Dear.

Dear.
9. Universitas..


__ADS_3

keesokan hari~


Di pagi hari, Sheena duduk di meja makan, melihat para pelayan sibuk menata hidangan untuk sarapan.


Oma yang melihat cucunya telah rapi dan sudah berada di meja. Oma langsung duduk berhadapan dengan cucu nya.


"kuliah pagi shee? " tanya Oma.


"Iya, Oma.. " ucap sheena.


"Oke, kita sarapan bareng. "


"Baik."


"Ohya.. Oma. sheena nanti pulang agak terlambat nggak apa-apa kan? nanti bibi Nai yang temenin Oma agar tidak kesepian yah.! "


.. Atau Oma mau berkebun? atau mau belanja Oma.? " ucap sheena memberondong pertanyaan yang membuat Oma tidak bisa menjawabnya dengan satu persatu.


"Oma akan pergi ke perusahaan setelah ini, Ada yang harus Oma tanda tangani, sayang." jelas Oma.


"Oh gitu? mau sheena antar, atau bagaimana? "


"kau sekali bicara langsung cerewet. " kekeh Oma. dia merasa senang jika cucunya sudah mulai cerewet dengan dirinya.


"Oma, Aku kan sayang Oma. nanti kalau ada apa-apa bilang sheena yahh!! Oma, nanti kalau ada berondong yang deketin Oma bilang ke sheena yah.. biar sheena yang akan menghajar mereka. " Ucapan yang keluar di mulut sheena membuat Oma tertawa, bahkan pelayan yang mendengarkan juga merasa terhibur dengan ocehan nya.


"Mana ada berondong yang suka sama nenek-nenek.? ngaco aja kamu.! "


"Oma,, berondong sekarang matanya jereng!! sudah di kasih cantik malah milih yang burik kusut pula.! "


Ha ha ha ~~ Oma tertawa dengan guyonan cucunya.


Seperti inilah yang dia inginkan, tak ingin kehilangan cucunya. karena kalau ada dia rumah seperti hidup kembali, Tapi jika tidak ada.! rumah seperti nya telah mati di tinggal pemiliknya.


"Makan dulu sayang, nanti keselek loh. " Oma peringatan kan.


"Oke, Oma yang paling cantik.... " sheena memberikan Love.


Oma tersenyum bahagia..



Setelah sarapan pagi telah berlalu, sheena bersiap-siap berangkat ke kuliah.



"Oma.! Sheena berangkat dulu yah? "



"Iya sayang, Hati-hati di jalan jangan ngebut-ngebutan Oke. "



"Baik, Oma cantik... byee. " Sheena melambaikan tangannya.



"Byeee,, shee ku.. " Oma membalas lambaian tangannya.



"Pak Udin, Mobil sudah di cuci.?? " tanya Sheena.



"sudah non.! "



"Oke, thank you pak udin. "



"sama-sama non. " Pak udin langsung membuka gerbang rumah.



sheena menyalakan mesin mobilnya, lalu berjalan keluar rumah oma.



Broom~~~


__ADS_1


Pagi ini sheena sangat bersemangat untuk pergi ke kuliah. biasanya sangat-sangat malas untuk pergi kuliah.



di perjalanan sheena sesekali bernyanyi dan berjoget.



Mobil sheena memasuki area Universitas. Banyak sekali mata yang menatap setelah mobil sheena berhenti di parkiran depan.



sheena turun dari mobil Lamborghini nya, semua pandangan ke arah nya. menatap iri ada pula menatap nya dengan kagum dengan kecantikan dan body goals nya.



"Pagi guys... " ucap Sheena, pada the gengs nya.



"Pagii shee.. " ucap antika dan Gea.



"Ayok masuk. " ajak sheena, mereka berjalan barengan membuat para adam terpesona dengan mereka yang memiliki wajah cantik dan sexy tentunya.



Berberisik~~



"Pagi-pagi sudah seger aja nih mata. "



"Aduhh,,, trio Singa itu memang cantik-cantik


Tapi, garangnya seperti singa. "



"kalo liat ginian kan seger, mata juga nggak sepet-sepet amat.




"Iya,, yah. mana angkuh banget kalo berjalan. "



bisikan-bisikan para mahasiswa yang julid itu terdengar di telinga mereka. Tapi, mereka tak ingin membalasnya karena mereka bukan selevel dengan dirinya. sheena and the gengs memang di sebut Ratu iblis, ada juga yang bilang trio singa.



gayanya yang sombong, angkuh dan garang seperti Singa membuat para mahasiswi menjadi benci.



sheena and the gengs masuk ke dalam kelas mereka bertiga duduk dengan beriringan.



