Di jual suami untuk bayar hutang judi

Di jual suami untuk bayar hutang judi
44. Kembali Ke Jakarta


__ADS_3

Setelah berpamitan kepada kedua orang tua Surya. Zaki, Evelyn dan Surya kembali ke Jakarta bersama dengan Firly yang sangat merasa bahagia karena akhirnya berkumpul lagi dengan kedua orang tuanya.


Walaupun saat perpisahan mereka terjadi drama yang sangat menyedihkan. Karena kedua orang tua Surya yang merasa berat untuk berpisah dengan Firly yang selama berapa bulan ini telah hidup bersama dengan mereka.


" Ingat ya sayang! Kamu tidak boleh melupakan nenek dan kakek yang ada di sini. Datanglah kemari kalau kau liburan sekolah agar kami bisa bermain bersamamu dan berkumpul lagi!" ucap ibunya Surya sambil mencium Firly dengan penuh kasih sayang.


" Benar Firly kau tidak boleh melupakan kami! Kalau tidak Kakek pasti akan sangat sedih kalau kau sampai melupakan kami!" ucap ayahnya Surya sambil memeluk Firly dengan erat seakan tidak mau melepaskan bocah ganteng itu di dalam kehidupan mereka berdua.


Evelyn yang melihat betapa besarnya kedua orang tua Surya menyayangi putranya dia pun merasa sangat terharu dengan kasih sayang mereka terhadap Firly putranya.


" Sudahlah Pah mah. Kami ada kesiangan nanti kalau tidak segera berangkat. Di jalan akan macet nanti kalau sudah masuk jam orang-orang berangkat ke kantor!" ucap Surya memperingatkan kedua orang tuanya untuk segera melepaskan Firly dalam kuasa mereka.


" Dasar kau memang anak durhaka! Apa kau tidak tahu huh? Kalau orang tuamu sangat menginginkan untuk mempunyai seorang cucu darimu? Kau itu sudah dewasa usiamu sudah cukup untuk menikah. Tetapi kau masih saja betah membujang lama-lama aku akan menjadi bujang lapok yang tidak laku!" ucap ibunya Surya sambil memukul lengan putranya samping kesal dan jengkelnya dengan Surya yang masih belum ada Hilal untuk menikah dengan kekasihnya.


" Pokoknya Surya tahun ini kalau kau tidak juga menikah maka kami akan mencarikan calon istri untukmu. Kami akan membawanya ke Jakarta dan menikahkannya langsung di hadapanmu!" ancam ayahnya Suriah sampai menatap tajam kepada putranya yang hanya bisa memutar bola matanya dengan malas.


" Kami pergi dulu Mah Pah kalian jaga diri kalau ada apa-apa teleponlah Surya!" ucap Surya berpamitan kepada kedua orang tuanya dia sama sekali tidak menggubris apapun yang dikatakan oleh mereka tentang pernikahan.


Sejujurnya Surya masih belum merasa yakin dengan kekasihnya yang sangat mencintainya. Entahlah hati Surya tidak berdebar ketika bersama dengan sang kekasih dia tidak merasakan jatuh cinta kepada wanita itu yang selalu berpenampilan glamor dan juga fashionable.


Surya lebih menyukai seorang wanita yang sederhana seperti Evelyn yang walaupun seorang istri dari Zaki tetapi Evelyn Tetaplah menjadi dirinya sendiri dan tidak pernah menonjolkan diri sebagai istri seorang konglomerat seperti Zaki.


Perusahaan Zaki yang sudah melanglang buana sampai ke Meksiko yang memiliki banyak mesin Kasino dan juga bar dan club yang telah menjamur di Jakarta maupun kota-kota besar di Indonesia dan beberapa negara Asia telah menghasilkan rupiah setiap malamnya mencapai milyaran rupiah bahkan jutaan dolar.

__ADS_1


Akan tetapi seorang Evelyn tetaplah seorang wanita yang sederhana dan tidak pernah menyombongkan dirinya.


Bahkan Evelyn lah orang satu-satunya yang berani membentak seorang Zaki yang memiliki Aura kepemimpinan yang luar biasa apabila sudah berhadapan dengan anak buah dan juga karyawannya.


Pesona seorang Evelyn sudah menyihir Surya sehingga dia mematokkan wanita idamannya seperti Evelyn. Sangat sulit bagi Surya untuk menerima kekasihnya untuk menjadi istrinya.


Sudah berkali-kali dia menginginkan untuk berpisah dengan kekasihnya tetapi selalu saja tidak mau.


Akhirnya Surya hanya bisa mengacuhkan wanita itu apabila datang menemuinya. Tetapi dia tetap saja tidak memperdulikan hal seperti itu. Dia tetap pantang menyerah untuk menaklukkan hati seorang Surya.


