
Sekte cermin langit dibangun di atas puncak gunung cermin.
Gunung cermin memiliki warna perak yang mengkilap dan dapat memantulka bayangan dan karena itu lah dinamakan gunung cermin.
Gunung cermin memiliki dua puncak yang memiliki ketinggian yang berbeda. Puncak yang paling rendah dinamakan oleh sekte cermin langit puncak bumi, sementara puncak tertinggi dinamakan puncak surga.
Setelah Yan Xing dan Mo Jian serta orang-orang dari sekte cermin langit tiba di sekte mereka.
Mo Jian memandu Yan Xing untuk melihat-melihat kemegahan sekte cermin langitnya.
Pertama Mo Jian menuntun Yan Xing ke puncak bumi tempat bagi para murid luar sekte cermin langit.
Yan Xing dapat melihat banyak bangunan yang tampak seperti rumah berjejer rapih selain itu ada juga sebuah podium yang sama seperti yang ada di arena bintang yang kemungkinan tempat murid luar untuk saling beradu kekuatan.
Begitulah puncak bumi, begitu sederhana hanya berdiri setidaknya ribuan rumah yang menjadi tempat tinggal murid luar yang memiliki jumlah puluhan ribu. Selain itu ada juga 10 arena bertarung tempat murid luar untuk saling beradu kekuatan.
Setelah selesai melihat-lihat di puncak bumi, Mo Jian melanjutkan untuk memandu Yan Xing menuju puncak surga yang merupakan pusat dari sekte cermin langit.
Saat menaiki puncak surga Yan Xing sudah dihadapkan dengan ribuan rumah yang lebih megah dari rumah murid luar yang ada di puncak bumi yang sepertinya dia ketahui merupakan rumah bagi murid dalam.
Setelah itu Mo Jian kembali melanjutkan langkahnya menuntun Yan Xing dan tibalah mereka di ratusan rumah murid inti yang dibangun dengan sedemikian rupa dan sangat megah dari dua rumah murid lainnya.
Setelah selesai melihat rumah milik murid-murid sekte cermin langit. Kini MK Jian memandu Yan Xing menuju tempat para tetua dan ketua sekte tinggal.
Bangunan-bangunan yang berjejer rapih yang tak kala megah dari bangunan murid inti atau bahkan melebihi terutama satu rumah yang yang begitu megah bak istana yang merupakan rumah untuk ketua sekte.
Mo Jian enggan untuk memperlihatkan bangunan yang menjadi jantung sekte cermin langit yaitu perpustakaan tempat keterampilan bertarung berada.
Selain perpustakaan ada juga menara warisan tempat para murid menguji keberuntungan mereka untuk dihadiahi oleh leluhur sekte.
Dan ada juga rumah kultivasi yang terletak di bagian tebing gunung cermin.
Setelah selesai melihat-lihat bangunan-bangunan sekte kini Yan Xing dipandu oleh Mo Jian kesuatu bangunan yang menjadi tempat para petinggi sekte berkumpul atau disebut aula pertemuan.
Mo Jian duduk dibagian paling tengah dengan 2 barisan kursi tempat para tetua sekte.
Yan Xing sendiri diatur duduk dikursi yang paling dekat dengan Mo Jian dan Mo Yuanli yang tepat berada disebelahnya.
Tidak banyak hal yang dibahas didalam ruangan tersebut hanya beberapa kata terima kasih dan beberapa kata sanjungan untuk Yan Xing meskipun ada salah satu tetua yang selalu berulah.
" Saudara Yan, kami mengucapkan terima kasih karena jika bukan karena dirimu sekte kami pasti sudah rata dengan tanah oleh sekte langit darah " ucap Mo Jian ramah.
" Hmm, dia memang menyelamatkan kita namun kini dia juga membawa masalah dengan menyinggung sekte tengkorak hitam " ucap Yuan Dong dengan nada sinis.
Mo Jian dan beberapa tetua lainnya sangat marah saat Yuan Dong berkata seperti itu. Mereka takut jika perkataannya menyinggung Yan Xing dan membuatnya menghancurkan sekte cermin langit.
Namun melihat Yan Xing yang tampaknya tidak terlalu mengambil omongan Yuan Dong mereka dapat bernafas lega.
__ADS_1
" Saudara Yan aku juga ingin mengucapkan terima kasih karena kau telah menyembuhkan meridian putraku dan bahkan menuntunnya langsung dalam berkultivasi " ucap Mo Jian.
