Di jual suami untuk bayar hutang judi

Di jual suami untuk bayar hutang judi
Part Delapan


__ADS_3

Pria itu pergi dari sana dan menyelamatkan Evelyn. Dia meninggalkan anak buahnya untuk membereskan para preman yang diperintahkan untuk menyakiti Evelyn.


" Kasihan sekali perempuan ini. Dia masih muda tetapi sudah mengalami trauma semacam ini!" ucap laki-laki itu merasa iba dengan keadaan Evelyn yang sangat menyedihkan dan juga memprihatinkan.


Begitu sampai di rumah sakit dia langsung membawa Evelyn ke ruang gawat darurat.


Pria yang telah menolong Evelyn sebenarnya adalah Surya yang merupakan asisten dari Zaki yang baru kembali dari luar negeri. Setelah mendapatkan tugas dari Zaki untuk membereskan masalah perusahaan di sana.


Evelyn dibawa ke rumah sakit oleh Surya agar mendapatkan perawatan dari medis. setelah Evelyn sadar Evelyn langsung mencari penolongnya.


" Anda sudah sadar nona?" tanya Surya sambil mengulas senyum kepada Evelyn yang tampak masih bingung dengan keadaannya saat ini.


" Aku di mana?" tanya Evelyn bingung.


" Kamu saat ini di rumah sakit. Tadi ada beberapa preman yang mengganggumu!" ucap Surya sambil menjelaskan kepada Evelyn tentang kejadian yang menimpa perempuan itu.


" Terima kasih banyak karena kau sudah menolongku. Apakah aku boleh meminta bantuanmu satu kali lagi?" tanya Evelyn merasa sungkan kepada Surya.


" Katakanlah aku pasti akan berusaha untuk membantumu, selama aku mampu!" ucap Surya sambil menatap kepada Evelyn yang tampak ragu-ragu untuk mengatakan keinginannya kepada dirinya.


" Sebelumnya boleh aku bertanya? Siapakah namamu?" tanya Evelyn sambil menatap lekat kepada Surya yang tersenyum kepadanya.


" Namaku Surya. Kau cukup memanggilku Surya!" ucapnya. Evelyn kemudian mengulurkan tangannya dan menyebutkan namanya, "Evelyn!" ucapnya sambil tersenyum kepada Surya.


" Katakanlah apa yang bisa kubantu?" tanya Surya sekali lagi kepada Evelyn.


" Bisakah kau mengantarkanku ke rumah suamiku?" tanya Evelyn dengan ragu-ragu.


" Tentu saja aku pasti akan mengantarkanmu. Kau katakanlah padaku. Di mana alamatmu atau katakanlah padaku siapa suamimu." ucap Surya mengulas senyum kepada Evelyn.

__ADS_1


" Nama suamiku Zaki Fathur Razi. Dia seorang pengusaha tetapi aku tidak tahu apa yang dia kerjakan sebenarnya!" ucap Evelyn tertunduk malu ketika dia mengatakan itu kepada Surya.


Demi mendengar nama yang disebutkan oleh Evelyn, Surya seketika memucat wajahnya.


"Kenapa?" tanya Evelyn merasa terheran melihat ekspresi Surya saat ini.


" Maafkan kelancanganku. Tampaknya Anda adalah istri dari junjunganku. Tuan besar Zaki fahrurrozi!" ucap Surya sambil menundukkan kepalanya.


Setelah mengetahui Evelyn adalah istri dari atasannya. Surya menarik diri dan mulai bersikap dingin kepada Evelyn sehingga membuat Evelyn merasa sedih.


" Kenapa kau sekarang menjadi dingin seperti itu bersikaplah seperti tadi karena aku lebih senang tahu yang humble terhadapku!" ucap Evelyn meminta kepada Surya untuk bersikap biasa kepadanya seperti saat pertama kali mereka bertemu.


" Maafkan saya Nyonya tetapi saya tidak bisa melakukan itu Tuan Zaki pasti akan memarahi saya kalau mengetahui saya dekat dengan anda!" ucap Surya datar sambil fokus dengan menyetir Untuk mengantarkan Evelyn ke kediaman Zaki.


Evelyn menghembuskan nafasnya dengan kasar karena dia merasa sedih melihat surya yang sekarang mulai menarik dirinya.


" Apakah Zaki begitu menakutkan sampai kau bahkan tidak berani menatapku?" tanya Evelyn penasaran.


" Maafkan aku. Mungkin kalau aku terlalu dekat denganmu. Itu akan membahayakan nyawamu. Karena aku tahu dengan baik, betapa psikopatnya laki-laki itu!" ucap Evelyn dengan perasaan tidak senang terhadap Zaki.


