CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )

CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )
112.Medan Perang Kuno(Part End) : Yan Xing vs Rakshea (Revisi)


__ADS_3

...****************...


# Nama: Rakshea


# Usia: 1010 tahun


# Gender: Pria


# Ras: Iblis kuno(Iblis Besar)


# Ranah: Saint tahap akhir


# Kekuatan Tempur: Saint tahap puncak


...****************...


Melihat layar hologram didepannya, Yan Xing sedikit mengeryitkan dahinya.


" Sistem aku tidak pernah tahu adanya ranah kultivasi saint "


Yan Xing bingung dengan sosok hitam yang memiliki nama Rakshea tersebut.


[Seperti yang host ketahui tahapan kultivasi dibagi menjadi empat yaitu, tahapan awal, lanjutan, akhir, dan puncak]


[Dan ranah kultivasi saint yang host lihat tergabung dalam tahapan kultivasi lanjutan]


[Jika host berhasil menerobos belenggu ranah Ensoulment, maka host akan berhasil mencapai ranah half saint ranah awalan dalam tahapan kultivasi lanjutan]


" Oh begitu, aku mengerti "


Yan Xing menganggukkan kepalanya tanda memahami perkataan dari sistemnya.


Setelah mendapatkan jawaban dari rasa penasarannya terhadap Rakshea. Yan Xing memilih mengalihkan pandangannya menatap lusinan orang-orang dari aula kebangkitan.


" Ck, aku begitu ceroboh datang kesini seorang diri. Belum lagi mereka memiliki banyak kultivator ranah Ensoulment, memang tidak terlalu masalah bagiku "


Yan Xing merutuki kebodohannya yang datang seorang diri tanpa membuat rencana yang matang.


" Namun masalahnya terletak kepada orang tersebut "


Yan Xing menghela nafas kasar sembari kembali mengalihkan pandangannya kepada Rakshea.


" Sistem apa kau memiliki saran kepadaku, bagaimana cara untuk menghadapi orang-orang ini "


Tanya Yan Xing kepada sistemnya sembari masih menatap lekat kearah danau abadi tempat dimana orang-orang aula kebangkitan dan Rakshea berdada.


[Sistem menyarankan host segera mempelajari teknik beladiri boneka bayangan]


" Boneka bayangan ! "


Gumam Yan Xing yang mulai mengingat-ingat dan benar dia pernah mendapatkan teknik tersebut sebelumnya.


" Karena itu saran darimu, aku tentu tidak perlu ragu lagi. Sistem segera pelajari teknik beladiri boneka bayangan "


Ucap Yan Xing yang menyuruh sistemnya.


[Ding! Selamat host berhasil mempelajari teknik beladiri tingkat 7 'boneka bayangan']


[Ding! Saat ini host dapat mengendalikan 5 boneka bayangan, diantaranya 1 boneka bayangan ranah Ensoulment, 1 boneka bayangan ranah Nescent Soul, 1 boneka bayangan ranah Golden Core, dan 1 boneka bayangan ranah initial body]


" Apa ! aku hanya bisa mengendalikan 5 boneka bayangan ? "


Yan Xing berkata dengan mata yang membulat sempurna karena saking tidak percaya dengan layar yang ada didepannya.


" Sistem, kau sudah kehabisan cara ya sehingga dapat memikirkan untuk menyarankanku cara ini "


Ucap Yan Xing dengan sedikit kesal.


[Memang saat ini host hanya dapat mengendalikan 5 boneka bayangan. Namun berbeda jika host telah meningkatkan tingkat pemahaman host]


" Berapa yang diperlukan untuk meningkatkan teknik boneka bayangan hingga tingkat kesatuan ? "


Tanya Yan Xing.


[Memerlukan 100.000.000 poin pemahaman host]


" Jika begitu habiskan 100.000 poin penukaran ku dan tingkatkan pemahamanku hingga tingkat kesatuan "


Perintah Yan Xing.


