
Surya kemudian mengatakan ke maksud kedatangannya kepada Zaki.
" Silakan Tuan melihat rekaman CCTV ini!" ucap Surya sambil menyerahkan tablet yang ada di tangannya kepada Zaki.
Zaki yang memang pada dasarnya merasa penasaran akhirnya menerima tablet tersebut dan mengerutkan keningnya ketika dia melihat seluruh isi dari rekaman yang ditunjukkan oleh Surya kepadanya.
" Sungguh lancang sekali perempuan ini! Berani-beraninya Dia berbuat macam-macam terhadap istriku! Surya segera kau seret perempuan ini ke hadapanku! Aku harus memberikan dia pelajaran karena telah berani mencelakai istriku!" ucap Zaki dengan mata yang memerah. Bahkan kedua telapak tangannya sudah mengepal dengan kuat. Zaki tampak sedang menahan amarahnya yang sangat besar.
" Aku tidak pernah menyangka kalau Syahara bisa melakukan hal yang sangat hina ini berani-beraninya dia membunuh istriku!" ucap Zaki menggeram kesal dan juga marah ketika dia nengingat bahwa Syahara adalah mantan kekasihnya yang dulu sempat hendak dia nikahi. Akan tetapi gagal karena Syahara yang lebih memilih karirnya sebagai model di Prancis.
" Pastikan kau menyeret perempuan itu ke hadapanku! Aku harus memberikan dia pelajaran!" perintah Zaki dengan tegas kepada Surya yang langsung meninggalkan nya karena tidak mau menjadi pelampiasan seorang Zaki yang sedang mengamuk.
" Seorang Casanova kelas kakap sekarang telah mendapatkan karmanya. Karena istrinya ternyata telah dibunuh oleh sang mantan kekasihnya. Perasaan Tuan Zaki pasti saat ini sangat sakit karena harus menerima kenyataan buruk seperti ini. Sekarang aku yang harus mengeksekusi mantan kekasihnya yang telah menghabisi nyawa sang istri tercinta! Sungguh rumit sekali kehidupan sang Cassanova kita!" ucap Surya sambil menggelengkan kepalanya.
" Kamu kenapa sayang bicara sendiri seperti itu apakah kau sangat lelah sehingga menjadi kehilangan akal seperti itu?" tiba-tiba saja kekasih Surya datang entah dari mana.
" Aku sedang bertugas sayang! Sudahlah kau pulanglah saja! Karena aku saat ini tidak bisa melayanimu!" ucap Surya tidak menggubris kehadiran kekasihnya yang tiba-tiba tanpa pemberitahuan sama sekali.
Surya langsung naik ke dalam mobilnya dan meninggalkan sang kekasih yang tampak marah karena diacuhkan olehnya.
" Aku sedang dalam misi yang sangat sulit kalau sampai aku tidak bisa menemukan keberadaan Syahara pasti Tuan Zaki akan menghukumku habis-habisan!" ucap Surya sambil memijit pelipisnya yang terasa sangat sakit dan berat sekali.
__ADS_1
Sebagai asisten Zaki tugas Surya memang adalah membereskan semua masalah yang mengganggu kehidupan Zaki. Tugas surya adalah memastikan kenyamanan bagi dalam menjalani kehidupannya sehari-hari.
Itulah mengapa Zaki sampai rela merogoh kocek yang sangat dalam untuk menggaji Surya. Gaji Surya setiap bulan bisa mencapai 50juta lebih. Akan tetapi sikap hidup Surya yang sederhana tetap diterapkan. Walaupun dia memiliki gaji yang besar sebagai seorang asisten seorang Zaki. Bandar judi terbesar di ibukota dan memiliki bisnis bawah tanah yang sangat banyak.
Setelah Surya sampai di apartemen milik Syahara, dia harus menelan pil kekecewaan karena ternyata Wanita itu sudah tidak ada lagi di Indonesia. " Tuan tolong kau maafkan aku. Karena ternyata kita sudah terlambat Tuan. Karena Syahara sudah meninggalkan Indonesia sejak 5 jam yang lalu!" ucap Surya melaporkan penemuannya kepada Zaki.
" Baguslah kalau perempuan ****** itu tahu diri dan dia meninggalkan Indonesia sebelum tertangkap olehku. Kepergian dia membuat aku semakin yakin bahwa dialah yang sudah mencelakai istriku!" ucap Zaki kesal.
" Lalu sekarang, apa yang harus saya lakukan Tuan?" tanya Surya kepada atasannya.
