
" Haha, tampaknya aku telah menemukan pewaris yang tepat. Selain memiliki bakat luar biasa juga dengan keyakinan tinggi "
Tertawa dengan keras, Bing Menyue tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya saat akhirnya dia menukan pewaris yang sesuai ekspektasinya.
" Baiklah, jika begitu. Segeralah menghormatiku sebagai gurumu "
Ucap Bing Menyue.
Setelah mendengar perkataan Bing Menyue, Feng Xiaoyin tanpa bertanya-tanya segera berlutut dan membungkukkan tubuhnya keatas dan kebawah sebanyak tiga kali.
"Feng Xiaoyin, memberi hormat kepada guru"
"Feng Xiaoyin, memberi hormat kepada guru"
"Feng Xiaoyin, memberi hormat kepada guru"
" Baiklah Yin'er ! Kau tidak masalahkan aku memanggilmu seperti ini ? "
Bing Menyue bertanya kepada Feng Xiaoyin.
" Tidak masalah guru, karena orang-orang yang dekat denganku juga terbiasa memanggilku dengan panggilan Yin'er "
Dengan senyum ramah diwajahnya, Feng Xiaoyin menjawab dengan seramah mungkin pertanyaan sang guru.
" Baguslah jika kau tidak keberatan "
" Baiklah, sekarang sepertinya kita dapat memulainya "
Setelah berkata seperti itu, Bing Menyue mengarahkan tangannya kearah Feng Xiaoyin.
Feng Xiaoyin terkesiap saat merasakan semacam kekuatan tidak kasat mata menggerogoti tubuhnya dan perlahan mulai menariknya.
Tubuhnya pun melayang keudara dan bergerak kedepan ditarik oleh kekuatan tidak kasat mata tersebut.
Awalnya dia sangat terkejut dan ada juga sedikit rasa panik. Akan tetapi setelah melihat tubuhnya yang akhirnya berhenti tepat didepan Bing Menyue, kepanikannya seketika menghilang.
Bing Menyue dengan kekuatan miliknya memindahkan Feng Xiaoyin disisinya, diatas bunga plum besar yang terletak ditengah-tengah sungai.
" Aku akan mentransfer semua pengetahuanku selama 10.000 tahun kepadamu, bersiaplah dan berusahalah untuk menerimanya karena ini akan terasa sangat menyakitkan "
Ucap Bing Menyue.
Bing Menyue kemudian mengangkat tangan kanannya dan mengarahkan jari telunjuknya menyentuh kening Feng Xiaoyin.
Ketika jari telunjuknya bersentuhan dengan kening Feng Xiaoyin seberkas cahaya dari ujung jari telunjuknya merayap masuk kedalam kening Feng Xiaoyin.
Sesaat cahaya merayap masuk kedalam kepala Feng Xiaoyin, berbagai kenangan mulai terlintas di dalam benaknya yang jelas bukan miliknya melainkan milik sang guru.
Feng Xiaoyin kemudian memposisikan dirinya duduk dalam posisi bersila dan mulai menenangkan dirinya dan mulai menyerap semua kenangan milik Bing Menyue.
Dia menggertakkan giginya menahan rasa sakit dikepalanya karena kenangan yang berisi 10.000 tahun pengalaman milik Bing Menyue yang saat ini tengah coba dia serap.
Dalam kenangan Bing Menyue terdapat banyak teknik-teknik beladiri tingkat tinggi, dan juga ada teknik alkimia yang kedepannya akan sangat membantu Feng Xiaoyin.
Satu jam pun sudah berlalu, namun belum ada tanda-tanda bahwa Feng Xiaoyin akan berhenti bermeditasi. Karena saat ini dia tidak lagi dalam proses menyerap semua kenangan Bing Menyue, melainkan dia tengah menerima warisan yang diturunkan oleh Bing Menyue.
" Tampaknya dia sudah dalam proses menerima warisan "
Ucap Bing Menyue dengan pandangan mata yang tidak luput dari Feng Xiaoyin.
" Benar yang mulia "
Sahut Xiao Bao rubah kecil yang ada disebelahnya yang juga tengah mengawasi Feng Xiaoyin dalam proses menerima warisan.
Sementara itu Feng Xiaoyin tengah berganti yang sebelumnya menahan sakit dikepalanya, kini tidak hanya dikepala. Akan tetapi seluruh tubuhnya, dia merasakan rasa sakit yang menusuk hingga ketulang-tulang.
Rasa sakit itu sendiri dia rasakan, karena saat ini dia tengah menggabungkan tubuh beladiri miliknya dengan tubuh beladiri milik Bing Menyue yang saat ini telah diwariskan kepadanya.
__ADS_1
Tubuh beladirinya sendiri merupakan tubuh nadi es dengan atribut es abadi, sebuah elemen terkuat dalam daftar elemen es. Sementara milik Bing Menyue satu tingkat kekuatan dibawahnya yaitu tubuh sembilan bunga abadi, yang memiliki atribut bunga.
...
