
Hari-hari pun terus berlalu hingga tidak terasa waktu Medan perang kuno akan terbuka hanya menyisakan hitungan 1 pekan penuh.
Disaat itu juga Feng Xiaoyin serta kedelapan muridnya Yan Xing telah menyelesaikan kultivasi tertutup mereka.
Dan kultivasi tertutup yang dilakukan oleh Feng Xiaoyin serta kedelapan muridnya Yan Xing, dengan bantuan pil yang diberikan oleh Yan Xing. Membuat basis kultivasi mereka maju dengan sangat pesat.
Feng Xiaoyin menjadi orang yang berhasil meningkatkan basis kultivasinya paling tinggi yaitu, ranah Nescent Soul tahap 2.
Tentu saja itu semua berkat bakatnya dan juga didorong dengan pil aura Lv.4 yang dia dapatkan dari Yan Xing sebelumnya.
Mo Yuanli adalah orang kedua tertinggi yang berhasil meningkatkan kekuatannya dengan basis kultivasi ranah Nescent Soul tahap 1.
Dan Xiu Shan secara mengejutkan berhasil mengejar saudara seperguruannya yang lain dengan berhasil meningkatkan basis kultivasinya hingga ranah golden core tahap puncak.
Begitupula dengan Zhang Fei dan Ji Wuyi yang juga berhasil meningkatkan basis kultivasi mereka ketingkat yang sama dengan Xiu Shan.
Sementara itu murid Yan Xing yang lainnya sama-sama berhasil meningkatkan kultivasi mereka ke tingkatan yang sama yaitu, ranah golden core tahap 8.
Pencapaian yang mereka semua dapatkan untuk Mo Yuanli, Zhang Fei, Ji Wuyi, dan Ou bersaudara bukan lagi hal yang mengejutkan sebab mereka sebelumnya sudah pernah merasakannya.
Namun berbeda dengan Xiu Shan, Sikong bersaudari, dan bahkan Feng Xiaoyin sangat terkejut merasa tidak percaya dengan pencapaian yang meraka buat.
Mo Yuanli membuka matanya pertama dan penampakan yang dia lihat adalah ketujuh saudara seperguruannya yang juga tengah berlatih disekitarnya.
Dan juga Feng Xiaoyin, yang awalnya dia terkejut saat mengetahui. Istri dari gurunya tersebut juga ikut berkultivasi bersama mereka.
Berikutnya satu persatu saudara seperguruannya juga mulai bangun dari kultivasinya. Dan reaksi mereka serupa dengan Mo Yuanli ketika melihat Feng Xiaoyin sedang duduk bersila di dekat mereka.
Akhirnya Feng Xiaoyin adalah orang terakhir yang menyelesaikan kultivasinya. Ketika dia membuka matanya, dia mendapati kedelapan murid dari suaminya itu segera menundukkan kepala mereka memberi hormat kepada dirinya.
" Salam Nyonya "
Ucap mereka berdelapan secara bersamaan.
" Eh, tidak perlu begitu formal seperti ini, berdirilah ! "
Feng Xiaoyin yang merasa tidak perlu disapa dengan begitu hormatnya menyuruh mereka berdelapan untuk berdiri.
Delapan saudar seperguruan tersebut tentu saja segera berdiri setelah mendapati perintah dari Feng Xiaoyin yang menyuruh mereka untuk berdiri.
" Aku tidak tahu sudah berapa lama kita berkultivasi. Tapi sepertinya sudah berbulan-bulan kelihatannya, jadi ada baiknya kita segera keluar dari menara kultivasi ini "
Ucap Feng Xiaoyin yang menyarankan mereka untuk segera keluar dari menara kultivasi.
Kedelapannya pun menganggukkan kepala mereka tanda setuju. Segera mereka semua berjalan menuruni setiap lantai menara kultivasi.
Ketika sudah berada diluar menara kultivasi mereka melihat Yan Xing yang tampaknya tengah menunggu mereka dan ada juga ketiga sepupunya Yan Xing dan teman-teman mereka.
" Kakak, murid-muridmu luar biasa. Hanya dalam beberapa bulan mereka berhasil meningkatkan kultivasi mereka dengan begitu pesat "
__ADS_1
Ucap Yan Zhen yang menatap murid-muridnya Yan Xing dengan tatapan penuh kagum.
" Kakak ipar juga memiliki bakat yang luar biasa "
Yan Zhen kembali dibuat takjub oleh Feng Xiaoyin.
Saat mendengar perkataan Yan Zhen kedua sepupu Yan Xing yang lain juga mengangguk setuju begitupula dengan teman-teman mereka.
Namun, ada satu orang yang meskipun tersenyum tapi dia menyimpan beberapa pemikiran dikepalanya. Dan orang tersebut adalah Fan Ling yang sempat memiliki ikatan dengan Yan Xing dimasa lalu.
" Memiliki wanita sehebat dan secantik ini, pantas saja dia tidak menganggap ku bahkan sebagai masa lalu pun tidak "
Batin Fan Ling dengan tersenyum getir.
" Selamat untuk kalian berdelapan karena berhasil melakukan terobosan besar "
Ucap Yan Xing tanpa ekspresi kepada kedelapan muridnya.
