
Syahara yang saat ini sedang melakukan pemotretan, dia terus saja memperhatikan foto-foto yang dikirimkan oleh seorang detektif yang dia sewa untuk mengawasi kediaman Zaki.
Saat ini Syahara sedang beristirahat setelah tadi selama 2 jam dia melakukan pemotretan di sebuah studio terkenal yang ada di Jakarta.
" Kurang ajar ternyata Evelyn sekarang sudah bersatu dengan Zaki! Aku tidak akan pernah membiarkan mereka hidup bahagia!" ucap Syahara sambil meremas kedua tangannya.
Tampak kebencian yang begitu besar di mata Syahara ketika dia memperhatikan foto-foto yang dilaporkan oleh detektif kepadanya.
" Aku harus segera mencari seseorang untuk memisahkan mereka berdua. Pokoknya aku tidak rela kalau ada orang lain yang memiliki Zaki, karena Zaki hanya boleh menjadi milikku!" kalau orang lain memperhatikan Syahara saat ini pasti mereka ketakutan melihat mata syahara yang menyala karena emosi yang ada di dalam hatinya.
Setelah merasa jauh lebih baik, Syahara pun kemudian melanjutkan acara pemotretannya yang hanya tinggal satu season lagi.
" Apakah kau baik-baik saja? Kenapa wajahmu begitu cemberut? Tersenyumlah! Kau itu adalah seorang model kelas atas! Kau harus memberikan kebahagiaan dan aura kecantikanmu kepada kamera agar kamera tersebut bisa menggambarkan kecantikanmu yang maha sempurna!" ucap Manager Syahara berusaha untuk menasehatinya.
" Ah bawel kau! Sana minggir!" ucap Syahara sambil mendorong tubuh manajernya ke samping dan tidak memperdulikan protes darinya.
Manajer Syahara pun akhirnya hanya bisa ngedumel melihat kelakuan Syahara yang selalu saja berbuat sesuka hatinya.
" Kau terus saja sombong seperti itu Syahara! Kita lihat saja, ketika aku tidak bisa memberikanmu pekerjaan lagi. Apakah kau masih bisa bersikap arogan seperti itu lagi terhadapku ataukah akan datang mengemis kepadaku meminta pekerjaan?" ucap sang Manager sambil menatap Syahara yang sudah mulai berlenggak-lenggok di hadapan kamera.
Walaupun merasa jengkel dan kesal tetapi tetap saja sang Manager tetap mengurus segala keperluan Syahara agar tidak sampai terbengkalai.
" Kau memiliki wajah yang sangat cantik, tetapi hatimu sangatlah buram dan tidak secantik wajahmu! Pantas saja Zaki lebih memilih Evelyn untuk menjadi istri dan ibu dari anaknya, daripada kau yang seorang model terkenal tetapi memiliki minus kelakuan!" ucap sang Manager yang kemudian meninggalkan Syahara setelah pekerjaan mereka selesai.
Syahara hanya diam saja ketika dia melihat manajernya yang meninggalkan dia begitu saja tanpa mengatakan sepatah kata pun kepadanya.
Hubungan mereka berdua memang sebetulnya sudah renggang cukup lama. Karena mereka sama-sama sudah tidak cocok dengan satu sama lain. Hanya saja mereka berdua masih terikat kontrak untuk menjalin kerjasama.
Setelah selesai pemotretan Syahara langsung meninggalkan studio foto dan pergi ke apartemen miliknya.
" Tampaknya aku harus segera bersiap untuk berpisah dengan manajerku. Biarlah aku membayar pinalti karena melanggar kontak kami berdua daripada kami harus bekerja dalam ketidaknyamanan seperti ini!" ucap Syahara akhirnya memutuskan untuk mengganti manajer.
__ADS_1
" Gila kali ya! Kalau aku harus menahan perasaan diabaikan seperti ini selama 2 tahun lamanya. Aku lebih baik memilih manajer yang lain dan membayar penalti karena melanggar kontrak daripada batinku harus tersiksa seperti ini. Lagi pula pekerjaan yang dia berikan juga tidak sebagus dulu dia hanya memberikan remahan rengginang kepadaku! Dasar kurang ajar memang dia!" ucap Syahara merasa jengkel terhadap manajernya sendiri.
Setelah selesai mandi dan menggunakan pakaiannya. Syahara bersiap untuk pergi meninggalkan apartemennya.
Syahara akan mendatangi manajemen tempat dia bernaung ingin meminta kepada ceo-nya untuk mengganti manajernya.
Dengan penuh kemantapan Syahara melangkahkan kakinya Ke ruangan CEO yang berusia masih muda dan terlihat tampan.
Visualisasi Abimana Suganda
Syahara kesulitan menelan salivanya sendiri ketika melihat CEO tampan yang ada di hadapannya.
