Demi Sibuah Hati

Demi Sibuah Hati
Anak anak kalla


__ADS_3

Furqan sejak kecil tidak di besarkan oleh orang tua kandungnya. Dari umur tiga tahun dia di adopsi oleh kallanya. Yang mana kallanya juga punya anak laki laki bernama Jafar yang beda beberapa bulan saja dengan Furqan.


"Bhai, ijinkan saya membesarkan Furqan," pinta kalla waktu itu pada orangtua kandung Furqan.


"Tapi ini anak laki laki pertama kami, dan kami berat melepas kan nya," jawab ayah kandung Furqan.


Mendengar permintaan saudarinya ibu Furqan menolak. "Tidak bisa dia anak pertama laki laki di keluargaku, aku tidak mau memberikannya."


Ayah Furqan tetap bersikeras memberikan anaknya di adopsi oleh saudarinya. "Tak apa, silahkan bawa."


Tentu saja ibu kandung Furqan tidak terima. Tetapi bagaimana lagi kalau suaminya sendiri yang mengijinkan.


Bisma lahir setelah Furqan di adopsi oleh kallanya. Nah dari kecil Bisma menganggap Furqan adalah abangnya.


Suami kallanya seorang polisi. Jadi sering pindah tugas. Dan Furqan juga dibawa. Kallanya tidak membedakan kasih sayang antara Furqan dan Jafar.


Kadang kasihsayang kalla membuar Furqan rela berkorban untuk anak anak kallanya. Sekalipun dia tau kalau kalla bukan ibunya namun dia tetap sayang.


"Furqan bhai, ami memanggilmu! Disuruh pergi ke dukan beli chawal," Jafar bagi tau kalau ibunya menyuruh Furqan. Yang kenyataannya sebenarnya dia yang disuruh, tetapi dia sering mengelak. Furqan anak yang baik selalu menuruti.


"Ami je ini chawal," Furqan mengasihkan belanjaan yang dibawanya.


"Kenapa kamu yang pergi? Tadi saya suruh si Jafar."


"Tak apa lah ami, sayakan abangnya jadi biarlah saya yang pergi."


"Furqan beta, kalla sangat sayang padamu," sambil membelai kepala Furqan dan menciumnya. Dalam hati kalla menyadari kalau Furqan lebih patuh padanya.


Begitulah Furqan semasa bersama kallanya dulu. Bahkan kallanya juga tidak ingin Furqan kembali pada ibunya.


Jafar dan Furqan selalu bermain bersama. Mereka juga memakai baju yang sama bahkan baju mereka saling pakai.


"Furqan bhai, boleh saya memakai ini?" Tanya Jafar penuh harap.


"Kenapa tidak pakai saja," kamu saudaraku, tidak perlu minta ijin, kalau kamu mahu silahkan ambil.


"Furqan bhai, kamu adalah abang yang terbaik sedunia."


Jujur watak Furqan itu didikan kallanya. Furqan juga mengakui kalau bukan karena kallanya maka dia tidak akan berpikir seperti sekarang.


Mesti pola pikirnya sama dengan Samer kampungan tidak sekolah dan mahu enak saja. Padahal Samer di besarkan oleh orang tua kandungnya.


Orangtua kandung Furqan tidak mengajarkan disiplin kepada anaknya. Cuma menuruti keinginan anak tanpa peduli apakah baik atau buruk nanti nya. Akhirnya Sana dan Samer jadi anak manja berwataq keras.


"Ami je saya mahu makan ayam hari ini," bilang Samer pada ibunya.


"Ami tidak ada uang beli ayam ," jawab ibunya. Apa yang terjadi karena keinginan nya tidak di turuti. Dilempar nya semua barang barang yang ada di dekatnya saking marahnya Samer. Karena apa yang di inginkannya tidak di penuhi oleh ibunya.


Berbeda dengan Furqan dari kecil terbiasa membantu pekerjaan kallanya. Dan Samer malah dari kecil terbiasa manja. Begitu pula dengan Sana.


Sana gadis kampung yang banyak keinginan. Sementara orang tuanya miskin. Dia sering iri dengan Bisma anak kallanya.