Feng Xiaoyin yang masih duduk bersila untuk menggabungkan kedua tubuh beladiri, perlahan-lahan kulitnya mulai terkelupas menampilkan daging berwarna merah segar.
Namun tidak berhenti disitu, kumpulan daging juga perlahan mulai hancur dan menyisakan tulang putih jernih yang dapat dilihat dengan mata.
Tulang putih jernih tersebut juga mulai mengelupas dan hanya menyisakan alur darah milik Feng Xiaoyin yang membentuk seperti tubuh manusia yang tengah bermeditasi.
Dua energi kemudian mulai berkumpul dalam sebuah kesatuan dibagian tengah-tengah alur darah Feng Xiaoyin. Salah satu energi memiliki warna yang berbeda-beda dan satunya lagi berwarna putih bening dengan sedikit warna biru langit.
Setelah kedua energi telah bersatu dalam sebuah kesatuan yang sempurna. kedua energi tersebut mengirimkan energi kedalam alur darah Feng Xiaoyin.
Saat alur darah milik Feng Xiaoyin menerima energi tersebut. Secara perlahan-lahan, tulang-belulang mulai terbentuk kembali.
Setelah tulang-belulang kini giliran daging berwarna merah segar yang mulai terbentuk kembali. Dan akhirnya disempurnakan dengan kulit putih mulus yang menutupi secara keseluruhan.
Sosok Feng Xiaoyin pun kembali muncul dan masih sama dengan posisinya yang tengah duduk bersila. Meskipun tubuhnya telah kembali, namun sekarang tubuh milik Feng Xiaoyin bukanlah seperti tubuh yang sebelumnya.
Dapat dilihat dengan jelas wajah Feng Xiaoyin yang semakin halus dan membuat kecantikannya kian menambah bagaikan sebuah peri. Kulitnya juga kini yang sebelumnya putih semakin menjadi putih halus.
Keindahan seperti ini dapat dikatakan berada dalam nilai tertinggi dari yang daftar tertinggi.
Selain kecantikannya yang semakin bertambah. Kekuatan Feng Xiaoyin juga bertambah kuat, yang sebelumnya dia masih tertahan di ranah Nescent Soul tahap 1 kini meningkat pesat menjadi Ensoulment tahap 5.
...
Feng Xiaoyin yang masih dalam posisi bermeditasi menghembuskan nafas lembut dari mulutnya. Dan perlahan kedua matanya terbuka, dan bola mata berwarna biru cerah pun menambah kecantikan miliknya.
" Selamat Yin'er karena telah berhasil menerima warisanku dan juga berhasil menggabungkan dua tubuh beladiri dengan atribut berbeda "
Ucap Bing Menyue memuji kagum Feng Xiaoyin.
" Murid ini berterimakasih kepada guru karena membiarkanku berkesempatan menerima warisan mu "
" Namun kau jangan berpuas diri dulu, karena hanya karena kau telah berhasil menggabungkan kedua tubuh beladiri "
" Meskipun tubuh beladiri sembilan bunga abadi lebih rendah dari tubuh beladiri nadi es. Namun, tubuh sembilan bunga abadi memiliki keunikannya sendiri "
" Seperti namanya, sembilan bunga abadi juga memiliki sembilan bunga yang harus kau buka. Dan saat ini kau masih hanya membuka satu bunga yaitu bunga plum yang memiliki spesialisasi dalam serangan "
Jelas Bing Menyue panjang lebar.
" Murid mengerti guru, aku pasti akan berusaha untuk membuka kedelapan bunga tersisa "
Ucap Feng Xiaoyin sembari mengepalkan tangannya didepan dadanya.
" Kesembilan bunga abadi memiliki spesialisasi yang berbeda. Dan saat kesembilan bunga dibuka maka kau akan memiliki kekuatan yang luar biasa, dan ditambah dengan perpaduan elemen es abadi. Dapat dikatakan bakatmu adalah yang tertinggi dari semua alam "
Ucap gurunya dengan percaya diri.
Mendengar perkataan sang guru, awalnya membuat Feng Xiaoyin mengulumkan senyuman puas. Namun seketika dia mengingat seseorang yang memiliki bakat monster yang tentunya melebihinya.
" Sepertinya bakat tertinggi diseluruh alam tidak layak untuk murid ini guru. Karena aku mengenal seorang pemuda yang memiliki bakat yang lebih luar biasa dariku "
Ucap Feng Xiaoyin.
" Hehe, kau jangan bercanda dengan perpaduan dua tubuh beladiri superior ditubuhmu. Masihkah ada yang dapat melampauimu, jelas kau hanya mencoba untuk membuat guru tertawa "
Ucap Bing Menyue sambil terkekeh mendengar pernyataan Feng Xiaoyin.
" Aku tidak bercanda guru, bakat orang ini jelas montser dan lebih tinggi dariku. Diumurnya yang baru menginjak usia awal 20-an dia telah berhasil mencapai ranah diatas Ensoulment yaitu Half Saint "
Ucap Feng Xiaoyin mencoba meyakinkan Bing Menyue.