[Ding! Berhasil meningkatkan pemahaman teknik beladiri tingkat 7 'boneka bayangan' ke tahap kesatuan. Menghabiskan 100.000.000 poin pemahaman]


[[Ding! Host dapat mengendalikan 500 boneka bayangan, diantaranya 25 boneka bayangan ranah Ensoulment, 100 boneka bayangan ranah Nescent Soul, 150 boneka bayangan ranah Golden Core, dan 225 boneka bayangan ranah initial body]


" Meskipun sedikit, namun kultivasi boneka bayangan ini jauh lebih kuat dari mereka "


Ucap Yan Xing manggut-manggut sembari menatap orang-orang dari aula kebangkitan yang ada di danau abadi.


Dengan tambahan pasukan boneka bayangan yang berjumlah 500 serta ah long.


Kini Yan Xing percaya diri dapat memenangkan pertarungan dan menghancurkan formasi.


" Boneka bayangan keluarlah "


Teriak Yan Xing dengan nada suara yang sedikit tinggi.


Namun sebuah pesan hologram dari sistem muncul didepannya dan menampilkan beberapa pilihan yang membuat mata Yan Xing membelalak.


****************


[Ding! Silahkan host memilih bentuk boneka bayangan yang host inginkan]


- Humanoid


- Binatang buas


- Setengah binatang buas


****************


" Hmm, aku akan memilih humanoid "


Ucap Yan Xing sembari mengarahkan telunjuknya untuk menekan kolom dengan tulisan 'Humanoid'.


Wusshs


Tiba-tiba dari udara kosong bayangan-bayangan berwarna hitam berbentuk seperti tali muncul dan mulai saling berkumpul dan membentuk sebuah boneka bayangan.


Sesuai dengan pilihan Yan Xing, boneka bayangan berbentuk mumanoid mulai muncul dan tunduk dengan lutut menopang dihadapan Yan Xing.


Bentuk humanoid hampir menyerupai seperti manusia, namun memiliki karakteristik tubuh tambahan khusus yang membuatnya menjadi lebih unik.


Seperti sayap, ekor, lengan tambahan, dan hal lainnya adalah karakteristik tubuh tambahan bentuk humanoid.


Terlihat tidak jauh berbeda dengan bentuk setengah manusia. Namun sejatinya berbeda, setengah binatang buas masih mengambil penuh sifat binatang buasnya.


Dan satu lagi keunikan dari bentuk humanoid, boneka bayangan bentuk humanoid yang memiliki tubuh besar bukan menunjukkan sebagai boneka bayangan terkuat.


Nyatanya boneka bayangan dengan tubuh ramping dan tanduk dikepalanya serta sebuah ekor di buntutnya adalah boneka bayangan terkuat.


Dua ratus dua puluh lima boneka bayangan ranah initial body memiliki bentuk dengan tubuh besar seperti raksasa dan tangan tambahan yang membuat semua tangannya menajdi empat.

__ADS_1


Seratus lima puluh boneka bayangan ranah Golden Core memiliki bentuk tubuh tidak terlalu besar dan tidak terlalu ramping setidaknya memiliki ukuran tubuh lebih besar dari manusia normal dewasa dan dengan dua tanduk banteng dikepalanya.


Seratus boneka bayangan ranah Nescent Soul dengan bentuk tubuh ramping dengan asesoris kepala seperti mahkota dan dengan sayap di punggungnya.


Dan 25 boneka bayangan ranah Ensoulment memiliki bentuk tubuh ramping dan tanduk yang mengarah kebawah dikepalanya serta sebuah ekor di buntutnya.


Ah long sendiri yang masih ditunggangi oleh Yan Xing sangat terkejut melihat pemandangan yang saat ini ada dihadapannya.


" Pergilah dan hancurkan semua yang menghalangi kalian "


Ucap Yan Xing memerintahkan pasukan boneka bayangannya.


Kelima ratus pasukan boneka bayangannya memberikan isyarat menganggukkan kepala mereka dan melesat kearah orang-orang aula kebangkitan yang ada di danau abadi.


" Ah long kau juga pergilah, dan menggilalah sesukamu "


Ucap Yan Xing memerintahkan ah long.


Ah long dengan senyum sumringah diwajahnya segera melesat mengikuti pasukan boneka bayangan Yan Xing.


