
Setelah selesai berbincang-bincang, mereka semua memutuskan untuk menikmati makanan bersama-sama.
Dan setelah beberapa saat terlalui akhirnya mereka telah selesai menghabiskan semua makanan yang terhidang diatas meja.
Namun meskipun mereka telah menyelesaikan makan mereka sepertinya mereka belum ingin pergi dari restoran tersebut karena masih berniat untuk berbincang-bincang sebentar.
" Saudari Huang, aku sedikit bingung kenapa kau mendirikan restoran ini untuk mencari kultivator kuat ranah Ensoulment. Bukannya paviliun surgawi kalian pasti memiliki beberapa dan mungkin mampu menyewa beberapa dari antara mereka ? " Yan Xing mengajukan sebuah pertanyaan sebagai pembuka pembicaraan.
" Saudara Yan, kau pasti sudah dapat memikirkan jawabannya " ucap Huang Yanshi yang tampak memasang wajah murung.
" Apakah masalah internal, seperti perebutan kekuasaan? " Yan Xing bertanya lagi pada Huang Yanshi dan dibalas dengan sebuah anggukan.
Huang Yanshi menampilkan wajah dengan tatapan sendu saat dia terlihat memikirkan sesuatu.
" Ayahku baru-baru ini gagal menerobos ranah Ensoulment dan akhirnya terluka parah. Dan hal itu dimanfaatkan oleh orang-orang yang ingin menurunkannya dari kursi kekuasaannya " ucap Huang Yanshi yang dengan wajah sendu.
" Di pihak kami hanya memiliki 2 orang kultivator ranah Ensoulment mereka adalah kakek dan pamanku, jika saja ayahku berhasil menerobos maka posisi kami akan semakin kokoh di paviliun surgawi " lanjut Huang Yanshi.
" Memiliki 2 kultivator ranah Ensoulment bukankah cukup untuk mengkokohkan posisi kalian " ucap Yan Xing.
" Namun, sayangnya orang yang bersaing untuk kursi ketua paviliun surgawi berhasil menerobos ranah Ensoulment. Dan sekarang pihak mereka memiliki 3 kultivator ranah Ensoulment, bahkan dikatakan dia mempunyai seorang kultivator kuat yang menjadi gurunya " ucap Huang Yanshi.
" Jadi dapat dikatakan posisi kami sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja " ucap Huang Yanshi menambahkan.
Yan Xing hanya mengangguk-anggukkan kepalanya menanggapi perkataan Yan Xing.
" Saudari Huang tenang saja aku akan melakukan yang terbaik untuk membantumu " ucap Yan Xing yang membuat Huang Yanshi sedikit menghembuskan nafas lega.
" Kalau begitu, saudara Yan kami undur diri. Dan kita akan bertemu kembali 6 bulan kemudian " ucap Huang Yanshi sembari memberi salam hormat kepada Yan Xing dan diikuti orang-orang yang bersamanya
Yan Xing tidak menjawab, namun membalas sapaan Huang Yanshi dengan sopan. Dan setelah itu Huang Yanshi dan orang-orangnya berjalan pergi meninggalkan Yan Xing dan murid-muridnya.
Setelah mereka pergi, Yan Xing dan murid-muridnya memutuskan untuk segera pergi meninggalkan restoran makanan surgawi juga. Mereka melangkah melewati setiap anak tangga.
Saat dilantai 1 sudah ada Mu Lian yang menunggu mereka. Setelah Yan Xing dan murid-muridnya sampai dia bergegas menyapa mereka dan mengantarkan mereka secara pribadi ketika keluar dari restoran.
Mu Lian yang mengantarkan mereka secara pribadi dan bahkan tampak begitu sopan. Membuat orang-orang terkejut dan bertanya-tanya siapa identitas Yan Xing dan murid-muridnya.
...
__ADS_1
Saat keluar dari restoran Yan Xing dan murid-muridnya memutuskan untuk segera kembali ke penginapan mereka untuk segera beristirahat karena waktu juga sudah mulai petang.
Saat malam hari tiba Yan Xing tidak melakukan banyak hal selain tidur di kamarnya. Begitupula dengan murid-muridnya yang juga lebih memilih berdiam diri dikamar mereka untuk berlatih.
Esok haripun tiba, Yan Xing dan murid-muridnya memutuskan akan pergi meninggalkan kota bukit besi dan akan pergi menuju kota hantu yang sekitar 1500 meter dari kota bukit besi.
Kota bukit besi dan juga kota hantu merupakan kota yang tidak terafiliasi kedalam kekuatan/kelompok manapun sama seperti kota pelabuhan.
Dengan menaiki profound ark Yan Xing dan murid-muridnya mulai bergerak menuju kota hantu yang berjarak kurang dari 1500 meter dari posisi mereka.
Yan Xing berdiri di ujung haluan kapal dengan tangan yang berada dibelakang punggungnya. Dia menatap lurus kedepan, menikmati angin yang berhembus yang menerpa dirinya lembut dan membuat pakaiannya melayang-layang.