" Tidak perlu sungkan senior Mo, lagipula aku juga beruntung dapat melatih murid yang berbakat seperti Mo Yuanli " ucap Yan Xing dengan nada hormat.
" Saudara Yan, jika dilihat dari kekuatan dan bakatmu yang begitu luar biasa sepertinya kau bukan berasal dari benua langit, apakah saudara Yan berasal dari benua emas atau dua benua lainnya? " tanya Mo Jian.
" Tidak aku bukan berasal dari benua langit maupun tiga benua lainnya, aku berasal dari benua bumi " ucap Yan Xing menjelaskan.
Mendengar perkataan Yan Xing yang mengatakan bahwa dia dari benua bumi membuat Mo Jian dan para tetua sekte cermin langit cukup terkejut bahkan tanpa terkecuali muridnya Mo Yuanli yang memang tidak mengetahui perilah gurunya itu.
Disaat semua orang terkejut dengan perihal Yan Xing yang sebenarnya berasal dari benua bumi. Berbeda dengan Yuan Dong yang kembali membuat ulah.
" Huh, hanya orang dari benua bumi, mungkin kau kuat namun menyinggung sekte tingkat menengah dari benua emas jangan ikutan membawa kami kedalamnya " ucapnya dengan nada sarkas sembari berdiri dari kursinya.
Melihat Yuan Dong yang kembali berulah membuat mereka semua marah dan ingin menghajar orang tersebut kenapa dengan bodohnya mencoba untuk menyinggung Yan Xing.
Dengan kekuatan yang dimiliki Yan Xing mereka berpikir sangat mudah untuk menghancurkan sekte mereka. Namun saat mereka mengetahui bahwa Yan Xing berasal dari benua bumi terlintas dipikiran mereka sedikit keraguan.
Mereka memang takut dengan Yan Xing yang memiliki kekuatan ranah Nescent Soul. Namun mereka lebih takut dengan sekte tengkorak hitam terlebih saat mereka mengetahui bahwa Yan Xing hanyalah kultivator tanpa latar belakang dari benua bumi.
Melihat keraguan mereka Yan Xing juga mengerti keadaan mereka. Yan Xing sendiri tidak ingin memberitahukan bahwa dia berasal dari salah satu kekaisaran dari benua naga.
Ya meskipun dia dari salah satu kekaisaran dari benua naga namun statusnya juga tidak begitu tinggi. Yan Xing hanyalah seorang pangeran yang terbuang dari kekaisarannya jadi dia tidak ingin repot-repot memberitahukan identitasnya tersebut.
Namun sekali lagi Yuan Dong kembali membuat masalah yang bahkan kali ini membuat Yan Xing tidak dapat menahan amarahnya.
" Patriak, lihat apa yang dilakukan oleh Mo Yuanli yang membawa permasalahan kedalam sekte kita " ucap Yuan Dong yang kini mengarah pada Mo Yuanli.
Yan Xing amarahnya tidak dapat terbendung lagi. bukan karena dirinya dihina namun karena Yuan Dong berani menghina muridnya dan sikap tidak tahu malu yang diperlihatkan oleh Yuan Dong membuatnya merasa begitu jijik.
Dengan amarah yang memuncak Yan Xing tiba-tiba muncul didepan Yuan Dong dan kemudian memberikan sebuah tamparan kepadanya.
plak
" Dengar pak tua, selain ingin melihat sekte cermin langit aku memiliki satu tujuan lainnya datang kesini dan itu adalah membongkar kejahatanmu " ucap Yan Xing dengan nada dingin yang kemudian memaksa Yuan Dong untuk memakan sebuah pil.
" uhuk... uhuk... Apa yang baru saja kau berikan padaku sialan " teriak Yuan Dong kesal.
" Sttt... Jangan terlalu berisik aku hanya memberikanmu sebuah pil yang membuatmu berkata jujur " ucap Yan Xing sembari menempelkan jari telunjuknya dibibirnya.
" Sekarang katakan padaku siapa yang mengutus orang, ah.. bukan siapa yang membuat meridian Mo Yuanli terluka " ucap Yan Xing.
" itu aku, aku sendiri yang menyerang dan melukai meridiannya " ucap Yuan Dong dengan menutup mulutnya yang bahkan dirinya terkejut bahwa dia mengatakan kebenarannya.
