Di jual suami untuk bayar hutang judi

Di jual suami untuk bayar hutang judi
57. Happy Ending


__ADS_3

Pagi itu aku mengajak Putraku dan juga suamiku untuk menjemput Raymond yang merupakan ayah dan juga kakek mereka berdua. Tapi kami sedih karena ternyata Raymond tidak bersedia untuk ikut dengan kami dengan alasan dia tidak bisa hidup di atas atap yang sama dengan orang yang telah menghianatinya.


Raymond meminta kami untuk menghukum orang yang telah memberikan penderitaan dalam hidupnya.


" Baiklah Pah, aku akan menyeret laki-laki itu untuk masuk ke dalam penjara agar dia bisa mempertanggungjawabkan perbuatan jahatnya terhadap Papa!" janji Zaki kepada ayahnya yang merasa terharu dengan putranya yang memiliki tekad baik untuk membalaskan sakit hatinya yang telah dianiaya oleh anak buahnya dan istrinya sendiri.


" Terima kasih Zaki karena kau mau membalaskan dendam papa terhadap orang yang sudah menyakitiku dan memberikan waktu terberat dalam hidupku. Sungguh seumur hidup aku tidak akan pernah bisa memaafkan dia yang sudah merebut semua hal di dalam hidupku!" ucap Raymond dengan mata berkaca-kaca.


Evelyn bisa mengetahui bahwa saat ini Raymond benar-benar sangat terluka hatinya.


dia bisa merasakan penderitaan Raymond yang sangat luar biasa ketika dia mengetahui bahwa orang yang menyakitinya sampai saat ini masih hidup bebas dan bahagia dengan mantan istrinya.


Ibunya Zaki dan suaminya saat uni ada di Spanyol sedang menikmati liburan mereka berdua setelah menyerahkan semua kekuasaan ke tangan Zaki.


Akan tetapi Zakir tidak mengetahui bahwa di dalam organisasinya ada mata-mata yang selalu memperhatikan semua gerak-gerik dan juga tindak-tanduknya.


Mata-mata itu selalu melaporkan apapun kepada ayah tiri Zaki. Hingga kabar tentang Zaki yang sedang pergi untuk menemui Raymond pun sekarang sudah sampai kepadanya di kabarkan oleh mata-mata tersebut yang bersembunyi di antara para Bodyguard Zaki.


Ayah tiri Zaki yang sangat marah ketika dia mendengarkan berita yang diberikan oleh mata-matanya yang dia tanamkan di sisi Zaki.


" Ada apa kau sangat marah begitu? Apakah ada masalah di Indonesia?" tanya sang istri sambil menatap sang suami.


" Apa kau tahu kalau sekarang putramu sedang menemui mantan suamimu? Mereka sedang merencanakan untuk menghukum kita berdua dan menyerahkan ke kantor polisi atas perbuatan kita dahulu mencelakai dia dan merebut kekuasaan organisasi dari tangannya!" ucap laki-laki itu dengan menatap tajam kepada istrinya yang juga terkejut seperti dirinya.


" Tenanglah aku akan pulang ke Indonesia dan membujuk Zaki. Untuk membatalkan niatnya. Bagaimanapun kau sudah menjadi ayahnya lebih dari 20 tahun. Aku tidak percaya kalau Zaki tidak memiliki perasaan apapun kepadamu!" ucapnya berusaha untuk menenangkan suaminya yang mulai marah sekali kepada putra nya.


" Dulu akulah yang telah membangun organisasi ini menjadi sebesar sekarang. Tetapi putramu tidak tahu berterima kasih kepadaku. Dia malah ingin menjebloskan ku ke dalam penjara hanya karena ingin membahagiakan Ayah kandungnya!" ucap laki-laki itu dengan geram.


Tampak dia menghubungi beberapa anak buahnya yang masih stand by di dalam organisasi.


" Kita lakukan perang besar untuk melawan Zaki dan juga Raymond. Aku akan merebut kembali kekuasaan organisasi dari tangannya melihat gelagat dia yang ingin membuat sesuatu yang buruk terhadapku. Aku tidak rela kalau sampai dia menerima semua kerja kerasku selama ini!" ucapnya sambil mengepalkan kedua tangan karena amarah.

__ADS_1


" Tenanglah suamiku kau jangan terpancing emosi seperti itu! Bagaimanapun Zaki adalah Putraku Aku tidak mau kalau sampai kau membunuhnya! Aku mohon! Tolonglah kau agar bersabar dan berikan aku kesempatan untuk membujuk Putraku agar dia mau untuk membatalkan keinginannya memasukkan kita ke penjara!" ucap Ibunya Zaki berusaha untuk menenangkan suaminya yang sudah marah.


" Kau sama-sama tidak berguna seperti putramu!" laki-laki itu pun kemudian meninggalkan Ibunya Zaki dalam kesendirian.


Kemarahan dan juga kebencian di dalam dirinya seketika mencuat ketika dia sudah mengetahui bahwa Zaki ternyata sudah menemui Ayah kandungnya yang dulu pernah dia coba untuk membunuhnya.


" Tidak kusangka bahwa tua bangka itu memiliki nyawa 9. Sudah berkali-kali aku mencoba untuk membunuhnya tapi tidak pernah berhasil! Kali ini akan kupastikan bahwa dia tidak akan bisa lepas dari tanganku!" ucapnya dengan mata berapi-api.


