Dear.

Dear.
45. Rea Marah.


__ADS_3

“Lu apain dia Ge? ” Tanya Antika, saat Gea berjalan menuju meja makan mereka dan duduk di samping nya.


“Tidak aku apa-apain, hanya membenturkan tubuhnya saja di Wastafel. ” jawaban Gea membuat Antika melototkan matanya. Dia sampai berhenti mengunyah makanan, Antika segera berbalik tubuhnya menghadap Gea yang sedang meminum minumannya.


“Gila lu yah? kenapa nggak di ceburin aja di WC? ” Ucapan Antika membuat Gea tersedak.


“Uhuk,, Uhuk! ”


“Pelan-pelan! minum aja tersedak sih! “ Cerutu Antika.


“Elu sih! ” Antika mentap Sheena.


“Gue gemes Shee, sama tuh cewek satu. ”Kata Antika, lalu berbalik lagi menatap Gea.


“Lu peduli, apa lu ingin menyalurkan kekesalanya? “ Tanya Gea.


“Gue cuma kasian kalau di benturin Ge, kenapa nggak di wc aja tuh muka songong nya.?! ” Ucap Antika dengan geregetan.


“Pengennya sih gitu? Apa boleh buat, si dosen nyebelin datang menggedor pintu. ”


“Maksud lo, Siapa? ”


“Kalian pasti udah nebak siapa! ”


“Arya? ” Ucap Antika dan Sheena barengan.


“Hmh, dia datang ke toilet gedor-gedor pintu. btw kok dia tau kalau ada aku di sana?! ” Gea menyadari bahwa kedatangan Arya tidak mungkin hanya kebetulan saja pasti ada seseorang yang melaporkan nya.


“Mungkin cewek tadi yang lapor? ” Ucap Sheena, Gea dan Antika menatap Sheena yang masih ngunyah dengan Anggunnya.

__ADS_1


“Siapa? ” Ucapan Gea dan Antika bersamaan. Sheena menatap kedua sahabatnya dengan bingung.


“Yang bantuin Si culun berdiri itu loh. ”


“Oh,, aku inget. ” Antika dan Gea segera tersadar dan ia ingat bahwa tadi Ada satu temen Rara yang bantu dia berdiri.


“Awas saja kalau kita dapat masalah, aku pastiin dia juga akan terlihat di masalah kita. ” Antika marah dengan cewek yang sudah menolong Rara, mungkin kedepannya dia juga akan mendapatkan bullyan dari ketiganya.


“Aku udah selesai, kita masuk yuk. ” Ajak Sheena.


Sheena berdiri dari duduknya, dan langsung berjalan duluan tanpa menunggu keduanya. Antika dan Gea mengejar Sheena yang sudah duluan jalan.


“Gue rasa kaya jadi artis! ” Ucapan Antika membuat Gea mendadak tersadar bahwa banyak sekali yang menatap nya dengan tatapan yang sulit di artikan.


“Kenapa gitu? ” Tanya Gea.


“Banyak yang liatin, Ge. mungkin mereka termakan oleh omongan Si culun itu. ”


"Ah iyakah?”


“Hmh.. Abaikan saja mereka! mereka itu tidak penting dan tidak ada gunanya sama sekali untuk kita. ”


Mereka bertiga sampai di kelasnya, mereka menuju ke arah kursi belakang tempat favorit mereka bertiga.


━━━━━━。゜✿ฺ✿ฺ゜。━━━━━━


Akhirnya Rara sampai di depan rumahnya setelah beberapa menit di perjalanan dari kampus ke arah rumah. Rara segera masuk ke dalam dan mendapati Mamah nya yang ternganga melihat penampilan Anaknya yang sudah tak berbentuk lagi.


“Rara, kamu kenapa sayang?. ” Rea segera berdiri dan melangkah mendekati Rara yang masih membersihkan sisa-sisa makanan yang ada di rambutnya.

__ADS_1


“Mamah! aku di bully sama cewek yang sudah ngancurin pernikahan Rara. “


“Maksud kamu, cewek yang datang di hari itu? ”


“Hmm, dan bukan hanya itu dia tidak sendiri tapi dengan dua temannya dan salah satunya cewek yang di sukai kak Barra mamah. ”


“Kurang ajar! dia belum tahu siapa kita ini. ini tidak bisa di biarkan, sekarang kamu ke kamar dan bersihkan tubuhmu ini. ”


" Baik, mah. ”


Rara berjalan ke kamar, Rea begitu sangat marah melihat Rara di perlakuan seperti ini. Rea segera menghubungi seseorang untuk menyelidiki siapa saja yang terlibat dalam pembullyan anaknya.


Dia sudah cukup diam karena dia tidak bisa boleh berbuat seenaknya selama ini oleh suaminya. Sekarang tidak lagi, Anak yang ia sayang menjadi bahan lelucon dan pembullyan yang sadis menurut nya.


“Cari tahu siapa saja yang sudah membully anakku. dan pastikan mereka bertiga tidak hidup tenang telah membuat anakku seperti ini. “


"Baik, Bos. ”


Tut!


Rea meremas handphone nya karena terlalu sakit hati melihat anaknya selalu mendapatkan hal buruk setelah pernikahannya dengan Barra batal dan vidio asusila tersebar luas di sosial media.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung...


Hallo Guys, ada yang kangen nggak dengan cerita nya? atau sudah bosan? coment dong buat nyemangatin Author..


__ADS_2