
" Pergilah kau dari sini! Aku sudah tidak selera lagi! Katakan pada suamimu kalau hutang judinya 50% sudah lunas!" perintah Zaki kepada perempuan yang sudah naked di hadapannya dan dia pun langsung mengambil semua pakaiannya yang sudah tercecer di lantai. Kemudian Zaki keluar dari kamarnya dan berniat untuk mendekati Evelyn yang saat ini sedang berbahagia dengan para karyawan pria yang bekerja di rumahnya.
" Tapi kita belum ngapa-ngapain Tuan Zaki. Bagaimana mungkin anda meninggalkan saya begitu saja?" bocah perempuan itu tanpa kecewa ketika Zaki meninggalkannya begitu saja.
' Sialan! Padahal aku sudah sangat senang sekali bisa tidur dengannya. Kalau sampai aku hamil anak laki-laki. Bukankah aku akan mendapatkan jackpot dalam hidupku?' batin perempuan itu sambil melirik kepada Zaki yang saat ini berhenti di depan pintu.
" Pergi dari kediamanku sekarang juga atau aku akan menambahkan bunga 100% ke dalam hutang suamimu!" ucap Zaki sambil menatap tajam kepada perempuan itu yang segera menggunakan pakaiannya dan keluar dari kamar Zaki dengan misuh-misuh.
" Baik Tuan kalau suatu saat Anda kembali membutuhkan penghangatan ranjang anda. Carilah Saya dengan senang hati saya pasti akan menemani anda!" ucap perempuan itu sambil mengering genit kepada Zaki.
" Hmmmm!" ucap Zaki kemudian dia langsung meninggalkan perempuan itu tanpa meliriknya lagi.
Sementara itu Evelyn yang sedang asyik mengobrol dengan Damian dan juga satpam di rumah itu mereka tidak menyadari kehadiran Zaki di sana.
" Ya ampun Damian! Apa kau tidak bisa melihat bahwa perempuan itu memang benar-benar menarik?" ucap Evelyn sambil menepuk punggung Damian yang saat ini sedang memperlihatkan foto seorang wanita cantik kepadanya.
" Tapi menurutku Nyonya Evelyn jauh lebih cantik dari perempuan ini. Tuan Zaki sungguh beruntung bisa menjadikanmu sebagai istrinya!" ucap Damian sambil tersenyum ke arah Evelyn yang saat ini sedang tersenyum kepadanya.
Zaki yang melihat interaksi mereka berdua. Dia terus mengepalkan tangannya dan langsung menarik tubuh Evelyn kepelukan.
" Damian mulai hari ini kau saya pecat segera tinggalkan kediamanku dan jangan pernah kembali ke mari!" ucap Zaki dengan emosi yang memuncak di hatinya saat ini.
" Salah saya apa Tuan sehingga saya layak untuk dipecat?" tanya Damian dengan wajah penuh pertanyaan.
" Kesalahanmu adalah karena kau lancang untuk berani berkaitan dengan istriku!" ucap Zaki kesal dan pergi berlalu dari hadapan Damian dengan menyeret Evelyn untuk masuk ke dalam kamarnya.
__ADS_1
" Lepaskan aku! Kau berani sekali melakukan sesuatu tanpa berdiskusi denganku!" ucap Evelyn sambil menatap tajam kepada Zaki yang saat ini sedang menatapnya dengan penuh kemarahan.
" Kau dengar ya! Mulai hari ini Damian akan bekerja denganku dan aku yang akan menggajinya jadi kau tidak perlu ikut campur masalahku dengan Damian!" ucap Evelyn sambil meninggalkan Zaki yang semakin marah ketika dia mendengar perkataan Evelyn.
" Kau adalah istriku. Semua yang berkaitan denganmu akan menjadi urusanku dan akan kupastikan Damian hanya tinggal nama kalau kau berani melawanku demi dia!" ucap Zaki sambil menggendong Evelyn dan membawa istrinya ke atas ranjangnya.
Evelyn yang berpikir bahwa Zaki sudah berhubungan dengan pelacur yang dia bawa dia merasa sangat jijik terhadap suaminya sendiri.
" Jauhkan dirimu yang kotor itu dariku! Aku tidak sudi disentuh olehmu!" ucap Evelyn sambil terus berusaha memberontak dari kuasa seorang Zaki yang begitu mendominasi.