" Baiklah sekarang giliranku "


Ucap Yan Xing sembari menatap tajam kearah Rakshea yang tengah fokus untuk mengendalikan formasi.


Yan Xing segera melesat cepat kearah Rakshea. Bahkan tanah yang menjadi pijakannya juga menjadi retak.


Dalam seketika Yan Xing telah muncul didepan Rakshea dan dia mulai mengayunkan tinjunya.


boom


Hal yang mengejutkan Yan Xing yang membuatnya terdiam, dimana sebuah formasi pelindung muncul dan menghalangi tinju Yan Xing.


" Haha, kau pikir aku tidak membuat persiapan "


Tawa Rakshea pecah saat melihat tinju Yan Xing ditahan formasi pelindung yang dibuatnya.


" Kalau begitu, aku hanya perlu memukulnya berkali-kali "


Yan Xing tersenyum dan melanjutkan untuk meninju formasi pelindung yang melindungi Rakshea.


" Haha, silahkan coba. Ambil sebanyak mungkin waktumu "


Rakshea berkata dengan sinis terhadap Yan Xing yang masih berusaha memukul hancur formasi pelindungnya.


Yan Xing terus mengayunkan tinjunya memukul-mukul formasi pelindung Rakshea.


Bahkan saat kedua kepalan tangannya telah mengalami luka koyakan akibat memukul formasi pelindung Rakshea.


Yan Xing masih tetap kukuh mengayunkan tinjunya berulang-ulang. Dengan skills eternal symbiote yang dia miliki, membuat Yan Xing tidak khawatir meskipun tangannya terluka.


Yan Xing masih tetap meninju dan terus meninju formasi pelindung hingga akhirnya sebua titik terang muncul saat formasi pelindung yang dihujani dengan tinjunya memunculkan retakan kecil.


Retakan kecil tersebut kemudian semakin melebar akibat guncangan dari tinju Yan Xing hingga akhirnya formasi tersebut hancur berkeping-keping.


Setelah formasi pelindung yang mengelilingi Rakshea hancur. Yan Xing tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut, dan segera mengayunkan kakinya kearah Rakshea.


Rakshea yang tidak siap karena harus tetap fokus mengendalikan formasi, kena secara telak oleh tendangan Yan Xing.


Akibat tendangan telak Yan Xing, Rakshea harus terpental jauh hingga beberapa meter jauhnya dan artefak yang tengah dia perbaiki alhasil terjatuh ke tanah.


Tempat Rakshea berpijak sebelumnya terdapat sebuah gambar formasi. Namun saat dia berhasil dihempaskan oleh Yan Xing formasi tersebut juga hancur.


Bersamaan dengan itu, 9 titik formasi lainnya juga ikut hancur dan membebaskan orang-orang dari kekuatan utama benua naga.


Setelah dibuat terhempas cukup jauh oleh Yan Xing. Rakshea tentu saja tidak terima, dia murka dan dengan kecepatan suara dia melesat kearah Yan Xing.


Yan Xing yang masih belum menyadari bahwa Rakshea yang tengah melesat cepat kearahnya dibuat terkejut saat Rakshea dengan tiba-tiba muncul didepannya bahkan Yan Xing tidak sempat bereaksi.


" Kuat sekali "


Yan Xing bangkit berdiri dan menyeka darah yang keluar dari ujung bibirnya.


Namun sekali lagi dia dibuat terkejut kala Rakshea sekali lagi muncul didepannya tanpa dia dapat melihatnya.


bugh


Tinju telak kembali terkena, dan kali ini Rakshea meninju langsung rahang Yan Xing dan mengirim Yan Xing melesat keatas langit.


Rakshea kembali muncul diatas Yan Xing yang masih melayang terbang keatas. Dan mengayunkan dua kepalan tangannya yang dikatupkan bersama kearah Yan Xing.


Byurr


Yan Xing terkena telak serangan Rakshea dan jatuh dengan cepat hingga tercebur jauh kedalam dasar danau abadi.


