CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )

CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )
22.Memasuki Tanah Warisan Kuno(Part VI)


__ADS_3

Setelah berhasil mendapatkan bunga 'lotus sembilan mahkota api' yang dicari oleh Feng Xiaoyin, Feng Jiyun, dan Feng Guo, mereka berempat pun memutuskan untuk pergi meninggalkan gua tersebut.


Mereka berempat melanjutkan untuk mencari beberapa harta lainnya di dalam tanah warisan kuno yang keesokan harinya akan ditutup.


Saat mereka sedang mencoba mencari harta didalam tanah warisan kuno, mereka melihat orang-orang yang pergi terburu-buru menuju kesuatu tempat karena penasaran mereka memutuskan mengikuti orang-orang itu.


Saat orang-orang itu berhenti bergerak mereka juga berhenti, dan mendapati tempat tujuan orang-orang tersebut adalah sebuah kuil yang sudah dipadati oleh banyak orang.


" kuil apa itu ? " tanya Yan Xing penasaran dengan kuil yang terletak didepannya.


" itu adalah kuil hong yu, tetua mengatakan kuil hong yu adalah tempat harta-harta terbaik tanah warisan kuno berada dan kuil hong yu hanya terbuka saat satu hari sebelum tanah warisan kuno ditutup " jawab Feng Guo.


Setelah beberapa menit seluruhnya telah berkumpul didepan kuil hong yu, hal yang ditunggu-tunggu semua orang pun terjadi.


Pintu kuil pun akhirnya terbuka dan orang-orang pun mulai berlarian memasuki kuil, Yan Xing, Feng Xiaoyi, Feng Jiyun, dan Feng Guo juga mulai memasuki kuil setelah semua orang memasuki kuil.


Saat berada didalam kuil semua orang dihadapkan dengan 4 buah lorang yang harus mereka masuki.


Tanpa menunggu lama orang-orang mulai bergantian memasuki keempat lorong begitu juga dengan Yan Xing dan yang lainnya mereka bergerak memasuki lorong yang berada disudut paling kiri.


Saat berada didalam lorong yang semula gelap saat mereka mulai berjalan lorong tersebut tiba-tiba menjadi terang memanfaatkan pencahyaan dari obor yang berada dikedua sisi.


" aneh kenapa lorong ini terasa sepi, dan orang-orang hanya dalam waktu kurang dari 3 menit sudah tidak tampak lagi dalam lorong ini " ucap Feng Guo yang merasa heran dengan keanehan yang terjadi didalam lorong yang mereka masuki.


Tidak hanya Feng Guo yang merasaka hal tersebut mereka bertiga juga merasakan keanehan yang terjadi didalam lorong tersebut.


" Yin'er berhati-hatilah tetaplah berada di dekatku, begitu juga dengan kalian berdua " ucap Yan Xing.


Saat Yan Xing melontarkan kata-kata tersebut tidak ada balasan dari ketiga lainnya, bahkan lorong tersebut sepi.


Merasakan keanehan tersebut Yan Xing menoleh kebelakang dan mendapati Feng Xiaoyin, Feng Guo, dan Feng Jiyun sudah tidak ada disekitarnya.


" Yin'er, kalian dimana, coba jawab aku " teriak Yan Xing memanggil mereka bertiga namun tidak ada balasan sedikitpun.


Karena tidak ada balasan dari ketiga temannya Yan Xing memutuskan lanjut berjalan hingga dia menemukan ujung lorong tersebut.


Setelah beberapa jam lamanya dia berjalan mengikuti lorong akhirnya dia dapat melihat sebuah cahaya yang merupakan ujung dari lorong tersebut.


Yan Xing kemudian mempercepat langkahnya hingga dia berhasil mencapai cahaya tersebut dan saat dia masuk kedalam cahaya tersebut.


Cahaya yang sebelumnya terang berubah menjadi sebuah ruangan besar dengan sebuah altar berada di tengah-tengah ruangan besar tersebut dan ditenga altar tersebut tertancap sebuah pedang katana berwarna hitam.


Yan Xing kemudian berjalan mendekati pedang tersebut dan saat dia tinggal beberapa langkah untuk berada tepat dibelakang altar.


Sebuah aura cahaya berwarna hitam merah muncul dari dalam altar dan mulai berkumpul diatas pedang yang tertancap di tengah altar tersebut.

