Di jual suami untuk bayar hutang judi

Di jual suami untuk bayar hutang judi
37. Permohonan Zaki


__ADS_3

Zaki saat ini sedang duduk di tempat tidur Evelyn yang saat ini masih memejamkan matanya. Setelah diperiksa oleh dokter dan mendapatkan perawatan terbaik.


" Aku tidak mengerti, kenapa kau begitu membenciku dan kenapa kau tidak mau menjadi istriku yang baik? Apakah permintaanku berlebihan padamu?" Tanya Zaki sambil menggenggam tangan Evelyn.


Hati Evelyn yang masih merasakan sakit atas semua perbuatan Zaki, dia tidak bisa merasakan ketulusan cinta seorang Zaki terhadapnya. Sikap Zaki yang egois selama ini selalu membuatnya merasa jengkel dan kesal. Sehingga tidak bisa melihat sebesar apapun cinta yang ditunjukkan oleh Zaki kepadanya. Apalagi kehidupan Zaki di masa lalu yang selalu membuat dia ketar-ketir.


Perbuatan Zaki yang sudah memisahkan Evelyn dengan Firly menjadi puncak dari kemarahan dan juga kebencian Evelyn terhadap suaminya. Bagaimana mungkin ada seorang ayah yang begitu tega memisahkan seorang ibu dengan anaknya?


Evelyn yang sebenarnya sudah sadar sejak tadi, dia masih berusaha untuk mempertahankan dirinya agar tidak bangun dari tidur nya.


' Aku akan kabur ketika Zaki tertidur. Aku harus memastikan Edward dan Brian baik-baik saja. Aku tidak bisa membiarkan mereka dalam bahaya.Mereka adalah orang-orang baik yang telah menolongku. Bagaimana mungkin aku menimpakan bencana ke atas mereka?'rintih hati Evelyn merasakan kesedihan. Karena dia telah memberikan nasib buruk untuk dua bersaudara itu yang sekarang entah bagaimana nasibnya.


Tanpa terasa Evelyn mulai menitikkan air matanya. Evelyn mulai menangis dan terisak. Hatinya sedih sekali saat memikirkan tentang hidupnya sejak dia mengenal seorang Zaki.


' Tidak ada satu hari pun dari kehidupanku yang menjadi normal, sejak aku mengenal dia. Semuanya seakan menjadi salah. Entah bagaimana lagi Aku harus menyikapi kehidupan yang semacam ini?' bathin Evelyn dengan isak tangis yang dia tahan.


Zaki yang sedang tertidur di samping Evelyn merasakan ada pergerakan dari sang istri. Dia pun kemudian membuka matanya dan dia terkejut ketika mendapatkan Evelyn yang kini telah bersimbah dengan air mata.


" Sayang apakah Kau kesakitan? Kenapa kau menangis dalam tidur?" Tanya Zaki merasa khawatir dengan keadaan Evelyn.

__ADS_1


Zaki kemudian bangkit dari tempat duduknya dan segera memanggil anak buahnya yang sedang berjaga di depan pintu.


" Cepat Panggil dokter kemari!" perintah Zaki kepada mereka kemudian dia pun langsung duduk dan menggenggam tangan Evelyn yang masih terisak dalam tangisnya.


Zaki yang tidak mengetahui bahwa Evelyn sebenarnya sudah bangun, dia mulai merasa panik dan khawatir kalau Evelyn sedang terjebak di dalam mimpi buruk yang mengakibatkan dia tidak bisa terbangun lagi.


" Tenang sayang. Aku akan selalu menjaga kamu." ucap Zaki sambil mencium telapak tangan Evelyn yang terasa mulai hangat.


Tidak lama kemudian tim Dokter kemudian masuk ke dalam ruangan dan memeriksa keadaan Evelyn yang mengkhawatirkan Zaki.


" Syukurlah kondisi Nyonya Evelyn sudah mulai membaik. Tanda-tanda vitalnya sudah normal. Kalau nanti malam dia sudah bisa bangun secara normal, kemungkinan besar besok dia sudah bisa pulang ke rumah!" ucap sang dokter memberikan laporan pemeriksaannya kepada Zaki yang malahan melotot kepadanya sekarang.


" Apa kau tidak melihat istriku sedang menangis dalam tidur seperti itu? Dadar dokter bodoh! Aku tidak mau tahu, cepat Lakukan sesuatu! Aku tidak mau istriku bersedih seperti itu!" ucap Zaki sambil menatap tajam kepada dokter yang tadi memberikan laporan kepadanya.


