CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )

CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )
102.Yan Xing vs 11 Jenderal Naga


__ADS_3

Yan Xing memberikan 2 pil aura Lv.4 kepada Yan Xing dan menyisakan tiga pil untuk dirinya sendiri.


" Sekarang pergilah menuju menara kultivasi dan berlatih disana "


Ucap Yan Xing lembut kepada Feng Xiaoyin.


" Lalu Xing'ge bagaimana, apa kita tidak berlatih bersama ? "


Feng Xiaoyin bertanya kepada Yan Xing.


" Patuhlah, ada hal penting yang harus kulakukan "


Ucap Yan Xing dengan nada lembut sembari meletakkan tangannya di pucuk kepala Feng Xiaoyin.


Setelah mendengar perkataan Yan Xing, Feng Xiaoyin menganggukkan kepalanya patuh.


Wanita itu kemudian pergi melangkahkan kakinya meninggalkan Yan Xing seorang diri. Dan tujuan langkah wanita itu tidak lain adalah menara kultivasi.


Sementara Yan Xing tetap berada di dalam istananya. Dia bukan tidak melakukan sesuatu, dia juga berkultivasi seorang diri didalam istananya.


Setelah menelan 1 pil aura Lv.4, Yan Xing berhasil meningkatkan basis kultivasinya hingga Ensoulment tahap 5.


...


Tiga hari kemudian


Di markas besar pasukan naga, Sikong Jun dan jenderal naga lainnya tengah berkumpul didepan meja bundar.


kreeak


Saat itulah suara pintu dibuka terdengar dan menampakan sosok pria dengan tatapan datar tanpa ekspresinya yang ternyata adalah Yan Xing.


tap tap tap


Yan Xing melangkahkan kakinya satu persatu berjalan mendekati keduabelas jenderal naga yang tengah duduk mengelilingi meja bundar.


Dengan tangan dibelakang pinggangnya dan dengan tatapan tanpa ekspresinya dia terus berjalan perlahan-lahan mendekati para jenderal naga.


" Bagus kalian bersebelas sudah ada disini, jadi bisakah kita mulai tantangannya ? "


Tanya Yan Xing setelah dia tepat berdiri didepan para jenderal naga.


" Pangeran, aku telah mendengar dari Sikong Jun jika kau dapat berkultivasi dan bahkan berhasil berkultivasi hingga ranah Nescent Soul "


Ujar jenderal naga *1, jenderal naga emas.


" Namun, perbedaan antara kultivator ranah Nescent Soul dengan kultivator ranah Ensoulment bagaikan langit dan bumi "


Lanjut jenderal naga emas.


" Kau terlalu banyak berbicara, sekarang majulah. Ini perintah darimu orang yang memegang token naga "


Ucap Yan Xing dingin sembari memperlihatkan token naga ditangannya.


" Pangeran, token naga merupakan benda pusaka yang sangat berharga untuk pasukan naga. Benda itu bukan untuk memuaskan kesenanganmu semata "


Ucap jenderal naga emas yang kini suaranya menjadi lebih berat dan dingin.


" Tapi sayangnya benda ini tidak terlalu berharga untukku "


Ucap Yan Xing dan dia kemudian mengepalkan tangannya erat dan memghancurkan token naga yang ada didalam genggamannya.


kraaak


Token naga yang ada didalam genggaman tangan Yan Xing hancur menjadi berkeping-keping.


Hal tersebut sontak membuat seluruh jenderal naga termasuk Sikong Jun juga. Bangkit berdiri dari tempat duduknya dan menatap Yan Xing dengan tatapan dingin.


Sementara Sikong Jun yang juga sebenarnya tidak terima dengan perbuatan Yan Xing menghancurkan token naga menjadi kesal dalam hatinya, namun dia hanya bisa menahannya didalam hatinya karena bagaimanapun dia pernah bertarung dengan Yan Xing dan dikalahkan oleh Yan Xing.


" Bocah, aku akan mendidikmu atas nama panglima "


Ucap jenderal naga *6, jenderal naga ungu.


Pria tersebut kemudian melesat kearah Yan Xing dan bermaksud menerjang Yan Xing. Namun Yan Xing tetap tenang berdiri diam ditempatnya.


Dan saat jenderal naga ungu sudah semakin mendekat dengannya dan jarak mereka hanya seperkian inci saja.


Dalam seperkian detik sebelum terjangan jenderal naga ungu sukses mengenai Yan Xing. Pukulan Yan Xing terlebih dahulu mengenai wajah jenderal naga ungu dan membuatnya terpental jauh hingga menabrak dinding bangunan.


" Kau tidak memiliki hak untuk mendidikku, kau pikir siapa dirimu ? "


Yan Xing berkata namun masih tetap dengan ekspresi tenangnya tanpa ekspresi.

