
Tiga bulan sudah waktu berlalu dan tepat pada hari ini akhirnya kompetisi kultivator muda benua langit akan dimulai.
Terdengar suara hiruk-pikuk langkah kaki orang-orang yang ingin menyaksikan kompetisi secara langsung berjalan mendekati arena bintang tempat dimana kompetisi cultivator muda akan diselenggarakan.
Arena bintang sebuah bangunan nan megah dan indah berdiri kokoh ditengah-tengah ibu kota wuzhu dan merupakan bangunan ikonik bagi kota wuzhu itu sendiri.
Sementara Yan Xing yang masih berada didalam kamar penginapannya sedang bersiap-siap untuk segera pergi ke arena bintag dari luar kamarnya terdengar suara ketukan pintu, tampak dari luar Mo Yuanli lah yang mengetuk pintu kamarnya sembari terus beerteriak memanggil namanya.
“ guru, semua sudah siap sudah waktunya kita berangkat “ ucap Mo Yuanli.
Tidak lama kemudian pintu terbuka dan tampak Yan Xing yang juga telah bersiap untuk segera pergi menuju arena bintang, Yan Xing melirik mereka sebentar dan menganggukkan kepalanya dan kemudian berjalan pergi mendahului Mo Yuanli serta orang-orangnya.
Mo Yuanli yang melihat gurunya pergi ikut mengekorinya dari belakang dan diikuti juga oleh orang-orangnya, dan kelompok Yan Xing yang dipimpin Yan Xing berjalan kaki menuju arena bintang.
Meskipun pakaian merela tidak terlalu mewah seperti yang dikenakan orang-orang kaya dan juga lebih memilih berjalan kaki dibandingkan mengunakan kereta kuda.
Namun tidak ada satupun yang berani mengolok-olok mereka itu semua dikarenakan oleh aura yang mereka keluarkan membuat orang-orang disekitar meraka terintimidasi.
Mereka berjalan dijalanan kota dengan gagah dan percaya diri dapat dilihat mereka sudah terlihat seperti sekumpulan geng jalanan.
“ melihat hal seperti ini membuat kami terlihat seperti kelompok geng sekolahan “ kekeh Yan Xing dalam hatinya.
Sementara tidak jauh dari kota wuzhu rombongan 5 kekuatan utama benua langit yang terdiri dari 2 kerajaan yaitu kerajaan Xiang dan kerajaan Ji serta 3 sekte yaitu sekte cermin langit, sekte langit darah, dan sekte pedang ilahi semakin terlihat mendekati kota wuzhu.
Kembali pada rombongan Yan Xing setelah memakan wakktu setengah jam perjalanan Yan Xing dan rombongannya akhirnya tiba di arena bintang, dan dapat dilihat arena bintang sudah dipenuhi oleh orang-orang yang datang ingin menyaksikan secara langsung jalannya kompetisi.
Saat semua orang sibuk dengan kegiatan mereka sendiri sembari menunggu kompetisi dimulai, hembusan angina membuat mereka menghentikan kegiatan mereka dan mengalihkan pandangan mereka dan menoleh keatas.
Diatas semua orang 5 kekuatan utama benua langit telah tiba di arena bintang dengan binatang ilahi dan artefak terbang mereka sebagai transportasi mereka.
Seperti 2 kerajaan yaitu kerajaan Xiang dengan menggunakan elang sayap emas dan kerajaan Ji dengan menggunakan bangau kaki perak .
Sementara 3 sekte lainnya seperti sekte cermin langit dengan griffin agung, sekte langit darah dengan kalelawar darah, dan sekte pedang ilahi dengan pedang ilahi mereka.
Dan saat kelima kekuatan utama benua langit telah tiba maka sudah seharusnya kekuatan utama terakhir benua langit yang laiinya juga muncul, dan mereka adalah kerajaan Wu dengan elang petirnya.