" Biarkan saja untuk sementara waktu. Biarkan dia menikmati hidupnya selama dia bisa berlari menghindariku. Kalau nanti dia kembali lagi ke Indonesia, baru kita buat perhitungan dengan perempuan itu!" ucap Zaki memberikan perintah untuk melepaskan Syahara untuk sementara selama kepergiannya dari Indonesia.
" Baiklah Tuan sekarang juga saya akan menarik semua anak buah saya yang sudah saya sebar untuk mencari keberadaan Nona Syahara!" Surya pun kemudian langsung menutup telepon tersebut tanpa menunggu jawaban dari Zaki.
" Apakah kamu masih hidup Evelyn? Kalau kau masih hidup di manakah kau saat ini?" Tanya Zaki sambil terus menatap foto Evelyn yang terlihat begitu cantik dan mempesona dalam balutan gaun pengantin yang begitu elegan dan juga mewah.
Zaki benar-benar merasakan rindu dengan Evelyn yang sudah hampir berbulan-bulan lamanya tidak dia temukan.
" Apakah benar yang dikatakan oleh Surya bahwa kau sekarang sudah meninggal Evelyn? Akan tetapi kenapa hatiku merasakan bahwa kau masih hidup sayang? di manakah sekarang kau berada Evelyn? Aku benar-benar sangat merindukanmu!" ucap Zaki dengan tatapan sendu dan penuh Kerinduan.
Karena kelelahan lahir dan bathin. Akhirnya Zaki pun jatuh dalam tidur yang pulas.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementara itu Evelyn yang sekarang menjalani kehidupannya bersama dengan Raymond di desa terpencil jauh dari ibukota. Kehamilannya sudah mulai masuk usia 9 bulan dan telah masuk ke dalam fase menunggu kelahiran putranya.
" Sudah kukatakan berkali-kali Eve! Kau tidak usah mengerjakan pekerjaan rumah. Kalau kau kelelahan nanti akan berbahaya untuk kehamilanmu!" ucap Raymond sambil melotot kepada Evelyn yang sangat susah sekali untuk di atur agar tidak bekerja berat.
" Ayolah Rey! Aku ini hanya hamil bukan mengalami penyakit berat yang tidak bisa melakukan apa-apa. Aku harus banyak bergerak agar aku bisa melahirkan dengan mudah!" ucap Evelyn merasa frustasi melihat Remon yang sangat posesif dan juga sangat overprotektif kepadanya.
" Kau boleh melakukan jalan santai setiap pagi maupun berolahraga yang bisa memudahkanmu untuk melahirkan. Kecuali melakukan pekerjaan rumah yang berat dan menguras tenagamu!" ucap Reymon dengan wajah tegasnya dan akhirnya hanya bisa Evelyn ikuti karena tidak mau mendengar lagi kecerewetan seorang Raymond yang melebihi emak-emak rempong.
Akhirnya Evelyn pun meninggalkan cucian yang tadi sudah direndam dan diselesaikan oleh Reymon.
Akan tetapi ketika Evelyn bangkit dari duduk, tiba-tiba saja Evelyn merasakan kontraksi pada rahimnya.
Melihat Evelyn yang tampak meringis kesakitan Raymon pun menjadi panik. Dia langsung meninggalkan pekerjaannya dan mendekati Evelyn.
" Ada apa Evelyn?" tanya Remon mendekati ibu muda yang sebentar lagi akan melahirkan.
" Tampaknya aku akan melahirkan Ray! Aw...! Tolonglah kau panggilkan bu bidan untuk datang kemari! Ahhhh... kemarin dia sudah berjanji bahwa dia akan selalu stand by menunggu kelahiran Putraku!" ucap Evelyn sambil meringis kesakitan menahan kontraksi rahimnya yang semakin Intens dan semakin pendek jaraknya.
Raymon tampak panik dan terlihat gugup. Ketika dia mengayuh sepedanya untuk datang ke rumah bidan yang berada di desa sebelah.
__ADS_1
Begitu sampai di rumah bidan Raymon langsung menyampaikan tentang kondisi Evelyn saat ini yang sudah mulai kontraksi rahimnya dan bersiap untuk melahirkan.
" Baiklah aku akan segera ke sana!" ucap bidan tersebut sambil mempersiapkan mobil dinas miliknya dan langsung meninggalkan Raymond di belakang. Karena dia sudah merasa khawatir dengan keadaan Evelyn.