
...***...
Renn on.
Terkadang berbuat baik dalam pandangan orang itu memang sangat berbeda, meskipun ada yang melihat Apa yang kau lakukan itu adalah sebuah kesalahan, dan beberapa orang lainnya menilai itu adalah suatu hal yang sangat luar biasa. Lalu bagaimana dengan tanggapan dirimu sendiri?. Apakah kamu menganggap dirimu itu adalah orang yang baik sehingga melakukan hal yang baik?. atau kau melakukan itu dalam keadaan jahat, namun pura-pura baik?. Bagaimana kau bisa menilai itu jahat atau baik?. Semuanya tergantung pada hati nuranimu kau ingin kebaikan atau kejahatan?. Maka berikan jawaban yang sangat tegas sehingga mereka lihat dengan baik kau melakukan itu ke arah kejahatan atau kebaikan?. Tapi apakah kau mampu melakukan hal yang di luar dugaan mereka itu semua?. Simak dengan baik Bagaimana kisah itu terjadi nantinya.
Renn off
Di Gedung Studio produksi film.
Renn telah berusaha untuk memasuki gedung itu, akan tetapi sepertinya ia tidak diperbolehkan masuk oleh satpam itu. Sehingga ia mengalami kesulitan, karena satpam itu sama sekali tidak percaya dengan apa yang ia katakan.
"Ada seseorang yang di dalam menggunakan kapsul ular kobra!. Kau harus membiarkan aku masuk ke dalam!." Renn terus berusaha untuk masuk akan tetapi langkahnya ditahan oleh satpam itu.
"Kau jangan yang berkata tidak tidak, aku akan menuntutmu karena aku telah berkata fitnah tentang perusahaan ini!." Satpam itu mengancam Renn, tidak mungkin ada seseorang yang menggunakan kapsul ular kobra di dalam rumah produksi film itu.
Sementara itu di dalam gedung?.
Hanamichi Mei benar-benar tidak tahan dengan apa yang telah ia rasakan pada saat itu. Amarah yang bergejolak membuatnya benar-benar tidak tahan dengan apa yang dia rasakan pada saat itu. Amarahnya telah meledak dengan begitu saja sehingga ia tidak bisa membedakan antara dunia sadar dan dunia tidak sadar lagi.
"Keghakh!." Saat itu ia berteriak sangat keras sehingga menarik perhatian mereka semua yang berada di dalam gedung itu.
__ADS_1
"Apa yang terjadi padanya?." Setidaknya itulah yang mereka pertanyakan.
"Hanamichi san?. Apa yang kau lakukan?. Kenapa kau berteriak seperti itu?. Apakah kau memiliki masalah?." Seseorang lainnya bertanya seperti itu karena ia merasa heran dengan tingkah laku pemimpin produksi film.
"Jika kau sakit seharusnya kau tidak masuk hari ini." Mereka benar-benar sangat terkejut dengan itu sehingga mereka berkata seperti itu padanya.
"Aku benar-benar muak dengan orang bodoh seperti kalian semua!." Teriaknya dengan suara yang sangat keras. "Kalian adalah orang-orang bodoh yang tidak bisa menghargai seseorang!." Ia benar-benar mengeluarkan rasa sakit hati yang ia rasakan selama ini.
Tentunya mereka semua sangat terkejut dengan apa yang mereka dengar, karena tidak biasanya Hanamichi Mei mengeluarkan perasaannya ia rasakan.
"Hah?. Kau ini bicara apa?. Dasar tidak berguna sama sekali kau ini!."
"Aku sama sekali tidak peduli kau siapa!. Tapi bagiku kau tidak ada peran di sini sebaiknya kau mengundurkan diri dari sini!. Kau itulah yang tidak berguna sama sekali di sini!."
Mereka semua tampaknya tidak suka dengan apa yang telah dilakukan oleh Hanamichi Mei. Mereka semua telah menunjukkan bagaimana rasa tidak suka mereka selama ini. Hanamichi Mei mendengarkan ucapan mereka semakin panas, hatinya semakin terbakar oleh amarah yang semakin memuncak. Saat itu ada ledakan amarah yang tidak bisa ia tahan lagi, sehingga ia menunjukkan kepada mereka semua.
