
...***...
Renn on.
Apakah kau pernah mencoba untuk melakukan hal yang bertentangan dengan hukum alam yang pernah ada?. Dimana kau membela seorang penjahat, sedangkan penjahat itu dibenci oleh seluruh dunia karena dia telah menghilangkan banyak nyawa. Kau membela seorang penjahat yang telah menghilangkan banyak nyawa. Apakah kau masih bisa tidur dengan nyenyak?. Apakah kau masih memiliki hati nurani setelah melakukan itu?. Apakah kau tidak sadar dengan apa yang telah kau lakukan itu adalah sebuah hukum yang menentang hukum alam yang telah ada?. Simak terus ceritanya.
Renn off.
Mika dan Yui saat ini sedang memperhatikan Renn yang sedang tertidur di tempat tidur yang cukup nyaman untuk ia istirahat setelah apa yang telah ia lakukan . Siapa yang tidak akan kelelahan jika menggunakan sebanyak itu untuk menghilangkan ular kobra raksasa dalam ukuran yang tidak biasa?.
"Renn san saat ini sedang tertidur." Yui selalu memperhatikan bagaimana raut wajah Renn ketika tidur. "Apakah kali ini akan lama?." Namun itulah yang membuatnya sangat cemas dengan kondisi Renn yang sesungguhnya.
"Tidak. Sepertinya tidak." Mika sangat yakin dengan apa yang ia lihat saat ini. Raut wajah Renn agak berbeda dari yang sebelumnya.
"Apa yang membuatmu yakin jika renn san kali ini tidak akan lama tidurnya?." Yui ingin mendengarkan apa yang dikatakan Mika tentang Renn saat ini.
"Wajah aki chan kali ini tidak sepucat seperti sebelumnya." Dengan sangat yakin ia menjawab pertanyaan dari Yui. "Kali ini ia benar-benar bisa menyeimbangkan kekuatannya. Alam bawah sadarnya juga telah seimbang." Entah kenapa ia dapat merasakan itu. "Aki chan telah mengendalikan kekuatan dengan sangat baik." Walaupun ia tidak dapat melihat bagaimana Renn menggunakan kekuatannya, Mika sangat percaya dengan apa yang ia lihat saat itu.
"Um." Yui menganggukkan kepalanya. "Aku rasa kau benar mika." Ia setuju dengan apa yang dikatakan Mika. Ia juga dapat merasakan itu ketika ia melihat raut wajah Renn yang lebih hidup dari yang sebelumnya.
"Kalau begitu mari kita siapkan makan malam untuknya. Aku yakin dia membutuhkan makanan yang banyak untuk mengisi kembali tenaganya." Mika ingin membuatkan malam yang sangat banyak untuk Renn sebagai ungkapan rasa syukur yang ia rasakan tentang keadaan Renn.
"Mari kita siapkan." Yui juga ingin menyiapkan itu. Tentunya ia ingin memberikan yang terbaik untuk Renn.
"Ya." Mika semakin bersemangat karena Yui mau membantunya.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya.
...***...
Sementara itu di dalam alam bawah sadar Renn. Ia telah menyerap semua racun ular kobra raksasa yang ada di dalam tubuh Takemaru Osawa yang hampir saja sekarat karena racun ganas itu.
Booofh!.
Setalah racun itu benar-benar telah diserap oleh Renn melalui segel yang ada di telapak tangannya, Takemaru Osawa benar-benar telah kembali berubah ke wujud manusia normal. Ia sangat tidak percaya jika dirinya telah kembali normal?. Apakah ia tidak salah dan tidak bermimpi dengan apa yang telah ia alami?.
__ADS_1
"Aku?. Aku telah kembali?." Ia masih tidak percaya dengan apa yang telah ia alami. "Racun yang membunuhku?." Ia hampir saja menangis mengingat dengan apa yang terjadi padanya setelah ia menggunakan obat kapsul suntik ular kobra raksasa.
"Kau telah kembali takemaru osawa san." Seseorang berbicara padanya, seseorang yang telah mengembalikan wujudnya.