Akhirnya keenam kekuatan utama benua langit berkumpul, namun sesuai namanya kompetisi kultivator muda benua langit tentu saja beberapa sekte menengah dan kecil juga dapat mengikutinya bahkan kultivator bebas juga.
Namun dari sisi sekte langit darah terlihat seorang pria tua yang berdiri didepan beberapa murid yang ada di atas punggung kalelawar darah dan tampak sepertinya pria tua tersebut menatap Yan Xing dengan kebencian sesaat salah satu muridnya membisikkan sesuatu kepadanya.
“ sepertinya dia sudah mengetahui siapa yang membunuh murid-muridnya, kenapa tidak dari dulu saja sih jadi aku akan mendapatkan banyak panen, ck “ ucap Yan Xing sambal berdecit.
__ADS_1
Selain pria tua dari sekte langit darah yang melirik Yan Xing ternyata pria tua dari sekte cermin langit juga sedang meliriknya atau lebih tepatnya sedang memerhatikan putranya Mo Yuanli.
“ oh, ternyata bukan aku yang ditatap oleh pak tua dari sekte cermin langit namun muridku, dan sepertinya kutebak pak tua itu adalah ayahnya Mo Yuanli “ gumam Yan Xing dalam hatinya.
Keenam kekuatan utama benua langit tersebut pun akhirnya kemudian memutuskan untuk segera menuju tempat khusus yang sudah disediakan untuk mereka, begitu pula juga dengan yang lainnya mereka kembali ketempat mereka masing-masing.
Yan Xing dan rombongannya juga kembali ketempat duduk mereka namun baru saja akan duduk seorang pria dengan pakaian yang sama dengan pakaian sekte cermin langit menghampiri mereka.
“ tuan muda, ketua menyuruh hamba untuk membawa tuan muda keruangan sekte cermin langit “ ucapnya seraya membungkuk hormat dihadapan Mo Yuanli.
Setelah mendengar perkataan orang itu Mo Yuanli kemudian menoleh kearah ayahnya berada dan tatapan ayahnya memperlihatkan bahwa dia ingin Mo Yuanli segera dating menemuinya.
“ pergilah ayahmu memanggilmu, jangan jadi anak yang tidak berbakti “ ucap Yan Xing.
“ baik guru, murid akan mematuhi ajaran guru “ ucap Mo Yuanli.
Mo Yuanli beserta orang-orangnya pun mengikuti panduan orang yang memanggilnya bergerak pergi keruangan sekte Cermin Langit berada.
Mo Yuanli mengikuti orang yang diutus ayahnya untuk memanggilnya berjalan menuju ruangan sekte Cermin langit, hingga setelah beberapa menit akhirnya mereka tiba di ruangan tersebut.
Mo Yuanli saat ini sudah ada didepan ruangan tempat sekte cermin langit berada dan orang yang diutus ayahnya berjalan dan mengetuk pintu ruangan tersebut.
“ ketua, tuan muda sudah ada disini “ ucapnya dengan nada hormat.
Orang yang diutus tersebut kemudian membukakan pintu dan membawa masuk Mo Yuanli beserta yang lainnya memasuki ruangan tersebut.
Meskipun mencoba untuk menjaga wibawanya dan berusaha terlihat tenang namun perassan seorang ayah dengan anaknya tidak lah bias dibohpngi maupun ditutupi, ketua sekte cermin langit itupun berlari dan memeluk putranya yang sudah lama tidak dilihatnya.
“ bagaimana keadaanmu Li`er biarkan ayah melihatmu baik-baik “ ucap ayah Mo Yuanli itu memeriksa seluruh tubuh Mo Yuanli.
Uhm uhm uhm
ayahnya terbatuk-batuk kemudian berkata kepadanya.
“ baguslah kau tidak apa-apa, kau dapat duduk bersama ayah menyaksikan kompetisinya berlangsung “ ucap ayahnya mencoba untuk tetap terlihat tenang.