" Maafkan aku! Apakah aku mengganggu waktumu?" tanya Syahara ketika dia berhadapan dengan ceo-nya yang tampaknya sedang sibuk dengan ponselnya.
" Masuklah! Ada apa kau mencariku?" ucap laki-laki tampan itu yang kemudian dia pun meletakkan ponselnya di meja dan pergi ke sofa yang ada di dalam ruangan itu.
Dalam sepersekian detik Syahara tampak terpesona. Tetapi itu hanyalah sementara. Karena bila dibandingkan dengan seorang Zaki laki-laki yang ada di hadapannya masihlah jauh sempurna.
" Katakanlah apa keperluanmu!" ucap laki-laki tampan bernama Abimana Suganda itu, menyadarkan lamunan Syahara.
Syahara yang tersadar dalam lamunannya pun, dia tampak gelagapan di buatnya.
" Maafkan saya. Saya datang kemari ingin mengajukan pergantian manajer saya!" ucap Syahara dengan gugup.
Abimana tampak mengerutkan keningnya.
" Kenapa tiba-tiba kau mengajukan pergantian manajer? Bukankah perjanjian kalian masih ada 2 tahun lagi?" tanya Abi mana menatap tajam ke arah Syahara yang menjadi salah tingkah di buatnya.
Syahara menarik nafasnya dalam-dalam.
__ADS_1
" Aku tidak bisa bekerja sama dengan orang yang tidak memperdulikanku!" ucap Syahara to the point.
Laki-laki itu pun tertawa terbahak-bahak mendengarkan perkataan syahara yang terdengar begitu absurd baginya.
" Kenapa Anda tertawa? Apakah ada hal yang lucu?" tanya Syahara merasa tidak senang dengan kelakuan CEO tampan tersebut.
" Maafkan saya tetapi kata-katamu benar-benar sangat lucu sekali!" ucap Abimana yang masih belum bisa menghentikan tawanya.
Syahara tampak mengerutkan keningnya, dia benar-benar merasa tersinggung ketika dia ditertawakan begitu lepas oleh CEO tampan yang sekarang duduk di hadapannya.
" Apa yang lucu?"
" Iyalah kata-katamu sangat lucu! Di sini kau mengadu bahwa kau mengatakan kalau manajermu tidak memperdulikanmu lagi. Padahal aku tahu dengan sangat jelas kalau kaulah yang selalu mengabaikan manajer mu. Kesombonganmu dan arogansimu itu, benar-benar sangat mengganggu kami semua. Dengarlah Syahara tanpa kami, kau itu bukanlah apa-apa. Jadi kesombonganmu itu tidak pada tempatnya! Satu kali lagi kau berani mengacuhkan manajer yang kukirim kepada kamu, maka akan aku pastikan namamu akan tenggelam di dunia modeling untuk selamanya! Besok aku akan mengirimkan manajer baru ke apartemenmu karena kebetulan manajermu yang sekarang pun mengeluh tentang kelakuanmu dan meminta untuk aku ganti!" ucap Abimana yang kemudian bangkit dari kursinya dan membukakan pintu untuk Syahara agar keluar dari ruangannya.
Syahara langsung memerah wajahnya ketika dia mendapatkan perlakuan seperti itu dari CEO managemen artis tempat dia bernaung.
Seandainya Syahara mengetahui siapa manajer yang sudah selalu dia hina selama ini. Mungkin dia akan menyesali semua perbuatannya selama ini.
Manager yang dikirimkan oleh abimanah kepada Syahara adalah Selena yang masih adik dari Abimana sendiri.
" Apakah kita jadi makan malam hari ini kak?" tanya Selena ketika dia mengunjungi kantor kakaknya.
Syahara yang sedang meninggalkan kantor CEO, dia pun terkejut ketika dia mendengar Selena memanggil kakak terhadap Abimana.
" Ya ampun! Ternyata gadis sombong itu adalah adiknya CEO. Pantes saja dia tidak merasa ketakutan denganku selama ini. Ternyata dia memiliki backing yang cukup kuat!" ucap Syahara merasa ngeri dengan nasibnya kalau sampai dia melanjutkan sikap arogansinya terhadap Selena yang ternyata adalah adik dari CEO nya sendiri.
" Mau apa Syahara datang kemari Kak?" tanya Selena ketika mereka sudah berada di dalam mobil.
" Syahara datang kepadaku memintaku untuk menggantimu sebagai manajernya!" ucap Abimana dengan datar.
Sejenak Selena tampak terkejut. Akan tetapi 5 menit kemudian dia mulai merasa senang karena akhirnya bisa terbebas dari seorang model yang sombong seperti Syahara.
__ADS_1