DIA ITU SUAMIKU

DIA ITU SUAMIKU
Memang istriku.


__ADS_3

Dio yang tak yakin dengan ucapan sahabat sekaligus atasannya ini, hanya mengangguk tapi entah apa yang di anggukan.


"Ahhh, itu gak mungkin istri lu, masak sihh gak yakin ama lu dah Gaa."


"terserah mau percaya atau tidak, yang jelas memang dia istriku," sambil menyandarkan tubuhnya di bantalan sofa.


"lalu kenapa dia belum lu kenalin ke publik?"


"tadinya mau gw kenalin tapi, Alita keburu pulang,"


"Terus,"


"Ya tidak jadi, tau banget anak sama bapak itu sama-sama gede ambisinya," sambil mengusap wajahnya dengan kasar Younga memejamkan mata.


Sambil mengangkat satu alisanya " emangnya alita masih menyukai mu?"


"Masih,"


"Gile masak dia masih suka men" heran Dio.


Younga dan Dio tergeletak di sofa karna menunggu asisten Roy yang hari ini ke kantor sendiri. Sedangkan Younga hanya menunggu hasil kerja di rumah, karna hari ini dia memang tak pergi ke kantor.


Hari yang semakin sore dan asisten Roy kini sudah datang tanpa basa-basi ia menerangkan rencana kepada Younga dan Dio yang akan di susun untuk mengendalikan perusahaan milik Surojo.


🌿


Younga yang telah menyelesaikan urusannya langsung menaiki anak tangga dan menuju ke kamar. Arina yang asik membaca dia hanya mendongak ketika melihat pintu kamarnya terbuka.


Melihat suaminya yang merebahkan diri di atas kasur Arina segera menghampiri suaminya dan ikut menaiki ranjang.


"Ada apa mas, kok kelihatannya kamu sumpek banget," Arina yang langsung meraih wajah suaminya untuk di elus dengan tangan lembutnya.


"Soal kerjaan sama masalah sama perusahaan lain,"

__ADS_1


"Kamu kesulitan, atau gimana? biar aku bantu mau?"


Younga yang merubah posisinya menghadap istrinya ini segera memasang wajah yang serius.


"Jangan,"


" Loh, kenapa aku bisa bantu kok,? Sambil memainkan lengan suaminya.


" Pokonya jangan sayang, ini sulit dan beresiko untuk mengalahkan tua Bangka itu, " sambil meraih tubuh istrinya untuk di peluk.


Younga yang mengingat sesuatu itu kembali mengendurkan dekapan untuk istrinya, "Kamu besok-besok di larang pake baju ini!" sambil melirik ke baju yang melekat di tubuh Arina.


"Kenapa?"


"Banyak lelaki yang melihat aku tidak suka," dengkus Younga.


Arina hanya memukul pelan dada Younga yang kekar dan menatap lamat-lamat wajah suaminya yang tampan itu. Younga hanya tersenyum dan membalas dengan mengelus pipi istrinya itu. "Kamu jangan berpakaian seperti ini lagi intinya, aku tidak suka," masih dengan nada kesal karna sahabatnya tadi sempat menikmati pemandangan tubuh istrinya.


Seketika Younga mengingat sesuatu dan ia pun segera bangun dan melompat dari kasur, Arina hanya diam melihat kelakuan suaminya itu. Karna semenjak menikah dengan Younga ia jadi paham betul sikap suaminya yang kadang suka semau sendiri.


Dia berjalan dengan cepat, karna ia berniat untuk pergi ke ruang kerjanya dan mengambil sesuatu yang ia lupakan. Ia membelikan set berlian untuk Arina sudah sejak lama, tapi akan diberikan istrinya sesudah benar-benar ada di peluknya. Sekarang ia sudah benar-benar memeluk Arina seutuhnya maka itu ia akan memberikan apapun.


Setelah mengambil barang yang di ingatnya ia kembali ke kamarnya, kebetulan Arina sedang berdiri di ruang wardrobes ia langsung menghampiri dan meletakkan kotak di atas meja asesoris ia segera mengambil kalung tersebut dan melingkarkan di leher istrinya.


"Kamu cantik memakai ini sayang,"


"mas, ini dalam rangka apa?" sambil kebingungan.


"Romantic gifts for you," membisikan di telinga Arina.


Arina yang tak tau harus apa hanya bisa diam takjub, dan memandang suaminya yang sedang sibuk memasang gelang di pergelangan tangannya. Bahkan ia heran ternyata suaminya ini memiliki sifat romantis yang tak terduga. Karna ia tau Younga selalu sibuk bekerja dan selalu fokus bekerja mana sempat ia berfikir suaminya akan seromantis ini.


Segera Younga mengajak istrinya di depan cermin besar, setelah di depan cermin besar Arina melihat kalung cantik di leher jenjangnya hanya bisa tersenyum. Bahkan Younga yang melihat istrinya bahagia ini ia dengan sigap memeluk erat dan mencium kening istrinya ini.

__ADS_1


" I love you sayang," ucap Younga.


Arina yang tak pernah sembrono ini segera ia mencium pipi suaminya, "Terima kasih" Younga yang kaget segera membulatkan matanya.


"Heyyyy, kamu gesit juga ternyata. Kamu tau ini ada imbalanya lo?"


"Ihhhh, curang," kaget Arina.


"Nanti malem juga kamu kasih aku...." Younga melirik nakal ke arah tubuh Arina.


Arina yang paham betul maksut suaminya itu langsung mencubit perut suaminya, dan pergi meninggalkan suaminya yang sedang berfikiran mesum itu.


Kini Arina yang lari menjauh dari suaminya, Younga yang gemas melihat tingkah istrinya ini berlari kecil mengejar istrinya. "Ayolah jika kita melakukan lagi aku akan sangat senang membelikan kamu hadiah sayang," rayu Younga yang berhasil meraih tangan istrinya ini.


"gak mau yaa, rasanya masih sakit. Bahkan aku masih merasakan sakitnya."


"Makanya kita ulangi lagi pasti tidak sakit," sambil mengunci bibir Arina dengan ciuman maut ala Younga. Arina yang hampir kehabisan nafas ini hanya bisa mendorong tubuh suaminya.


Tatapan Younga yang menghunus ke Arina "aku bisa melakukan tanpa kamu kasih izin lo,"


"ishhh, dasar pencuri," sambil mengecup bibir suaminya.


Dan menggandeng keluar kamar karna sedari tadi pelayan sudah memanggil tuannya untuk makan malam. Tapi tak di hiraukan sama sekali, karna keasikan bercanda.


Arina yang tau sekali sikap mesum suaminya itu pergi meningalkan suami, tak lama ia turun kemudian Younga ikut menyusul.


Mereka pun segera makan malam, seperti biasa Arina yang setia melayani suaminya untuk mengambilkan makanan di piring sang suami. Setelah makan malam selesai mereka duduk di ruang santai sembari menonton televisi.


Seperti biasa Kedua pasangan ini sibuk berebut menonton ganre film yang mau di tonton.


Pernikahan yang tak di sangka akan menghasilkan saling menyayangi dan saling mengisi merubah kehidupan yang semula casanova kini menjadi jiwa setia bahkan tak ingin kehilangan.


Younga yang akhirnya mengalah dan ikut menonton ganre film yang di inginkan istrinya malah tertidur lelap sambil memeluk dan bersandar di bahu istrinya. Younga mengantuk bukan berarti tak ada alasan karna yang di tonton adalah film korea dan hanya Arina yang faham.

__ADS_1


__ADS_2