"Si-siapa kau?." Ia bertanya karena ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang yang telah menolongnya itu.
"Aku adalah orang yang mengembalikan wujud mu ke bentuk manusia." Hanya itu saja yang ia jawab, ia tidak menyebutkan namanya siapa.
"Kenapa kau melakukan itu?. Apa tujuanmu melakukan itu padaku?." Ada perasaan curiga yang ia rasakan saat itu. "Aku ini hanyalah orang yang penuh dengan dosa." Hatinya sangat iba jika mengingat apa yang telah ia lakukan sebelum dan sesudah ia menggunakan kapsul ular kobra raksasa.
"Aku hanya ingin kau menyadari, jika apa yang kau lakukan selama ini sangat sia-sia." Itulah yang ia jawabkan saat itu. "Aku adalah detektif x. Orang yang telah menyelidiki semua masa lalu mu." Baginya tujuannya tetap sama, yaitunya membantu orang-orang yang dalam keadaan yang sama dengan Shiro Ai.
"Hah?." Apakah ia tidak salah dalam mendengarkan seseorang dalam berucap?.
"Memang terkadang berat menjalani kehidupan yang kau lalui sebagai seorang guru yang ingin dipandang sempurna oleh siswamu. Tapi kenyataannya kau malah membunuh mereka semua karena mereka tidak patuh dengan apa yang kau katakan." Renn melihat jauh yang ada di dalam mata Takemaru Osawa yang terlihat sangat sedih.
"Ya!. Aku sangat sakit hati!. Ada hasrat jahat itu di dalam tubuhku!. Dalam pikiran diriku saat itu!. Sehingga aku putus asa karena mereka!." Itu adalah suara hati yang ia tahan selama ini. Perasaan sakit yang tidak bisa ia tahan lagi.
"Tapi jauh di lubuk hatimu yang paling dalam kau masih ingin memberikan yang terbaik untuk mereka, kan?."
"Kalau begitu perbaiki lah yang telah rusak itu takemaru san." Renn berkata seakan-akan itu sangat mudah untuk dilakukan oleh Takemaru Osawa.
"Bagaimana mungkin aku bisa memperbaiki yang telah rusak itu?. Apakah kau ingin mempermainkan aku?." Hatinya sangat sedih mendengarkan apa yang dikatakan Renn padanya. "Memangnya kau siapa bisa mela itu?!." Ia benar-benar menangis, hatinya sangat sedih dengan apa yang telah ia lakukan.
Namun saat itu Renn memperlihatkan hal yang lain pada Takemaru Osawa, sehingga membuatnya sangat terkejut dengan apa yang ia lihat?.
Deg!.
"Kau?." Mata itu menangkap sosok yang sangat besar berdiri dengan sangat berwibawa di belakang Renn. Sosok yang jauh lebih besar dan jauh lebih menyeramkan dari apa yang telah ia pakai sebelumnya?.
"Aku hanya bisa mengembalikan wujud mu saja. Setelah itu kau yang tentukan." Renn tidak pernah bermaksud untuk memberikan harapan pada seseorang. Ia hanya ingin Takemaru Osawa mengetahui yang sebenarnya. "Aku ingin menyerahkan mu ke pihak berwajib, namun saat ini pemerintah sedang tidak stabil. Namun setelah kau membayar semua itu, aku akan menyerahkan mu pada mereka, jika pemerintah sekarang mengeluarkan hukum yang benar-benar membuatmu menyesali apa yang telah kau lakukan. Maka aku akan menyerahkan dirimu pada mereka." Perlahan-lahan Renn mencoba untuk memberikan penjelasan pada Takemaru Osawa.
"Um. Baiklah. Aku akan melakukannya dengan benar kali ini." Ia hanya bisa berharap jika Renn tidak akan mengobral janji saja, namun ia hanya ingin memang seperti itu yang terjadi nantinya.
