
...**...
Renn on.
Kasus ini membuat aku merasa sangat terpukul. Karena bukan hanya tidak berhasil mengejarnya atau membawanya lari dari sana, aku benar-benar kehilangan jejaknya. Sungguh hatiku sangat sedih dengan apa yang terjadi. Jika saja, ya jika saja pada saat itu aku tidak mengalami suatu masalah aku pasti bisa membawa ular cobra raksasa itu dari sana. Tapi aku tidak akan menyerah begitu saja. Aku harus mencari keberadaan ular itu. Apalagi Yui dan Mika sangat mendukung apa yang telah aku lakukan. Aku juga harus menepati janjiku pada Shiro Ai. Aku harap aku bisa membantu mereka semua dengan sekuat tenaga yang aku miliki.
Renn off.
Yui dan Mika telah mendapatkan informasi dengan jelas mengenai siapa yang telah menjadi ular cobra raksasa itu. Walaupun ruang gerak mereka saat ini terbatas, namun mereka masih lancar mendapatkan informasi yang mereka inginkan.
"Korban yang berjatuhan sangat banyak. Itu terjadi di sekolah menengah atas." Yui sangat miris mendapatkan informasi penting itu.
"Korban yang diperkirakan adalah anak kelas dua belas yang selama ini telah banyak membuat kerusuhan." Mika juga mendapatkan data yang sama.
"Apakah masalah ini tidak bisa kita atasi lagi?." Renn bertanya dengan nada yang sangat sedih. Ia merasa simpati dengan apa yang telah terjadi sejauh ini sejak ia terlibat dalam kasus manusia ular.
"Tenanglah renn san. Semuanya memang banyak masalah, karena itulah kita harus membantu mereka agar dapat menyelesaikan masalah ini." Yui mencoba untuk menyemangati Renn. Ia tahu ini sangat berat bagi Renn, tapi ia tetap akan melakukan itu. Karena bagi mereka menyelamatkan seseorang yang sedang tersesat diambang rasa sakit yang mereka alami itu memang sangat sulit untuk bangkit. Itulah alasan kenapa Renn mengambil pekerjaan berbahaya ini demi mereka yang jiwanya sedang tenggelam di dalam kegelapan yang tidak bisa diukur sama sekali.
"Benar aki chan. Kita tidak boleh menyerah begitu saja. Bukankah kau yang berkata seperti itu padaku?." Mika juga menguatkan hati Renn agak lebih kuat lagi. Ia selalu memberi dukungan pada Renn apapun keadaan yang dihadapi oleh Renn nantinya.
__ADS_1
"Baiklah, aku tidak akan menyerah begitu saja." Renn mencoba untuk bangkit dengan perasaan yang tidak enak yang ia rasakan pada saat itu.
Apakah ia bisa melakukan itu dengan baik?. Apakah benar Renn bisa melindungi orang-orang seperti itu?. Tapi kenapa Renn melakukan itu?. Bukankah itu sangat jelas perbuatan yang salah?. Tapi kenapa Renn malah melindungi mereka?. Simak terus ceritanya.
...**...
Sementara itu di sisi lainnya. Shark dan Eagle saat ini sedang dalam perjalanan menuju sebuah tempat yang belum pasti namun mereka harus ke sana untuk memastikan itu.
"Kita harus segera memburunya. Guru itu yang menjadi seekor ular cobra raksasa hanya untuk membuat siswanya patuh padanya adalah kejahatan." Shark sangat bersemangat saat ini hingga saat ini, hingga ia tidak ingin melepaskan begitu saja orang yang telah melakukan kejahatan, dan setelah itu lari dari kejahatan yang telah ia buat.
"Ya, memang benar apa yang kau katakan. Karena dia tidak bisa menjadi guru yang baik, tidak bisa menjadi teladan yang baik, maka ia harus kita bunuh segera." Eagle sangat setuju dengan apa yang dikatakan Shark. Memang orang jahat seperti itu tidak bisa dimaafkan begitu saja.