"Bisma selalu pakai baju baru, saya jarang beli baju, ini pun sudah dua tahun tidak beli baju baru, kapan saya dibelikan yang baru Abu je?", Sana bertanya sama ayah nya yang di panggil abu.


"Abu tidak ada duit," jawab abunya datar.


"Tapi , Bisma selalu pakai baju baru."


"Sana itu masalah dialah, kalau abu ada uang nanti abu belikan."


Sana terus saja merengek karena keinginannya tidak terpenuhi. Tidak berbeda dengan Samer. Tetapi lagi lagi orangtua Furqan menganggap itu hal biasa. Namanya anak anak kata mereka.


Wajar Bisma hidup berkecukupan karena dia memiliki ayah pegawai negri. Sementara ayah Sana petani dan kebun bukan milik sendiri.


Namun sekalipun Bisma hidup berkecukupan dia juga mencoba bekerja. Dengan mengambil jurusan menjahit. Nah singkat cerita Bisma yang sedang kursus menjahit secara tidak sengaja berkenalan dengan seorang pemuda yang kelak menjadi suaminya.


Sementara Jafar yang sehabis coleg dia mengambil peruntungan menjadi polisi juga. Sementara Furqan pernah kecelakaan lalu lintas yang membuat nya tidak melanjut kan study nya jadi pengacara.


Lebih kurang setahun lamanya Furqan baru bisa Pulih total. Furqan memilih jalan kerja ke luar negri negara tujuan Malaysia. Disana lah dia ketemu Aini yang sekarang jadi ibu anak anaknya.


Sejak kecil sampai sebelum kejadian anak anak kalla menikah dengan pilihan masing masing antara kalla dan orang tua kandung Furqan hubungan baik baik saja.


Nah timbul permasalahan ketika anak anak kalla tidak mahu di jodoh kan dengan Furqan dan Yasmin saudari Furqan yang di adopsi popo.


Bisma sudah mencintai pria lain. Sebagai layak pasangan beda jenis saling suka secara alami. Karena sang pria selalu melihat Bisma di tempat kursus. Nah benih benih cinta mulai tumbuh.


Tentu saja Bisma menolak perjodohan dengan Furqan. Pertama karena Bisma mengganggap Furqan abangnya. Ya wajar mereka tumbuh besar bersama. Jadi tidak punya persaan selayaknya pasangan kekasih.


Bisma memilih kabur dari rumah dan menikah diam diam dengan Kasif pria yang sudah mencuri hatinya kini.

__ADS_1


"Kasif, saya tidak mahu menerima perjodohan ini. Karena saya mencintai kamu. Kalau kamu masih mahu bersama saya bawa saya lari," Bisma memohon kepada Kasif untuk membawanya kabur.


"Tapi bagaimana nanti dengan orangtua mu? Mereka pasti marah besar," jawab kasif.


"Setelah kita menikah secara hukum , maka aku akan kembali meminta ibuku merestui kita," bagaimana pun caranya ibu harus terima. Dengan meyakinkan kekasihnya dan berharap kekasihnya setuju.


"Baiklah, saya juga ingin bersama dengan mu, saya tidak bisa mekupakan mu," jawab Kasif.


Sementara kasif masih ada hubungan kekerabatan dengan ayah Bisma. Masih sepupu tapi tidak dekat sepupu jauh.


Kenekatan Bisma menghebohkan keluarga besar karena itu membuat malu keluarga. Apa lagi ini adat Pakistan sangat tabu untuk menikah dengan pilihan sendiri.


Ibunya juga sangat kecewa dengan keputusan Bisma. Dan sebagai kekecewaannya dia tidak memberi jehez untuk anak perempuannya.


Bahkan kalla ingin Bisma bercerai dengan kasif. Dan menjodohkan kembali dengan Furqan. Yah Bisma tetap tidak mahu. Dia memilih melanjutkan kursus menjahitnya.


"Ami, kenapa tidak merestui kami? Saya tidak bisa menikah dengan Furqan, karena dia saya anggap abang saya. Dari kecil kami bersama tidak ada perasaan cinta dalam hati saya pada Furqan. Dia tetap abang saya. Bisma sangat berharap ibunya memahami perasaannya.


"Terserah kamu, kalau kamu tidak mau, maka saya tidak akan memberikan jehez padamu," ibu Bisma sangat kecewa dengan sikap anaknya.


