CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )

CROSSING THE WORLD ( I Got Cheat On My System )
107.Medan Perang Kuno(Part II): Yan Zhen Dalam Bahaya


__ADS_3

" Xing'ge biarkan aku perkenalkan kau dengan ibuku "


Feng Xiaoyin dengan rona wajah bahagia menarik tangan Yan Xing dan membawanya kehadapan sang ibunda.


" Xing'ge perkenalkan dia adalah ibuku, dan kudengar kau sudah pernah bertemu dengan bibiku jadi aku tidak perlu lagi memperkenalkan kalian berdua "


Ucap Feng Xiaoyin sembari memperkenalkan ibunya kepada Yan Xing.


" Dan mama ini adalah pria yang aku cintai, suamiku Yan Xing "


Ucap Feng Xiaoyin tidak kalah antusias dari sebelumnya.


Yun Yinying menaikkan sebelah alisnya saat mendengar perkataan putrinya. Dia tidak habis pikir bagaimana putrinya dengan mudahnya memperkenalkan seorang pria sebagai suaminya.


" Salam kenal ibu mertua namaku Yan Xing "


Yan Xing mengulurkan tangannya kedepan mencoba mengajak Yun Yinying untuk bersalaman sebagai bentuk perkenalan.


Belum selesai Yun Yinying dibuat terheran-heran dengan perkataan putrinya. Dan kali ini orang yang menyerangnya dengan kata-kata mengejutkan adalah pria yang diakui oleh putrinya sebagai suami.


" Apa aku terlalu cepat ? "


Melihat Yun Yinying hanya terdiam membuat Yan Xing bingung dan mencoba bertanya kepada wanita tersebut.


" Haha, ya benar kau terlalu cepat. Tapi aku menyukai karaktermu yang seperti ini "


Ucap Yun Yinying disertai dengan suara tawanya.


" Kalau begitu aku anggap itu sebagai restu dari ibu mertua "


Yan Xing berkata sembari memberikan senyuman manis kearah wanita itu.


" Terserah padamu. Sudahi dulu membahas diri kalian berdua, sebaiknya kita mencari anggota kelompok kita "


Ucap Yun Yinying.


" Aku dengar kau merupakan pangeran dari kekaisaran Zhiliang, jadi kau pasti akan pergi menemukan mereka. Bukan ? "


Yun Yinying bertanya kepada Yan Xing.


" Benar ibu mertua, namun sebelum itu aku harus bertemu dengan orang-orang dari paviliun surgawi "


Yan Xing menjawab dengan jujur.


" Paviliun surgawi ! ada urusan apa kamu dengan mereka ? "


Tanya Yun Yinying.


" Tidak ada yang spesial, aku hanya berjanji akan memberikan beberapa bantuan kepada mereka "


Jawab Yan Xing.

__ADS_1


" Apa orang yang meminta bantuanmu adalah nona muda dari paviliun surgawi Huang Yanshi? "


Feng Yuyi yang sebelumnya belum membuka suaranya sekalipun mulai membuka mulutnya untuk berbicara.


Yan Xing tidak menjawab hanya menganggukkan kepalanya sembari tersenyum.


" Jadi begitu, tapi sebelum itu kalian harus ikut bersama kami mencari orang-orang dari aula abadi "


" Dan bagaimanapun kalian juga harus bertemu dengan suamiku terlebih dahulu "


Ucap Yun Yinying untuk menyarankan Yan Xing dan Feng Xiaoyin terlebih dahulu bertemu Feng Jian, ayah Feng Xiaoyin.


" Ibu mertua benar, kalau begitu kami akan ikut kalian untuk bertemu dengan ayah mertua "


Yan Xing menganggukkan kepalanya setuju dengan usulan yang dikatakan oleh ibu mertuanya.


Keempatnya pun pergi meninggalkan danau yin dan yang. Dan untuk saat ini mereka mengurungkan niat untuk mencari harta Karun di danau yin dan yang.


...


Setiap 50 tahun terbukanya Medan Perang Kuno. Sudah menjadi sebuah keharusan, saat orang-orang dari kelompok/faksi besar terlebih dahul berkumpul dengan rekan mereka yang lain.


Karena itulah kelompok/faksi besar ini membuat basis mereka sendiri didalam Medan perang kuno.


Basis yang dimaksud merupakan tempat/markas untuk kelompok/faksi besar terse itu didalam medan perang kuno.


Sementara untuk kultivator bebas dan kelompok/faksi kecil setiap mereka memasuki medan perang kuno.


Mereka akan berusaha sebisa mungkin untuk mendapatkan banyak harta dan menemukan tempat kultivasi yang bagus sebagai tempat mereka berkultivasi sebelum orang-orang dari kelompok/faksi besar mulai bergerak.


Karena agar mereka tidak menjadi sasaran kelompok/faksi besar lainnya.


