
...***...
Renn on.
Ada beberapa hal yang tidak pernah dimengerti oleh kita semua, yaitunya hasrat dan kegelapan yang selalu membuat kita jatuh dan tidak memiliki harapan untuk hidup. Sebenarnya apa yang salah dengan kehidupan ini?. Apakah kita tidak bisa menjadi seorang yang mendapatkan kebahagiaan?. Apakah rasa sakit itu adalah sebuah percobaan yang dimiliki oleh seseorang?. Lalu kapan ia akan bahagia jika ia selalu menderita di dunia ini?. Bahkan aku tidak mengerti mengapa aku melakukan ini semua. Apakah yang aku lakukan saat ini demi mencapai sebuah tujuan untuk mendapatkan kebahagiaan?. Apakah aku bahagia setelah melakukan ini?. Aku tidak mengerti Apakah itu sebuah kebahagiaan atau tidak. Namun hatiku lebih sakit ketika melihat mereka yang dalam keadaan seperti itu. Apakah yang akan terjadi dalam kisah ini?. Simak dengan baik bagaimana kisah.
Renn off.
Nafas Renn hampir saja terputus karena mengejar seorang wanita. Bagi Renn ini adalah kedua kalinya ia berhadapan dengan orang-orang yang dijadikan umpan untuk menguji seberapa kuat obat ular kobra raksasa tersebut. Sebagai seseorang yang memiliki kemampuan yang berbeda dari yang lainnya, tentunya Renn bisa membedakan apakah orang itu pengguna asli atau tidak. Ia yang memiliki kemampuan yang sangat berbeda tentunya dapat melihat siapa yang asli atau tidak.
"Apa yang kau inginkan dariku?. Aku hanya ingin membalas dendam pada mereka." Wanita itu terlihat sangat sakit hati dengan apa yang telah ia terima selama ini. "Aku sangat menderita atas apa yang telah mereka lakukan padaku." Ucapnya sambil menangis sedih.
"Faraya asami san." Renn menatap mata itu jauh lebih dalam lagi. "Kau boleh menderita, Kau boleh merasakan sakit hati, kau boleh merasakan penderitaan yang membuatmu ingin menangis setiap harinya." Tanpa sadar Renn menangis melihat itu. Melihat kesedihan yang ada di dalam hati Faraya Asami. "Tapi apakah kau tidak menyadari bahwa, apa yang telah kau lakukan akan lebih membuatmu menderita?." Renn juga merasakan perasaan sesak itu.
"Aku memang menderita karena itulah aku melakukan ini." Ia semakin menangis mengingat apa yang telah terjadi selama ini padanya. "Aku sangat putus asa sehingga aku memutuskan untuk melakukan ini." Ia menangis sedih dadanya sangat sakit dan sesak di saat ini bersamaan.
"Kalau begitu biar aku yang akan menghilangkan semua rasa sakit yang kau rasakan. Asalkan kau jangan menggunakan benda terlarang itu." Renn terlihat sangat memohon. "Kau akan semakin menderita jika kau menggunakan benda terlarang itu." Renn mencoba memberikan penjelasan pada Faraya Asami.
Namun ketika wanita itu hendak menjawab ucapan Renn, tiba-tiba saja ada banyak orang yang berseragam berlari ke arah mereka. Mereka semua mengepung Renn dan wanita itu.
"Sebaiknya kalian menyerah saja, tidak ada gunanya kalian melawan kami." Shark membawa pasukan yang sangat banyak untuk menangkap Renn dan Faraya Asami yang merupakan pengguna kapur ular kobra raksasa.
__ADS_1
Renn segera menarik tangan wanita itu agar berada di belakangnya. Tentunya ia tidak akan menyerahkan wanita itu pada mereka semua.
"Apakah mereka orang-orang dari pemerintah yang ingin menangkapku?." Faraya Asami dapat merasakan ancaman bahaya pada saat itu.
"Ya. Tentu saja mereka ingin menangkapmu karena kau adalah pengguna kapsul ular kobra raksasa. Kau telah menggunakan obat terlarang yang tidak seharusnya beredar di dalam masyarakat." Jawab Renn menjelaskan kenapa mereka datang mengerumuninya?.