Setelah itu Rakshea mendaratkan tubuhnya dan berdiri diatas danau abadi sembari mengarahkan pandangannya kebawah danau abadi.


" Hai anak muda keluarlah, tidak mungkin kau mati begitu saja bukan ? "


Rakshea melihat dengan tatapan meremehkan ke dasar danau.


Yan Xing yang berada didasar danau abadi, karena dia telah mencapai ranah Ensoulment. Jadi bernafas didalam laut tidaklah hal sulit baginya.


Dia berdiam diri sejenak dan mendongakkan kepalanya keatas menatap dimana Rakshea saat ini tengah berdiri.


" Perbedaan kekuatan tahapan kultivasi awal dengan lanjutan begitu besar, bagaikan langit dengan bumi "


Ucap Yan Xing masih mendongakkan kepalanya keatas menatap Rakshea yang berdiri di atas permukaan danau abadi.


" Aku bermaksud hanya berniat ingin mengetes perbedaan kekuatan kami. Tapi tidak kusangka perbedaannya sangat lebar, sepertinya hanya bisa meningkatkan kultivasiku hingga ranah saint yang sama dengannya "


Ucap Yan Xing.


" Sistem segera beli 3 pil aura Lv.6 "


Intruksinya kepada sistemnya.


[Ding! Berhasil membeli pil aura Lv.6 x3, menghabiskan 30.000 CP]


Setelah itu tiga butir pil berwarna putih keemasan muncul ditangannya. Dan tanpa tunggu lama Yan Xing segera memasukkan ketiga pil tersebut kedalam mulutnya.


[Ding! Selamat host berhasil naik tingkat ke 'ranah Ensoulment tahap 6]


[Ding! Selamat host berhasil naik tingkat ke 'ranah Ensoulment tahap 7]


...


[Ding! Selamat host berhasil naik tingkat ke 'ranah Ensoulment tahap puncak]


[Ding! 299.000.000 aura/energi spiritual dalam pil berhasil dikonversi menjadi 29.000.000 energi abadi]


[Ding! Selamat host berhasil menerobos ke 'ranah half saint tahap awal']


[Ding! Selamat host berhasil menerobos ke 'ranah half saint tahap menengah']


...


[Ding! Selamat host berhasil menerobos ke 'ranah saint tahap mendalam']


Setelah menelan tiga butir pil aura Lv.6, basis kultivasi Yan Xing secara gila-gilaan naik hingga ranah saint tahap mendalam. Serta kekuatan tempurnya juga menyamai ranah saint tahap puncak berada dilevel yang sama dengan Rakshea.


" Baiklah sekarang aku memiliki kepercayaan diri untuk menghadapi mu "

__ADS_1


Yan Xing berucap dan kemudian mulai melesat naik keatas.


Kini keduanya tengah berdiri di permukaan air danau abadi dan saling berhadapan satu sama lain.


Rakshea yang melihat Yan Xing sedikit mengeryitkan dahinya karena terkejut basis kultivasi Yan Xing yang sebelumnya hanya ranah Ensoulment tiba-tiba naik menjadi ranah saint tahap mendalam.


" Apa orang ini memakai semacam teknik rahasia untuk meningkatkan kultivasinya untuk sementara waktu "


Pikir Rakshea dalam benaknya.


Keduanya saling berdiri dengan diam sembari saling melayangkan tatapan tajam kearah satu sama lain tanpa menurunkan kewaspadaan mereka.


Sejenak mereka masih tetap diam dan saling memandang. Hingga kemduian sepucuk daun jatuh dan berhenti ditengah-tengah mereka.


Detik kemudian dengan kecepatan suara keduanya saling melesat kearah satu sama lain.


Boom.


Kedua kepalan tinju mereka saling beradu, membuat gelombang yang membuat air danau abadi bergemuruh dan menciptakan ledakan besar yang membuat air dari danau meluncur keatas.


Setelah saling beradu tinju, keduanya kembali saling melayangkan baik pukulan maupun tendangan kearah satu sama lain.


Boom


boom


booom


Akibat dari keduanya yang saling beradu serangan. Membuat danau abadi lagi-lagi bergemuruh dan menciptakan banyak ledakan di setiap sudut danau abadi.


