
...***...
Renn on.
Manusia memang tidak ada yang sempurna di dunia ini, tapi apakah yang akan mereka lakukan untuk mencapai puncak kesempurnaan itu?. Tentang banyak cara yang telah mereka lakukan untuk untuk mencapai puncak itu. Apakah mereka akan menggunakan cara yang baik atau yang buruk?. Simak saja dalam kisah ini.
Renn off.
Sepertinya Renn, Yui, dan Mika telah menemukan keberadaan serta lokasi dimana pengguna Kapsul ular cobra raksasa itu berada. Mereka harus bergegas untuk menemui pengguna kapsul ular cobra raksasa itu.
"Jadi lokasi ini?." Renn melihat dengan jelas bagaimana pendeteksi alat itu bekerja.
"Ya. Lokasi kali ini adalah anak sekolahan." Dengan berat hati Yui menjawabnya.
"Sepertinya memang sulit untuk dipercaya jika yang menggunakan kapsul ular cobra itu adalah seorang guru, yang seharusnya menjadi pengajar yang baik, tapi malah menggunakan itu." Mika merasa sangat prihatin dengan apa yang telah terjadi. "Apa yang telah membuatnya menjadi seperti itu?." Mika tidak bisa memikirkan kemungkinan yang terjadi.
"Apakah kita perlu ke sana renn san?." Yui yang mengemudi hanya ingin memastikan apakah Renn memang ingin membantu ular cobra raksasa itu atau tidak?.
"Tentu saja kita harus ke sana." Renn tidak akan ragu. "Kita tidak boleh membiarkan h2c menangkapnya." Renn tidak mau mereka menganiaya ular cobra raksasa itu.
"Baiklah kalau begitu." Yui tentunya mengikuti semua yang ingin dilakukan Renn.
"Mari kita selesaikan misi penyelamatan ini dengan sangat baik." Mika juga bersemangat dengan apa yang akan mereka lakukan nantinya.
"Ya!. Tentu saja!." Renn tidak kalah semangat dari keduanya.
Apakah mereka berhasil melakukan penyelamatan itu?. Simak dengan baik kisah ini.
...***...
Anggota H2C saat ini juga sedang bergerak dengan cepat menuju lokasi, mereka harus segera bertindak sebelum siswa di sekolah menjadi korban yang lebih banyak lagi.
"Apakah menurutmu tuan x akan datang menyelematkan ular cobra raksasa itu?." Eagle melihat wajah yang sangat serius dari Shark.
"Aku sangat yakin dia akan datang." Shark tidak akan salah jika berkata?. Hatinya yang berkata seperti itu, apalagi saat terakhir ia terlibat dengan Tuan X?
"Ho?. Sepertinya kau memiliki dendam yang sangat luar biasa padanya. Masalah apa yang terjadi sebenarnya antara kau dan tuan x sehingga kau sangat yakin jika dia datang?." Eagle sedikit menggoda temannya itu.
"Aku sangat kesal karena dia telah berani mempermainkan aku." Ia tidak akan lupa akan hak itu. "Dia harus membayar apa yang telah ia lakukan padaku." Jiwa api dendam telah berkobar sangat besar dari dirinya. Ego nya yang sangat luar biasa itu telah mengalahkan segalanya yang ia rasakan saat ini. Sungguh ia tidak akan memaafkan Tuan X.
__ADS_1
"He?. Kau terlihat sangat menyeramkan sekali." Eagle sangat merinding saat merasakan hawa yang tidak baik yang ditunjukkan oleh Shark.
"Kau harus menghentikannya dengan baik!." Kali ini ia malah menatap tajam ke arah Eagle membuat temannya itu merinding ketakutan.
"Siap!. Laksanakan!." Tentunya ia akan melakukannya dengan sangat baik jika ia tidak mau jadi korban kekerasan amukan dari Shark nantinya.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya ya pembaca tercinta.
...***...
Di SMA Emas bangsa.
Kali ini sepertinya keadaannya sangat gawat darurat. Siswa kelas dua belas tiga kali ini telah memancing amarah pak Takemaru Osawa. Mereka tidak mau disuruh praktek karena minggu lalu siswa kelas dua belas tiga telah melakukan itu, tapi kenapa hari ini disuruh lagi?. Tentunya itu membuta pak Takemaru Osawa memanas. Ia tidak tahan hanya karena penolakan dari mereka semua?. Apakah suasana hatinya sedang kacau?.