__ADS_1


" Bocah kau sudah kelewatan "


Ucap jenderal naga perak yang kemudian melesat kearah Yan Xing dengan pedang besar yang dia keluarkan.


Dida mengayunkan pedang besarnya mencoba menebas Yan Xing secara tegak lurus.


Namun Yan Xing dengan mudah menghindarinya. Yan Xing menggerakkan tubuhnya sedikit kesamping kiri sehingga pedang besar tersebut mengenai lantai dan tertancap disana.


Jenderal naga perak mencoba menarik pedangnya yang tertancap ketanah. Namun Yan Xing segera menginjak pedang tersebut dengan kakinya, dan kemudian memberikan jenderal naga perak sebuah terjangan yang membuatnya terpental.


Saat jenderal naga perak masih melayang diudara. Yan Xing melesat kearahnya dan mnyerangnya dengan lutut.


boom.


Yan Xing dan jenderal naga perak mendarat diatas meja bundar dan membuat meja tersebut hancur.


Namun Yan Xing merasa aneh karena dia tidak merasakan daging manusia dilutunya yang menyerang jenderal naga perak.


Justru dia merasakan sebuah logam dingin, kemudian dia menoleh kearah jenderal naga perak yang ternyata menahan serangan lutut Yan Xing dengan pedang besarnya.


Jenderal naga emas melihat Yan Xing yang fokus kepada jenderal naga perak. Memanfaatkan hal tersebut kemudian mengeluarkan tombak miliknya dan melesat kearah Yan Xing.


Yan Xing yang tidak siap karena masih fokus kearah Jenderal naga perak menjadi kewalahan untuk menghindari serangan tombak yang dilancarkan oleh jenderal naga emas.


Jenderal naga perak yang tubuhnya sudah terlepas dari kekeangan lutut Yan Xing. Juga ikut menyerang Yan Xing denga pedang besarnya.


Yan Xing yang tidak siap menahan kedua serang dari kedua jenderal naga memilih menghilangkan tangannya menahan serangan keduanya.


Yan Xing pun mundur beberapa langkah dan kedua tangannya terluka akibat serangan gabungan dari jenderal naga emas dan jenderal naga perak.


Namun karena kemampuan eterna symbiotenya membuat luka tersebut segera pulih seketika.


Jenderal naga emas yang melihat kemampuan pemulihan Yan Xing menjadi sangat terkejut, dan dia menyadari jika pertarungan ini berlangsung lebih lama maka mereka akan dirugikan.


" Semuanya keluarkan senjata kalian dan serang dia bersama-sama dengan serangan terkuat kalian "


Teriak jenderal naga emas dan dibalas dengan anggukan oleh jenderal naga lainnya.


" Kelilingi dia "


Perintah jenderal naga emas.


Setelah mendapat perintah jenderal naga lainnya segera mengelilingi Yan Xing dari berbagai arah.


Teriak jenderal naga emas.


Serangan tombak pembunuh


Tebasan pedang pembelah gunung


Tebasan api neraka


...


Kesebelas jenderal naga melesat kearah Yan Xing sembari meneriakkan nama teknik mereka masing-masing.


Tubuh beladiri aktifan


Sebelum kesebelas jenderal naga melesat kearah Yan Xing dia berteriak.


Kemudian secara mengejutkan tubuh Yan Xing bersinar terang dan melayang diudara.


Rambutnya kemudian berubah warnah menjadi warna abu-abu. Dan pakaian dia tubuh bagian atasnya telah hancur dan memperlihatkan tubuh atas yang telanjang.


Selain itu di badannya mulai dari dada hingga perutnya terukir sebuah tato dengan simbol aneh yang memiliki warna menyerupai warna langit malam.


Ditangannya juga terdapat tato dengan logo dan warna yang sama dan dililit oleh rantai berwarna hitam disebelah kiri dan putih disebelah kanan.


Dan saat Yan Xing membuka matanya yang sebelumnya dia pejamkan. Kilatan cahaya tampak dari matanya, selain itu saat matanya terbuka sempurna dapat dilihat matanya kini sepenuhnya berwarna sama seperti warna langit malam.


kesebelas jenderal naga yang melihat tatapan mata Yan Xing menjadi merinding ketakutan.


Setelah perubahan tubuhnya selesai Yan Xing turun cepat ke tanah sembari mengayunkan tinjunya meninju tanah.


boom


Ledakan besar terjadi saat tinju Yan Xing menyentuh tanah. Selain itu ledakan gelombang energi yang tercipta juga begitu dahsyat hingga membuat kesebelas jenderal naga terpental jauh dan markas besar pasukan naga hancur menjadi rata dengan tanah.