Ayah Mo yuanli pun berjalan kembali ketempat duduknya, namun sebuah kata-kata membuatnya terkejut terlebih kata-kata tersebut berasal dari putranya sendiri.
“ ayah, aku ingin mengikuti kompetisi ini “ ucap Mo Yuanli dengan sedikit menguatkan suaranya.
“ Li`er kau tahukan kompetisi ini diselenggarakan untuk siapa, kompetisi ini diselenggarakan untuk para kultivator, dan juga kompetisi ini sudah dilakukan selama ribuan tahun “ ucap ayah Mo Yuanli.
__ADS_1
“ tunggu, jangan bilang kau dapat berkultivasi kembali ? “ tanya Ayah Mo yuanli.
“ ya benar ayah, aku sekarang dapat kembali berkutivasi seperti dulu “ ucap Mo Yuanli.
Melihat tekad dan kepercayaan diri putranya membuat ayah Mo Yuanli akhirnya mengeluarkan perintah untuk memperbolehkan Mo Yuanli iku berpartisipasi dalam kompetisi.
“ aku memutuskan untuk membiarkan untuk berpartisipasi dalam kompetisi muda cultivator benua langit “ perintah ayah Mo Yuanli.
“ terima kasih ayah, aku pasti tidak akan mengecewakan ayah “ ucap Mo Yuanli dengan suara sedikit dinaiikan,
“ aku juga tidak akan mengecewakan guru “ ucapnya dalam hati sembari menoleh ketempat Yan Xing berada.
Para peserta kompetisi pun kemudian mulai mepersiapkan diri mereka masing-masing begitu juga dengan Mo Yuanli.
Mo Yuanli berjalan kesebuah ruangan yang disiapkan khusus untuk semua peserta kompetisi, setelah memasuki ruangan tersebut dia kemudian mengedarkan pandangannya mencari tim sekte cermin langit.
Setelah beberapa saat dia akhirnya menemukannya dan berjalan menuju orang-orang yang merupakan jenius-jenius muda dari sekte cermin langit.
Saat M o Yuanli berjalan mendekati mereka seorang anak seumurannya melihatnya dan terkejut.
“ Mo Yuanli apa yang kau lakukan disini ? “ tanya anak tersebut.
“ tentu saja mengikuti kompetisinya “ ucap Mo Yuanli dingin.
“ ha ha ha, sampah sepertimu berniat mengikuti kompetisi kau pasti sudah gila “ ucap anak tersebut sembari tertawa keras.
Tidak ingin menanggapi ocehan-ocehan mereka Mo Yuanli memutuskan untuk pergi meninggalkan tempat sekte cermin langit berkumpul dan memilih tempat yang tersendiri.
Namun sekali seseorang mulai berjalan mendekati Mo Yuanli dan orang tersebut adalah Yuan Yiwang,
“ hoi, aku dengar kau berniat mengikuti kompetisi ? “ tanya Yuan Yiwang dengan nada sombong.
“ jika memang iya, memangnya kenapa ? “ Ucap Mo Yuanli dengan tegas.
Namun tidak ada balasan dari Yuan Yiwang dan justru dia berbalik arah dan pergi meninggalkan Mo Yuanli dengan menyunggingkan senyum jahat dibibirnya.
“ Yuan Yiwang ingatlah aku pasti akan memenangkan kompetisi ini dan menghajarmu jika kita bertemu didalam arena “ teriak Mo Yuanli.
Setelah itu ditengah arena seorang pria tua yang ditunjuk akan menjadi wasit dalam kompetisi ini berteriak dan meresmikan kompetisi kultivator muda benua langit telah dimulai.
“ dengan ini kompetisi kultivator muda benua langit resmi dimulai “
__ADS_1
Setelah mendengar perkataan pria tua tersebut semua orang yang ingin menyaksikan mulai menggila dan melakukan hal riuh.