Apalagi seketika hatinya mengingat saat dia melihat Zaki yang sedang bercinta dengan syaharah di depan matanya sendiri.


setelah mereka sampai di kediaman Zaki. Surya langsung membawa Evelyn untuk menghadap Zaki yang sampai saat ini masih kebingungan mencari istrinya.


" Maafkan saya Tuan. Ketika saya kembali dari bandara. Tiba-tiba saja saya melihat mobil nyonya yang hendak dirampok oleh para preman setempat. Jadi terpaksa saya menyelamatkan Nyonya dan membawanya ke rumah sakit!" ucap Surya menjelaskan.


"Kenapa kau tidak langsung membawa dia pulang? Apa kau tahu? Aku kebingungan mencari dia semalaman!" ucap Zaki emosi.


"Maafkan saya Tuan! Saya baru tahu bahwa Nyonya Evelyn adalah istri anda. Ketika dia sadar dan meminta saya untuk mengantarkan ke rumah suaminya dan nyonya Evelyn menyebutkan nama Anda setelah dia sadar dari pingsannya!" ucap Surya dengan Sejujurnya sehingga membuat Zaki tidak jadi untuk marah kepada asistennya tersebut.

__ADS_1


Zaki menetap kepada Evelyn yang masih tampak jengkel kepadanya setelah melihat kelakuan suaminya bersama dengan Syahara di kamar mereka.


" Kau tidak apa-apa sayang?" tanya Zaki mendekat kepada Evelyn.


" Kau dan asistenmu bagaikan langit dan bumi! Kau seperti raja neraka antara asistenmu seperti malaikat! Ingin rasanya ku tukar tambah!" ucap Evelyn kesal sambil meninggalkan Zaki dalam kebingungan.


" Apa maksud perkataan dia?" tanya Zaki kepada Surya yang sekarang mulai menundukkan kepalanya.


' Ya ampun! Kenapa Nyonya Evelyn harus mengatakan hal seperti itu? Ya Tuhanku! Alamatnya nyawaku dalam bahaya!' batin Surya sambil melirik sekilas kepada Zaki yang masih menatapnya dengan lekat.


" Apakah kau berani bermain di belakangku?" Tanya Zaki dengan tatapan horornya.


" Maafkan saya Tuan. Saya tidak berani untuk melakukan hal seperti itu. Saya mengenalnya setelah menolong Nyonya Evelyn dari para preman yang hendak memperkosa dan membunuhnya!" ucap Surya mencoba menjelaskan segalanya kepada Zaki yang saat ini sedang dilanda cemburu.


" Dari mana kau mengetahui hal itu?" tanya Zaki menatap tajam kepada asistennya.


" Nyonya Eveline yang menceritakannya kepada saya Tuan. Bahwa dia mendengarkan kepala preman itu berbicara dengan orang yang menyuruhnya untuk memperkosanya beramai-ramai hingga dia mati dan membuang mayatnya ke jurang!" ucap Surya menceritakan apa yang dia dengar dari Evelyn ketika dalam perjalanan mereka berdua menuju kediaman Zaki.


" Kau selidiki kasus ini sampai tuntas. Kau harus bisa pastikan. Jangan sampai kejadian ini kembali terulang. Pasti ada musuhku yang ingin mencoba untuk menghancurkanku dengan cara menyentuh istriku!" ucap Zaki sambil meremas kedua tangannya.


" Saya akan memulai dari sopir pribadi Nyonya Evelyn Tuan. Karena berdasarkan cerita dari Nyonya Evelyn. Sopir itu sengaja berhenti di jalanan sepi dan kemudian langsung melarikan diri! tidak lama kemudian para preman itu datang dan menculik Nyonya Evelyn!" ucap Surya menceritakan semua yang dikatakan oleh Evelyn kepadanya.


" Selidiki! Pokoknya kau harus menemukan dalang dari kejadian ini. Karena aku tidak mau memelihara singa berbulu domba!" ucap Zaki dengan amarah yang meluap di dalam hatinya.


" Pergilah dan segera temukan fakta mengenai penculikan istriku!" ucap Zaki memberikan perintah kepada Surya.


Surya langsung mengundurkan diri dan bekerja sesuai dengan perintah Zaki untuk menyelidiki perihal penculikan Evelyn pada hari kemarin.


Sementara itu Evelyn yang saat ini sedang berada di kamar mandi Dia sedang kembali memikirkan Jalan hidupnya saat ini.

__ADS_1


" Apa yang harus kulakukan ya Tuhan? Aku tidak mungkin selamanya ada di sini dan hidup bersama laki-laki yang bahkan tidak menghargai pernikahan kami!" Isak Eveyln ketika dia mengingat kembali apa yang dilakukan oleh Zaki di kamar mereka berdua kemarin pagi.


__ADS_2