Suda bisa di duga karena Bisma tidak di kasih jehez sama orangtuanya. Maka keluarga kasif juga mulai mempermasalahkan. Kenapa istrimu tidak bawa barang barang kesini. Ini lah adat yang di sebut wanita kawin bawa jehez ke rumah mertuanya. Kalau tidak maka nanti kedepan tetap jadi bahan pertengkaran.


*******


Rupanya cuma tiga bulan akhirnya Bisma bercerai. Surat cerai dikirim bahkan suaminya kasif yang juga berprofesi polisi mengantar Bisma ke orang tuanya.


Sejak itu Bisma. selalu menghindar dari Furqan. Dan rencana perjodohan Yasmin dengan Jafarpun di tolak Jafar. Karena jafar sudah jatuh cinta pada seorang perawat bernama Tahira.


Perkenalan mereka terjadi ketika ber mula kallanya di rawat di rumah sakit yang mana Tahira bertugas hari itu.


Sejak itu lah hubungan Tahira Jafar bersemi. Dan Jafar sudah pasti menolak perjodohan dengan Yasmin.


Begitu Furqan tau semua akhirnya dia pergi ke Makaysia. Dan Bisma juga Jafar memilih menentang ibunya. Namun begitu berita Furqan sudah menikah dengan Aini kallanya tidak ikhlas.


Bahkan berubah benci dengan Furqan. Nah kalau anaknya menikah dengan pilihan sendiri dia bisa terima sementara Furqan yang nota bene dia yang membesarkan justru tidak di terima.


Dan furqan malah nekat memilih Aini. Furqan sebenarnya juga punya gadis yang di sukainya, namun gadis itu tau kalau Furqan akan di jodohkan dengan Bisma maka gadis itu memilih menikah dengan pilihan orang tuanya.


Tetapi begitu dia tau Furqan diam diam menikah dengan orang asing bahkan menetap di Pakistan timbul penyesalannya kenapa dia menerima perjodohan oleh orang tuanya.


Sewaktu Aini datang malah perempuan itu bertemu dengan Aini. Karena dia juga berteman dengan Yasmin saudari Furqan.


Pernikahan Yasmin pun itu Furqan yang Atur sebenarnya kalla mhu pun popo tidak mahu Yasmin menikah dengan alasan Yasmin sering sakit sakitan.


Namun Furqan sudah memastikan kalau Yasmin siap untuk menikah.


"Yasmin apa kamu mahu saya cari kan jodoh", tanya Furqan.


"Tapi popo tidak setuju"


"Buat apa kamu tunggu lagi Jafar sudah punya pilihan dia menolak dijodoh kan dengan kamu apa kamu mahu tidak menikah seumur hidup?"


"Baik lah saya serah kan sama kamu"


"Nanti popo biar saya yang bicara soal kalla dia tidak akan mencegah lagi karena anaknya sendiri yang menolak di jodohkan dengan kita"


"Bagaimana dengan ibu bapak di kampung?"


"Sudah tentu mereka setuju."


"Baik lah."


"Besok kamu bersiaplah karena akan datang keluarga pihak laki laki melihat mu."


Furqan sudah mencarikan jodoh untuk Yasmin karena dia tidak mahu lagi menanti keputusan dari anak kallanya.


"Assalamualaikum."


"Waalaikumussalam."


"Ayo mari masuk."


Tamu yang di tunggu sudah datang. Dan ternyata keluarga laki laki langsung suka dengan Yasmin. Malah mahu cepat cepat menikahkan putranya dengan Yasmin.


"Maa shaa Allah cantiknya ", ucap popo dari calon pria.


"Bagaimana apakah kalian suka?"


"Ya kami suka silahkan kalian lihat juga anak kami setelah itu baru kita bicarakan lagi."

__ADS_1


Dan keluarga Furqan juga pergi melihat calon pria. Dan mereka terima perjodohan ini.


Dan pernikahan di selenggarakan namun Furqan sudah lebih dulu dapat panggilan kerja di malaysia. Dia tidak dapat menghadiri pernikahan Yasmin.


Jafar sangat senang atas pernikahan Yasmin jadi dia tidak perlu lagi repot repot menolak perjodohan.


