada yang mengetahui tentang giok dan surat ini selain aku. Aku juga mengunci ruangan ini agar tidak ada yang mengambilnya " ucap Han Yuan sembari membolak-balik surat yang ada ditangannya.


Yan Xing yang dari tadi hanya melihat dari samping juga menjadi sedikit tertarik dengan apa yang terjadi kepada surat tersebut.


" Coba berikan surat tersebut kepadaku " ucap Yan Xing.

__ADS_1


Mendengar perkataan Yan Xing, Han Yuan kemudian memberikan surat itu kepadanya.


__ADS_2