" Percayalah kau akan menemukan mayat Damian kalau kau masih juga memberontak dariku!" ucap Zaki sambil melepaskan semua pakaian Evelyn dengan kesal.
" Kau hanya pintar mengancam orang lain! Apa Kau pikir aku takut dengan ancamanmu?" ucap Evelyn dengan mata berapi-api.
" Kau hanyalah seorang pengecut yang berdiri di balik para pengawal dan juga anak buahmu!" Evelyn terus mengumpat di antara kegiatan Zaki ke atas tubuhnya.
Setelah puas melampiaskan kemarahan di hatinya Zaki kemudian berbaring di sebelah Evelyn dan memeluknya dengan erat.
" Jangan pernah kau dekat dengan laki-laki yang lain! Karena itu membuatku rasanya mau gila!" ucap Zaki sambil mengelus pucuk rambut istrinya.
" Kau benar-benar konyol! Kau sendiri setiap malam selalu membawa pelacur ke dalam rumah ini. Tetapi sekarang kamu memintaku untuk tidak pernah dekat dengan laki-laki lain. Apa otakmu masih waras?" tanya Evelyn dengan kesal.
" Baiklah aku berjanji padamu kalau aku tidak akan pernah membawa siapapun lagi ke rumah ini dan hanya akan fokus denganmu!" janji Zaki kepada Evelyn.
" Aku bodoh kalau percaya dengan omonganmu!" ucap Evelyn dengan sengit.
__ADS_1
" Percayalah padaku aku pasti akan membuktikan apa yang kau katakan padamu!" ucap Zaki kemudian dia memejamkan matanya karena saat ini malam sudah semakin larut.
Karena perasaan dan badan yang terasa lelah akhirnya Evelyn pun tertidur tanpa dia sadari.
Keesokan paginya Evelyn merasa kesal ketika dia terbangun ternyata dirinya masih berada di dalam pelukan sang suami.
" Benar-benar psikopat ini ingin membuat hidupku berakhir hanya di sini!" ucap Evelyn. Dengan perasaan kesal dia pun kemudian meninggalkan kamar utama di mana Zaki saat ini masih tertidur lelap.
Setelah mandi dan sarapan. Evelyn langsung memutuskan untuk meninggalkan kediaman Zaki dan berniat menjalani kehidupannya sendiri.
" Aku yakin kalau aku bisa hidup tanpa Zaki. Aku akan memulai kehidupanku sendiri dalam kemerdekaan dan juga ke lapangan hati!" ucap Evelyn dengan penuh percaya diri.
" Wah Danau ini sangat indah sekali!" ucap Evelyn ketika kakinya melintasi sebuah danau yang begitu besar dan juga indah.
Ketika Evelyn sedang fokus untuk menikmati keindahan alam yang tersaji di hadapannya. Tiba-tiba saja ada seseorang yang mendorongnya dan membuatnya masuk ke dalam danau.
" Rasakan kau perempuan udik! Tidak akan kubiarkan kau untuk hidup bersama dengan Zaki. Karena Zaki hanya akan menjadi milikku!" ucap Syahara yang saat ini sedang berdiri di samping danau.
Senyum kebahagiaan tampak di wajah Syahara yang sudah berhasil menyingkirkan duri di dalam dagingnya. Masalah didalam hidupnya.
" Kemarin kau berhasil lolos dari usaha pembunuhan yang kulakukan karena di tolong oleh Surya. Aknan tetapi sekarang aku tidak akan membiarkanmu untuk hidup lebih lama. Akan kupastikan kau mati dan tidak akan pernah kembali lagi kepada Zaki!" ucap Syahara dengan penuh kebencian kepada evely.
Sementara itu Evelyn yang saat ini berada di dalam danau. Dia sedang berusaha untuk menyelamatkan dirinya sendiri dengan mencoba untuk berenang. Tetapi kekuatan dan keahliannya yang tidak seberapa. Akhirnya membuatnya jatuh pingsan karena terlalu banyak meminum air danau yang kotor dan keruh.
Tubuh Evelyn yang pingsan terbawa jauh oleh arus air ke sebuah sungai yang berada di ke sebuah hutan yang masih asri dan tenang.
__ADS_1