" Tampaknya Nyonya Evelyn merasakan kesedihan di dalam hatinya. Oleh karena itu dia menangis dalam tidurnya. Cobalah anda intropeksi kepada diri anda sendiri, apa yang telah anda perbuat sehingga membuat istri anda merasakan kesedihan seperti itu?" Tanya Dokter kemudian dia langsung meninggalkan Zaki yang masih Bengong di tempat mendengarkan perkataannya.


" Dasar dokter kurang ajar! Apakah dia sedang mengatakan. Kalau istriku menangis karena perbuatanku?" Tanya Zaki kepada dirinya sendiri. Zaki terkesiap ketika dia sadar bahwa dokter sudah tidak ada di tempatnya lagi dan sudah meninggalkan ruangan Evelyn.


" Sepertinya aku harus memberikan pelajaran kepada dokter itu, agar dia tidak mengatakan hal-hal sesuka hatinya! Sungguh berani sekali dia untuk mengkoreksi apa yang ku lakukan terhadap istriku!" ucap Zaki dengan geram.

__ADS_1


" Kalau kau berbuat macam-macam kepada tim Dokter maupun siapapun lagi. Percayalah dalam hidupku, aku tidak akan pernah mau mengenalmu lagi!" ucap Evelyn perlahan sambil berusaha untuk membuka matanya yang terasa berat.


Zaki terkejut mendengarkan Evelyn mengatakan hal seperti itu kepada dirinya.


" Percayalah kalau sampai terjadi apa-apa kepada Edward, Brian dan ibunya. Maka aku akan membuatmu tidak akan pernah melihat istrimu hidup lagi." ucap Evelyn dengan suara yang datar dan dingin.


Zaki mendekat kepada Evelyn dan berusaha untuk menggenggam telapak tangannya. Akan tetapi Evelyn dengan sigap langsung menghempaskan tangan Zaki agar segera menjauh darinya.


' Aku tidak sudi kalau pria brengsek ini menyentuhku lagi. Tidak akan kubiarkan Dia berbuat sesuka hatinya terhadap diriku. Aku adalah manusia bebas yang memiliki kehidupanku sendiri. Aku tidak rela kalau sampai hidupku harus selalu berada dalam genggamannya!' batin Evelyn sambil melirik sinis kepada Zaki yang tidak mau kalah oleh Evelyn.


Zaki tetap menggenggam tangan Evelyn dan menciumnya dengan penuh perasaan.


" Cepatlah sembuh setelah itu aku akan mempertemukanmu dengan Putra kita. aku berjanji selama kau menjadi istriku yang baik aku tidak akan pernah memisahkan kalian berdua." ucap Zaki perlahan dan kembali mengecup kening Evelyn.


Akan tetapi hati Evelyn yang sudah terlanjur sakit dan mati rasa dengan semua yang dilakukan oleh Zaki, Evelyn tidak merasakan tersentuh sedikitpun hatinya dengan perlakuan manis yang ditunjukkan oleh Zaki kepadanya.


Perasaan ilfil dan sakit hati lebih mendominasi Evelyn saat ini. Sehingga dia merasa bahwa semua yang dilakukan oleh Zaki hanyalah kepalsuan. Hanya untuk memperbudak dirinya di dalam kubangan nafsu milik seorang Zaki.


" Pergilah dari hadapanku! Sebelum kau bisa membawa Firly kepadaku. Sebelum kau bisa memastikan bahwa Brian dan Edward baik-baik saja. Sebelum kau hentikan semua hal buruk yang kau lakukan kepada orang yang aku kasihi, jangan pernah kau tunjukkan wajahmu di hadapanku! Karena aku sama sekali tidak akan mau untuk melihatmu lagi!" ucap Evelyn dengan suara datar dan dingin nyaris tanpa ada perasaan sama sekali terhadap seorang Zaki.

__ADS_1


" Aku tidak tahu kenapa kau begitu membenciku. Apa sebenarnya salahku kepadamu Evelyn? Kenapa kau tidak bisa melihat bahwa aku sangat mencintaimu? Aku rela melakukan apapun untuk bisa membahagiakanmu. Tetapi kenapa kau selalu menatapku dengan penuh kebencian yang meruntuhkan hatiku?" ucap Zaki dengan wajah sendu menatap Evelyn yang langsung memalingkan wajahnya.


" Tataplah mataku. Aku mohon! Kau lihatlah seberapa besar aku mencintaimu. Aku melakukan semua kegilaan ini karena aku tidak mau kehilanganmu. Aku ingin engkau hanya menjadi milikku. Aku tidak akan membiarkan siapapun menyentuhnya!" ucap Zaki dengan suara gemetar. Tetapi semua itu hanya membuat Evelyn semakin muak dan membencinya.


__ADS_2