"Kau tenang saja. Aku pasti akan menghentikannya." Dengan sangat percaya diri ia berkata seperti itu, karena ia sangat yakin jika ia mampu melakukan itu dengan sangat baik. "Aku tidak akan kalah begitu saja darinya." Ia telah bertekad tidak akan kalah.
"Baiklah, kalau begitu aku percayakan semuanya padamu." Shark mencoba percaya dengan apa yang dikatakan oleh temannya itu.
"Itu harus." Eagle semakin percaya diri mendengarkan apa yang dikatakan oleh temannya.
Apakah mereka bisa melakukan apa itu semua?. Kenapa mereka berada dipihak yang berseberangan?. Simak terus ceritanya.
__ADS_1
...***...
Sementara itu target mereka saat ini, ular cobra raksasa itu sedang bersembunyi di sebuah tempat yang mungkin muat dengan kondisi tubuhnya saat ini. Ia sedang diambang kematian karena racun itu telah menyebar luar ke dalam tubuhnya. Ia tidak menyangka akan berkahir dalam keadaan seperti itu.
"Apa yang harus aku lakukan?!." Nafasnya saat ini terasa sangat sesak. "Tubuhku sangat sakit sekali." Beberapa kali ia mengeliat sakit karena tubuhnya yang terasa ditusuk oleh jarum yang sangat tajam. "Aku tidak bisa bergerak lagi. Apa yang harus aku lakukan?." Tenaga yang ia miliki seakan-akan menghilang entah kemana. Ia sama sekali tidak bisa merasakan dirinya lagi. "Apakah ini sudah waktu ajalku setelah apa yang aku lakukan selama ini?." Kondisi seperti itu membuatnya tidak memiliki semangat untuk hidup. "Tapi mereka lah yang telah memaksa aku untuk melakukan itu." Tanpa sadar ia menangis di dalam rasa sakit yang telah menusuk dirinya. "Sungguh sia-sia apa yang telah aku lakukan selama ini." Dadanya semakin sesak mengingat itu. "Maafkan aku, jika aku memang tidak bisa menjadi guru yang baik untuk kalian semua." Ada perasaan penyesalan yang ia rasakan pada saat itu.
Hatinya masih hati manusia yang dapat merasakan perasaan sakit yang sangat luar biasa. Apakah ia tidak boleh merasakan perasaan sakit seperti itu?. Perasaan yang membuatnya merasa sangat sesak hingga ia memilih jalan buruk itu?. Selama ini ia dibiarkan menahan perasaan sakit. Apakah selama ini ia memang selalu salah?. Simak dengan baik kisah ini.
...***...
Renn saat ini sedang mencoba merasakan sumber yang dimana keberadaan ular cobra raksasa yang mungkin kini sedang sekarat?.
"Aku mohon tuntun aku. Aku hanya ingin memastikan apakah kau baik-baik saja?." Hatinya sangat sedih saat melakukan itu. Ia tidak bisa membayangkan hal buruk apa yang akan terjadi pada ular cobra raksasa itu. "Jangan sembunyikan dirimu dari penerawanganku." Ia mencoba terus merasakan ke arah mana ular itu melarikan diri. "Aku mohon katakan padaku." Renn terus mencobanya, hingga tanpa sadar air matanya mengalir begitu saja.
"Renn san." Yui hampir tidak dapat menahan dirinya karena ia melihat Renn yang menangis sedih seperti itu.
"Oh, aki chan." Mika berusaha menahan tangisnya melihat keadaan Renn yang seperti itu. Apakah yang akan mereka hanya melihat Renn yang seperti itu?. Entahlah, mereka sangsi apakah bisa membantu Renn untuk menyelamatkan mereka yang berada di dalam kegelapan?. Simak terus ceritanya ya pembaca tercinta.
Next
__ADS_1
...***...