" Sistem, sebelumnya kau menyarankan aku untuk pergi menuju kota hantu. Namun kau belum mengatakan padaku alasannya " ujar Yan Xing yang memang ada sistem miliknya menyarankan dirinya pergi menuju kota hantu.
[Sistem menemukan seseorang yang cocok menjadi murid host di kota hantu]
" Benarkah sistem ? " tanya Yan Xing dengan wajah yang memasang ekspresi ketertarikan.
[Benar host]
Yan Xing setelah mendengar jawaban tersebut tidak bisa untuk tidak tersenyum puas. Karena begitu dia berhasil mendapatkan murid lagi maka misinya akan selesai dan tentunya dia akan mendapatkan hadiahnya.
Untuk dikota hantu Yan Xing tidak mengetahui kemungkinan berapa banyak murid yang akan dia dapatkan kali ini. Bahkan jika hanya satu sekalipun tetap saja akan membuatnya menjadi lebih dekat untuk menyelesaikan misinya.
[Ding! Merekrut minimal 8 murid.
Proses : 5/8
Persentase penyelesaian: 80%]
" Sistem, misi ini menyuruhku untuk mencari minimal 8 murid. Yang berarti aku dapat mencari lebih dari 8 murid, bukan ? " tanya Yan Xing mencoba mengkonfirmasi jumlah murid yang dapat diangkatnya.
[Host dapat menerima lebih dari 8 murid]
" Lalu apakah hadiahnya akan sama atau aku mendapatkan hadiah tambahan ? " tanya Yan Xing.
[Host akan mendapatkan hadiah tambahan untuk PP dan CP, namun untuk peningkatan basis kultivasi host tidak akan mendapatkan hadiah tambahan]
[Setiap tambahan 1 murid, host akan mendapatkan 1.250.000 PP dan 1.250 CP]
__ADS_1
Menatap pemberitahuan yang ditampilkan oleh sistemnya Yan Xing hanya mengangguk-anggukkan kepalanya.
[Apakah host ingin mengangkat lebih dari 8 murid ?]
" Melihat hadiahnya tentu saja aku ingin, namun untuk sekarang aku akan melihat kedepannya saja biarkan saja dulu berjalan sesuai arus " ujar Yan Xing.
Yan Xing memiliki pemikiran dalam benaknya dia memang ingin mengangkat lebih dari 8 murid sehingga dia akan mendapatkan hadiah tambahan.
Namun dia berpikir untuk melatih murid mungkin akan sangat merepotkan. menurutnya dia hanya ingin menerima 8 murid saja sehingga tidak akan membebaninya di masa depan.
Untuk sekarang Yan Xing hanya akan mengikuti arus waktu. Dan membiarkan waktu yang menentukan langkah apa yang akan diambilnya.
...
Setelah beberapa jam perjalanan dengan menaiki profound ark akhirnya mereka tiba di kota hantu. Setelah menyimpan profound ark Yan Xing dan murid-muridnya mulai melangkah menuju kota hantu.
Saat memasuki kota hantu yan Xing dan murid-muridnya merasakan suasana kota hantu yang terasa kelam yang dapat membuat bulu kuduk berdiri, meskipun untuk Yan Xing dan murid-muridnya mereka tentu saja tidak merasakannya.
Bahkan saat mereka berjalan melintasi jalanan kota hantu mereka dapat melihat tatapan orang-orang yang terlihat seperti binatang yang menemukan mangsanya.
Namun, saat Yan Xing dan murid-muridnya mengeluarkan aura penekanan mereka yang langsung menekan orang-orang dengan tatapan serakah tersebut.
Untuk menghindari masalah yang tidak diperlukan Yan Xing hanya bisa terpaksa mengeluarkan aura tekanan untuk menakuti mereka.
Dan terbukti cara itu bekerja, saat Yan Xing dan murid-muridnya mengeluarkan aura tekanan mereka orang-orang dengan tatapan serakah tersebut tidak berani lagi menatap mereka dan memilih mengalihkan pandangan mereka.
" Sistem, beritahukan padaku dimana orang yang kau katakan cocok menjadi muridku berada ? " tanya Yan Xing pada sistemnya.
[Host dapat berjalan sejauh 200 meter kearah barat, maka host akan dapat menemukannya]
" Ayo bergerak kebarat " ucap Yan Xing yang berjalan terlebih dahulu.
Setelah mendengar perkataan gurunya, mereka berjalan mengikuti Yan Xing yang sudah mendahului mereka.
....
Sementara 200 meter dari arah barat tampak seorang pemuda dengan paras tampan yang tampak masih berusia 12-14 tahunan. Tengah meringkuk sembari memeluk kedua lututnya di dalam sebuah kuil yang sudah ditinggalkan.
" Kenapa mereka sangat kejam, kenapa mereka mengkhianati kami. Apa kami melakukan hal buruk kepada mereka "
__ADS_1
" Kami selalu berlaku ramah kepada mereka, tapi kenapa mereka begitu tega melakukannya"
" Lihat saja aku pasti akan kembali dan meminta keadilan atas apa yang kalian perbuat " gumam orang tersebut mengeluarkan semua keluh kesahnya.