" Heiz, tentu saja tidak ada yang seperti itu. Belum lagi dia masih berada di alam fana, jika memang hal seperti itu ada sudah seberapa kuat dia saat ada di alam dewa "
__ADS_1
Ucap Bing Menyue yang masih kukuh membantah apa yang dikatakan muridnya.
" Tapi aku benar-benar sedang tidak mengatakan hal-hal yang ingin bercanda denganmu "
Ucap Feng Xiaoyin yang kali ini tatapannya jauh lebih serius dan tegas, tidak memberikan celah bagi Bing Menyue untuk membantah.
Bing Menyue sendiri saat melihat tatapan Feng Xiaoyin. Akhirnya memilih mempercayai sang murid.
" Jika benar seperti apa yang kau katakan, lalu siapa pemuda tersebut. Dan apakah kalian berdua terlibat konflik ? "
Kali ini Bing Menyue menerima perkataan Feng Xiaoyin dan bertanya identitas orang yang diceritakan oleh Feng Xiaoyin.
" Pemuda tersebut bernama Yan Xing dan dia adalah suamiku "
Ucap Feng Xiaoyin sembari tersenyum dan dapat dilihat tatapannya yang antusias.
Bing Menyue yang melihat tatapan penuh antusias Feng Xiaoyin. Mengerutkan matanya.
" Jangan bilang, kau mengatakan hal seperti ini. Hanya agar aku merestui hubungan kalian ? "
" Tidak ada yang seperti itu guru, Xing'ge memang sangat kuat dan tampan. Tapi aku tidak mencoba membuat agar kau merestui hubungan kami, karena bahkan jika ayah,ibu, dan guru, atau bahkan dunia tidak merestuinya aku akan tetap mencintai Xing'ge "
Ucap Feng Xiaoyin dengan tatapan mata yang penuh penekanan.
" Baiklah-baiklah, terserahmu saja. Lagipula aku tidak ada niat untuk mencampuri masalah percintaanmu, namun untuk masalah bakatnya yang kau katakan diatas milikmu. Aku masih harus memastikannya, dan Xiao Bao yang akan mewakiliku "
" Karena tampaknya kita harus berpisah muridku. Karena tugas guru telah selesai, maka sudah saatnya guru pergi selamanya dari dunia ini "
Ucap Bing Menyue yang memperlihatkan tubuhnya yang perlahan-lahan mulai menghilang menjadi potongan-potongan cahaya kecil.
" Karena Dewi bulan telah memberikan warisannya kepadamu, maka tugasnya telah selesai dan dia harus meninggalkan dunia ini selamanya sesuai dengan apa yang dia inginkan sejak ribuan tahun lamanya. Terlepas dari belenggu dunia ini "
Ucap Xiao Bao.
Feng Xiaoyin setelah mendengar perkataan Xiao Bao, secara garis besar memahami semuanya. Dia tidak melarang ataupun melakukan hal-hal untuk mencoba menghentikan kepergian guru yang baru beberapa jam dimilikinya.
Feng Xiaoyin hanya pasrah melepas kepergian sang guru dengan tatapan matanya yang senduh dan sudah mulai dipenuhi oleh air mata.
Setelah beberapa lama akhirnya tubuh Bing Menyue telah sepenuhnya berubah menjadi potongan-potongan cahaya dan menghilang dalam kehampaan.
Kini tinggallah Feng Xiaoyin dan Xiao Bao ditempat tersebut.
" Tempat ini bernama, alam bulan abadi. Yang diciptakan oleh Dewi bulan secara pribadi dengan kekuatannya "
" Dan ini juga termasuk dalam warisannya kepadamu. Di alam bulan abadi ini ada banyak senjata yang terendam didalam sungai, dan tumbuhan herbal tingkat tinggi yang dapat kau lihat "
Jelas Xiao Bao sembari menunjuk kearah sungai dan tumbuhan yang tumbuh disekitar pekarangan sungai.
" Selain itu ada altar Dewi bulan yang berguna untuk meningkatkan kecepatan kultivasimu "
Ucap Xiao Bao sembari menunjuk kearah bunga persik besar yang ada ditengah-tengahnya sungai.
" Karena Dewi bulan telah pergi ketempat yang lebih baik. Sekarang tempat ini resmi menjadi milikmu master "
Ucap Xiao Bao sembari menundukkan kepalanya memberi salam hormat kepada Feng Xiaoyin.
" Tidak perlu terlalu formal seperti itu Xiao Bao. Sekarang tolong kamu ajari cara agar aku dapat keluar dari tempat ini "
Ucap Feng Xiaoyin.
" Untuk keluar dari tempat ini sangat mudah, master hanya cukup mengatakan 'kembali'. Dan bila dimasa depan master ingin masuk kembali cukup katakan saja 'masuk kedalam alam bulan abadi' .
Jelas Xiao Bao memberikan instruksi kepada Feng Xiaoyin.
Setelah mendengarkan intruksi dari Xiao Bao, Feng Xiaoyin segera mengucapkan kata untuk keluar dari alam bulan abadi.
' Kembali '
__ADS_1