Setelah memasuki medan perang kuno maka mereka semua sudah masuk kedalam medan peperangan.


...


Sementara itu setelah aula abadi dan kekaisaran memasuki medan perang kuno. Keduanya segera menjadi objek perburuan dari orang-orang dari aula kebangkitan yang bekerja sama dengan kekaisaran Hongyun dan keluarga Xiao.


Karena hal tersebutlah membuat dari pihak aula abadi dan kekaisaran Zhiliang sudah kehilangan banyak orang-orang mereka.


Tap tap tap


Suara langkah kaki yang bukan hanya dari satu orang. Dia adalah Yan Zhen yang tengah dikejar-kejar oleh beberapa orang yang mencoba memburunya.


" Hahaha, pangeran mau kemana lagi kamu bisa lari "


Ucap seorang pria dengan satu lengannya tidak ada. Dan dia adalah Xiao Leng yang memimpin orang-orang aula kebangkitan dan Kekaisaran Zhiliang yang beraliansi dengan keluarga Xiao mereka.


" Dasar bajingan kau Xiao Leng. Lihat saja, kakak Yan Xing tidak akan memaafkan atas apa yang telah kau perbuat "


" Dan kuharap kau tidak ketakutan saat melihatnya nanti, dan kemungkinan tanganmu yang satunya juga akan menghilang dari tempatnya "

__ADS_1


Sembari berlari Yan Zhen menyempatkan dirinya untuk mengatakan sumpah serepah kepada Xiao Leng.


" Kau !!! hm sebelum bertemu dengannya. Kau sudah terlebih dahulu kuhabisi "


Ucap Xiao Leng sembari mempercepat langkahnyaengejar Yan Zhen.


Sementara itu 500 meter dari arah depan mereka. Beberapa orang dari aula kebangkitan juga sedang melakukan pengejaran yang kali ini adalah orang-orang dari aula abadi yang berjumlah 5 orang.


Perlahan-lahan jarak diantara kedua kelompok mulai mengecil. Hingga akhirnya mereka saling bertemu.


Orang-orang dari aula abadi saat melihat Yan Zhen awalnya memasang sikap waspada. Namun saat mereka melihat aula kebangkitan yang ada dibelakangnya membuat kewaspadaan mereka menghilang.


" Saudara karena kita dikejar oleh kelompok yang sama. Bagaimana jika kita bekerja sama "


Ajak seorang pria yang berada paling depan dari kelompok aula abadi yang tengah dikejar-kejar.


Menjawab ajakan dari pria tersebut Yan Zhen menganggukkan kepalanya menyetujui usulan yang dikatakan oleh pria tersebut.


Akhirnya Yan Zhen dan kelima orang dari aula abadi saat ini saling berkumpul dan dikelilingi oleh orang-orang dari aula kebangkitan dan keluarga Xiao.


" Saudara kita akan melakukan perkenalan singkat, namaku Gu Shou. Dan keempat temanku bernama Wu Lei, Dong Zhun, Yun Shan, dan Jian Fu dan kami semua adalah orang-orang dari aula abadi "


Gu Shou memperkenalkan secara singkat dirinya dan keempat temannya.


" Salam kenal semuanya, namaku Yan Zhen dari kekaisaran Zhiliang "


Yan Zhen memperkenalkan dirinya.


...


Yan Xing dan Feng Xiaoyin serta bibi dan ibunya Feng Xiaoyin. Saat ini tengah bergerak dengan kecepatan yang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat.


Alasan mereka mempertahankan kecepatan seperti itu. Agar mereka dapat lebih leluasa mencari keberadaan orang-orang dari aula kebangkitan, dan jika memungkinkan orang-orang dari kekaisaran Zhiliang juga.


Dan strategi yang mereka lakukan tampaknya benar. Saat mereka bergerak, secara tidak sengaja mereka mendengar suara pertarungan.


Saat melihat siapa yang tengah bertarung, Yan Xing dan ketiganya segera melesat ketempat pertarungan berada untuk membantu.


...


Ting Ting Ting.


Bunyi dari suara dua pedang yang saling berbenturan.


Yan Zhen dan teman barunya akhirnya terlibat pertarungan Yangs engit menghadapi orang-orang dari aula kebangkitan dan keluarga Xiao.


Namun karena pihak Yan Zhen dan teman-temannya kalah jumlah dari aula kebangkitan dan keluarga Xiao membuat mereka kewalahan.


Semakin lama waktu mereka bertarung, Yan Zhen dan teman-temannya semakin terpojok.


" Huft huft, kita tidak dapat mengalahkan mereka jadi sebaiknya kita mencari cara untuk segera kabur dari mereka "

__ADS_1


Ucap Yan Zhen.


Gu Shou dan yang lainnya juga menyetujui usulan Yan Zhen. Namun yang menjadi permasalahan mereka adalah bagaimana mereka akan melarikan diri?


__ADS_2