"Kalau begitu akan aku bunuh mereka semua." Suasana hatinya saat itu benar-benar bergejolak setelah mendengarkan apa yang dikatakan oleh Renn.
"Kau tidak boleh melakukan itu." Renn mencegah wanita itu agar tidak berubah wujud. Karena ia telah dua kali berubah, jika melakukan satu kali lagi, maka ia yang akan bertindak untuk menghapus segel racun yang ada di dalam tubuh wanita itu nantinya.
"Tuan x!. Sebaiknya kau tidak usah melarikan diri atau mencoba melindungi wanita itu." Shark mengarahkan senjatanya tepat di kepala Renn.
"Kalian boleh mengincar aku. Tapi aku tidak akan menyerahkan wanita ini." Renn benar-benar mencegah mereka agar tidak menyakiti wanita itu.
Mereka semua sangat terkejut ketika wanita itu menghilang begitu saja. Eagle yang memiliki kemampuan mata yang sangat bagus tentunya ia dapat melihat apa yang telah dilakukan oleh Renn.
"Kau bukan hanya menghilangkan ular kobra raksasa, namun kau juga dapat menghilangkan wanita itu yang belum berubah menjadi ular kobra." Eagle sangat mengagumi kekuatan yang dimiliki oleh Renn.
"Aku tidak peduli bagaimana kau melakukan itu!. Kembalikan wanita itu!." Teriak Shark dengan amarah yang sangat membara. "Serahkan wanita itu padaku!." Teriaknya lagi sambil melepaskan sebuah tembakan ke arah Renn.
Dor!.
__ADS_1
"Eagkh!." Terdengar suara tembakan yang sangat keras disertai dengan teriakan Renn yang sedang menahan kesakitan.
Bahu kiri Renn terkena tembakan yang dilepaskan oleh Shark. Sepertinya ia tidak akan memberi ampun lagi pada orang yang telah melindungi seseorang pengguna kapsul ular kobra raksasa. Hatinya sangat panas ketika Renn yang selalu menggagalkan aksi mereka untuk menangkap para pengguna kapsul ular kobra raksasa.
"Itu adalah tembakan peringatan bagimu!. Karena kau membela orang-orang yang telah berbuat jahat!. Mereka yang telah menghilangkan banyak nyawa!. Tapi kenapa kau malah membela mereka?!." Shark mengatakan apa yang ia rasakan selama ini.
"Kegh!." Renn meringis sakit sambil menyentuh bahunya yang mengalirkan darah. "Aku telah mengatakan pada kalian. Bahwa aku tidak akan menyerahkan mereka jika yang hanya kalian lakukan malah membuat mereka melarikan diri dari tanggung jawab mereka." Renn tidak akan berubah pada pendiriannya.
"Kau adalah buronan negara. Kau tentunya mengetahui itu artinya apa?. bukan?." Eagle mencoba membujuk Renn agar tidak jatuh terlalu jauh.
Renn tersenyum kecil. "Manusia boleh memiliki kepala yang sama, yang berada di atas. Tapi maaf saja, sepertinya kita memiliki tujuan yang berbeda karena itulah aku tidak setuju dengan apa yang telah kalian lakukan." Ucapnya dengan senyuman ramah.
"Tembak!." Dengan suara yang sangat lantang ia memberikan arahan pada anak buahnya untuk menembak ke arah Renn.
Dor!. Dor!. Dor!.
Beberapa tembakan diarahkan oleh Shark, iya sangat sakit hati dengan apa yang telah dikatakan oleh Renn saat itu.
"Hoi!. Hentikan!." Eagle sangat tidak percaya dengan apa yang telah mereka lakukan.
Deg!.
__ADS_1
Namun jauh dari perkiraan mereka, ada hal yang membuat mereka lebih terkejut ketika tembakan yang mengarah pada Renn?. Tembakan itu dapat dihentikan oleh Renn?. Tapi bagaimana caranya ia melakukan itu?. Bagaimana reaksi mereka semua?. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Kenapa kejadian itu bisa terlihat sangat aneh dan tidak masuk akal?. Simak dengan baik lanjutan ceritanya.
...***...