Di dalam perjalanan mereka menuju Jakarta, tampak Firly yang begitu bahagia karena akhirnya dia bisa berkumpul lagi dengan ayah dan ibunya yang sangat dia rindukan.


" Mama! Apakah benar kalau Om jahat itu adalah ayahku?" tanya Firly sambil menatap sinis kepada Zaki yang saat ini sedang melotot kepadanya.


" Om jahat! Memangnya kau investasi apa kepada Ibuku sehingga membuatku ada di atas dunia ini!" tanya Firly dengan wajah polosnya kepada Zaki.


Evelyn serta-merta menghadiahkan cubitan di paha Zaki Karena dia sudah mengatakan aneh-aneh kepada Putra mereka.


" Apakah kau berbicara yang baik-baik ke hari putramu jangan mengajarkan keburukanmu kepadanya!" ucap Evelyn sambil melotot kepada Zaki yang langsung menundukkan kepalanya.


" Maaf!" ucap Zaki langsung mati kutu di hadapan sang istri tercinta.


' lebih baik Aku mengalah kepada Evelyn daripada kesejahteraanku akan terancam kalau dia sudah mulai merajut lagi dan tidak mau melayaniku di atas ranjang!' batin Zaki sambil tersenyum kepada Evelyn yang saat ini sedang menatapnya dengan penuh curiga.

__ADS_1


" Sudahlah Firly! Kau tidurlah sayang. Kau tidak usah bertanya seperti itu. Nanti kalau kau sudah besar kau pun akan paham!" ucap Surya menjawab pertanyaan bocah tampan yang sangat menggemaskan.


" Kenapa Mama tidak menikah dengan om Surya saja? Dia seorang laki-laki yang baik dan juga pintar. Kenapa Mama harus menjadi istri Om jahat itu yang tidak ku sukai?" tanya Firly sambil menatap penuh permusuhan kepada Zaki yang sekarang sedang melotot kepadanya.


" Wah kau belajar dari mana mengatakan hal jahat seperti itu?" Tanya Zaki tidak terima bahwa dirinya dibandingkan dengan Surya.


" Diamlah Mas kau tidak usah bicara kalau hanya untuk memberikan pengaruh buruk kepada Firly. Kalau kau ingin dianggap baik oleh putramu berperilakulah baik sehingga putramu tidak melakukan hal-hal yang menyakiti hatimu!" ucap Evelyn menutup mulut laki yang tadi hendak mendebat putranya sendiri.


Zaki tampak melihat Evelyn dia berusaha untuk mencari cinta di dalam mata wanita yang sangat dia kagumi dan dia gilai selama ini. Ya hanya Evelyn lah yang bisa menaklukkan hatinya saat ini.


Zaki sangat tahu bahwa dia tidak bisa hidup tanpa Evelyn. Dirinya benar-benar telah tertutup kepada istrinya. Evelyn dengan kesederhanaannya telah berhasil mencuri hati Zaki 100%.


" Sayang kau ajarkanlah kepada Putra kita untuk menyayangiku dan jangan terus memanggilku Om jahat. ajarkan Putra kita untuk memanggilku papa karena aku sangat menginginkan dia memanggilku Karena bagaimanapun Aku memang adalah ayahnya yang sudah membuat dia ada di atas dunia ini!" ucap Zaki pelan dengan wajah penuh permohonan kepada Evelyn.


Evelyn tersenyum kepada Zaki kemudian Dia pun melihat kepada Firly yang sejak tadi terus memperhatikan interaksi mereka berdua.


" Kalau Om jahat ingin menjadi Ayahku perlakukanlah Mamaku dengan baik! Karena aku akan melawan siapapun yang membuat Mamaku menangis!" ucap Firly sambil melipat kedua tangannya di depan dada.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Firly, sontak Surya tertawa terbahak-bahak. Karena akhirnya seorang Zaki memiliki lawan yang akan membuatnya bertekuk lutut dan mati kutu di hadapan putranya sendiri.


" Aku janji kalau aku akan selalu menyayangi dan mencintai Mamamu sepanjang hidupku. Jadi jagoan, panggil aku papa sekarang juga!" ucap Zaki sambil menata Firly dengan tajam.


Akan tetapi pilih bukanlah tipe anak yang bisa diancam maupun diintimidasi.

__ADS_1


" Aku akan memanggilmu Papa ketika kau sudah membuktikan diri bahwa kau adalah seorang suami dan juga ayah yang baik untuk kami berdua!" ucap Firly yang kemudian memilih untuk memejamkan matanya di pangkuan sang ibu yang sejak tadi terus mengelus kepalanya dengan penuh kasih sayang dan cinta yang besar kepada putranya.


__ADS_2