Sikong Jun sebelum Yan Xing menghantam tanah dengan tinjunya dia sudah terlebih dahulu merasakan bahaya jika tidak menghindar.


Jadi dengan cepat dia melayang keudara agar tidak terkena dampak serangan Yan Xing.


Beruntung Sikong Jun berpikir cepat sehingga dia tidak terkena dampak dahsyatnya serangan Yan Xing.

__ADS_1


Bahkan dampak serangan Yan Xing terasa hingga segala penjuru kekaisaran Zhiliang.


...


" Ledakan energi yang sangat kuat, apakah ini perbuatan leluhur Kekaisaran ? "


Seorang pria tua bergumam yang merupakan leluhur kelahiran Xiao tengah duduk bersila dalam sebuah ruangan gelap di salah satu ruangan di mansion keluarga Xiao.


" Ledakan energi ini sangat kuat, apakah ada orang kuat yang bersembunyi dikekaisaran "


Yan Tian yang berdiri dibalkon katanya bergumam sendiri.


...


Kembali kesisi Yan Xing dan para jenderal naga.


Setelah serangan dahsyat Yan Xing, dapat dilihat daerah sekitarnya menjadi luluh lantah dan bangunan markas besar pasukan naga sudah tidak berbentuk lagi sudah rata dengan tanah.


Dan kesebelas jenderal naga mengerang kesakitan dan memuntahkan seteguk darah segar dari mulut mereka.


Sikong Jun yang melayang diudara saat melihat semua itu. Mendapat pemahaman baru mengenai Yan Xing.


" Jadi ini maksudnya dengan membentuk pasukan naga kembali.


Dia ingin menghancurkan pasukan naga yang dibangun oleh panglima dengan tangannya sendiri.


Dan kemudian membentuk kembali pasukan naga dengan tangannya sendiri "


Gumam Sikong Jun.


Sementara itu Yan Xing yang sudah kembali menjadi bentuknya semula. Berjalan mendekati kesebelas jenderal naga yang sudah terbaring ditanah.


" Aku tidak memerlukan orang-orang seperti kalian. Yang menjunjung tinggi harga dirinya, dan menilai sesuatu dengan harga diri itu sendiri "


" Kalian membagi yang layak dan tidak layak seenak kalian sendiri dan itu semua menurut harga diri kalian "


" Kalian menilai yang kuat yang harus lebih kuat dari kalian sementara mengabaikan orang-orang lemah yang memerlukan perlindungan dan dukungan kalian "


" Aku tidak memerlukan orang-orang seperti itu "


Yan Xing berkata dan kemudian pergi meninggalkan tempat itu.


Sikong Jun yang masih melayang diudara kemudian turun dan mendarat tepat didekat kesebelas jenderal naga yang berbaring ditanah sembari meringis kesakitan.


" Kenapa dia melakukan ini kepada kita, apa yang kita perbuat sehingga membuatnya tampak menyimpan dendam dengan kita "


Jenderal naga emas berkata sembari mencoba bersusahpayah berdiri.


" Dia hanya ingin menunjukkan kepada kita, bahwa orang yang kita remehkan dapat mengalahkan kita dengan begitu telak "


Ucap Sikong Jun.


" Meremehkannya "


Gumam jenderal naga emas.


Saat kata-kata itu keluar semua orang menjadi malu saat mengingat bagaimana mereka memperlakukan Yan Xing.


Setelah merasa malu sejenak mereka menjadi kagum seketika itu juga kepada Yan Xing.


" Seorang naga tetaplah naga, bagaimanapun dia tetaplah putra yang mulia Yan Long "


Ucap jenderal naga emas dan diangguki oleh jenderal naga lainnya.


Disaat mereka tenggelam dengan pemikiran dan kekaguman mereka dengan Yan Xing yang seperti melihat panglima mereka dalam sosoknya.


Perkataan Sikong Jun membuat mereka terkejut bukan hanya terkejut bahkan sangat terkejut.


" Bukan meremehkannya, tapi ibunya yang mulia Lin Meiyin. Istri panglima kita "


Ucap Sikong Jun.


" Disaat satu dunia mengolok-olok dan menghinanya. Dia masih tetap bisa membalas perbuatan mereka dengan sebuah senyuman "


Lanjut Sikong Jun.


Semuanya terkejut dan tidak pernah terpikirkan perkataan Sikong Jun. Saat memikirkan perkataan Sikong Jun mereka menjadi malu.


Bagi semua jenderal satu-satunya istri panglima mereka hanyalah Ning Quinshu yang berbakat. Dan itu semua didasari dari harga diri mereka ingin memiliki orang yang layak menurut mereka.


" Benar, dialah yang hebat sebenarnya "


Jenderal naga emas berkata sembari merutuki kebodohannya.

__ADS_1


__ADS_2