Keduanya masih saling beradu pukulan dan tendangan tanpa bergerak dari tempatnya. Terkadang beberapa pukulan dan tendangan berhasil lolos dari hadangan Yan Xing dan tepat mengenainya, begitupula sebaliknya.


Darah mulai keluar dari sudut bibir mereka berdua. Luka lebam juga terlihat disekujur tubuh keduanya seperti wajah dan bagian tubuh lainnya.


Keduanya kemudian sama-sama mengayunkan satu buah pukulan yang mengandung qi kuat didalamnya dan keduanya berhasil mengenai bagian perut masing-masing sehingga membuat keduanya sama-sama mundur beberapa meter.


Keduanya berdiri dengan tubuh yang mulai kelelahan dan jarak sejauh 13 meter yang memisahkan mereka berdua.


" Hahaha menarik kau membuatku semakin bersemangat, ayo keluarkan semua kemampuanmu anak muda "


Ucap Rakshea sembari melepas jubah hitam yang menutupinya dan menampilkan penampilannya yang sebenarnya.


Kulit tebalnya yang berwarna abu-abu dan dipenuhi dengan tato garis berwarna hitam ditubuhnya. Serta dua tanduk dikepalanya yang meruncing keatas.


" Namaku Rakshea, aku menghormati dirimu. Jadi biarkan aku mengetahui namamu "


Ujar Rakshea.


" Yan Xing ! Kau bisa memanggilku seperti itu "


Jawab Yan Xing secara singkat memperkenalkan dirinya.


" Yan Xing benar, kan ? Kalau begitu kau harus merasakan kengerian dari kapak pengahancurku "


Ucap Rakshea dengan senyum penuh semangat diwajahnya sembari mengeluarkan dua kapal yang saat ini ada digenggamannya.


" Jika aku tidak mengeluarkan senjataku, maka aku tampak seperti tidak menghargai semangatmu. Kalau begitu aku juga akan membiarkanmu merasakan senjataku pedang bayangan ungu "


Ucap Yan Xing dengan tangan kirinya yang menggenggam pedang bayangan ungu, dia ulurkan kedepan.


" Aku mulai, bersiaplah "


Ucap Rakshea sembari menggenggam kuat kapak penghancur ditangannya yang mulai memuntahkan api berwarna hitam.


Rakshea melompat tinggi ke udara dan menukik tajam ke arah Yan Xing dengan kapak penghancur yang dia arahkan ke arah Yan Xing.


Namun Yan Xing dapat menghindarinya dengan mundur setengah langkah. Sehingga kapak Rakshea tidak mengenainya melainkan permukaan danau abadi.


Rakshea kembali mengangkat kapaknya dan mengayunkan kapaknya secara silang kearah Yan Xing. Namun Yan Xing dengan sigap menghunuskan pedangnya dan membuat pedang dan kapak mereka saling beradu.


Tangg.


Rakshea melakukan serangan lanjutan dengan mengangkat kapak di tangan kirinya dan mengayunkannya kearah Yan Xing.


Yan Xing kembali menahannya kali ini dikarenakan pedangnya tengah dia gunakan menangkis satu kapal Rakshea. Jadi Yan Xing terpaksa menggunakan sarung pedangnya menangkis kapal lainnya.


Yan Xing mengangkat kaki kirinya dan mencoba mengayunkannya untuk menendang dada Rakshea. Namun saat kaki kirinya berhasil mengenai dada Rakshea, pria itu tidak bergerak.


Menyadari hal tersebut Yan Xing kemudian menggunakan dada Rakshea dan melompat keudara dan melakukan gerakan salto kebelakang.


" Dia sangat mahir dengan dua kapaknya, dan itu sedikit merepotkanku. Tombak naga bencana keluarlah "


Ucap Yan Xing yang masih melayang diudara dan saat kakinya sudah mendarat kembali di permukaan danau tombak naga bencana muncul ditangan kirinya menggantikan sarung pedang.