"Kenapa kalian masih saja mau membantah apa yang telah aku katakan pada kalian?!." Suaranya terdengar sangat keras, sehingga membuat mereka semua takut. Mereka akhirnya diam karena melihat kemarahan pak Takemaru Osawa. "Apakah menurut kalian ini adalah hal yang susah?." Ia melempar alat praktek yang ada di tangannya sehingga siswa kelas dua belas tiga berusaha menghindari lemparan itu. "Aku akan memberikan hukuman pada kalian!." Suaranya terdengar sangat berbeda dari yang sebelumnya. Apalagi tubuhnya mengalirkan hawa yang tidak baik. Perlahan-lahan tubuhnya berubah dalam wujud ular cobra raksasa. Mereka yang melihat itu sangat ketakutan, tentunya mereka menjauh dari lokasi dalam keadaan ketakutan.
"Kya!."
Mereka semua berteriak ketakutan, berusaha untuk melarikan diri dari sana. Akan tetapi kibasan ekor Ular cobra raksasa itu menghalangi mereka semua.
"Kau memang monster!."
"Sebaiknya kau pergi saja dari sini!."
Teriak mereka dengan penuh ketakutan, mereka ada yang terluka dan bahkan tidak sadarkan diri atas apa yang telah dilakukan oleh Ular cobra raksasa itu. Tentunya itu membuat keributan yang sangat luar biasa di gedung olahraga yang hampir separuhnya telah rusak.
Saat itu ada beberapa guru yang datang karena mendengarkan keributan itu. Mereka semua sangat terkejut melihat situasi, jika melihat ular cobra raksasa itu menatap ke arah mereka?.
"Huoh!. Apaan ini?!." Teriak mereka sangat takut dengan apa yang telah terjadi.
"Tolong kami sensei!. Takemaru sensei telah berubah menjadi ular cobra raksasa!."
"Bunuh saja dia hiroki sensei!."
"Dia telah membunuh teman kami!."
Memang seperti itu keadaan yang terjadi. Ada beberapa siswa siswi yang terkapar dalam keadaan terluka.
Namun saat itu tiba-tiba saja ada tanda peringatan yang berasal dari luar?. Banyak anggota bersenjata yang datang pada saat itu.
__ADS_1
"Diam di tempat!." Bentak mereka dengan suara yang sangat keras sehingga membuta mereka semua ketakutan, begitu juga dengan ular cobra raksasa itu yang merasakan adanya ancaman bahaya.
"Kalian tidak akan bisa menangkapku!." Dengan ekornya yang besar itu ia menyerang mereka semua.
"Kya!."
"Serang!. Lumpuhkan ular cobra raksasa itu!. Jangan biarkan dia lari!."
Teriak anggota H2C dengan sangat kuat, mereka semua mengejar ular cobra raksasa yang mencoba melarikan diri. Ular cobra raksasa itu bergerak dengan sangat gesit menuju halaman belakang sekolah yang merupakan hutan.
"Hiroki sensei!."
"Atsuka sensei!."
Mereka yang masih selamat mencoba mendekati guru mereka yang mencoba menyelamatkan siswa yang masih selamat.
"Cepat!. Tinggalkan tempat ini!."
Mereka tidak akan melupakan apa yang telah terjadi hari ini karena hari ini adalah hari yang sangat mengerikan bagi mereka semua.
...***...
Sementara itu Renn dapat merasakan hal yang berbeda ketika mereka hampir saja sampai di lokasi yang akan mereka tuju.
"Yui, kita tidak jadi ke sekolah!." Renn terlihat sangat ketakutan.
"Eh?. Kenapa?." Yui dan Mika sangat heran.
"Karena ular cobra raksasa itu telah pergi dari sekolah." Matanya melihat ke arah hutan, hutan yang sangat luas yang tidak bisa diukur berapa meter itu.
"Baiklah. Tapi kita akan pergi ke mana?." Yui sebagai pengemudi bertanya ke mana Renn akan pergi?.
"Ke arah yang berbeda dengan mereka." Tunjuk Renn dengan perasaan yang tidak enak sama sekali.
"Baiklah." Yui hanya mengikuti kemana yang diinginkan Renn.
"Apa yang harus aku lakukan?." Dalam hati Renn sangat khawatir dengan apa yang terjadi setelah ini. Apakah ia bisa membantu Takemaru Osawa keluar dari masalah ini tanpa adanya gangguan dari H2C?. Apakah ia telah salah dalam bertindak?. Simak terus ceritanya ya pembaca tercinta. Jangan lupa untuk meninggalkan jejaknya. Salam penuh cinta untuk pembaca tercinta.
Next.
__ADS_1
...***...