__ADS_1


Aura tersebut semakin banyak dan berkumpul membentuk sebuah bayangan yang perlahan-lahan mulai menjadi bentuk seorang pria tua dengan usia sekitar 70-80 tahun-an.


Saat pria tua itu muncul sistem yang ada dalam diri Yan Xing secara tiba-tiba menghilang, dia tidak dapat lagi berhubungan dengan segala hal berhubungan dengan sistemnya.


" aura yang dikeluarkan oleh orang tua ini begitu mendominasi, aku bahkan hampir tidak dapat menahannya " batin Yan Xing.


" sistem bisakah kau memperlihatkan status orang tua yang ada di depanku ini " ucap Yan Xing memerintahkan sistemnya namun tidak ada respon apapun dari sistemnya.


*sistem


sistem


sistem*


Yan Xing berkali-kali berusaha memanggil sistemnya, namun tetap saja tidak ada respon apapun yang diberikan oleh sistemnya.


" aneh sekali kenapa sistem-ku tidak merespon panggilanku " ucap Yan Xing kebingungan.


" ha ha ha, anak muda kau memiliki artefak yang menarik "


" *bahkan artefakmu dapat mengidentifikasi seseorang mulai dari nama hingga kekuatannya "


" ha ha ha, menarik, sungguh menarik* "


" maksudmu sistem-ku ada padamu sekarang ? " tanya Yan Xing kepada pria tua itu.


" oh jadi nama artefak aneh ini adalah sistem, sungguh nama yang menarik juga "


" namun selain bertanya tentang sistem-mu bukannya kau harusnya bertanya apa yang akan kau lakukan disini ? "


Pria tua itu berkata sekaligus melontarkan sebuah pertanyaan kepada Yan Xing.


" kalau begitu katakan kepadaku, apa yang harus kulakukan ? " tanya Yan Xing kepada pria tua yang ada dihadapannya.


" setelah mempelajari artefak yang kau namakan sistem ini aku setidaknya mengetahui dengan artefak ini kau dapat menjadi kuat dengan instan "


" kau mungkin sudah berhadapan dengan lawan-lawan yang lebih lemah darimu atau orang yang dapat kau hadapi "


" namun, apa mungkin saat kau bertemu lawan yang lebih kuat darimu kau akan lari atau menghadapinya, sebab lagipula kau dapat mengetahui kekuatan seseorang dengan artefak aneh mu ini "


" jadi aku ingin tahu saat kau bertemu lawan yang lebih kuat darimu kau akan menghadapinya dengan seluruh kekuatanmu atau memilih melarikan diri* ? "


Ucap pria tua itu panjang lebar dan diakhiri dengan sebuah pertanyaan yang ditujukan kepada Yan Xing.


" aku akan menghadapinya dan akan memacari cara apapun untuk dapat mengalahkannya bahkan harus cara tercelah sekalipun, karena jika aku kalah orang-orang yang akan menderita setelah kekalahan ku adalah orang-orang yang aku sayangi" ucap Yan Xing tegas.

__ADS_1


Perkataan tegas dan pasti Yan Xing membuat pria tua dihadapannya membelalakkan matanya terkejut akan jawaban pria muda yang ada dihadapannya.


" ha ha ha kau bocah kecil yang menarik, kalau begitu biarkan ujiannya dimulai, dan aku ingin melihat bagaimana kau akan menyelesaikan ujian tersebut "


Pria tua tersebut berkata sambil melakukan beberapa gerakan segel tangan dan kemudian didepan pria tua itu muncul sebuah boneka bayangan berwarna hitam dan diselingi warna merah.


...----------------...


[STATUS


# Nama:Yan Xing


# Usia:19 tahun


# Gender: Pria


# Ranah: True foundation tahap 7 (19.000/97.000)


# Keterampilan:


>budidaya: kitab 9 kaisar surgawi(0/1000)


>beladiri: pedang kesunyian(0/1000),


langkah bayangan(0/1000),


tinju penghancur(0/1000


>pemurnian: inkarnasi tubuh ungu'(0/1000)


>skill: Eternal Symbiote


# Kekuatan Tempur: Golden Core tahap 3


# Perlengkapan:


>Senjata: black deadly sword


>Armor: blade armor


# Pekerjaan: Tidak ada]


...---------------...


Pria tua tersebut tersenyum sembari melihat dengan seksama jendela status milik Yan Xing.

__ADS_1


__ADS_2