Para muridnya tersenyum senang saat mendengar ucapan Yan Xing yang meskipun tanpa ekspresi.
" Selamat Yin'er karena berhasil melakukan terobosan besar juga "
Berbeda dengan saat mengucapkan selamat kepada delapan muridnya. Yan Xing segera memberikan pelukan hangat kepada Feng Xiaoyin.
Setelah pertemuan singkat tersebut mereka semua kembali ke tempat mereka masing-masing.
...
" Xing'ge ini sangat lezat. Aku tidak menyangka kau dapat memasak makanan seenak ini "
Ucap Feng Xiaoyin dengan makanan yang masih memenuhi mulutnya.
" Pelan-pelan makannya kau dapat tersedak nanti "
Ucap Yan Xing memperingatinya.
Baru saja Yan Xing mengingatkannya, dan wanita itu benar saja segera tersedia karena makan begitu terburu-buru.
Ughh ughhh
Yan Xing segera memberikan segela air minum kepada Feng Xiaoyin dan segera diteguk oleh wanita itu dengan rakus.
Disaat Yan Xing dan Feng Xiaoyin sedang asik menikmati waktu mereka berduaan.
Paman dan bibinya sudah melakukan banyak persiapan untuk menghadapi Medan perang kuno yang sudah tidak lama lagi akan terbuka.
Mereka melakukan persiapan bersama-sama dengan tiga keluarga bangsawan yang sudah menjalin hubungan erat dengan keluarga kekaisaran
Selain mereka, keluarga Xiao juga mempersiapkan diri mereka bersama dengan keluarga bangsawan yang mendukung mereka.
__ADS_1
Selain orang-orang dari kekaisaran Zhiliang yang sudah mempersiapkan diri mereka untuk medan perang kuno.
Ternyata tiga kekaisaran lain juga telah mempersiapkan diri mereka juga. Ada beberapa kekaisaran yang menjalin kerjasama dengan 7 sekte berkuasa dan begitu pula dengan sebaliknya.
Sementara aula kebangkitan serta aula abadi juga tengah mempersiapkan banyak hal untuk menghadapi medan perang kuno yang tidak lama lagi akan dibuka.
Selain kelompok-kelompok besar dari benua naga. Ada juga beberapa kelompok kecil yang juga ikut mencoba peruntungan mereka.
Ada juga kelompok-kelompok yang datang dari liar benua naga yang juga mencoba peruntungan mereka di medan perang kuno.
Bahkan ada beberapa kultivator lepas yang tidak bergabung dengan kelompok/faksi atau kata lainnya orang-orang yang bekerja seorang diri.
Kembali kesisi Yan Xing yang tengah menikmati waktu berduanya dengan Feng Xiaoyin.
Mereka terlihat tidak terlalu mengkhawatirkan perihal medan perang kuno yang akan terbuka dalam waktu dekat.
Mereka hanya sibuk saling bertukar keromantisan layaknya pasangan yang tengah dimabuk oleh perasaan.
" Haha, Xing'ge hentikan itu geli "
Teriak Feng Xiaoyin yang merasa kegelian saat Yan Xing menggelitik tubuhnya.
Yan Xing yang menjahili Feng Xiaoyin dengan menggelitik tubuh wanita itu perlahan-lahan mulai melakukan perbuatan yang lebih intim.
Kini tangan miliknya mulai meraba kearah kedua gunung kembar milik Feng Xiaoyin.
Setelah itu tangannya turun mulai meraba tubuh bagian bawah Yan Xing. Sehingga membuat wanita itu semakin bergairah.
Tidak ingin hanya Yan Xing yang menikmati, Feng Xiaoyin juga ikutan dengan memberikan sebuah ciuman kebibir Yan Xing.
Setelah itu keduanya mulai memandu kasih membiarkan tubuh mereka tenggelam dalam kenikmatan.
Dan sejenak melupakan Medan perang kuno yang dalam waktu satu lagi minggu akan terbuka.
...
Satu minggu kemudian.
Waktu yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tiba. Medan perang kuno yang sudah lama ditunggu oleh kultivator dari berbagai kelompok/faksi.
Yan Xing serta rombongan kekaisaran Zhiliang yang dipimpin oleh Yan Zhong mulai bersiap-siap untuk segera berangkat ketempat medan perang kuno berada.
Dalam rombongan tersebut ada juga kelaurga Xiao dan beberapa keluarga bangsawan yang mendukung mereka.
Meskipun keluarga kekaisaran dan keluarga Xiao seringkali berselisih paham. Namun sebagai anggota kekaisaran Zhiliang, keluarga Xiao tidak ingin menunjukkannya secara terang-terangan.
Mereka harus bersabar hingga waktunya, ya waktu dimana mereka dengan bantuan aula kebangkitan akan menjatuhkan keluarga Yan dari posisi keluarga kekaisaran dan menggantikan mereka.
Namun berhasil tidaknya itu semua tergantung apakah mereka mampu menghadapi kekuatan keluarga kekaisaran ditambah dengan kekuatan dari duabelas jenderal naga yang sudah bergabung dengan mereka.
__ADS_1
Dan tidak lupa apakah mereka mampu melawan Yan Xing yang dapat mengalahkan keduabelas jenderal naga dengan telak.
Dan itu semua akan terjawab di dalam medan perang kuno.