" Yuan Dong.. beraninya kau " Mo Jian berteriak dengan nada marah.
" Patriak dengarkan aku, ini pasti akalan orang itu saja " ucap Yuan Dong mencoba berdalih sembari menunjuk Yan Xing.
__ADS_1
Namun tanpa Yuan Dong sadari Yan Xing dengan cepat muncul didepannya dan mencekik lehernya.
" Aku memberimu cukup waktu untuk hidupmu, namun karena kau sangat ingin mati cepat maka aku akan mengabulkanmu " ucap Yan Xing yang kemudian mencekik leher Yuan Dong dengan kuat hingga akhirnya lehernya patah.
" Senior Mo, kau tidak keberatan bukan dengan apa yang aku lakukan?, bagaimana dengan kalian apa kalian keberatan ? " tanya Yan Xing dengan nada datar pada Mo Jian dan para tetua lainnya.
" Saudara Yan kau membunuh penjahat sekte yang kejahatannya harusnya dijatuhi hukuman mati, bagaiman mungkin kami keberatan saat kau membunuh penjahat tersebut mewakili kami.
" Waktu yang kita miliki meskipun singkat namun cukup berarti untukku, Namun jalan yang akan kita lalui akan semakin berbahaya, apakah kau masih ingin menjadi muridku ? " tanya Yan Xing.
" Guru, bahkan jika tersisa bahaya saja didunia aku masih ingin menjadi muridmu " ucap Mo Yuanli.
" dunia yang kujalani nantinya bukanlah sebatas alam fana yang kecil ini, alam yang lebih tinggi dari alam fana adalah tujuanku dan pastinya aka. banyak musuh-musuh muat menanti kita, apakah kau masih bertekad menjadi muridku ? " Yan Xing kembali melontarkan pertanyaan.
" Guru, tekadku bulat untuk menjadi muridmu " ucap Mo Yuanli menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Yan Xing.
" Senior Mo, sebagai seorang ayah pasti berat meninggalkan putranya, namun yakinlah bahwa putramu aman bersamaku, jadi apakah kau memperbolehkan aku membawa putramu Mo Yuanli pergi mencari pengalaman bersamku ? " pinta Yan Xing mencoba meminta izin agar Mo Jian mengizinkan Mo Yuanli pergi bersamanya.
" Saudara Yan ada dirimu yang mampu menuntun putraku, aku pastinya dengan senang hati mengizinkannya " jawab Mo Jian.
" Senior Mo mungkin ini tidak seberapa, namun terimalah ini sebagai hadiah perpisahan dariku " ucap Yan Xing sembari memberikan sebuah cincin penyimpanan.
Saat Mo Jian mengedarkan kesadarannya untuk memeriksa cincin penyimpanan yang diberikan oleh Yan Xing dia begitu terkejut karena ada begitu banyak harta karun.
Mulai dari pil tingkat tinggi dan bumi, teknik beladiri tingkat 3, dan senjata tingkat tinggi, dan artefak juga tingkat tinggi.
Yan Xing setelah dia selesai memberikan cincin penyimpanan kepada Mo Jian dia langsung pergi bersama dengan Mo Yuanli meninggalkan sekte cermin langit.
*
*
*
Dilangit yang tidak jauh dari gunung cermin Yan Xing dan Mo Yuanli tengah berada dipunggung ah long binatang ilahi milik Yan Xing.
" Guru, sekarang kita akan kemana ? " tanya Mo Yuanli.
" Kita akan menjemput dua orang lagi yang akan menjadi saudara seperguruanmu " ucap Yan Xing.
Dan pada saat Yan Xing mengucapkan kata-kata tersebut sebuah pesan hologram muncul didepannya.
[Misi tersembunyi terpicu, rekrut minimal 8 murid, hadiah misi peningkatan basis kultivasi sebanyak 2 tingkat, 10.000.000 PP, dan 10.000 CP]
[Persentase penyelesaian misi \= 5%]
Saat melihat pesan layar hogram yang menampilkan pemberitahuan sebuah misi muncul Yan Xing sangat senang saat dia melihat hadiah dari misi tersebut.
__ADS_1
" Baiklah, ah long terbang secepat mungkin menuju sekte pedang ilahi " perintah Yan Xing pada binatang ilahinya.
" baik tuan " ucap ah long yang kemudian melesat terbang menuju sekte pedang ilahi.