Setelah selesai kuliah, Sheena berencana ingin bertemu dengan Barra. 🌹


"Guy's.! gue ada urusan sorry yah hari ini gue nggak main dulu. " ucap sheena.


"Nggak apa-apa, shee. santai ajalah.!" ucap gea.


"Lu hati-hati di jalan shee.. " ucapan Antika.


"Oke,, byeee guy's... "


"byeee.. "


Sheena naik ke dalam mobil, lalu pergi dari Universitas meninggalkan dua sahabat nya.


sheena menatap kartu nama Barra. Nama Abrasam El Barra? dia seorang CEO perusahaan terbesar?.


"Whatt.!!! dia seorang CEO? " ucap sheena terkejut.


Tapi, detik kemudian dia mengedik bahu tak mempersalahkan sebagai apa dia. yang terpenting adalah dirinya merasakan nyaman.


sheena turun dari mobil sembari membuka kaca mata hitam yang bertengger di hidungnya. sheena melangkahkan kaki memasuki gedung pencakar langit milik Barra.

__ADS_1


Langkah lebarnya masuk ke dalam, dan menuju ke meja resepsionis. semua orang di buat terpana akan kecantikan sheena.


semua karyawan bertanya-tanya siapa perempuan cantik ini. sebelumnya, dia tidak pernah ke perusahaan ini. mereka tampak menerka-nerka dalam pertanyaannya.


"Lihat siapa gadis itu.! Dia sangat cantik dan sexy~


" Kau benar.!! Aku baru pertama kalinya melihat gadis tercantik seperti dia~


Waw..!!!


" ya tuhan sungguh gadis yang cantik.!


sheena bertanya kepada karyawan yang di meja resepsionis.


"Halo~


" Ada yang bisa saya bantu kak.? " tanya karyawan tersebut.


"Aku ingin bertemu dengan Tuan Abrasam El Barra. bilang saja sheena ingin bertemu. " ucap sheena.


"Baik, saya akan coba hubungi terlebih dulu. silahkan duduk dulu di ruang tunggu. " karyawan tersebut mengantarkan sheena untuk duduk di ruang tunggu.


karyawan tersebut lalu menelpon ke atasan nya.


"Tuan, ada yang ingin bertemu dengan anda, namanya nona sheena. "


"suruh dia naik ke atas.! "


"Baik, tuan. "


~~


karyawan tersebut langsung mengantarkan sheena ke lantai atas di mana ruangan Barra berada.


Tok tok tok..


"Masuk.! "


karyawan membuka pintu ruangan Barra.


"silahkan nona. " sheena langsung masuk ke dalam ruangan. melihat Barra yang sedang berkutat dengan pekerjaan nya.


sheena menaruh tasnya ke atas meja.


" saya permisi, tuan. " Barra hanya mengangguk.


karyawan itu langsung menutup pintu nya.


"Siapa sebenarnya gadis itu?? " ucap karyawan itu.


~~


sheena melangkah mendekati Barra, lalu memutar kursi kebesarannya menghadap dirinya.


sheena langsung naik di atas pangkuannya. tangannya merangkul bahu Barra, matanya menatap wajah tampan Barra. Barra sangat tampan dengan memakai jaz dan lebih dewasa sekali.


"Tampan~ ucap sheena berbisik di telinga Barra, lalu menggigit ujung telinganya. Barra menjadi terangsang dengan perlakuan sheena.


" Kenapa kesini? " tanya Barra.


"Kenapa memang nya? apakah takut jika kau sudah punya kekasih lain atau sudah punya calon istri? " ucap sheena.


Barra menatap datar sheena, lalu meraih wajah nya yang sangat cantik.


mencium mulut sheena yang terlalu banyak ngomong. meremas pantatnya yang berisi lalu beralih ke tengkuk leher memberikan tanda merah.


"Ummm...


sheena menyudahi ciumannya.


" Why??


"aku kesini hanya ingin bertemu, tidak mau main. " ucap sheena.


"Oh.Ya? ~ Barra memainkan di paha, membuat sheena mengeliat.


" tubuh mu tidak bisa di bohongin sayang.!! " ucap Barra.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2