"Kalau begitu aku akan mengantarmu ke tempat yang paling tepat. Tempat yang akan membuatmu membayar apa yang telah kau lakukan, dan kau bisa memperbaikinya." Renn telah menemukan tempat yang sangat cocok untuk Takemaru Osawa berada. Ia hanya ingin Takemaru Osawa menyadari jika apa yang telah ia lakukan masih memiliki harapan yang sangat besar untuk mengubah dirinya nantinya.
__ADS_1
"Terima kasih karena kau telah memberikan aku kesempatan untuk membayar apa yang telah aku lakukan, sebelum aku mendapatkan hukuman yang sebenarnya." Sebagai seseorang yang memiliki kepercayaan yang sangat luar biasa, tentunya ia tidak mau mengecewakan orang lain karena sikapnya.
"Tentu saja." Renn dengan senang hati akan melakukan itu.
Tapi yang menjadi pernyataan adalah, kemana Renn akan membawa Takemaru Osawa berada?. Simak dengan baik kisah ini.
...***...
Shark mengajak Eagle ke sebuah tempat. Mungkin yang hanya ada dirinya saja, karena Eagle belum bisa menceritakan apa yang telah terjadi sebenarnya ketika ia berhadapan dengan Tuan X.
"Ini adalah pembicaraan antara kau dan aku. Kau telah berjanji akan menceritakan padaku apa yang kau lihat dari tuan x." Shark sepertinya sangat tidak sabar ingin mengetahui identitas asli tuan X.
"Tuan x sebenarnya adalah raja ular. Dia adalah king kobra yang sesungguhnya." Agak berat hati ia berkata seperti itu. Ia takut jika temannya itu sama sekali tidak percaya dengan apa yang telah ia katakan.
"Apakah itu yang kau lihat darinya?." Shark Sangat bingung. Namun ia percaya dengan apa yang dikatakan Eagle, ia sangat percaya.
"Dia yang memperlihatkan itu padaku." Jawabnya dengan perasan aneh yang ia rasakan pada saat itu.
"Dia yang memperlihatkan padamu?." Shark mengulang ucapan Eagle dengan pertanyaan. Ia masih belum mengerti sama sekali dengan apa yang terjadi sebenarnya.
"Tuan x bukan manusia biasa. Dia adalah king kobra yang menyelamatkan orang-orang yang telah berubah menjadi ular cobra raksasa. Hanya dia yang bisa mengembalikan wujud ular cobra raksasa itu menjadi manusia normal." Hanya itu yang bisa ia jelaskan pada Shark yang saat ini masih berambisi ingin menangkap Tuan X yang ternyata seperti itu?.
"Kenapa kau tidak menangkapnya?. Apakah kau takut padanya?." Shark sangat heran dengan sikap Eagle yang mendadak aneh seperti itu.
"Aku tidak takut!." Sorot matanya sangat terlihat aneh, ia tidak takut dengan siapapun di dalam hidupnya.
"Lalu kenapa kau tidak menangkapnya?!." Shark kembali bertanya karena ia masih tidak mengerti dengan pikiran temannya setelah bertemu dengan Tuan X secara langsung?.
"Dia berkata jika dia akan mengembalikan mereka, jika pemerintah tidak yang seperti ini." Jawabnya sambil mengingat apa yang telah dikatakan Tuan X padanya.
"Hah?. Ucapan macam apa itu?." Shark sekali lagi tidak mengerti dengan apa yang dijelaskan Eagle. Apakah ada yang seperti itu?. Apa yang terjadi pada saat itu sebenarnya?.
"Dia berkata dia akan mengembalikan mereka, jika mereka tidak memperlakukan pelaku seperti itu. Membunuh mereka sama saja dengan membantu mereka melarikan diri. Membunuh mereka sama saja dengan membuat mereka lari dari tanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan." Eagle memang belum mengerti sepenuhnya dengan apa yang telah dilakukan oleh Tuan X, dan apa tuannya yang sebenarnya?. Bagaiman kisahnya?. Simak terus ceritanya.
...***...
__ADS_1