Yan Xing mengubah posisi menggenggam tombaknya. kemudian dengan kekuatan penuhnya dia melemparkan tombak tersebut kearah Rakshea, kemudian dia juga ikut berlari menuju Rakshea.


Tombak melaju kencang kearah Rakshea yang pada saat itu juga tengah berlari menuju kearah Yan Xing. Saat tombak sudah berada didepannya Rakshea segera mengayunkan kapaknya menahan tombak tersebut.


Dia dapat merasakan tangannya yang sedikit bergetar ketika menahan tombak yang dilemparkan oleh Yan Xing. Namun Rakshea tidak bisa lengah, karena dia menyadari Yan Xing tengah menuju kearahnya dengan pedangnya.


Yan Xing yang sudah ada didepan Rakshea mengayunkan pedangnya dengan kuat kearah Rakshea dan menyebabkan pria tersebut mundur beberapa langkah saat menahannya dengan kapaknya.


Yan Xing mengambi tombak yang masih berputar diatasnya dan kembali melemparkannya kearah Rakshea.


" Kau tidak memiliki teknik beladiri menggunakan tombak. Jadi kau hanya melemparkannya sebagai pengalih karena tombak itu juga memiliki bobot yang sangat berat "


Ucap Rakshea yang menyadari saat dia menahan tombak Yan Xing dia pasti akan merasakan tangannya yang sedikit bergetar.


Pembelah bumi.


Rakshea kemduian mengayunkan kedua kapaknya ke bawah dan saat itu juga area didepan kapaknya menjadi seperti terbelah dua dan dengan api hitam yang mulai menjalar menuju tombak yang dilemparkan oleh Yan Xing.


Yan Xing kembali muncul ditempat tombaknya berada. Dia kemudian mengbil tombaknya dan melakukan sedikit gerakan memutar, sebelum akhirnya kembali melempar tombaknya kearah Rakshea.


Karena gerakan memutar yang dilakukannya membuat kecepatan dan kekuatan tombak yang dilemparnya menjadi lebih cepat dan kuat.


Rakshea tentu saja menyadari h terebut, dia juga mengayunkan kedua kapaknya dengan sekuat tenaganya untuk menahan tombak Yan Xing.


Tombak terus melesat kearah Rakshea, sementara Yan Xing juga tengah berlari mengekor dibelakang tombak tersebut.


Langkah bayangan, gerakan kedua bayangan memantul.


Yan Xing dengan secara tiba-tiba menjadi terlihat seperti bayangan berwarna hitam dan bergerak sangat cepat dengan memantul dari kiri kekanan dan dari kanan kekiri dan berhasil mendahului tombaknya.


Teknik pedang kesunyian teknik ketiga, pedang pembunuh .


Yan Xing saat berada didepan Rakshea dia menggunakan teknik beladiri pedang kesunyiannya. Secara tiba-tiba dia menghilang sekejap mata, dan muncul kembali di samping Rakshea.


Arghh.


Tanpa jejak dan suara beberapa tebasan muncul ditubuh Rakshea dan terutama bagian tangan kanannya yang sudah terpotong dan belum lagi tombak Yan Xing yang melesat dan berhasil menusuk Rakshea dengan fatal.


Rakshea kemudian mundur kebelakang menghindar dari Yan Xing sejauh beberapa meter sembari menahan rasa sakit karena tangannya yang terpotong.


Teknik pedang kesunyian teknik kelima, pedang pembantai.


Belum sempat Rakshea memulihkan tubuhnya. Yan Xing kembali melakukan gerakan untuk menyerang Rakshea.


Yan Xing mengangkat pedangnya keatas dan sebuah cahaya bergemuruh dipedangnya dan mulai memanjang keatas sepanjang 50 meter.


Kemudian Yan Xing mengayunkannya kebawah dan menghantam Rakshea yang kala itu terkena secara telak karena tidak siap menghadapi serangan Yan Xing.

__ADS_1


Sementara itu tidak jauh dari tempat mereka bertarung. Feng Xiaoyin dan yang lainnya muncul dan terkejut saat melihat Yan Xing yang berhasil mengalahkan Rakshea.


__ADS_2