Setelah memerintahkan beberapa anak buahnya untuk mengawasi Zaki dan juga Raymond dia pun kemudian memutuskan untuk kembali ke Indonesia bersama istrinya.


" Aku akan memberikan kesempatan untukmu agar bisa membuat juputra-mu yang bodoh itu. Kalau kau tidak berhasil membujuknya jangan salahkan aku kalau aku akan membunuh seluruh keluarganya!" ucap laki-laki itu dengan amarah yang jelas tergambar di matanya.


Ibunya Zaki tanpa gemetar melihat sang suami yang tampak begitu menyeramkan.


Dia kenal suaminya itu adalah tipe laki-laki yang selalu melakukan apa yang dia katakan.


" Percayalah aku pasti akan membujuk Putraku agar memaafkanmu. Sebaiknya kita segera kembali ke Mansion milik kita dan menyiapkan penjagaan yang ketat dari segala kemungkinan!" ucap Ibunya Zaki merasa khawatir dengan keadaan dirinya sendiri.


Begitu mereka memasuki mantion beberapa polisi sudah bersiap untuk menangkap mereka. Zaki yang sudah bertekad untuk membalaskan dendam ayah kandungnya yang telah dicelakai oleh sang ayah tiri yang ingin merebut kekuasaan ayahnya.


Tanpa banyak basa-basi polisi langsung menangkap ayah tiri Zaki dan juga ibunya.


" Akhirnya kau bisa juga ditangkap oleh Polisi. Setelah berpuluhan tahun kau hidup bebas tanpa mendapatkan hukuman apapun atas kejahatanmu!" ucap Raymond dengan mata menyala ketika dia melihat anak buahnya yang dulu menjadi orang kepercayaannya tetapi telah menghianatinya.


Ayah tirinya Zaki tertawa terbahak-bahak melihat Raymond yang tampak sangat marah ketika mengingat apa yang dia lakukan di masa lalu.


" Bagiku Kau selamanya hanyalah seorang pecundang. Laki-laki bodoh yang kehilangan segalanya karena tertipu oleh anak buahnya sendiri! Bagaimana rasanya kehilangan segalanya dalam hidupmu?" tanyanya dengan tertawa terbahak-bahak membuat Raymond merasa sangat emosi dibuatnya.


" Zaki segera kau hukum orang itu dan aku ingin dia mendapatkan hukuman yang setimpal atas semua perbuatan jahatnya terhadapku di masa lalu!" perintah Raymond kepada putranya yang sejak tadi terus memperhatikan interaksi keduanya dengan matanya nyalang.


Setelah memberikan perintah kepada polisi yang tadi siagakan untuk menangkap Ayah tirinya Zaki kemudian langsung menemui pengacaranya untuk menuntut Ayah tirinya dan juga ibu kandungnya sendiri atas kejahatan mereka 30 tahun yang lalu terhadap Ayah kandungnya yang telah menjalani kehidupan yang sangat menderita di tengah hutan setelah rencana pembunuhan yang mereka susun gagal.

__ADS_1


Pengadilan pun kemudian mengadili mereka berdua dengan bukti-bukti yang diberikan oleh Raymond yang sangat kuat dan tidak terbantahkan.


Setelah ayah tiri dan juga ibu kandung Zaki masuk penjara, Raymond pun kemudian mau mengikuti mereka untuk tinggal di Mansion bersama anak, cucu dan juga menantunya.


Beberapa bulan kemudian, dampak Evelyn yang tengah hamil dan bersiap untuk melahirkan Putri Kedua mereka.


" Sudah kukatakan kau jangan terlalu lelah! Biarkanlah pembantu yang mengerjakan semua itu!" tegur Zaki ketika dia melihat Evelyn yang tampak sedang sibuk di dapur menyiapkan sarapan untuk mereka semua.


Evelyn hanya memutar bola matanya malas karena melihat suaminya yang terlalu posesif terhadapnya dan terlalu over protektif.


Tiba-tiba saja perut Evelyn merasa sakit.


" Tampaknya Aku akan segera melahirkan. Tolong segera persiapkan semuanya!" ucap Evelyn kepada Zaki sambil terus meringis kesakitan.


Setelah mereka berada di rumah sakit. Mereka pun langsung membawa Evelyn menuju ruang persalinan.


Zaki bahagia sekali karena kelahiran Putri mereka yang begitu cantik dan mempesona seperti ibunya.


" Siapa namanya?" tanya Evelyn kepada Zaki yang tampak begitu bahagia dengan kelahiran Putri mereka.


" Amora Zacklyn!" ucap Zaki dengan penuh kebahagiaan di wajahnya.


" Kenapa tidak menggunakan nama belakang keluarga kita?" tanya Raymond mengurutkan keningnya terhadap putranya.


" Nama gabunganku dengan Evelyn jauh lebih manis!" ucap Zaki sambil mencium kening istrinya yang sangat dicintai.


Akhirnya mereka pun hidup bahagia dengan Putri yang sangat cantik.


Firly merasa senang dengan kehadiran adiknya dan Dia selalu menjaga adiknya dengan baik. setelah kehadiran Remon di antara mereka Firly menjadi anak yang baik dan selalu mematuhi kedua orang tuanya.


Bagaimana pun Firly sangat takut kalau sampai Raymond meninggalkannya dimansion dan pergi kembali ke hutan.

__ADS_1


TAMAT


__ADS_2