******


"Tahira mahukah kau menikah dengan ku?", Jafar mencoba melamar Tahira.


"Namun aku masih mahu melanjutkan pekerjaan ku."


"Tidak apa saya akan membantu."


"Bagaimana dengan ibu mu? Apakah bisa menerima ku?" tanya Tahira ragu.


Jelas ada rasa ragu dan bimbang di hati Jafar mendengarnya. Namun dia berusaha meyakinkan Tahira semua akan baik baik saja.


Ternyata ibunya sangat menolak. Dan Jafar mengancam akan bunuh diri kalau tidak di nikahkan dengan kekasih pilihannya.


"Ibu tolong terima pilihan ku, bu."


"Kenapa aku harus terima sementara kamu tidak mahu di jodohkan dengan anak saudara ku?"


"Tapi aku tidak mencintai nya."


"Kalau begitu aku juga tidak menerimanya."


Sejak Jafar mencoba memenangkan hati ibunya sejak itu pula ibunya tidak menyapanya.


Tiba tiba ..........


"Ibuuuùuuu", teriak Bisma.


"Ada apa?"


Mendengar teriakan Bisma semua serempak menuju arah suara. Aaaaaaaaaaahhhhhkkk


"Jafaaaaaarrr apa yang kamu lakukan ???"


"Jafar banguuuuunnnn????"


Ternyata Jafar mulutnya sudah berbuih. Bisa dipastikan Jafar mencoba mengakhiri hidupnya dengan meminum racun serangga. Cepat cepat keluarganya membawa Jafar ke rumah sakit terdekat.


Sementara Tahira sudah tidak bekerja lagi di rumah sakit itu. Setelah mendapat perawatan intensif dan Jafar sudah mulai membaik.


"Pagi saya akan memeriksa kondisi anda"


"Tidak perlu di periksa dia cuma mahu tau di mana perawat yang bernama Tahira ? Kenapa dia tidak kelihatan?", ucap ibu Jafar.


"Maksud Anda saya tidak paham?", tanya perawat yang bertugas memeriksa Jafar.


"Dia melakukan tindakan bodoh ini karena wanita bernama Tahira yang itu hari ketemu di sini," terang ibu Jafar.


"Oh maaf saya tidak tahu menahu kalau ingin tau silahkan tanya ke pimpinan sini, maaf saya periksa dulu , oke semua normal. Dan mohon jangan lakukan tindakan bodoh ini lagi kalau anda masih sayang nyawa anda. Setidaknya kalau ingin bersama kekasih anda. Kalau anda mati yang ada kekasih anda akan mencari pengganti diri anda," nasehat perawat itu.


"Nah kamu rasa dia sudah tidak di sini yang kamu jadi gila karena mencintai nya," ucap ibunya kesal dengan sikap anaknya.


Jafar masih membisu.


"Sudahlah apa kamu tidak luluh juga hati mu melihat anakmu sifat keras kepala kalian ternyata sama ",celetuk suaminya.


"Apa maksud mu?", tanya kalla pada suaminya dengan curiga.


"Aku yang tanya maksud kamu apa belum juga terbuka hati mu?", kalau anakmu mati yang rugi dirimu sendiri lebih baik kau terima saja dia.


"Bagaimana saya bisa terima wanita itu?", sanggah istrinya.


"Kalau kamu mahu anak mu benar benar mati jangan terima mudah kan," jawab suaminya dengan gusar.


********


Sejak kejadian Jafar mencoba bunuh diri ternyata Tahira mendapat training menjadi pegawai negri.


Kontan saja dia merasa sedih namun apa yang harus dilakukan, tidak mungkin dia menyia nyiakan kesempatan ini.


Bukankah memang pekerjaan ini yang di inginkan Tahira. Setelah semua ujian dilakukan dan Tahira tinggal menunggu hasil ujian. Harap harap cemas menunggu hasilnya.


Pagi itu seperti biasa Tahira mencoba mencari informasi tentang hasil ujian. Secara tidak sengaja dia melihat Jafar. Dan Jafar sudah lama melihatnya cuma mematung tanpa dan tidak berusaha memanggil Tahira.

__ADS_1


Hai pemirsa ada cinta yang bersemi semoga sukses.


__ADS_2