Mereka semua melihat bagaimana Hanamichi Mei yang mengalami perubahan secara perlahan-lahan, mereka tidak menduga sama sekali jika Hanamichi Mei malah berubah menjadi ular kobra raksasa yang sangat mengerikan. Mereka sampai berteriak ketakutan melihat perubahan wujud yang sama sekali tidak mereka duga.
Sedangkan Renn yang mendengar suara teriakan itu langsung masuk ke dalam gedung karena ia telah mendeteksi adanya perubahan ular kobra raksasa.
"Oi!. Apa yang kau lakukan?!. Kau itu dilarang untuk masuk ke dalam!. Apakah kau tidak mendengarkan apa yang aku katakan?!." Satpam itu berusaha untuk mencegah Renn agar tidak masuk ke dalam, akan tetapi sangat disayangkan iya tidak bisa mengejar Renn.
__ADS_1
Ketika Renn telah masuk ke gedung itu ya sangat terkejut ketika matanya menangkap sosok ular kobra raksasa yang sangat mengerikan. Sayangnya bukan hanya itu saja yang membuat Renn terkejut dengan apa yang ia lihat, ular kobra raksasa itu telah menimbulkan banyak korban. Ruangan itu benar-benar berantakan sangat luar biasa, banyak di antara mereka yang terluka karena serangan ular kobra raksasa itu.
"Hentikan!." Teriak Renn dengan suara yang sangat keras. Hatinya seketika hancur melihat apa yang telah dilakukan ular kobra raksasa itu. "Aku bilang hentikan!." Renn kembali berteriak dengan suara yang sangat keras.
Ular kobra raksasa itu menghentikan apa yang telah ia lakukan tadi, ia melihat ke arah seseorang yang berteriak kepadanya. Sedangkan yang lainnya sedang berusaha melarikan diri darinya. Perlahan-lahan ia mendekati orang tersebut, ia sangat penasaran siapa orang yang telah berani berteriak untuk berhenti padanya?.
"Siapa kau?. Kenapa kau berani sekali menghentikan aku?. Apakah kau sudah bosan untuk hidup?." Dengan nada penuh kesombongan ia bertanya seperti itu pada Renn?.
Namun pada saat itu Renn mendengarkan langkah kaki yang sangat banyak, dan ia sangat mengenali aroma seseorang yang sangat tidak asing. Dan benar saja, pada saat mereka sedang berada dalam kondisi masing-masing, saat itu banyak orang-orang yang bersenjata dengan seragam khusus masuk ke dalam ruangan itu?.
"Sebaiknya kau tidak usah melawan kami semua. Serahkan dirimu pada kami, kau telah melakukan kejahatan yang tidak bisa diampuni." Shark menodong senjata andalan miliknya ke arah ular kobra raksasa itu.
"Siapa kau?. Orang sekali kau berkata seperti itu padaku?." Sepertinya ular kobra raksasa itu tidak terima sama sekali dengan apa yang telah dikatakan oleh Shark.
"Jadi kau memilih untuk melawan kami?." Shark sedikit memberikan ancaman pada orang itu. "Sebaiknya kau jangan melawan atau kau akan terbunuh dengan sia-sia di sini!." Shark terbawa amarah yang tidak biasa.
"Bunuh aja bedebah busuk itu!. Dia telah melakukan pembunuhan yang sadis terhadap anggota kami!." Teriak salah satu dari orang-orang yang terluka di sana.
"Diam kau!. Akan aku bunuh kau!." Ular kobra raksasa itu hendak menyerang ke arah orang yang telah berteriak padanya tadi. Tentunya Shark tidak akan membiarkan itu terjadi, sehingga ia melepaskan sebuah tembakan yang sangat keras. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Temukan jawabannya.
...***...
__ADS_1